;

BAHAN PANGAN : KUOTA IMPOR BERAS MELONJAK 20%

Lingkungan Hidup Hairul Rizal 27 Feb 2024 Bisnis Indonesia
BAHAN PANGAN : KUOTA IMPOR BERAS MELONJAK 20%

Pemerintah menambah kuota impor beras pada 2024 menjadi 3,6 juta ton atau naik 20% dibandingkan dengan realisasi impor beras sepanjang tahun lalu sebanyak 3,06 juta ton. Dengan penambahan volume impor beras sebanyak 1,6 juta ton dari sebelumnya hanya 2 juta ton, menjadikan kuota impor beras pada 2024 merupakan yang terbesar lebih dari satu dekade. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa penambahan kuota impor beras sebanyak 1,6 juta ton dilakukan seiring dengan minimnya produksi beras dalam negeri. Setelah masa yang terlambat pada awal tahun ini, lanjutnya, membuat pemerintah memutuskan untuk menambah kuota impor beras tahun ini. “Tahun ini, 2 juta [ton impor beras] dan 1,6 juta. Hampir 3,6 juta [ton],” katanya seusai meninjau Pasar Klender, Jakarta Timur, Senin (26/2).

Saat ini, Zulkifli mengungkapkan sebanyak 1,4 juta ton beras telah dikuasai di gudang Perusahaan Umum (Perum) Bulog, sedangkan sebanyak 500.000 ton sedang dikapalkan. Berdasarkan data cadangan pangan pemerintah (CDP) per 23 Februari 2024, stok beras yang dikuasai pemerintah secara total sebanyak 1,37 juta ton. Direktur Impor Kementerian Perdagangan Arif Sulistiyo menyatakan pemerintah telah resmi menambah kuota impor beras tahun ini sebanyak 1,6 juta ton dari semula hanya 2 juta ton setelah disepakati dalam Rapat Koordinasi Koordinasi Terbatas (Rakortas) pada 5 Februari 2024. Data Kemendag mencatat, telah direalisasikan impor sebanyak 326.626 ton beras dari total 2 juta ton. Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto menyatakan Bulog masih memiliki sisa kuota penugasan impor beras sebanyak 1,5 juta ton yang cukup untuk menghadapi permintaan saat Ramadan atau Idulfi tri mendatang. 

 Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini menyebut hampir semua komoditas pangan utama mengalami kenaikan harga secara kumulatif hingga pekan keempat Februari 2024, di antaranya beras, cabai merah, telur ayam dan daging ayam ras. Selain harga beras, Pudji menyatakan kenaikan juga terjadi pada cabai merah. Harga cabai pada minggu keempat Februari naik sekitar 7,63% dibandingkan dengan Januari 2024 menjadi Rp57.521 per kg. Namun, 44% wilayah masih memiliki harga cabai lebih tinggi dari harga rata-rata nasional. Harga telur ayam ras juga mengalami kenaikan 1,47% dibandingkan harga pada Januari 2024. Di pekan keempat Februa ri 2024, jumlah wilayah yang mengalami kenaikan harga telur ayam bertambah menjadi 199 kabupaten/kota. Rata-rata harga telur ayam kini Rp30.231 per kg. Selain itu, rata-rata harga gula pasir di minggu keempat Februari sebesar Rp17.665 per kg. Terdapat 162 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga gula pasir.

Tags :
#Pangan #Beras
Download Aplikasi Labirin :