;

Gibran: IKN Sebagai Awal Pembangunan Indonesia yang Merata

Yuniati Turjandini 18 Dec 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabumi Raka  mengatakan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)  merupakan awal pembangunan  yang merata di Indonesia. Gibran menekankan pentingnya pembangunan wilayah memiliki kekuatan infrastruktur yang sama. "Jika IKN benar-benar diberdayakan, ini akan secara otomatis memperluas dampaknya ke wilayah Indonesia Timur dan lainnya," kata Gibran. Dia menjelaskan, sejauh ini investasi di Pulau Jawa sebesar 53% itu yang membuat kawasan tersebut menjadi pusat pembangkit saat ini. Kondisi itu menurut Gibran, membuat daerah di Pulau jawa mengalami ketertinggian dari segi perekonomian, kualitas sumber daya manusia hingga pembangunan infrastruktur. "Jadi isu-isu seputar neo-orba hanya muncul menjelang pemilu, dan kami sangat mendukung pembangunan  yang berfokus pada seluruh Indonesia," jelas dia. (Yetede)

Sudah Saatnya Kebijakan Belanja Perpajakan Dievaluasi

Yuniati Turjandini 18 Dec 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Sejumlah kebijakan terkait pemberian fasilitas  perpajakan ataupun perlakuan  khusus, dinilai sudah saatnya dievaluasi  untuk selanjutnya dilakukan revisi yang diperlukan. Pasalnya, meski kebijakan terkait belanja perpajakan tersebut semua dirancang secara terarah dan terukur, namun dalam implementasinya banyak yang tidak lagi sesuai perkembangan, bahkan tidak tepat sasaran. Mengutip data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) nilai belanja perpajakan tahun 2022 mencapai Rp 323,5 triliun atau sebesar 1,65% dari produk domestik bruto (PDB). Berdasarkan tujuan kebijakannya, nilai belanja perpajakan terbesar adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang mencapai  Rp162,4 triliun atau sebesar 50,2% dari total belanja perpajakan tahun 2022. (Yetede)

BI: Capital Inflow Capai Rp 6,82 Triliun

Yuniati Turjandini 18 Dec 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk ke pasar keuangan  domestik (capital inflow) senilai Rp6,82 triliun  sepanjang 11-14 Desember 2023. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, aliran modal asing masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 3,98 triliun, pasar saham Rp340 miliar dan intrusmen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 2,5 triliun. "Berdasarkan data transaksi 11-14  Desember 2023, nonresiden di pasar keuangan domestik  tercatat beli neto Rp6,82 triliun, terdiri dari beli neto Rp 3,98 triliun di pasar SBN, beli Rp0,34 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 2,5 triliun di SRBI," ucap Erwin. Bila dilihat secara kumulatif, dari 1 Januari sampai dengan 14 Desember 2023 transaksi yang terjadi adalah non residen beli neto Rp76,66 triliun di pasar SBN,  jual neto Rp17,56 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 45,35 triliun di SRBI. (Yetede)

Indonesia Perluas Akses Perdagangan ke Jepang

Yuniati Turjandini 18 Dec 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Indonesia memperluas akses perdagangan ke Jepang melalui perundingan  Protokol Perubahan Persetujuan Kemitraan  Ekonomi Indonesia-Jepang (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement/IJEPA) pada Sabtu (16/12/2023). Dengan adanya kesepakatan baru IJEPA ini, ditargetkan  dapat diimplementasikan pada kuartal pertama 2024. Keberhasilan dalam menyelesaikan substansi perundingan tersebut ditandai dengan pernyataan bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan dan Menteri Luar Negeri Jepang Kamikawa Yoko di sela-sela kunjungan kerja  ke Tokyo, Jepang untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 50 Tahun Persahabatan dan Kerja Sama Asean-Jepang. Mendag mengatakan, IJEPA sebagai persetujuan perdagangan bilateral pertama Indonesia telah melalui proses General Review untuk meninjau manfaat pemberlakuan, sekaligus mengindentifikasi  peluang penyempurnaan. (Yetede)

Ribuan Rekening Penampung Dana Gelap Kampanye

Yuniati Turjandini 18 Dec 2023 Tempo
JAKARTA — Pernyataan Ivan Yustiavandana pada Kamis, 14 Desember lalu, sudah cukup menambah pekerjaan rumah bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) itu mengungkapkan bahwa lembaganya mengendus lonjakan transaksi mencurigakan yang ditengarai mengalir ke dana kampanye peserta Pemilihan Umum 2024. Namun pemberitaan Tempo pada Sabtu lalu, dua hari setelah Ivan menyampaikan woro-woro ke awak media, bikin para pejabat di Bawaslu tambah pusing.

"Temuan aliran dana dari BPR itu isu sensitif. Rencananya Ketua (Bawaslu) akan menggelar konferensi pers besok sore (hari ini)," kata seorang pejabat Bawaslu kepada Tempo pada Ahad, 17 Desember 2023.  BPR yang dimaksudkan merupakan sebuah bank perkreditan rakyat di Jawa Tengah. Pemberitaan Tempo pada Sabtu lalu mengungkap dugaan aliran dana pinjaman dari bank tersebut kepada sekelompok debitor. Duit kredit itu belakangan diduga dikumpulkan ke seorang pengusaha untuk kemudian dialirkan lagi ke sejumlah korporasi dan koperasi. (Yetede)

Bom Waktu Bernama TikTok Shop

Yuniati Turjandini 18 Dec 2023 Tempo
KEMBALI beroperasinya TikTok Shop menunjukkan inkonsistensi pemerintah dalam menegakkan aturan yang mereka tetapkan sendiri. Gembar-gembor pemerintah melarang social commerce demi melindungi usaha kecil dan menengah dalam negeri kian jauh panggang dari api.  Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang terbit pada akhir September lalu melarang penggunaan media sosial sebagai tempat berjualan. Namun TikTok Shop kembali beroperasi dua bulan kemudian, setelah TikTok, anak perusahaan ByteDance Ltd dari Cina, mengakuisisi 75,01 persen saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan nilai Rp 23,42 triliun pada 12 Desember lalu.

Setelah TikTok Shop kembali buka, tak ada perubahan signifikan dalam praktik jual-beli di social commerce tersebut dibanding sebelum penutupan pada 4 Oktober lalu. TikTok masih menggunakan skema lama: platform TikTok Shop sebagai tempat berjualan sekaligus bertransaksi. Hanya ada logo Tokopedia di pojok kanan atasnya.  TikTok Shop mengklaim membutuhkan waktu untuk melakukan uji coba dan transisi layanan jual-belinya ke mitra lokal, Tokopedia. Anehnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan malah langsung mengizinkan TikTok Shop kembali beroperasi, meski dengan embel-embel “proses transisi” selama empat bulan. (yetede)

Mengejar Peluang Cuan Sebelum Tutup Tahun

Hairul Rizal 18 Dec 2023 Kontan (H)

Masih ada dua pekan lagi sebelum tahun berganti. Investor masih berkesempatan menjaring cuan dan menunggangi potensi kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sisa tahun. Akhir pekan lalu, IHSG bertengger di level 7.190,98 atau posisi tertinggi sepanjang tahun ini. Jika dihitung sejak awal 2023, IHSG menguat sebesar 4,97%, level penguatan tertinggi nomor dua kawasan ASEAN. Nikkei menjadi jawara di Asia. Serbuan investasi Berkshire Hathaway, kendaraan investasi Warren Buffett, ke Jepang, menambah daya tarik bursa saham Jepang di mata investor global. Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih mengamati, penguatan IHSG didorong katalis global yang relatif kondusif. Ratih menyoroti bank sentral negara maju mulai menahan suku bunga, bahkan berpotensi memangkas suku bunga tahun depan. Investor asing kembali ke pasar ekuitas domestik, menyusul sinyal dovish bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang berpotensi memangkas suku bunga 75 basis poin (bps) pada tahun depan. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina sepakat, IHSG berpeluang menguat. Tapi, Martha memperkirakan penguatan IHSG sudah terbatas. Dua pekan terakhir ini sudah minim sentimen yang bisa mendongkrak pasar. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana turut memperhitungkan, IHSG menuju 7.200-7.250 di akhir tahun. Sentimen pengiringnya adalah rilis data ekonomi di AS dan China, serta arah suku bunga acuan dalam RDG BI. Senior Equity Analyst Phillip Sekuritas Indonesia, Helen Vincentia menambahkan, pergerakan harga komoditas dunia di akhir tahun turut menjadi katalis penting bagi IHSG. Selain itu, investor memperhatikan perkembangan politik dalam negeri pada masa kampanye pemilu. Helen melihat, saham di sektor infrastruktur, properti dan bank masih punya prospek apik. Pilihan Helen adalah PGEO, CTRA, SMRA, serta empat bank big caps BBCA, BBRI, BMRI dan BBNI. Helen juga melirik saham ASII. Martha turut melirik saham bank dan sektor infrastruktur. Ia menyematkan strategi buy atau hold saham BBCA, BMRI, TLKM dan JSMR. Secara teknikal, Herditya menyodorkan tiga saham. Meliputi ANTM, ERAA, dan ITMG. Sedangkan Ratih menyoroti capital inflow mengalir, sehingga berpotensi window dressing pada big caps akan terakselerasi.

Bansos Makin Besar Tanda Populasi Miskin Masih Ada

Hairul Rizal 18 Dec 2023 Kontan

Program perlindungan sosial (perlinsos) menjadi salah satu andalan pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam menjaga daya beli masyarakat. Tak heran, setiap tahun, anggaran perlinsos hampir selalu naik. Pada era Jokowi, total anggaran perlinsos yang dikucurkan mencapai Rp 3.669,43 triliun sejak tahun 2015 hingga 2024 mendatang. Anggaran perlinsos era Jokowi adalah anggaran perlinsos yang melalui belanja pemerintah pusat juga transfer ke daerah. Dari anggaran itu, Jokowi menurunkan angka kemiskinan dari 2015 sebesar 11,13% menjadi 9,36% di 2023. Tahun depan, pemerintah optimistis kemiskinan kembali turun ke angka 6%-7%. Sebagai perbandingan, di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), duit bantuan sosial (bansos) sejak 2004 hingga 2014 mencapai Rp 606 triliun yang berasal dari belanja pemerintah pusat. Dari anggaran itu, era SBY menurunkan kemiskinan dari 16,66% pada 2004 menjadi 10,96% di 2014. Sementara rerata inflasi pada periode itu 7,48% dengan rerata pertumbuhan ekonomi 5,7%. Sedangkan perlinsos era Jokowi dinilai efektif menekan inflasi. Rerata inflasi selama Jokowi menjabat sebagai Presiden mencapai 3,08%. Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, program perlinsos era Jokowi lebih efektif lantaran program yang disalurkan lebih banyak. Hal ini sejalan pendapatan negara yang lebih besar saat era Jokowi dibanding SBY.

Pajak Genjot Pengawasan dan Kebut Setoran di Ujung Tahun

Hairul Rizal 18 Dec 2023 Kontan

Pekerjaan rumah otoritas pajak belum usai. Pemerintah masih harus mengumpulkan setoran pajak agar mencapai target atau outlook yang ditetapkan. Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, realisasi penerimaan pajak dari awal tahun hingga 12 Desember 2023 mencapai Rp 1.739,84 triliun atau 101,3% dari target dalam APBN 2023 yang sebesar Rp 1.718 triliun. Sedangkan dibandingkan outlook dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2023 senilai Rp 1.818,2 triliun, realisasi ini baru mencapai 95,7%. Artinya, Ditjen Pajak masih harus mengejar setoran pajak sebesar Rp 78,36 triliun lagi dalam dua pekan terakhir menjelang tutup tahun 2023. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, realisasi penerimaan pajak hanya tumbuh 7,3% year on year (yoy), jauh melambat dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yang mencapai 43,1% yoy. Makanya, setoran pajak penghasilan (PPh) badan periode tersebut hanya tumbuh 16,6% yoy, jauh melambat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tumbuh mencapai 92% yoy. Sementara PPh 22 impor mencatatkan kontraksi 6,2% yoy dibandingkan periode Januari hingga 12 Desember 2022 yang masih tumbuh positif sebesar 90,3% yoy. Begitu pula pajak pertambahan nilai (PPN) impor terkontraksi 5,1% yoy, setelah di tahun sebelumnya tumbuh 43,7% yoy. Direktur Jenderal Pajak Kemkeu Suryo Utomo menambahkan, jika mengacu pada target penerimaan pajak dalam APBN 2023 sebanyak 19 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang telah mencapai 100% target penerimaan pajaknya. Sayangnya, jika berdasarkan outlook dalam Perpres 75/2023 belum ada satupun KPP yang mencapai target.

Saham-Saham Blue Chip Yang Sip

Hairul Rizal 18 Dec 2023 Kontan

Saham-saham emiten papan atas alias blue chip mulai kembali bangkit. Hal itu tercermin dari pergerakan indeks paling likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakn indeks LQ45. Sepanjang tahun ini, indeks LQ45 menguat 2,22% ke level 957,97 per Jumat (15/12). Namun laju indeks LQ45 masih di bawah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sepanjang tahun ini menguat 4,97%.  Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan laju IHSG lebih tinggi ketimbang LQ45. Terlihat dari pergerakan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang melesat hingga puluhan persen sejak listing di bursa. Apalagi BREN sudah melesat 848,72% ke level Rp 7.400. Walhasil, kapitalisasi pasar BREN sempat nyaris menyalip BBCA.  Nico mengatakan, dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di BEI, BREN mampu menyetir pergerakan IHSG dan saham-saham penggerak itu yang tidak ada di LQ45. "Saat ini pasar lebih sehat karena memegang blue chip ," kata Adi Wicaksono, Retail Analyst Maybank Sekuritas. Robertus Hardy, Head of Research Mirae Asset Sekuritas melihat, IHSG berpeluang mengalami window dressing atau Santa Claus Rally terutama pada beberapa saham blue chip. Dan saat ini masih ada sejumlah saham unggulan yang masih memiliki valuasi cukup menarik untuk dilirik. Saham pilihan Nico yakni BBCA, target Rp 10.327, BBRI di Rp 6.350 dam BBNI di Rp 5.751. Sementara target BMRI di Rp 6.802, AMRT di Rp 3.389, INDF di Rp 8.178 dan ICBP Rp 13.620.

Pilihan Editor