Ulur Waktu Restrukturisasi Utang BUMN Karya
Peluang Bunga Acuan Turun di Semester II-2024
Emiten Jasa Tambang Menahan Diri
Emiten Rokok Masih Bisa Mengepul
MEDC Berharap dari Blok Baru
Saham Bank Pilihan Saat Suku Bunga Tetap Tinggi
Tren suku bunga tinggi dipastikan masih berlanjut hingga awal tahun 2024. Kepastian ini muncul menyusul kebijakan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuannya di level 6% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) terakhir di 2023.
Itu artinya, bunga kredit perbankan akan tetap tinggi. Kondisi ini akan membawa keuntungan bagi bank dengan rasio dana murah tinggi. Di satu sisi, biaya dana mereka akan tetap rendah. Di sisi lain, pendapatan bunga kredit akan semakin meningkat. Alhasil, margin bunga bersih atau
net interest margin
(NIM) mereka bakal tetap gemuk.
Menurut
Investment Analyst
Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian, yang diuntungkan dari era suku bunga acuan tinggi ini adalah bank-bank berkapitalisasi besar "Mengingat, rasio dana murah atau CASA bank-bank tersebut besar," kata dia kepada KONTAN, Kamis (21/12).
Adapun bank dengan rasio CASA tinggi di antaranya Bank Central Asia (BBCA) yang mencapai 79,9% September 2023, Bank Mandiri (BMRI) 78,8%, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) 63,64%.
Associate Director of Research and Investment
Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus juga sepakat bahwa keempat bank besar itu memiliki ketahanan di era suku bunga tinggi ini. Karena mereka memiliki diversifikasi bisnis, ditambah nasabahnya juga segmented. Sehingga, pertumbuhan kredit mereka diprediksi akan tumbuh baik. Ia pun masih merekomendasikan keempat saham bank besar itu.
Nico menyoroti rencana PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) untuk menggabungkan unit usaha syariahnya dengan PT Bank Muamalat Tbk. Menurutnya, penggabungan itu bisa meningkatkan penetrasi pasar syariah. Merger dan akuisisi, salah satunya dampaknya meningkatkan pangsa pasar, ujarnya. Jika itu terealisasi maka akan mengerek harga saham BBTN, karena merger itu akan memperbesar aset BBTN.
Di sisi lain,
Head of Research Center
Mirae Asset Sekuritas Roger MM melihat aksi merger antara PT Bank MNC Internasional Tbk dan PT Bank Nationalnobu Tbk layak untuk ditunggu.
PPRE Fokus di Bisnis Pertambangan
Emiten jasa kontribusi sipil dan tambang, PT PP Presisi Tbk (PPRE) membidik perolehan kontrak baru sebesar Rp 8 triliun pada tahun depan. PPRE fokus menggeber bisnis pertambangan yang dinilai akan berkontribusi signifikan terhadap kinerja perusahaan.
Direktur Utama PPRE, I Gede Upeksa Negara mengatakan, PPRE menargetkan perolehan kontrak baru pada tahun depan senilai Rp 8,26 triliun. Ia memprediksi, sekitar Rp 5,2 triliun atau 62,5% dari target kontrak baru tersebut akan disumbang dari sektor pertambangan.
Selain itu, PPRE menargetkan penjualan sebesar Rp 5,9 triliun. Perinciannya, sebesar Rp 4,3 triliun dari proyek
carry over
tahun 2023, dan Rp 1,5 triliun dari proyek baru pada tahun depan.
Gede menjelaskan, prospek bisnis pertambangan tahun depan masih terjaga dengan baik. Maka itu, PPRE tetap fokus menggenjot bisnis pertambangan. Menurut dia, jika masih berada di sektor infrastruktur yang mengandalkan APBN, maka akan terpengaruh tahun politik.
Ia menilai, permintaan komoditas tambang di pasar ekspor tetap tinggi di tahun depan. Sehingga, aktivitas pertambangan tetap akan menggeliat dan bisa berdampak positif terhadap kinerja PPRE di tahun depan.
Fokus bisnis pertambangan ini sejalan dengan program pemerintah yang mendorong hilirisasi melalui pembangunan smelter. Program ini juga tak lepas dari upaya pemerintah mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Sementara itu, untuk mendukung rencana bisnis di tahun depan, PPRE berencana menyiapkan belanja modal atau
capital expenditure
(capex) sebesar Rp 920 miliar.
Ia menjelaskan, sebagian dari capex itu bersumber dari rencana penerbitan obligasi yang akan dilakukan di tahun depan, dengan target perolehan senilai Rp 850 miliar.
Gede menambahkan, obligasi yang diterbitkan nantinya memiliki tenor jangka panjang, yakni sekitar lima tahun. Obligasi ini menjadi bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan pada 2022 dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp 1 triliun.
CADANGAN HIDROKARBON : POTENSI BESAR MIGAS NASIONAL
Indonesia terus berhasil menambah cadangan minyak dan gas bumi melalui sejumlah temuan baru yang langsung ditindaklanjuti dengan rencana pengembangan oleh sejumlah kontraktor kontrak kerja sama. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat hingga November 2023 setidaknya ada 599,08 juta barel setara minyak (MMboe) cadangan migas tambahan yang ditemukan. Dengan angka tersebut, maka reserve replacement ratio (RRR) migas nasional pada periode tersebut mencapai 104,5%. Bahkan, RRR hingga akhir tahun diproyeksi mencapai 137,5% karena ada beberapa tambahan rencana pengembanan (plan of development/PoD) tambahan yang disetujui pemerintah. Benny Lubiantara, Deputi Eksplorasi, Pengemmbangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, mengatakan tambahan cadangan migas sepanjang Januari—November 2023 berasal dari 33 PoD dan sejenisnya, dengan komitmen investasi capex dan opex sebesar US$10,38 miliar. Benny menjelaskan, beberapa proyek yang menambah cadangan migas cukup signifikan adalah OPL Ubi Sikladi, OPL Riau Waterflood, PoD I Revisi Kaliberau Dalam, OPLL Jambi Merang, OPL Karangan Barat, dan PoD I Maha. Dalam kesempatan terpisah, PT Pertamina EP Regional Jawa berhasil membuktikan tambahan sumber daya hidrokarbon dari pengeboran dua sumur eksplorasi di Jawa Barat. Kedua sumur tersebut adalah East Akasia Cinta (EAC)-001 di wilayah kerja PEP Jatibarang Field, dan East Pondok Aren (EPN)-001 di wilayah kerja PEP Tambun Field. Melalui uji alir produksi, Sumur EAC-001 diperoleh hasil laju alir minyak sebesar 30 bopd, gas mencapai 2,08 MMscfd, dan kondensat setara 15,05 bcpd.
Wisatawan Mulai Serbu Hotel, Okupansi Membaik
Wisatawan mulai menyerbu hotel di sejumlah daerah untuk
libur Natal dan Tahun Baru. Okupansi atau tingkat keterisian berbagai hotel pun
membaik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain tidak adanya pembatasan
mobilitas, program diskon hingga berbagai acara juga turut mendorong warga
berlibur. May Yani Efendi (26), karyawan swasta di Kota Padang, Sumbar,
misalnya, sudah memesan kamar di pusat kota untuk 25-26 Desember 2023. Ia
mengajak ibu dan kedua adiknya yang berdomisili di Kabupaten Limapuluh Kota
untuk berlibur ke Padang. ”Orang kota, kan, liburannya ke kabupaten. Kalau
kami, orang kabupaten, liburannya ke kota,mencari suasana berbeda daripada
biasanya,” kata May, Rabu (20/12). Ia sudah memesan kamar hotel via platform
pencarian tiket dan hotel secara daring dua hari lalu. Reservasi kamar jauh-jauh
hari itu untuk menghindari kenaikan harga mendekati hari libur. May juga
berburu diskon kamar yang mencapai separuh harga normal agar meringankan biaya
liburannya. ”Saya pesannya malam-malam. Cari-cari harga diskon. Akhirnya dapat
harga khusus promo,” ujarnya.
Nurul Rusdiansyah (28), warga Sukabumi, Jabar, juga berencana
memesan kamar hotel untuk liburan di Jakarta. Pengajar ini mengincar hotel di
sekitar Monas. Ia pun sudah melihat beberapa opsi di aplikasi daring. ”Sepertinya,
orang-orang akan lebih memilih pergi ke luar
Jakarta sehingga di Jakarta tidak akan terlalu padat. Buat kami, akses ke sana
menjadi lebih mudah,” ujarnya. Martha Thomas, Marketing Communication Manager
Corporate Jambuluwuk Hotels and Resorts, mengatakan, okupansi di hampir semua
hotel Jambuluwuk yang tersebar di sejumlah kota kini telah mencapai 90 %. Peningkatan
itu tercatat sejak pertengahan bulan ini. ”Sejak 15 Desember lalu, kami sudah
kewalahan menangani back to back kamar, keluar-masuk. Artinya, tidak pernah
kosong,” ucapnya. Martha memprediksi,tingkat hunian kamar hotel akan mencapai
100 % dalam waktu dekat. Bahkan, ia optimistis okupansi hotel akhir tahun ini melebihi
tahun 2019 atau masa sebelum pandemi Covid-19. Menurut Martha, wisatawan yang
memesan hotel di Jakarta mempertimbangkan lokasi acara Tahun Baru. Mereka akan lebih
dulu mencari kegiatan menarik saat malam Tahun Baru, lalu menentukan tempat
menginap. (Yoga)
Kebaikan dari Kebun
Nila Sari (51) memanen bayam brasil lalu memasukkannya ke
keranjang di halaman belakang Gedung Karya Pastoral Gereja Kim Tae-gon, Senin (18/12).
Ia bersama sejumlah warga juga memetik terong dan kacang panjang. Di lahan
seluas 800 meter persegi itu, tampak pula tanaman lainnya, seperti kangkung,
sawi, cabai, kemangi, nangka, cempedak, jambu, sukun, anggur, dan melon. ”Hasil
kebun sebagian kami sumbangkan ke warteg dan ibu tukang jual pecel. Kami
bagikan cuma-cuma. Buah dan sayur juga kami peruntukkan ke pastoran. Biar romo-romo
di sini makan sayur dan tambah sehat,” kata Nila. Sebagian lagi hasilnya dijual
untuk umat dengan harga yang lebih murah. Bayam brasil, misalnya, dibanderol Rp
5.000 seikat. Harga sayuran sejenis di pasaran bisa lebih dari 15.000 per ikat.
”(Sayuran) ini fresh dari kebun, tanpa pestisida,” ucapnya. Beginilah hasil
kebun Gereja Katolik Santo Andreas Kim Tae-Gon.
Tidak hanya menghasilkan aneka sayuran dan buah, kebun itu
juga membantu warga lanjut usia dalam kegiatan Gerakan Layani Orangtua atau Gelora
di paroki gereja. Kegiatan yang dimulai tahun 2022 setiap Senin dan Kamis itu
mengajak para lansia berkumpul, bernyanyi, senam, berdoa, dan makan siang bersama.
Menu makannya pun dari kebun gereja. ”Ini bentuk perhatian pada (warga) lansia
yang kebanyakan, saat anak cucunya sudah beraktivitas, mereka sendirian,” kata
Yuli, salah seorang anggota ibun. ”Oma-oma itu sangat senang makan dari hasil
kebun. Senang jika hal sederhana yang kami lakukan di kebun ini membuat mereka
bahagia,” kata Yuli.
Tidak hanya sayuran, kebun itu juga dimanfatkan untuk beternak
ikan lele, nila, dan ayam. Hasilnya, ada yang dijual kepada umat, seperti telur
ayam seharga Rp 3.000 per butir. ”Saat panen ikan lele, biasanya kami bagikan
ke kelurahan. Ini sebagai tambahan makanan untuk penanggulangan stunting (tengkes),”
kata Nila. Lurah Pegangsaan Dua, KelapaGading, Jakut,Vera Fitria mengatakan,
hasil panen kebun gereja bisa dimanfaatkan warga. ”Sayur dan ikan akan diberikan
kepada kami untuk penanganan (anak) balita stunting. Dan untuk lelenya diolah warga
menjadi abon dan nugget lele,” katanya. Hubungan baik warga dan komunitas
gereja ini menjadi contoh baik hidup bermasyarakat. Ia pun berusaha selalu
hadir jika pengurus kebun gereja menggelar acara. Selain menjaga hubungan sesama
manusia, kebun itu juga menjadi jalan untuk merawat lingkungan. Sebab, pengurus
kebun menggunakan ecoenzyme sebagai pupuk dan pestisida alami. (Yoga)









