;

Mengejar Peluang Cuan Sebelum Tutup Tahun

Ekonomi Hairul Rizal 18 Dec 2023 Kontan (H)
Mengejar Peluang Cuan Sebelum Tutup Tahun

Masih ada dua pekan lagi sebelum tahun berganti. Investor masih berkesempatan menjaring cuan dan menunggangi potensi kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sisa tahun. Akhir pekan lalu, IHSG bertengger di level 7.190,98 atau posisi tertinggi sepanjang tahun ini. Jika dihitung sejak awal 2023, IHSG menguat sebesar 4,97%, level penguatan tertinggi nomor dua kawasan ASEAN. Nikkei menjadi jawara di Asia. Serbuan investasi Berkshire Hathaway, kendaraan investasi Warren Buffett, ke Jepang, menambah daya tarik bursa saham Jepang di mata investor global. Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih mengamati, penguatan IHSG didorong katalis global yang relatif kondusif. Ratih menyoroti bank sentral negara maju mulai menahan suku bunga, bahkan berpotensi memangkas suku bunga tahun depan. Investor asing kembali ke pasar ekuitas domestik, menyusul sinyal dovish bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang berpotensi memangkas suku bunga 75 basis poin (bps) pada tahun depan. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina sepakat, IHSG berpeluang menguat. Tapi, Martha memperkirakan penguatan IHSG sudah terbatas. Dua pekan terakhir ini sudah minim sentimen yang bisa mendongkrak pasar. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana turut memperhitungkan, IHSG menuju 7.200-7.250 di akhir tahun. Sentimen pengiringnya adalah rilis data ekonomi di AS dan China, serta arah suku bunga acuan dalam RDG BI. Senior Equity Analyst Phillip Sekuritas Indonesia, Helen Vincentia menambahkan, pergerakan harga komoditas dunia di akhir tahun turut menjadi katalis penting bagi IHSG. Selain itu, investor memperhatikan perkembangan politik dalam negeri pada masa kampanye pemilu. Helen melihat, saham di sektor infrastruktur, properti dan bank masih punya prospek apik. Pilihan Helen adalah PGEO, CTRA, SMRA, serta empat bank big caps BBCA, BBRI, BMRI dan BBNI. Helen juga melirik saham ASII. Martha turut melirik saham bank dan sektor infrastruktur. Ia menyematkan strategi buy atau hold saham BBCA, BMRI, TLKM dan JSMR. Secara teknikal, Herditya menyodorkan tiga saham. Meliputi ANTM, ERAA, dan ITMG. Sedangkan Ratih menyoroti capital inflow mengalir, sehingga berpotensi window dressing pada big caps akan terakselerasi.

Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :