;

Biaya Hidup Tinggi Menggerus Kebahagiaan Keluarga di Perkotaan

Yoga 17 Dec 2023 Kompas

Kota sebagai mesin inovasi dan pusat kemakmuran sejak lama diidentikkan dengan peluang meraih kesejahteraan dan menjanjikan beragam pekerjaan dengan standar gaji tinggi dibandingkan dengan di perdesaan. Di kota pula tersedia fasilitas pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler yang kaya ragam bagi anak-anak. Keluarga-keluarga urban mendapat manfaat dari beragam institusi multibudaya yang menghidupkan kota. Sayangnya di pusat kemakmuran itu faktanya kesejahteraan tak bisa diraih oleh semua warga. Hal ini berkorelasi dengan tidak meratanya akses ke pekerjaan berupah layak. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan memenuhi biaya hidup sehari-hari. Beban hidup makin berat ketika ditambah isu internal, seperti ada masalah dalam keluarga. Problem eksternal, seperti fasilitas layanan publik perkotaan yang belum mejangkau semua, turut memperkeruh masalah. Fasilitas ini bermacam-macam, mulai dari akses transportasi umum murah dan luas hingga perlindungan dan bantuan penanganan kekerasan dalam rumah tangga yang mudah dijangkau setiap orang.

The University of Chicago dalam majalah daring bertema ”Social Inequalities and Urban Family Life” (2017) mengulas tentang anak dan keluarga yang hidup jauh di bawah standar sejahtera di perkotaan. Mereka terbelenggu kemiskinan, kelaparan, dan malnutrisi serta tinggal di rumah kumuh tidak sehat. Mirisnya lagi, mereka rentan menjadi korban atau pelaku kejahatan serta kekurangan sumber daya untuk mengakses pendidikan. Dengan beragam persoalan itu, sebagian keluarga dapat bertahan dan menemukan cara untuk berkembang secarapositif. Akan tetapi, sering kali mereka terbentur masalah bertubi dan berakhir tragis, termasuk hilang nyawa. Dalam dua pekan terakhir, misalnya, sedikitnya terjadi tiga kasus pembunuhan dan bunuh diri yang menimpa keluarga urban di Indonesia. Meskipun tidak menjadi penyebab tunggal, kasus-kasus itu terkait dengan isu kesejahteraan. Uang tak ada, konflik antarpasangan makin membara dan berujung keputusan di luar nalar. Sadis. Tinggal di kota memang tidak mudah, apalagi murah. Beragamnya peluang pekerjaan diimbangi dengan biaya hidup tinggi. Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 dari BPS yang dirilis 12 Desember 2023 menunjukkan biaya hidup rumah tangga di Jakarta Rp 14,9 juta per bulan. Di Surabaya, Jatim, Rp 13,4 juta per bulan. Biaya hidup tinggi bisa menggerus kesejahteraan keluarga di perkotaan. Namun, kehangatan relasi antar-anggota keluarga mampu menahannya, bahkan menjadi modal kuat untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik. (Yoga)

Ikhtiar Besar NTB Menurunkan Angka Tengkes

Yoga 17 Dec 2023 Kompas

Dua bulan terakhir, Misnah (27), warga Jeranjang, Desa Taman Ayu, Lombok Barat, NTB, lebih tenang. Sebelumnya, ia khawatir kondisi anak keduanya, Muhammad Saputra (3,5). Sejak Juni 2023, buah hatinya itu masuk sasaran tengkes. ”Pertumbuhan anak saya lambat. Saat masuk sasaran, tinggi Saputra 88,2 cm,” kata Misnah, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. ”Selama tiga bulan, dari posyandu saya dikasih (bantuan) telur, susu, dan bis- kuit. Itu saya berikan ke anak. Juga tetap kasih sayuran setiap hari dan buah juga setiap minggu. Dia suka sekali buah naga, tetapi kadang juga makan jeruk dan semangka,” tuturMisnah di Posyandu Keluarga Dusun Jeranjang, Kamis (14/12) pagi. Ia juga tidak mau absen ke posyandu, bahkan rela tidak ke sawah demi bisa ke posyandu. Upaya Misnah membuahkan hasil. Sejak Oktober lalu, Saputra lepas dari sasaran tengkes. Tinggi badan Saputra mencapai 90,5 cm dan bulan Desember tinggi badannya sudah 94,5 cm, kata Misnah yang sehari dapat upah Rp 35.000-Rp 70.000. Sementara suaminya bekerja lepas di PLTU Jeranjang.

Menurut petugas gizi desa Puskesmas Gerung, Diana, peran orangtua, khususnya terkait pola makan, sangat penting dalam penanganan tengkes. Di samping itu, kata Diana, penyuluhan dan konseling saat kunjungan ke rumah sasaran tengkes juga penting. Strategi itu efektif. Menurut Kepala Desa Taman Ayu Tajudin, jumlah sasaran tengkes di Taman Ayu menurun. Pada 2022 tercatat ada 104 sasaran yang kemudian turun menjadi 80 pada pertengahan 2022. ”Dua bulan lalu (Oktober) 42 orang. Turun cukup besar. Tentu ini karena kerja sama semua sektor. Tidak hanya puskesmas dan kader, juga orangtua. Termasuk swasta, seperti PLTU Jeranjang,” kata Tajudin. Keberhasilan Desa Taman Ayu karena kerja sama pemangku kepentingan adalah salah satu gambaran dari ikhtiar besar percepatan penurunan angka tengkes di NTB. (Yoga)

Jorjoran Memanjakan Penumpang

Yoga 17 Dec 2023 Kompas

Perusahaan otobus makin jorjoran memanjakan penumpang kelas atas dengan berbagai fasilitas mewah. Mereka berani menginvestasikan uang miliaran rupiah untuk satu bus demi ”citra mewah” perusahaan. Perlombaan antar-perusahaan otobus (PO) dalam memberikan fasilitas mewah makin seru belakangan ini demi merebut konsumen kelas menengah atas yang kerap wira-wiri antarkota dan antarprovinsi dengan naik bus premium. Wahyu Wardhani(42), pemilik PO Narendra Trans Tungga Putra, pendatang baru di bisnis bus premium antarkota antarprovinsi, tak segan merogoh kocek Rp 5 miliar untuk mewujudkan bus kelas emperor suite, model termewah di kalangan bus premium saat ini, yang menghabiskan lebih dari separuh dek bagian bawah bus untuk menempatkan tiga kursi yang bisa disetel untuk tidur dengan penyangga kaki. Ada juga sofa, meja berisi berbagai makanan kecil, lemari es berisi aneka minuman, serta televisi berukuran besar untuk nonton film di Netflix atau berkaraoke. Kabin berkarpet tebal untuk tiga orang dewasa dan satu anak itu bertarif Rp 1.550.000.

Ruang untuk keluarga yang mewah itu merupakan keingian Wahyu dan CEO PO Narendra Zhakky Muttaqin untuk memberi kenyamanan bagi penumpang beserta keluarga, kerabat, atau kawan. ”Desain itu dibuat untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan di sepanjang perjalanan. Mereka tak hanya bisa tidur di perjalanan, tapi juga bisa ngobrol sambil makan-minum, nonton film, atau berkaraoke. Ruangan itu kedap suara sehingga pengemudi tak akan mendengar aktivitas di dalam,” tutur Zhakky. Selain itu, PO Narendra punya empat bus lain dengan kelas di bawahnya. Bus-bus tersebut berharga Rp 3 miliar-Rp 4,5 miliar per unit.Fasilitasnya juga cukup mewah. Salah satunya adalah kursi kelas king yang harganya Rp 8 juta-Rp Rp 9 juta per unit. Kru juga ”dipoles” agar citranya mewah. Seluruh kru mendapat sebuah koper berisi setelan baju seragam safari, kemeja dan celana panjang seragam dengan nama masing-masing, celana jins dan kemeja putih, sepatu, kaus kaki, sampo, pasta gigi, sabun mandi, sampai deodoran. Mirip fasilitas yang biasa diberikan kepada pramugara pesawat terbang.

Ia mengakui, sebagai pendatang baru, dirinya bersama Wahyu, yang pemilik perusahaan, selalu ingin membuat terobosan gila yang lain. Terobosan itu ternyata menarik perhatian khalayak sehingga jadwal bus emperor suite sudah penuh sampai awal Januari 2024. ”Sebenarnya, secara bisnis kami rugi dengan menjual harga tiket kelas king Rp 400.000, Rp 410.000 untuk sleeper, dan Rp 1,55 juta di emperor suite. Tetapi, ternyata ide gila kami membuat nama PO Narendra meroket,” kata Zhakky. Ia menganggap kerugian itu adalah ongkos pemasaran usaha yang memang harus dibayar manajemen Narendra. Ia dan pemilik sepakat memperkuat fondasi bisnis bus dengan rute Jakarta-Ponorogo dan sebaliknya sebelum mengembangkan sayap usaha dan berhadapan dengan PO besar seperti PO Harapan Jaya, PO Rosalia Indah, PO Gunung Harta, dan PO Sinar Jaya. (Yoga)

PEREMPUAN JATAYU TOLAK PLTU, BERSUARA HINGGA KE JEPANG

Yoga 17 Dec 2023 Kompas

Perempuan tani di Indramayu berjuang mempertahankan lahan dari gempuran pembangunan PLTU yang akan mengancam kehidupan. Tanah adalah sumber kehidupan dan penghasilan bagi mereka. Sekitar 75 kg bawang merah menggantung di atap rumah Surmi (51) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Indramayu, Kamis (12/10) siang, yang merupakan hasil panen Surmi bulan lalu. Saat itu, Surmi menanam 10 kg bibit bawang. Biayanya Rp 250.000. Ketika panen, ia meraup Rp 600.000. Hasil panen 75 kg bawang merah dihargai Rp 8.000 per kg. Kali ini, Surmi enggan menjualnya dan menunggu harga tinggi. Biasanya, bawang merah bisa laku belasan ribu rupiah per kg. Di rumahnya juga tersimpan empat karung beras. Masing-masing berisi 2,5 kuintal. Ketika harga beras melonjak, lebih dariRp 13.000 per kg, jauh dari HET Rp 10.900 per kg, Surmi tidak pusing. Dia punya cadangan beras untuk sekadar makan, sisa panen dua bulan lalu, yang mencapai 1,5 ton gabah kering panen.

Surmi menjaga lahan dari gempuran PLTU. Lahan garapannya seluas 1,4 hektar berada di kawasan PLTU Indramayu 2 berkapasitas 1.000 megawatt (MW). Luasnya infrastruktur itu sekitar 300 hektar. Bagi para perempuan tani Desa Mekarsari, Indramayu, Jabar, tanah adalah ibu, yang melahirkan kehidupan sekaligus sumber pangan. Tidak hanya Mekarsari, lahan Desa Patrol Lor dan Patrol Baru, Kecamatan Patrol, juga terdampak. Lokasinya berdampingan dengan PLTU Indramayu 1 berkapasitas 3 x 330 MW. Dari sawah yang Surmi garap, tampak jelas cerobong PLTU 1 dengan asap kelabunya. Berdasarkan data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, PLTU Indramayu 2 termasuk proyek strategis nasional. Nilai investasinya Rp 29,5 triliun. Menurut rencana, pembangunan konstruksinya mulai tahun 2022, tetapi sampai sekarang belum dimulai. Operasional PLTU ditargetkan tahun 2026. ”Kalau sampai PLTU jadi, saya mau cari makan di mana? Makanya, saya berjuang,” katanya. Sebagai perempuan tani, Surmi tidak hanya memasak nasi, tetapi juga ikut menanam padi. Ekonomi keluarganya tidak cukup hanya mengandalkan suaminya, Warsan, penggembala kambing. Apalagi, sejak 2015, lahan penggembalaan mulai dibebaskan untuk PLTU 2.

Surmi pun bergabung dalam Jaringan Tanpa Asap Batubara Indramayu (Jatayu). Gerakan warga ini untuk menolak PLTU Indramayu 1 dan 2. Jatayu menilai, PLTU berdampak pada kesehatan dan hasil panen petani. Surmi, misalnya, mengeluhkan matanya yang sakit ketika bertani di area tidak jauh dari PLTU 1. ”Saya sudah lima kali operasi mata tiga tahun ini,” katanya sambil menyeka matanya yang berair. Lewat bantuan lembaga pemerhati lingkungan di Jepang, Friends of the Earth (FoF), Surmi bahkan mewakili warga untuk menyampaikan aspirasinya ke negara yang mendanai PLTU Indramayu 2 itu tahun 2016. ”Saya bilang, kami sudah menjerit dan berteriak karena PLTU. Jangan sampai (pembangunan PLTU) didanai,” katanya. Hasilnya manis. Pertengahan tahun lalu, dilansir dari laporan Reuters, Jepang menarik diri dalam pendanaan proyek PLTU Indramayu 2. Selain mendapat kritik dari pegiat lingkungan, keputusan menghentikan pendanaan itu juga sebagai komitmen Jepang dalam merespons perubahan iklim. (Yoga)

Spirit Bandung Care Tumbuhan Empati Sosial

Yuniati Turjandini 17 Dec 2023 Tempo
Kelvin Mohammad Yusron berkeliling menjemput setumpuk pakaian layak pakai yang akan disumbangkan dan dilelang untuk donasi pada Ahad ini, 17 Desember 2023, di sekitar Lapangan Gasibu Bandung. Aksi sosial itu jamak dilakukan komunitas Bandung Care alias bdgcare.

Belakangan mereka ikut terlibat dalam pengumpulan donasi, misalnya untuk rakyat Palestina bersama komunitas lain. Kegiatan lainnya membantu seorang disabilitas netra penjual gorengan untuk menghidupi istri dan dua anaknya, serta dua adik ipar yang masih bersekolah. Selain itu, pada Oktober lalu, mereka mengajak relawan untuk terlibat dalam acara Paint with Care, yaitu melukis bersama anak-anak TK Aisyiah 24 di Bandung.

Penyandang masalah kesejahteraan sosial dan isu pendidikan di sekitar Bandung menjadi target sasaran komunitas yang dibentuk pada 26 Januari 2019 itu. Kelvin, 24 tahun, mendirikannya bersama temannya saat SMA, Hanifa Nurul Aulia. Ketika kuliah, keduanya merasa pengabdian mahasiswa kepada masyarakat seperti hilang sehingga tergerak membentuk komunitas itu. (Yetede)

Merambati Kemewahan Bus Tidur

Yoga 17 Dec 2023 Kompas

Operator bus tidur atau ”sleeper bus” kian gencar merambah hingga daerah-daerah yang tadinya tak diperhitungkan. Mereka jeli membidik penumpang yang tak terjamah pesawat dan kereta api. Sejumlah penumpang bergegas menuju bus bertingkat di Lebak Bulus, Jaksel, Rabu (22/11). Memasuki kabinnya saja, servis prima setara pesawat sudah merebak dengan pramugari yang menyambut mereka. Kelas paling mentereng menempati bagian depan lantai dasar dengan enam kamarnya, dilengkapi bantal dan selimut ditempat penumpang atau kamar, yang dilengkapi televisi kecil dan lampu biru redup di langit-langitnya. Bus Kencana, demikian jenamanya, bertolak pukul 16.00 WIB.  Baterai ponsel, kamera, dan laptop yang nyaris habis tak perlu pula dirisaukan karena tersedia stop kontak. Tak perlu risau jika hendak buang air dengan mendatangi toilet.Tiket seharga Rp 380.000 sudah termasuk penganan dan minuman diselingi singgah di restoran untuk makan malam. Sekitar pukul 02.00 WIB, bus tiba ditujuan akhir, Jepara, Jateng.

Nely Soraya (32) rutin menumpang Kencana dari Jepara menuju Bogor, Jabar, mengunjungi mertuanya dua bulan sekali. Selain suami, ia mengajak anak-anak agar bisa bersua dengan kakeknya. ”Lebih enak, sih. Enggak capek karena praktis. Ditinggal tidur terus sampai,” ucapnya sambil tertawa. Tri Atmajaningsih (56) juga memilih bus tidur agar lebih privasi dan nyaman. Ibu rumah tangga itu berangkat dari Karanganyar, Jateng, ke Bekasi, Jabar. ”Sudah lima tahun saya naik Rosalia Indah karena busnya double decker (bertingkat) yang bagus,” ujarnya. Mofat (32), yang naik dari Jakarta menuju Blitar, menganggap kepraktisan dan kenyamanan sebagai hal yang paling ia suka. ”Aku lagi tugas keBlitar, tetapi pilih sleeper ke Tulungagung karena kru mengantar pakai mobil sampai tujuan di Blitar. Harga tiket Rp 600.000 sepadan, ya,” tuturnya.

Kelahiran bus tidur yang termasuk awal di Indonesia diwujudkan Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya. Dirut PO Sinar Jaya Teddy Kurniawan Rusli meluncurkan bus tidur pada 2019, terinspirasi bus di Vietnam, sekaligus mengakomodasi kebutuhan warga menengah atas. Namun, ada pula bus tidur yang diluncurkan demi membangkitkan rasa bangga terhadap daerahnya. Ini dilakukan oleh pengusaha Wahyu Wardhani yang orangtuanya dari Ponorogo, Jatim. Tahun lalu, dia meluncurkan bus premium sleeper dan emperior suite yang punya ruang keluarga di dek bawah. Ia menggandeng dua karibnya, Rino Fauzan dan Zhakky Muttaqin yang menjadi CEO PT Trans Tungga Jaya, induk PO Narendra, untuk menyediakan bus dengan layanan premium guna menaikkan harkat warga Ponorogo. ”Di Ponorogo tak ada stasiun dan bandara. Jika naik kereta harus ke Madiun. Naik pesawat ke Solo. Butuh kendaraan lagi,” katanya. Antropolog Undip Budi Puspo, memaknai bus tidur bukan lagi sekadar sarana transportasi, melainkan aktualisasi. ”Terutama, bagi penggandrung medsos (media sosial). Bisa selfie (swafoto), fotonya dipasang di grup,” ujarnya. (Yoga)

Tech Winter Terus Memakan Korban

Hairul Rizal 16 Dec 2023 Kontan (H)
Selamat datang tech winter, fase dimana banyak perusahaan rintisan atau startup berbasis teknologi gugur satu per satu. Banyak yang kesulitan pendanaan hingga tak cakap mengelola sumber daya manusia. Baru-baru ini, perusahaan teknologi Pegi Pegi tutup setelah 12 tahun beroperasi di Indonesia. Sebelum itu, ada lagi startup yang tutup, yakni Rumah.com, CoHive, Fabelio, JD ID, Airy Rooms, dan banyak lagi. Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) mengutip riset Google, Baik & Company, Tenasek, proyeksi gross merchandise value (GMV) alias nilai barang dagangan ekonomi digital Indonesia turun pada 2025, dari US$ 130 miliar menjadi US$ 109 miliar. Kondisi ini patut dicermati startup di berbagai bidang. Penurunan proyeksi GMV tak lepas dari investasi ke sektor digital yang turun. Pengamat Ekonomi Digital, Heru Sutadi bilang, Indonesia telah memiliki unicorn maupun decacorn seperti Tokopedia, Gojek, Traveloka, Bukalapak, Kopi Kenangan, Xendit dan lainnya. "Start up kita banyak, tapi beberapa gulung tikar. Salah satu faktor dari pendanaan," jelas dia, (15/12). Tapi, ia melihat ada sektor yang berpotensi besar untuk berkembang yakni big data analytics, artificial intelligence (AI), Internet of Things, pertanian dan peternakan, serta kesehatan. Pebisnis e-commerce seperti Tokopedia berbagi strategi di bisnis ini. Aditia Grasio Nelwan, Head of Communication Tokopedia bilang, Tokopedia sudah bertransformasi jadi super ekosistem untuk mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Tokopedia memiliki lebih dari 14 juta penjual dan hampir 100% penjual adalah pelaku UMKM. Mereka memasarkan lebih dari 1,8 miliar produk di 99% kecamatan di Indonesia lewat Tokopedia, ujar Aditia, (15/12). Corporate Affairs Manager Kenangan Brands, Ruth Davina bilang, Kenangan Brands punya sejumlah fokus bisnis dan strategi mempertahankan eksistensi produk.

China dan Amerika Lesu, Ekspor RI Terganggu

Hairul Rizal 16 Dec 2023 Kontan
Kinerja ekspor RI ke depan berisiko tertekan. Terutama, akibat pelemahan ekonomi mitra dagang Indonesia, khususnya China dan Amerika Serikat (AS). Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor RI pada November 2023 hanya sebesar US$ 22 miliar atau turun 0,67% month on month (mtm). Penurunan tersebut terutama karena ekspor hasil minyak, besi dan baja, nikel, hingga ampas sisa industrial makanan yang melorot. Ekspor RI yang anjlok sejalan dengan pelemahan ekonomi China dan AS. Pasalnya, kedua negara ini merupakan mitra dagang utama RI dengan pangsa ekspor masing-masing sebesar 25,49% dan 9,54% terhadap ekspor nonmigas Januari-November 2024. Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, kondisi pelemahan ekonomi China belum menunjukkan tanda-tanda berakhir di pengujung tahun ini. Sementara ekspor RI ke AS bulan lalu terkontraksi 7,49% yoy. Melemahnya ekonomi AS, menurut Sri Mulyani, lantaran tekanan fiskal masih tinggi. Bahkan, tabungan masyarakat AS tergerus akibat tingginya inflasi. Meski di sisi lain, tingkat bunga kemungkinan bertahan setelah naik signifikan di tahun ini. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat, penurunan nilai impor pada November 2023 didorong oleh ekspor nikel ke China yang turun. Sebab, China merupakan importir terbesar produk nikel dari Indonesia. "Ekspor nikel menurun, selain karena harga lebih rendah, juga permintaan dari China yang relatif lebih lemah," kata Josua. Di sisi lain, impor diyakini akan menguat. Bukan melulu hal buruk, peningkatan impor menunjukkan, ada permintaan dalam negeri yang kuat. Sehingga, neraca transaksi berjalan sepanjang 2023 berpotensi berbalik defisit di kisaran 0,28%-0,00% dari produk domestik bruto (PDB). Ekonom Bank UOB Enrico Tanuwidjaja optimistis, tren surplus neraca perdagangan Indonesia akan bertahan selama beberapa waktu ke depan. Sebab, "Permintaan dari negara mitra dagang utama seperti India dan AS masih solid," terang Enrico, Jumat (15/12).

Perlu Habiskan Rp 500 Triliun Lagi untuk Capai Target

Hairul Rizal 16 Dec 2023 Kontan
Realisasi belanja negara per 12 Desember 2023 baru sebesar Rp 2.588,2 triliun atau 84,5% dari target dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2023 mencapai Rp 3.117,2 triliun. Dengan demikian, masih ada sisa anggaran sebesar Rp 529 triliun yang belum pemerintah belanjakan sampai akhir tahun. Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemkeu) Isa Rachmatarwata menyampaikan, salah satu belanja yang akan pemerintah kucurkan adalah berbagai subsidi dan kompensasi termasuk bahan bakar minyak (BBM), dengan alokasi lebih dari Rp 85 triliun. "Di paruh kedua bulan Desember ini, ada belanja sekitar Rp 500 triliun lebih, antara lain untuk pembayaran subsidi dan kompensasi yang mencapai lebih dari Rp 85 triliun. Itu menjadi bagian dari belanja besar di akhir tahun," ungkap Isa, Jumat (15/12). Dirjen Perbendaharaan Kemkeu Astera Primanto Bhakti menambahkan, pihaknya akan menggenjot belanja di sisa akhir tahun ini. Pertama, dengan meyakinkan kontrak-kontrak tersebut bisa sampai dicairkan. Kedua, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) akan selalu melakukan monitoring terhadap kementerian dan lembaga pemerintah (K/L) dan mendeteksi apabila ada kendala-kendala yang bersifat teknis. Ketiga, melakukan koordinasi dengan K/L untuk mendorong percepatan penyerapan belanja-belanja. Keempat, menginstruksikan seluruh KPPN di Indonesia untuk menambah jam kerja. Di sisi lain, realisasi pendapatan negara tercatat Rp 2.553,2 triliun, dengan realisasi penerimaan pajak Rp 1.818,2 triliun atau 94,2% dari target dalam Pepres No. 75/2023. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mewanti-wanti kualitas belanja negara 2024. Jika belanja tahun depan kembali turun, maka laju pertumbuhan ekonomi pada 2024 bisa menjadi terbatas.

Jelang Akhir Tahun, Asing Mencari Peluang

Hairul Rizal 16 Dec 2023 Kontan
Setelah sempat mencatatkan jual bersih atau net sell,  investor asing kembali membukukan beli bersih atau net buy di pasar saham Indonesia. Investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 3,87 triliun pada Jumat (15/12). Angka ini merupakan foreign net inflow tertinggi sejak April 2023. Sejalan dengan arus dana investor asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut menguat. IHSG menutup pekan kedua Desember 2023 dengan menguat 0,21%. Indeks komposit ini menguat 14,97 poin ke level 7.190,98 hingga akhir perdagangan di pekan ini. Terpantau asing mulai kembali masuk ke saham-saham blue chip. Pada perdagangan Jumat (15/12),  PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan net buy Rp 1 triliun. Asing juga mengakumulasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Astra International Tbk (ASII) dengan masing-masing beli bersih Rp 301,7 miliar, Rp 143,4 miliar dan Rp 86,8 miliar. Analis ritel Maybank Sekuritas, Adi Wicaksono melihat, memang pasar tengah merespons positif sikap The Fed dalam menahan suku bunga dan ekspektasi penurunan suku bunga tahun depan. Asing  sudah beralih dari saham sektor bahan baku. "Perbankan big cap ditutup menguat. Hampir sebagian besar saham blue chip kompak menguat," ujar Adi. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menyatakan, sikap dovish The Fed menjadi angin surga bagi pasar global. Pasalnya The Fed menjadi tolak ukur bagi bank sentral lainnya. Nico mengatakan penurunan suku bunga akan menjadi sentimen positif. Suku bunga yang rendah bakal mendorong tingkat konsumsi masyarakat yang lebih tinggi. Untuk akhir tahun ini, Pilarmas Investindo Sekuritas menjagokan sektor perbankan, telekomunikasi, konsumen primer, transportasi dan logistik. Adapun sahamnya adalah  saham BBCA, BBNI, BBRI, BMRI, TLKM dan JSMR. 

Pilihan Editor