;

BLOK MIGAS : Akselerasi Survei G&G Proyek Abadi

Hairul Rizal 13 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan gas Bumi (SKK Migas) dan Inpex Masela Ltd. bakal mengakselerasi survei geologi dan geofisika (G&G) guna memastikan keberlanjutan proyek di Lapangan Abadi, Blok Masela ini.Inpex telah menyelesaikan kegiatan survei lapangan tambahan sebagai bagian dari revisi persetujuan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pengembangan blok ini. Penyelesaian survei lapangan tambahan itu berkaitan dengan observasi ekosistem terumbu karang dan resolusi aspirasi mewakili Maluku Barat Daya (MBD). 

SKK Migas bersama dengan Inpex telah memulai rangkaian kegiatan survei G&G onshore dan intertidal (zona pasang surut) sejak Februari 2024. “Kami memberikan apresiasi atas komitmen yang kuat dari Inpex untuk melakukan eksekusi atas program yang ada sehingga saat ini sudah banyak perkembangan positif kemajuan proyek tersebut”, kata Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro, dalam keterangan resminya, Selasa (12/3). Vice President Corporate Services Inpex Masela, Ltd. Henry Banjarnahor memastikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dalam melaksanakan rangkaian pengembangan proyek LNG Abadi. “Apresiasi kami sampaikan kepada SKK Migas yang terus bersama-sama mengawal proyek ini, harapannya kelancaran dan keberhasilan proyek ini,” kata Henry.

Gagap Mengatasi Masalah Pangan Saat Ramadan

Hairul Rizal 12 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Menjelang Ramadan dan Idulfitri, acap-kali terjadi kenaikan harga pangan. Namun, pada 2024, kenaikan harga pangan terbilang tidak biasa. Tirisnya pasokan tidak diantisipasi oleh pemangku kepentingan sehingga kenaikan harga terjadi di mana-mana. Pada Senin (11/3), seluruh harga pangan mengalami kenaik an secara nasional. Lonjakan harga terjadi pada komoditas beras, bawang merah, bawang putih bonggol, cabai, daging sapi, telur ayam, hingga minyak goreng. Berdasarkan data panel harga Bapanas, harga beras premium naik 1,09% menjadi Rp16.630 per kg dan harga beras medium naik 0,77% menjadi Rp14.430 per kg. Angka itu jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. 

HET beras premium adalah Rp13.900—Rp14.800 per kg dan medium Rp10.900—Rp11.800 per kg. Kenaikan harga beras terjadi sejak musim kampanye Pemilu 2024. Bantuan sosial (bansos) beras disinyalir menyebabkan lonjakan harga karena kenaikan permintaan. Selanjutnya, komoditas seperti bawang putih, cabai rawit, cabai merah keriting, daging ayam, telur ayam, dan tertinggi kenaikan harga daging sapi. Kenaikan harga pangan itu cukup bervariasi dalam setiap hari. Lonjakan harga pangan ini tak lepas dari peran pemerintah yang lamban dalam mengantisipasi pasokan. Terlebih lagi, pasokan bahan pangan tersebut rata-rata mengandalkan impor dari negara lain. Sebut saja daging sapi. Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi) telah membunyikan alarm tanda bahaya. Stok daging sapi terancam krisis saat Ramadan dan Idulfitri 2024. Para importir kesulitan mendatangkan daging sapi sebelum Idulfitri karena izin dari Kemendag baru dikeluarkan 22 Februari 2024. Dengan waktu sebulan, sementara Idulfitri jatuh awal April 2024, waktunya sangat mepet. Risikonya, importir mendapatkan harga yang jauh lebih mahal. Tidak hanya daging sapi, menurut harian ini, pemerintah pun gagap dalam mengatasi masalah komoditas pangan utama, yakni beras. Harga beras sejak awal tahun terus mengalami lonjakan. 

Pemerintah menuding El Nino menjadi pemicu pasokan beras turun karena gagal panen. El Nino adalah satu hal. Janji manis Presiden Joko Widodo saat kampanye untuk mewujudkan swasembada pangan hanya ‘pepesan kosong’. Angka impor beras dalam 2 tahun menjelang akhir masa pemerintahannya melonjak signifikan, bahkan mencatat rekor tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2023 impor beras mencapai 3,06 juta, melonjak 613,61% dibandingkan dengan 2022 yang tercatat 429.210 ton. Pada 2024, Jokowi kembali mengerek kuota impor beras menjadi 3,6 juta ton dari semula hanya 2 juta ton. Namun, pada akhir Februari 2024, pemerintah memutuskan untuk menambah kuota impor sebanyak 1,6 juta ton.

DISTRIBUSI MIGAS : MENGAKALI SERETNYA PASOKAN GAS

Hairul Rizal 12 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Penurunan produksi gas di sejumlah lapangan minyak dan gas bumi membuat pemerintah menghitung ulang alokasi komoditas sumber energi itu untuk memastikan kebutuhan nasional tetap terpenuhi. Indonesia bagian barat, termasuk Sumatra bagian tengah, Sumatra bagian selatan, dan Jawa bagian barat memerlukan tambahan pasokan gas di tengah menurunnya pasokan yang gas pipa yang bersumber dari sejumlah lapangan minyak dan gas bumi atau migas. Menyiasati hal tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ‘mengocok’ ulang alokasi gas yang saat ini tersedia dari wilayah lain. Otoritas energi nasional mesti mengalokasikan 11 kargo gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dari Lapangan Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat, untuk PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) agar kebutuhan di Indonesia bagian barat bisa terpenuhi. Menteri ESDM Arifin Tasrif menyebut, persoalan pasokan gas di Indonesia bagian barat terjadi karena peningkatan permintaan, termasuk dari sektor kelistrikan di tengah penurunan produksi gas. Keterbatasan infrastruktur pipa gas saat ini membuat pasokan dari wilayah yang sebenarnya mengalami kelebihan pasokan tidak dapat didistribusikan ke wilayah tersebut. Salah satu yang paling terasa adalah penurunan produksi gas dari Blok Corridor di Sumatra Selatan yang saat ini dikelola oleh PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC). PGAS sendiri mengalkulasi setidaknya butuh tambahan pasokan gas hasil regasifikasi sebanyak 73—355 BBtud sepanjang 2024—2034. Estimasi itu mengambil porsi 12% sampai dengan 54% dari keseluruhan pasokan gas untuk permintaan pelanggan PGN di tiga kawasan tersebut. 

“Sumber pasokan existing mengalami natural decline, dan hal ini tidak dapat dihindari sebagaimana tecermin dari terus berkurangnya produksi gas bumi di sumur-sumur yang sudah lama beroperasi,” kata Sekretaris Perusahaan PGAS Rachmat Hutama saat dihubungi. Berdasarkan kisaran harga pasar LNG pada 2024, perkiraan harga jual gas hasil regasifikasi LNG di pelanggan masih lebih rendah dibandingkan dengan over usage penalty. Dengan catatan, harga dapat berubah sesuai dengan perubahan harga pasar LNG pada saat pembelian. Sementara itu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK migas) tengah memprioritaskan volume LNG yang belum terkontrak atau uncommitted cargo dari Kilang LNG Tangguh & Bontang untuk PGAS. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi Suryodipuro menuturkan PGAS telah menyampaikan potensi tambahan penyeran gas oleh pembeli akhir dengan bersumber dari LNG. Aris Mulya Azof, Chairman Indonesia Gas Society, secara terpisah mengatakan bahwa penurunan produksi gas di Blok Corridor memang telah membuat sebagian konsumen PGAS mesti menerapkan sistem kuota untuk menyiasati merosotnya jumlah gas yang dikirim oleh kontraktor kontrak kerja sama. Salah satu opsi yang mungkin dilakukan untuk memenuhi permintaan gas di hilir, kata dia adalah penggunaan LNG melalui pemanfaatan terminal regasifikasi Lampung dan Jawa Barat. Adapun, Founder & Advisor ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto menyarankan pemerintah untuk memberi dukungan fiskal yang lebih intensif untuk PGAS di tengah defisit gas pipa dari sejumlah lapangan saat ini.

PERFORMA MANUFAKTUR : Sukacita Industri Sambut Ramadan

Hairul Rizal 12 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Pelaku industri menyambut Ramadan dengan sukacita, karena berharap bisa meningkatkan penjualan di tengah lesunya permintaan global. Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) meramal peningkatan permintaan di dalam negeri dapat mencapai 30% pada Ramadan 2024. Pesanan dari ritel untuk produk makanan dan minuman pun telah terasa peningkatannya sejak sebulan sebelum Ramadan. “Umumnya [permintaan] bisa [naik] 30% pada Ramadan. Kami harapkan Ramadan kali ini bisa tumbuh lebih,” ujar Ketua Umum Gapmmi, Adhi S. Lukman kepada Bisnis, dikutip Senin (11/3). Di sisi lain, Ramadan juga diperkirakan akan meningkatkan permintaan produk air minum dalam kemasan (AMDK) lebih dari 10% dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) Rachmat Hidayat mengatakan, periode Ramadan dan Lebaran menjadi booster untuk permintaan produk makanan dan minuman, termasuk AMDK. Sementara itu, juru bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan bahwa faktor Ramadan dan Hari Raya Idulfi tri mendatang telah mendukung naiknya optimisme para pelaku industri, terutama di subsektor industri makanan dan minuman, pakaian jadi, serta kendaraan bermotor.

INVESTASI FIKTIF : KPK Segera Panggil Saksi Kasus Taspen

Hairul Rizal 12 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menaikkan status perkara dugaan korupsi investasi fiktif PT Taspen (Persero) ke tahap penyidikan. Selanjutnya dilakukan pemanggilan saksi untuk diperiksa oleh penyidik lembaga antirasuah tersebut. Tim KPK sudah melakukan upaya pencegahan ke luar negeri terhadap dua orang, termasuk melakukan penggeledahan di beberapa lokasi, di antaranya di kantor Taspen. “Tentu pemeriksaan saksi-saksi yang akan menjadi prioritas lebih dahulu dalam rangka melengkapi alat bukti,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan melalui pesan singkat, Senin (11/3). Pada perkembangan sebelumnya, penyidik KPK telah menemukan sejumlah bukti terkait dengan perkara dugaan korupsi investasi fiktif saat menggeledah kantor Taspen, Jumat (8/3). Selain kantor Taspen, KPK juga menggeledah sebuah kantor swasta di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta. Pada kegiatan penggeledahan di dua lokasi tersebut, penyidik menemukan dokumen, barang bukti elektronik dan catatan keuangan yang diduga terkait dengan perkara dugaan korupsi Taspen. Barang-barang temuan penyidik KPK saat penggeledahan, terang Ali, akan segera disita sebagai barang bukti untuk berkas perkara korupsi di Taspen itu. Lembaga antirasuah menduga investasi fiktif Taspen dengan perusahaan lain merugikan negara ratusan miliar rupiah. Pencegahan ke luar negeri itu diajukan terhadap dua orang yang terdiri atas penyelenggara negara dan pihak swasta, kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham. Permintaan cegah itu berlaku untuk enam bulan pertama atau sampai dengan September 2024 dan bisa dilanjutkan sesuai dengan kebutuhan. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu dari dua orang tersebut adalah Direktur Utama Taspen Antonius N.S. Kosasih. Selain Antonius, KPK turut mengajukan pencegahan ke luar negeri terhadap Dirut PT Insight Investments Management Ekiawan Heri Primaryanto.

Makan Siang Gratis dan Beban Fiskal

Yoga 12 Mar 2024 Kompas (H)

Prinsipnya ”tidak ada makan siang gratis” dari program unggulan pasangan Prabowo-Gibran. makan siang gratis tersebut. Menkeu Sri Mulyani mengindikasikan pelebaran defisit anggaran 2025 menjadi 2,45-2,8 % atau naik dari defisit 2024 yang diperkirakan 2,29 % terhadap perekonomian atau PDB. Pelebaran defisit itu didorong peningkatan berbagai program sosial pemerintah baru. Salah satunya program makan siang gratis yang diprediksi menelan anggaran Rp 450 triliun setahun. Menanggapi berita tersebut, sebagaimana diberitakan Bloomberg, Senin (26/2) lembaga pemeringkat Fitch Ratings memperingatkan, program yang membutuhkan biaya 2 % dari PDB ini berpotensi meningkatkan utang pemerintah. Pada gilirannya nanti bisa menurunkan peringkat utang (credit rating) Indonesia.

Jika peringkat kredit turun, likuiditas akan berkurang dalam perekonomian dan perlu biaya lebih besar (suku bunga naik) untuk mendapatkannya. Dampaknya, perekonomian akan menyusut dan kesejahteraan masyarakat menurun. Kita tidak mau didikte oleh kemauan investor (asing). Namun, respons mereka perlu diperhatikan sebagai bagian dari kalibrasi terhadap kebijakan supaya tetap memiliki disiplin (pasar). Dengan demikian, program kerja menjadi lebih produktif dan berkesinambungan, serta bakal mencapai tujuan. Bukan sebaliknya, membebani fiskal dan memberi sinyal negatif pada pasar. Program makan siang gratis memiliki justifikasi yang valid; Indonesia perlu akselerasi kualitas SDM.

Meski begitu, tetap diperlukan kalibrasi terhadap rencana program unggulan tersebut. Pertama, implementasi program makan siang gratis dimulai dari daerah yang paling memerlukan, seperti daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Di daerah ini, pelaksanaan makan siang gratis akan memberi dampak penting, mulai dari perbaikan gizi, partisipasi sekolah, hingga pemberdayaan masyarakat lokal. Kedua, pembiayaannya perlu melibatkan pemerintah daerah, sektor swasta, bahkan tokoh masyarakat setempat. Di setiap masyarakat pasti ada tokoh atau kelompok masyarakat yang tingkat kesejahteraannya mencukupi untuk turut serta memberikan dukungan dalam pelaksanaan program makan siang gratis.

Jika anggaran program makan siang gratis Rp 450 triliun per tahun hanya bersumber dari negara, selain akan meningkatkan beban fiskal, juga muncul potensi tidak tepat sasaran atau dikorupsi. Implementasi teknis program makan siang gratis perlu dimatangkan terlebih dahulu, mulai dari tahapan pelaksanaan hingga sumber pendanaannya. Jangan biarkan publik berspekulasi terkait dengan implikasi pembiayaan, seperti realokasi anggaran subsidi BBM, peningkatan tarif PPN, atau penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS). (Yoga)

Antrean Pembeli Beras yang Memanjang

Yoga 12 Mar 2024 Kompas

Antrean pembeli beras berlangsung di banyak tempat, puncaknya terjadi setelah Pemilu 2024. Masyarakat berebutmembeli beras murah Bulog. Harga beras terus naik dan tinggi tidak hanya karena gangguan produksi padi, tetapi juga stok Bulog relatif kecil, dan ini berpengaruh terhadap rendahnya intervensi pasar serta impor terlambat. Pada saat yang sama, stok beras yang dikuasai penggilingan padi (PP) dan pedagang juga merosot jumlahnya sejak 2019. Akibatnya, gejolak harga beras di pasar akan sulit dikendalikan. Produksi padi turun cukup tajam di 2023, sebesar 2,05 %, atau berkurang 1,1 juta ton gabah kering giling (GKG). Gangguan iklim El Nino menyebabkan panen raya 2024 mundur 2-3 bulan.Biasanya panen raya pada bulan Februari, tetapi mundur menjadi April dan Mei. Ini memperparah kenaikan harga gabah dan beras. Pemerintah telah mengantisipasinya dengan menambah suplai beras dari impor agar Bulog dapat ”mengebom” pasar dalam negeri.

Pada 2023 impor beras Bulog mencapai 1,8 juta ton. Pada 2024 realisasi impor beras Bulog (Januari hingga 20 Februari) mencapai 3,5 juta ton. Sekarang, stok cadangan beras pemerintah (CBP) 1,46 juta ton, hampir seluruhnya berasal dari impor. Penyaluran CBP ditingkatkan, baik melalui pasar, terutama lewat program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), maupun non- pasar lewat program bansos beras. Pada tahun 2024 ini (hingga 20 Februari) penyaluran beras SPHP mencapai 275.000 ton dan bansos beras 203.000 ton. Namun, upaya pemerintah belum berhasil membendung sepenuhnya laju kenaikan harga beras. Kenaikan harga sudah terjadi sejak Juli/Agustus 2021. Bulog kurang berdaya dalam mengelola pasar karena rendahnya stok yang dimiliki. Keputusan impor terlambat, baru bisa direalisasikan di tahun 2023. Sekarang, harga beras kualitas medium telah mencapai Rp 13.000- Rp 14.000 per kilogram dan beras kualitas premium Rp 15.000-Rp 18.000 per kg.

Bulog menjual beras dalam kemasan 5 kg setara dengan Rp 10.600 per kg. Sebagian besar beras Bulog berkualitas premium, dengan broken 5 persen, berasal dari impor. Semakin tinggi selisih harga pasar dengan harga jual Bulog, semakin berjubel masyarakat memperebutkannya, apalagi kualitas beras Bulog bagus dan lebih murah Rp 5.000 per kg atau lebih. Antrean pembeli beras tambah panjang, membuat wajah pemerintah tercoreng. Upaya peningkatan produksi padi via peningkatan produktivitas haruslah dilakukan sembari mengatasi kehilangan hasil pada tahap pengeringan dan penggilingan padi. Pada saat yang sama, areal sawah harus diperluas. Tanpa upaya itu, hampir tidak mungkin Indonesia mampu menghindari impor beras (Yoga)

Dampak Keuangan Perlu Diantisipasi

Yoga 12 Mar 2024 Kompas

Pemerintah menahan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, hingga Juni 2024, di tengah tren kenaikan harga minyak mentah. Pemerhati minyak dan gas bumi berpendapat, keputusan politis itu bisa berdampak pada APBN ataupun keuangan Pertamina karena Indonesia merupakan negara pengimpor bersih minyak. Catatan Kompas, harga BBM nonsubsidi terakhir kali mengalami penyesuaian pada 1 Januari 2024. Biasanya Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi per tanggal satu setiap bulan, tetapi hal itu tidak dilakukan pada 1 Februari 2024 (sebelum Pemilu 2024) dan 1 Maret 2024. Pemerintah kemudian menyebut harga BBM tidak akan naik setidaknya sampai Juni 2024. Di sisi lain, hingga awal Maret 2024, harga minyak mentah dunia justru terus meningkat akibat pengetatan produksi oleh anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Menurut catatan Trading Economics, harga minyak merek Brent pada 8 Maret 2024 adalah 82,1 USD per barel atau lebih tinggi dibanding 8 Januari 2024 sebesar 76,1 USD per barel. Praktisi sekaligus pemerhati migas Hadi Ismoyo, dihubungi dari Jakarta, Senin (11/3) mengatakan, subsidi dan kompensasi BBM sejatinya memberatkan, baik bagi APBN maupun keuangan PT Pertamina (Persero). Terlebih jika upaya menahan atau menunda kenaikan harga BBM dilakukan di tengah tren meningkatnya harga minyak. Apabila harga terus ditahan, anggaran subsidi BBM pada APBN bisa membengkak. Oleh karena itu, perlu ada peta jalan besar untuk mengurangi subsidi BBM dan menggantinya ke jenis energi lain. Gas, misalnya, mengingat cadangan gas bumi Indonesia melimpah. (Yoga)

KEBIJAKAN FISKAL, Jangan Melampaui Batas

Yoga 12 Mar 2024 Kompas

Pekan lalu, Prabowo Subianto menghadiri acara Mandiri Investment Forum. Berdasarkan penghitungan cepat (quick count) berbagai lembaga survei, saat ini Prabowo bersama pasangannya, Gibran Rakabuming Raka, memimpin perolehan suara. Jika perhitungan riil KPU uga menetapkan Prabowo sebagai pemenang Pemilu 2024, ia akan dilantik sebagai presiden ke-8 Indonesia pada Oktober. Prabowo berbicara bagaimana meningkatkan rasio pajak yang saat ini tergolong masih rendah, yakni 10 % terhadap PDB, di bawah negara-negara peer Indonesia seperti Malaysia, Vietnam, dan Thailand pada kisaran 16-18 %. Prabowo ingin mencapai rasio pajak seperti negara-negara itu agar bisa membiayai belanja negara ke depan, yang diprediksi akan membengkak.

Terkait rencana peningkatan belanja negara, tentu saja ini menyangkut program unggulan Prabowo saat kampanye, yakni memberikan makan siang dan susu gratis kepada anak-anak sekolah, para santri, ibu hamil, dan anak balita di Indonesia. Namun, untuk membiayai program yang butuh anggaran besar tersebut, Prabowo tak percaya diri hanya mengandalkan penerimaan dari peningkatan rasio pajak. Prabowo menyinggung untuk menaikkan defisit anggaran agar bisa membiayai program-programnya. Menurutnya target defisit anggaran di 2 % bisa dinaikkan hingga 2,8 %, yang penting, masih di bawah batas maksimum defisit anggaran yang ditetapkan undang-undang, yakni 3 %.

Jika dibandingkan dengan penerimaan negara yang sekitar Rp 2.802 triliun dalam APBN 2024, rasio beban bunga terhadap penerimaan negara telah mencapai 17,7 %. Artinya hampir seperlima dari penerimaan negara hanya untuk membayar bunga utang. Jika rasionya semakin besar, tentu kemampuan Indonesia melunasi utang akan menurun sehingga memperbesar potensi default. Sebenarnya tidak salah jika Prabowo  ingin menaikkan belanja untuk membiayai program-programnya. Belanja negara yang meningkat tentu bagus untuk mendorong perekonomian. Namun, langkah utama dan terbaik untuk mendanai belanja adalah meningkatkan penerimaan, bukan memperbesar defisit dan berutang besar-besaran. Seharusnya pendiri Partai Gerindra itu fokus bagaimana meningkatkan rasio pajak. Jika benar rasio pajak bisa ditingkatkan ke level 16 %, itu sudah bisa menutup semua belanja yang diperlukan. (Yoga)

Menanti Keajaiban Ekonomi Lebaran

Yoga 12 Mar 2024 Kompas

Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa (12/3). Muncul harapan momentum Ramadhan dan perayaan Idul Fitri tahun ini bisa membawa peningkatan pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian. Dari tahun ke tahun Ramadhan dan Idul Fitri selalu berkontribusi mempercepat perputaran ekonomi nasional, karena pengeluaran untuk konsumsi masyarakat di periode ini cenderung lebih tinggi daripada hari-hari biasa. Tak hanya oleh masyarakat Muslim, semarak Ramadhan dan Lebaran juga turut diikuti hampir seluruh penduduk Indonesia. Tahun lalu, data Mandiri Spending Index menunjukkan belanja masyarakat mengalami akselerasi seiring dimulainya bulan Ramadhan pada akhir Maret 2023. Indeks nilai belanja pada Maret 2023 mencapai 136,4 atau tertinggi sejak Januari 2023. Pada periode Ramadhan, pengeluaran belanja meningkat dipicu oleh tradisi atau kebiasaan yang menjadikan bulan puasa sebagai momentum istimewa.

Pada waktu berbuka dan sahur, di meja makan keluarga Muslim yang menjalankan ibadah puasa kerap terhidang sajian yang relatif lebih beragam dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Kebiasaan ini bahkan bisa berlanjut hingga sepekan seusai Lebaran. Anggaran belanja masyarakat juga meningkat karena adanya tradisi membeli pakaian dan aksesori baru untuk dikenakan saat Idul Fitri. Terkerek naiknya permintaan masyarakat karena faktor-faktor tersebut ditopang oleh pembagian THR untuk karyawan, baik swasta maupun ASN. Belanja masyarakat yang masuk golongan miskin juga akan ditopang oleh pembagian zakat dan sedekah yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Peningkatan konsumsi masyarakat tidak hanya dinikmati sektor usaha berskala menengah ke atas, tetapi juga dinikmati oleh UMKM, yang terefleksi dari munculnya usaha-usaha dadakan yang menjual berbagai barang atau jasa, seperti takjil, kue kering, parsel untuk Lebaran, rental dan cuci kendaraan, hingga layanan bersih-bersih rumah.

Tradisi mudik dan rekreasi, terutama di periode libur Lebaran, juga ikut mendorong perekonomian. Tanda-tanda menggeliatnya pertumbuhan ekonomi yang didorong Ramadhan tahun ini sudah tecermin dari meningkatnya alokasi jumlah uang tunai yang disiapkan BI pada periode Lebaran kali ini. BI menyiapkan uang tunai sebesar Rp 197,6 triliun selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2024, meningkat dari tahun 2023 di Rp 195 triliun.  Wajar jika momentum Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri atau Lebaran selalu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di Tanah Air, mengingat masih tingginya ketergantungan putaran roda ekonomi nasional terhadap aktivitas konsumsi masyarakat. Mari kita sambut bulan suci tahun ini dengan khidmat, sukacita, dan penuh rasa optimism akan hadirnya keajaiban ekonomi. (Yoga)

Pilihan Editor