;

AMERIKA SERIKAT, Anak-anak Muda Bersiasat Hadapi Tekanan Pendapatan

Yoga 24 Feb 2024 Kompas (H)

Kekayaan anak-anak muda dari generasi milenial (kelahiran 1981-1996) dan generasi Z (1997-2012) di AS sebenarnya terus bertambah. Namun, sebagian besar uang mereka dibelanjakan untuk ”kebutuhan saat ini saja”. Situs NBC, 18 Februari 2024, mengutip penelitian bank sentral AS di New York, menyebut, kekayaan bersih warga AS berusia 18-39 tahun melonjak 80 % dari kekayaan mereka pada awal 2019 hingga kuartal ketiga 2023. Namun, sebagian besar dari kekayaan mereka berasal dari investasi pada saham-saham yang tidak likuid sehingga tidak bisa dicairkan segera untuk dapat dibelanjakan. Di sisi lain, dana cair yang mereka miliki sebagian besar ludes untuk memenuhi kebutuhan harian yang kian mahal. Ada pengeluaran yang penting dan harus mereka alokasikan, seperti sewa rumah dan jalan-jalan. Namun, anak-anak muda itu juga membutuhkan ”udara segar” setelah terkungkung pandemi Covid-19 dan terbelit utang pinjaman kuliah yang sangat besar.

Mereka harus berjibaku menyiasati tekanan dalam pendapatan yang tidak mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari. Seorang warga AS, Mohit Singla (33), memang mendapat kenaikan gaji 20 % setelah dipercaya menjadi direktur senior sebuah perusahaan bioteknologi pada September 2023. Jika digabung dengan penghasilan istrinya, pendapatan tahunan pasangan itu 500.000 USD atau Rp 7,8 miliar. Namun, uang sebanyak itu masih kurang atau tak mencukupi kebutuhan harian, terutama setelah kelahiran bayi mereka pada Desember 2023. Ada tambahan kebutuhan untuk anak, belum termasuk harga sewa apartemen dua kamar tidur mereka di Jersey City, yang melonjak menjadi 5.500 USD atau  Rp 86 juta per bulan, dari 3.700 USD tahun kemarin. Survei perusahaan perantara perumahan AS, Redfin, pada September 2023 menyebutkan, 18 % generasi milenial dan 12 % gen Z tidak yakin akan mampu membeli rumah.

Harga jual rumah rata-rata 30 % lebih tinggi ketimbang harga pada awal 2019, sementara tabungan yang awalnya dialokasikan untuk membayar uang muka membeli rumah kini dibelanjakan untuk hal-hal lain. Makan di luar dan makan mewah adalah salah satu kesenangan yang dipertahankan. Setiap akhir pekan, alokasinya 200 USD. Mereka butuh menjadi bahagia saat ini. Perencana keuangan dan pendiri FirstGenLiving, Maria Melchor (27), dari New York City, kepada harian Daily Mail, 18 Desember 2023, menjelaskan bahwa apa yang selama ini disebut ”impian Amerika” sekarang tidak ada lagi pada generasi milenial dan gen Z. Dua kelompok generasi itu secara umum tidak mampu lagi membeli rumah dan berkeluarga di tengah kondisi perekonomian seperti sekarang. Kenyataan pahit dari keterbatasan finansial itu membuat mereka menghabiskan banyak uang untuk ”bersenang-senang”. Entah itu untuk jalan-jalan, makan enak, atau membeli tiket konser Taylor Swift yang mahal. (Yoga) 

Unjuk Rasa Petani Perancis

Yoga 24 Feb 2024 Kompas
Para Petani Perancis mengemudikan traktor, berjalan beriringan dalam unjuk rasa yang diikuti serikat petani Coordination Rural menjelang pembukaan Pameran Pertanian Internasional (Salon de l’Agriculture) Ke-60 pada Jumat (23/2/2024) di Paris, Perancis. Unjuk rasa petani terjadi di seluruh Eropa. Mereka menuntut pengurangan pajak bahan bakar, harga produk yang lebih baik, dan pelonggaran peraturan lingkungan hidup Uni Eropa. (Yoga)

Kerja Keras agar Mendapat Pekerjaan

Yoga 23 Feb 2024 Kompas (H)

Tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2023 mencapai 5,32 % atau 7,8 juta orang, turun 0,54 % dibanding pada Agustus 2022. Meski begitu, angka itu tergolong besar. Sekalipun informasi bertebaran di dunia maya tentang lowongan pekerjaan, nyatanya para pecari kerja tetap harus bekerja keras untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Masih ada jutaan orang yang berjibaku melamar pekerjaan. Mereka harap-harap cemas untuk segera memperoleh pekerjaan. Pukul 10.31. Pagu Ginting (24) setengah berlari menuju barisan paling belakang antrean di Mega Career Expo, Smesco Exhibition Hall, Jakarta, Kamis (22/2). Kedua tangannya cekatan mengeluarkan berkas lamaran kerja dan CV (riwayat hidup) yang jumlahnya belasan. Satu per satu dimasukkannya ke amplop berwarna coklat yang jumlahnya sama. ”Sudah setahun (cari kerja). Semoga keterima,” ujar Pagu sembari menyeka peluh di keningnya.

Setahun yang lalu, Pagu meninggalkan Sumut dengan harapan berdikari di Jakarta. ”Ternyata (itu) susah. (Saya) sudah memasukkan lamaran (kerja) lewat Jobstreet, Linkedin, ikut job fair di TMII, enggak ada panggilan sama sekali,” kata Pagu. Ratusan pencari kerja berdatangan sejak pagi ke Mega Career Expo, di Smesco Exhibition Hall, yang berlangsung dua hari, yakni 21 dan 22 Februari 2024, dimana Setidaknya ada 40 perusahaan nasional dan multinasional dengan ketersediaan lebih dari 200 lowongan kerja. Diantara pencari kerja, ada lulusan SMA dan sederajat, sarjana, lulusan baru, hingga lulusan yang sudah lama mencari kerja. Mereka mengantre dalam dua baris sambil menyiapkan berkas dan amplop dengan satu harapan, segera mendapatkan pekerjaan.

Lena (29) celingak-celinguk sambil mengantre. Sebelumnya, dia pernah mengikuti bursa kerja di Mangga Dua Square, Jakut, Oktober 2023, tetapi apa daya belum ada panggilan kerja. ”Terakhir kerja tahun 2022. Selama ini sudah cari sana-sini, cuma belum ada yang kecantol,” ucap Lena. Di kala banyak pelamar menunggu panggilan, pertimbangan bagian SDM di perusahaan terhadap calon pekerja ternyata cukup selektif. Mereka terutama mengharapkan kandidat yang mempunyai keterampilan lunak (soft skill). Kebanyakan kandidat seperti ini ditemukan dari rekomendasi sejawat ketimbang bursa kerja. (Yoga) 

Kubu Prabowo-Gibran Terus Berupaya Perkuat Koalisi

Yoga 23 Feb 2024 Kompas (H)

Kubu calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang menurut hasil hitung cepat sejumlah lembaga mendapat suara terbanyak di Pemilihan Presiden 2024, terus berupaya memperkuat koalisi partai politik pendukung pemerintahannya ke depan. Upaya itu tak langsung dilakukan dengan mendekati para ketua umum partai politik (parpol) dari kubu lawan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Namun, melalui orang-orang di lapis kedua partai tersebut. Ketua Dewan Pakar PAN Dradjad Wibowo saat dihubungi di Jakarta, Kamis (22/2) mengakui ada upaya melobi dari pihak Prabowo-Gibran ke partai-partai politik pengusung calon presiden-wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar ataupun Ganjar Pranowo-Mahfud MD agar masuk dalam barisan koalisi parpol pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, Dradjad melanjutkan, upaya lobi baru ke lapisan kedua dari parpol kubu lawan, seperti di level sekjen, wakil sekjen, wakil ketua umum, hingga ketua bidang.

”Setelah pengumuman resmi (hasil pemilu), biasanya ketum (ketua umum) atau elite parpol bertemu secara  formal. Sekarang ini, lapis kedua itu ngobrol-ngobrol, ngopi-ngopi,” kata Dradjad. Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran itu enggan menyebutkan parpol yang didekati. Ia hanya menyebutkan, target lobi adalah partai yang sudah lama bersama di pemerintahan Joko Widodo. Partai dimaksud berarti PDI-P, PPP, Partai Nasdem, dan PKB. Di Pilpres 2024, PDI-P dan PPP mengusung Ganjar-Mahfud, sedang Nasdem dan PKB mengusung Anies-Muhaimin. Adapun parpol pengusung Prabowo-Gibran di antaranya Partai Gerindra, Golkar, PAN, dan Partai Demokrat. Menurut Dradjad, lobi di antara pejabat di lapisan kedua partai itu dimaksudkan untuk membuka jalan sebelum pertemuan di tingkat ketua umum. Dengan demikian, pertemuan antar-ketua umum bisa segera mengambil kesepakatan. (Yoga) 

Meta Yakin Tidak Wajib Membayar Konten Berita

Yoga 23 Feb 2024 Kompas

Meta, perusahaan teknologi pemilik aplikasi Facebook, Instagram, dan Whatsapp, yakin mereka tidak diwajibkan membayar konten berita. Meta telah menjalani konsultasi dengan Pemerintah Indonesia terkait keluarnya Perpres No 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas atau perpres hak cipta penerbit. ”Setelah menjalani beberapa kali konsultasi dengan pemangku kebijakan, kami memahami bahwa Meta tidak akan diwajibkan membayar konten berita yang di-posting para penerbit berita secara sukarela ke platform kami,” kata Direktur Kebijakan Publik Asia Tenggara Meta Rafael Frankel, dalam pernyataan resmi di Jakarta, Rabu (21/2/) malam.

Laporan NERA Economic Consulting yang ditugasi Meta menunjukkan, secara global, lebih dari 90 % penayangan organik pada tautan artikel dari penerbit berita merupakan tautan yang diunggah sendiri oleh penerbit. Meta menilai perusahaan media massa penerbit berita memilih menggunakan platform media sosial milik Meta karena mendapatkan keuntungan dari distribusi konten mereka secara gratis dan peningkatan lalu lintas ke laman mereka. Selama bertahun-tahun, Meta telah bermitra dengan para penerbit berita, seperti program pengecekan fakta dari pihak ketiga. Baru-baru ini, Whatsapp Channels juga diluncurkan guna membantu penerbit berita memperluas jangkauan pengguna mereka. Warganet, menurut Frankel, tidak datang ke aplikasi Facebook ataupun Instagram hanya untuk konten berita. Orang dewasa yang mencari berita di Facebook turun sekitar sepertiga antara tahun 2016 dan 2022, dari 45 % menjadi 30 %. (Yoga) 

Kemitraan Indonesia dengan Norwegia Jadi Contoh Dunia

Yoga 23 Feb 2024 Kompas

Kerja sama penurunan emisi yang terjalin antara Pemerintah Indonesia dan Norwegia telah berkontribusi dalam menekan laju deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia. Keberhasilan kerja sama ini mendapat perhatian dan menjadi contoh bagi dunia, khususnya negara-negara pemilik hutan hujan tropis lainnya. Dubes Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Giverin mengatakan, Indonesia merupakan negara terdepan di dunia dalam pengurangan laju deforestasi. Sejak perjanjian kemitraan ditandatangani pada 2022, Norwegia telah memberikan kontribusi sebesar 156 juta USD untuk hasil pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan Indonesia.

”Kerja sama bilateral kedua negara telah terjalin dengan baik. Dengan hasil gemilang yang dicapai oleh Indonesia dalam mengurangi laju deforestasi, kini kerja sama ini mendapatkan perhatian dari dunia,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam lokakarya Indonesia FoLU Net Sink 2030, di Jakarta, Kamis (22/2). Pada September 2022, Pemerintah Indonesia menjalin kembali kemitraan dengan Pemerintah Norwegia dengan fokus penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD+). Kerja sama serupa pernah terjalin, tetapi berakhir pada 2021 karena terkendala pemenuhan pembayaran berbasis hasil (RBP).

Pada Oktober 2022, Norwegia memenuhi RBP sebesar 56 juta USD untuk pengurangan emisi dari pengurangan laju deforestasi di Indonesia periode 2016-2017. Hasil inventarisasi menunjukkan penurunan emisi Indonesia dari deforestasi dan degradasi hutan periode 2016-2017 mencapai 11,2 juta ton setara karbon dioksida (CO2e). Kemudian pada Desember 2023, Norwegia melanjutkan kontribusi sebesar 100 juta USD untuk kinerja penurunan deforestasi periode 2017-2018 dan 2018-2019. Penurunan emisi Indonesia selama 2017-2019 tercatat sebesar 20 juta ton CO2e. Menurut Rut, proses yang terbuka dan partisipatif merupakan bagian dari prinsip penting pelaksanaan nota kesepahaman kedua negara. Para donor potensial dan negara-negara hutan tropis lainnya pun tertarik untuk belajar dan mengetahui cara kerja kemitraan ini. (Yoga) 

Ruang Fiskal Rezim Baru Lebih Terbatas

Yoga 23 Feb 2024 Kompas

Di ujung masa jabatannya, pemerintahan Jokowi mulai menyusun kerangka awal RAPBN 2025 yang kelak akan dijalankan oleh rezim berikutnya. Kondisi ekonomi global dan domestik yang masih penuh ketidak pastian berpotensi mempersempit ruang kas negara tahun depan. Tahap awal penyusunan RAPBN 2025 itu sudah dibahas Kemenkeu sejak Senin (12/2) atau dua hari sebelum pemungutan suara Pemilu 2024. Langkahnya dimulai dengan merancang dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) yang nantinya menjadi landasan dalam penyusunan RAPBN 2025. KEM-PPKF adalah dokumen resmi negara yang berisi kajian komprehensif mengenai gambaran kondisi ekonomi dan fiskal selama satu tahun ke depan, lengkap dengan skenario arah kebijakan ekonomi dan fiskal yang perlu diambil.

Penyusunan arah kebijakan fiskal akan mempertimbangkan proyeksi kondisi perekonomian dalam negeri dan global. Sejumlah poin asumsi dasar ekonomi makro untuk tahun anggaran 2025 sudah pernah dituangkan dalam dokumen KEM-PPKF tahun 2024 (pemutakhiran). Pada dokumen itu terlihat arah ekonomi untuk tahun 2025 akan berlangsung moderat di tengah dinamika perekonomian global dan domestik yang masih melambat dan tidak pasti. Dari sisi arah postur makro fiskal, pemerintah memasang target defisit APBN 2025 sebesar 2,13-2,45 % dari PDB. Pemerintah juga memangkas target pembiayaan/utang dan ingin menekan rasio utang terhadap PDB hingga 37,83 %, lebih rendah dari target rasio utang 2023 (39,59 %) dan 2024 (38,07-38,97%). Ruang untuk kebijakan belanja yang ekspansif otomatis lebih sempit.

Hal itu terlihat dari target belanja yang tidak sebesar tahun 2024. Dokumen KEM-PPKF mencatat, belanja negara pada tahun 2025 hanya diincar di kisaran 14,21-15,22 % PDB. Batas bawahnya masih lebih rendah dari target belanja negara di APBN 2024 (14,50 %) dan APBN 2023 (14,55 %). Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Dradjad Wibowo, mengakui, ruang fiskal negara ke depan agak sempit, maka Prabowo-Gibran akan mencari sumber-sumber penerimaan negara yang baru. Seperti diketahui, saat ini pasangan calon nomor urut 2 itu masih memimpin di berbagai versi hitung cepat pemilu. Tak hanya itu, program-program andalan Prabowo-Gibran yang disebut 8 Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan 17 Program Prioritas juga akan dijalankan bertahap agar tidak membebani APBN. (Yoga) 

Siasat Dagang RI di Tahun Naga Kayu

Yoga 23 Feb 2024 Kompas

Tahun 2024 merupakan Tahun Naga Kayu. Naga melambangkan kekuatan, ketangguhan, kemakmuran, dan keberuntungan, sedangkan kayu menyimbolkan pertumbuhan dan kelenturan. Akankah makna tahun tersebut mencerminkan kinerja perdagangan internasional Indonesia tahun ini. Tak mudah bagi Indonesia mendongkrak kinerja ekspor pada tahun ini. Sejumlah tantangan dan hambatan tengah menanti. Hal itu tidak hanya menyangkut tren penurunan harga komoditas global, tetapi juga perlambatan ekonomi sejumlah negara mitra dagang utama RI. China, pasar ekspor nomor satu RI, tengah melempem dan era pertumbuhan tinggi ekonominya diperkirakan bakal berakhir. Jepang, pasar ekspor urutan keempat RI, juga tengah mengalami resesi.

Adapun Uni Eropa (UE) yang diandalkan menjadi pasar ekspor sejumlah produk manufaktur dan energi baru terbarukan RI justru membentengi kawasannya dengan melahirkan sejumlah regulasi di bawah rencana aksi Kesepakatan Hijau Eropa. Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono, Rabu (21/2) mengatakan, RI harus menghadapi UE dalam lima kasus sengketa dagang di Organisasi Perdagangan I nternasional (WTO). Sengketa itu terkait nikel, baja, biodiesel, biomassa, dan asal lemak. ”Belum pernah terjadi dalam sejarah Indonesia kita bersengketa dengan satu negara dalam banyak kasus. Situasi kita dengan UE sangat panas. Padahal, kita juga bermaksud membuat kemitraan dagang yang lebih komprehensif dengan UE,” ujarnya dalam Rapat Kerja Kemendag 2024 yang digelar pada 19-21 Februari 2024 secara hibrida di Semarang, Jateng.

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan, Kemendag masih akan menyasar kawasan-kawasan pasar ekspor nontradisional untuk meningkatkan kinerja ekspor nonmigas RI. Kawasan-kawasan itu adalah Afrika, Timur Tengah, Asia Selatan, dan Amerika Latin. Dalam tiga tahun terakhir (2021-2023), nilai ekspor RI ke sejumlah negara di Asia Selatan tumbuh 31,75 % menjadi 26,7 miliar USD. Begitu juga ke sejumlah negara di Timur Tengah, nilai ekspornya tumbuh 25,21 % menjadi 10,34 miliar USD. Zulkifli menambahkan, negara utama penyumbang surplus neraca perdagangan nonmigas RI bahkan sudah berubah dari AS ke India. Pada 2023, surplus neraca perdagangan RI terhadap India sebesar 14,51 miliar USD, sedangkan terhadap AS 14,01 miliar USD. (Yoga) 

Berkat Taylor Swift, Singapura Panen Cuan

Yoga 23 Feb 2024 Kompas

Masyarakat rela merogoh kocek lebih untuk menonton penampilan idolanya bermusik di atas panggung spektakuler. Kecintaan mereka terhadap musisi papan atas dunia dimanfaatkan Singapura sebagai peluang bisnis. Alhasil, roda perekonomian berputar karena besarnya efek pengganda (multiplier effect). Perhelatan terdekat, konser Taylor Swift bertajuk The Eras Tour akan digelar di Singapura pada 2-4 Maret 2024, berlanjut pada 7-9 Maret 2024, di Stadion Nasional Singapura, Singapura. Meski konser diselenggarakan beberapa kali, masyarakat harus berebut mendapatkan tiket saking membeludaknya permintaan. Tiket konser The Eras Tour yang diburu sejak medio 2023 ludes terjual dalam beberapa jam saja melalui ”pertempuran sengit”. Harganya bervariasi, mulai dari 88 dollar Singapura hingga 1.228 dollar Singapura, setara Rp 1 juta sampai Rp 15 juta dengan kurs Rp 11.634 per dollar Singapura. Harga tiket bergantung pada fasilitas dan tata letak penonton di stadion.

”Sumpah, susah banget (mendapatkan tiket) karena dua kali war. Pertama, berkolaborasi dengan United Overseas Bank (UOB), kemudian yang kedua harus pakai kode akses. Aku dulu kerja sama dengan teman-teman, beruntung salah satu dari kami dapat (tiket),” ujar Sekar Kinasih, yang akrab disapa Kinkin (27), di Jakarta, Rabu (21/2). Kinkin rela masuk antrean yang tak pasti demi mendapatkan tiket The Eras Tour sebab ia telah menjadi Swifties alias penggemar Swift sejak berusia 12 tahun. Awalnya, Kinkin menganggarkan tiket pada harga Rp 3 juta. Namun, akhirnya ia mendapat tiket seharga Rp 4 juta. Mau tak mau, ia pun merogoh kocek lebih dalam untuk menyaksikan idolanya. Alhasil, tiket pesawat dan akomodasi untuk sehari menghabiskan hingga sekitar Rp 10 juta. Dana yang tak sedikit untuk menonton konser itu ditabungnya selama sembilan bulan.

Untuk konser Taylor Swift, The Eras Tour, lebih dari 22 juta orang mendaftar dalam prapenjualan (pre-sale). Sementara antrean daring tembus 1 juta orang. Mereka datang dari beragam tempat, terutama negara-negara tetangga Singapura, antara lain Indonesia, Thailand, dan Filipina. Pemerintah Singapura melalui Dewan Pariwisata Singapura (Singapore Tourism Board/STB) disebut-sebut telah membuat kesepakatan khusus agar konser Swift hanya diadakan di Singapura, bukan di negara-negara lain di Asia Tenggara. Hasilnya, Swift mengadakan enam konser yang semua tiketnya terjual habis dengan kapasitas 55.000 kursi di Stadion Nasional Singapura. Ketika konser Swift diumumkan, kenaikan permintaan hotel, maskapai, dan operator agen perjalanan mulai terlihat. Operator hotel Accor, yang memiliki lebih dari 30 hotel di Singapura, mengalami peningkatan pesanan untuk delapan bulan sebelum acara.

Periode ini jadi yang tertinggi dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Kondisi serupa dialami Pan Pacific Hotels Group dengan pesanan meningkat hingga 200 % pada 2-9 Maret 2024 ketimbang sepekan sebelum tiket konser Swift dirilis. Mayoritas pesanan ber- asal dari Australia, Indonesia, Taiwan, dan Korea Selatan. Dari aspek pesanan tiket pesawat, tiket dari Manila (Filipina) dan Jakarta (Indonesia) menuju Singapura naik 50-130 % selama konser Swift berlangsung dibandingkan dengan penerbangan sebulan sebelumnya. Tiket sekali jalan Jetstar Asia dari Jakarta ke Singapura pada awal Maret 2024 senilai Rp 2,2 juta. Padahal, pemesanan untuk bulan sebelumnya hanya Rp 829.000, dikutip dari The Straits Times. Tak heran, banyak negara berlomba-lomba berebut musisi dunia untuk menggelar hajatan besar. Efek domino yang dihasilkan tak main-main. (Yoga) 

Belajar Menabung di Sekolah

Yoga 23 Feb 2024 Kompas
Menabung sudah diajarkan dan harus dibiasakan sejak dini. Seperti murid-murid kelas 1 SD Negeri Keputran 1  yang menabung melalui layanan mobil kas keliling Bank Jogja yang singgah di sekolah mereka di Kecamatan Kraton, Yogyakarta, Kamis (22/2/2024). Melalui mobil kas keliling yang singgah setiap dua minggu sekali tersebut, anak-anak dapat belajar menggunakan layanan perbankan, dengan setoran minimal tabungan ringan, yakni Rp 2.000. (Yoga)

Pilihan Editor