Perusahaan Tak Butuh Sarjana
Banyak perusahaan global yang makin mengabaikan gelar sarjana.
Mereka membutuhkan keterampilan dan kecekatan dibandingkan dengan berba gai
gelar. Sejak Desember tahun lalu, tidak sedikit perusahaan dunia yang percaya
diri dengan tidak mencantumkan syarat sarjana dalam setiap lowongan kerja.
Mereka lebih mendeskripsikan kemampuan yang dibutuhkan dan memanggil mereka
yang siap untuk berkompetisi merebut peluang itu. Hampir separuh perusahaan di
AS berencana menghapus syarat sarjana dalam iklan lowongan pekerjaan dalam survei
yang dilakukan oleh Inteligent.com pada November 2023. Survei terhadap 800
perusahaan di AS itu memberi wawasan baru tentang bagaimana perusahaan
berencana menghilangkan syarat gelar sarjana untuk lowongan kerja pada 2024.
Mereka juga tengah memikirkan alat lain yang bisa digunakan untuk mengevaluasi
kandidat pekerjaan.
Laporan Forbes terbaru menyebutkan, banyak perusahaan
beramai-ramai menghapus gelar sarjana dari iklan pekerjaan mereka. Mereka telah
mengubah konsep dari perekrutan berdasarkan gelar pendidikan ke perekrutan
berbasis keterampilan. Beberapa waktu yang lalu, Walmart mengumumkan rencananya
untuk menghapus keharusan syarat sarjana. Sebelumnya, General Motors mengatakan,
pihaknya mencabut keharusan syarat gelar empat tahun untuk banyak pekerjaan.
Awal tahun itu, Delta Air Lines menjadi berita utama karena menghapus gelar
sebagai prasyarat saat merekrut pilot. Penyebabnya, yang dibutuhkan perusahaan
adalah keterampilan, juga alasan sosial ekonomi, yakni orang makin sulit menjangkau
gelar sarjana.
Sejak pandemi, semakin banyak pemimpin bisnis yang mengatakan
gelar sarjana tidak lagi diperlukan untuk pekerjaan yang dapat menghasilkan banyak
uang. Mereka melihat banyak tenaga yang dengan pendidikan terbatas bisa mengerjakan
sejumlah tugas. Laporan Higher Edi Div menyebutkan, dengan meningkatnya biaya pendidikan
dan biaya hidup, mereka yang memiliki masalah ekonomi beralih mencari pendidikan
yang murah dan dirasa lebih cocok dibanding mencari gelar sarjana. Di
Indonesia, beberapa perusahaan mulai mencoba cara ini meski tidak terbuka. Mereka
mengatakan lebih melihat keterampilan kandidat dibandingkan dengan gelar yang
didapat. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023