;

THR: Buat Belanja, Tabungan, atau Bayar Utang?

Yoga 19 Mar 2024 Kompas

Tunjangan hari raya (THR) paling dinanti menjelang Lebaran. Bagi warga yang penghasilannya ngepas dan hidup dari gaji ke gaji, THR memberi ”sambungan napas” saat saldo menipis. Sementara bagi yang aman secara finansial, THR memberi ruang lebih untuk membeli baju baru, memberikan angpau Lebaran, atau mudik ke kampong halaman. Peredaran uang THR biasanya diharapkan menggerakkan ekonomi. Sebab, masyarakat akan membelanjakan uang lebih mereka untuk beragam kebutuhan di luar belanja rutin. Naiknya daya beli dan konsumsi warga bisa mengungkit pertumbuhan ekonomi. Namun, dalam skala personal, pertanyaan paling relevan adalah bagaimana kualitas pemanfaatan setiap orang dan keluarga dalam memanfaatkan THR.

Sari (35) adalah contoh pekerja yang memilih fleksibel dalam memanfaatkan uang THR-nya. ”Aku tidak pernah merencanakan, sih. Jadi, ngikut saja sesuai kebutuhan. Yang pasti biasanya untuk kebutuhan Lebaran, seperti beli tiket mudik atau kasih angpau buat keponakan,” ujar karyawan swasta yang berdomisili di Jakarta itu, Senin (18/3). Biasanya, uang THR-nya akan langsung habis tak bersisa karena kebutuhan Lebaran yang banyak. Aji (30), pekerja swasta asal Jakarta, sedikit lebih beruntung. Selama lima tahun bekerja, ia selalu bisa menabung dari uang THR. Ia tidak perlu menyisihkan uang THR-nya untuk membeli tiket mudik.

Paling-paling, sebatas merogoh kantong untuk memberi uang kecil kepada para keponakannya. Itu pun masih bisa ditutupi lewat gaji bulanan. Sementara, Aridha Pratama (29), karyawan swasta di Jakarta, menyiapkan rencana penggunaan THR. Berdiskusi dengan istrinya, ia mengalokasikan sebagian besar THR untuk ditabung guna mengantisipasi kebutuhan di masa datang. Sisanya digunakan untuk keperluan rumah tangga dan gaya hidup. Untuk sejumlah keperluan Lebaran tahun ini, ia tidak menggunakan THR.

Menurut perencana keuangan dari OneShildt, Risza Bambang, tetapkan skala prioritas untuk menentukan kebutuhan atau kewajiban yang lebih utama dibandingkan lainnya. ”Jumlahkan nilai dari semua kebutuhan tersebut, lalu bandingkan dengan nilai THR. Mudah-mudahan ada surplus. Kalau defisit, kurangi nilai yang tidak wajib sampai bisa dicukupi oleh nilai THR,” kata Risza. Nilai surplus yang didapat bisa dipakai untuk mengurangi atau melunasi utang. Di samping itu, bisa dimanfaatkan untuk investasi agar tujuan keuangan masa depan dapat lebih cepat terpenuhi. (Yoga)

1,8 Juta Anak Belum Diimunisasi

Yoga 19 Mar 2024 Kompas

Lebih dari 1,8 juta anak di Indonesia belum mendapatkan satu dosis pun imunisasi.Hal ini patut diwaspadai karena anak yang belum diimunisasi berisiko tertular dan menularkan penyakit berbahaya yang seharusnya bisa dicegah. Berdasarkan data Kemenkes, jumlah anak yang tidak mendapatkan imunisasi sama sekali atau zero-dose immunization secara akumulatif pada 2018-2023 mencapai 1.879.820 anak. Pada 2023, jumlah anak yang tidak mendapatkan imunisasi bertambah 432.615 anak. Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes Prima Yosephine mengatakan, cakupan yang belum optimal dan belum merata menjadi persoalan yang dihadapi Indonesia terkait pelaksanaan imunisasi pada anak.

Hal itu menyebabkan kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi masih sering ditemui di masyarakat. ”Anak yang tidak diimunisasi akan berisiko tinggi tertular penyakit berbahaya yang berisiko pada kecacatan dan kematian. Selain itu, jika masih ada anak yang tidak diimunisasi, kekebalan komunitas (herd immunity) juga tidak tercapai sehingga muncul kejadian luar biasa (KLB) atau wabah,” tuturnya dalam pertemuan media terkait pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia 2024 di Jakarta, Senin (18/3). Pada 2023 dilaporkan ada 94 KLB campak di 66 kabupaten/kota, 4 KLB rubela di 4 kabupaten/kota, 103 KLB difteri di 68 kabupaten/kota, 7 kasus polio cV-DPV2 di 7 kabupaten/kota, 1 kasus polio VDPV1 di 1 kabupaten/kota, 14 kasus tetanus neonatorum di 12 kabupaten/kota, serta 13 kasus meninggal akibat tetanus neonatorum di 11 kabupaten/kota.

Selain itu, sebaran kasus pertusis juga dilaporkan di 149 kabupaten/kota di 29 provinsi pada 2023. Prima menuturkan, apabila cakupan imunisasi pada anak tidak segera dilengkapi, berbagai risiko bisa terjadi. Selain munculnya kasus baru KLB, Indonesia juga dapat gagal mencapai target eliminasi campak-rubela yang ditargetkan pada 2026. Indonesia juga berisiko gagal mempertahankan status bebas polio yang dicapai sejak 2014. Ia menuturkan, cakupan imunisasi yang belum optimal salah satunya disebabkan keengganan orangtua membawa anaknya diimunisasi. Dari survei Nielsen yang dilakukan bersama Kemenkes dan Unicef, 38 persenorangtua mengaku tidak mau mengimunisasi anaknya karena takut akan pemberian imunisasi ganda.

Sebanyak 12 % mengaku takut akan efek samping yang bisa ditimbulkan dari imunisasi. Ketua Komisi Nasional Pengurus Pusat Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (Komnas KIPI) Hindra Irawan Satari menuturkan, edukasi terkait pentingnya imunisasi harus terus disampaikan kepada masyarakat. KIPI merupakan kondisi yang bisa terjadi. KIPI tersebut umumnya ringan dan terjadi secara cepat. KIPI bisa disembuhkan, baik tanpa maupun dengan pengobatan. Dengan imunisasi, usia harapan hidup seseorang bisa bertambah. Itu sebabnya, perlu ditingkatkan kesadaran masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan akan pentingnya imunisasi. (Yoga)

Susu Gratis, dari Mana Susunya?

Yoga 19 Mar 2024 Kompas

Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang hampir pasti memenangi Pilpres 2024 menjanjikan program susu gratis dalam upaya mewujudkan SDM unggul untuk Indonesia Emas 2045. Di tengah kondisi persusuan nasional yang sedang tidak baik-baik saja, dari mana sumber susu diperoleh? Prabowo pernah menyebutkan bahwa susu berasal dari sapi langsung karena mutunya lebih baik dibanding    susu kemasan pabrik. Namun, berdasarkan data BPS (2022), produksi susu segar dalam negeri hanya 968.980 ton atau 20 % dari kebutuhan nasional yang mencapai 4,4 juta ton. Meski mengalami kenaikan produksi setiap tahun, belum bisa mengejar angka kebutuhan dalam negeri. Sisanya masih dipenuhi dari impor. Tingkat konsumsi susu penduduk Indonesia masih rendah, yaitu 16 kg per tahun.

Sejatinya, kebutuhan susu terus meningkat, seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yang saat ini sudah mendekati 280 juta jiwa. Ini artinya pengembangan peternakan sapi perah lokal secara lebih professional menjadi kata kunci, mengingat peluang pasar susu nasionalterbuka lebar seiring tumbuhnya kebutuhan masyarakat. Minimnya produksi susu nasional dipicu dua hal: jumlah populasi sapi perah yang tak mencukupi dan rendahnya produktivitas sapi perah itu sendiri. Dari sisi produktivitas, sapi perah di Indonesia rata-rata hanya memproduksi 10 liter/ekor/hari. Jauh dari produksi susu sapi negara maju yang bisa mencapai 30 liter, bahkan 50 liter/ekor/hari. Sapi-sapi yang produktivitasnya rendah mayoritas dikelola peternak kecil dengan pengelolaan sapi yang masih tradisional. Pada poin inilah pilar swasembada susu nasional harus diberi penguatan.

Sejumlah perusahaan susu nasional yang menerapkan manajemen ternak dan teknologi yang baik bisa memiliki produktivitas susu 24 liter, bahkan 34 liter/ hari. Laju konsumsi susu di Indonesia yang tergolong rendah berdasarkan standar FAO, harus ditingkatkan. Program kerja capres-cawapres yang menjanjikan pemberian susu gratis patut diberi apresiasi. Namun, konsekuensi logisnya keran impor bakal dibuka. Tentu saja para importir susu dan sapi perah yang diuntungkan, Rencana impor 1,5 juta sapi perah untuk menyukseskan program susu gratis layak dikritisi. Bahkan, dalam dua tahun, akan ada 3 juta sapi perah untuk memproduksi susu untuk kebutuhan susu gratis bagi 82 juta anak. Mendorong penguatan swasembada susu guna meningkatkan konsumsi susu menjadi catatan penting bagi pemerintahan hasil Pemilu 2024. Siapa pun pemenangnya patut melakukan percepatan swasembada susu sapi 2030. (Yoga)

Kursus Warga Lansia Menjamur di China

Yoga 19 Mar 2024 Kompas

Saat ini, beragam kursus untuk warga lanjut usia menjamur di China. Cui Chunyun (60), pensiunan akuntan di Beijing, mengikuti kelas dansa. Ia mengikuti kelas itu untuk menjaga kebugaran dan bisa mengimbangi kelincahan kelima cucunya. Ia berharap bisa menunda masuk ke panti jompo. ”Saya ingin bisa bergerak, bahkan orang yang berusia di atas 70 tahun pun masih bisa menari. Kita harus bergerak untuk hidup,” katanya, Senin (18/3). Cui hanyalah satu dari ribuan warga lanjut usia China yang mengikuti kursus. Menjamurnya kursus untuk kelompok lansia ini disebut ”ekonomi perak” yang mengacu pada warna rambut uban. Populasi China yang menua dengan cepat memicu pasar untuk bisnis kursus yang lantas berkembang pesat itu. Fenomena ini berkebalikan dengan bisnis les untuk pelajar yang turun drastis.

”Industri pendidikan sedang bertransisi ke ekonomi perak,” kata Qiu Peilin, Kepala Lembaga Kursus Mama Sunset di Beijing. Mama Sunset adalah salah satu lembaga kursus untuk warga lansia. Sejak diluncurkan pada 2023, Mama Sunset telah membuka lima cabang di Beijing. Saat ini, Mama Sunset membuka 20 kelas berbeda bagi ribuan warga China berusia 50 tahun ke atas. Perusahaan konsultan Frost and Sullivan memperkirakan pasar pendidikan bagi warga lansia di China akan tumbuh 34 % pada 2027 menjadi 120,9 miliar yuan, naik dari 28 miliar yuan pada 2022. Pada dekade selanjutnya, sekitar 300 juta orang China akan pensiun. Jumlah itu setara hampir seluruh populasi AS.

Perusahaan penyedia pembelajaran daring bagi warga lansia terbesar di China, Quantasing, yang terdaftar di bursa Nasdaq, berencana mempekerjakan lebih banyak tutor taici dan pengobatan tradisional. Mereka berencana menambah kelas. Perusahaan itu juga berencana memanfaatkan basis murid-murid lansia untuk menjual produk dagangan. Beberapa produk di antaranya batang moxa, yang digunakan dalam pengobatan tradisional, dan baijiu, minuman keras tradisional China. Pada kuartal IV-2023, pendapatan Quantasing tumbuh 24,7 % dibandingkan periode yang sama 2022 menjadi 980,5 juta yuan. Sementara peserta terdaftar pada akhir 2023 melonjak 44,6 % dibandingkan periode yang sama 2022 menjadi 112,4 juta orang. (Yoga)

Awal 2024 Ekonomi China Solid

Yuniati Turjandini 19 Mar 2024 Investor Daily (H)

Ekonomi China mengawali perjalanan panjangnya di 2024dengan solid setelah sejumlah data yang dirilis pada Senin (18/3) melampaui ekspektasi. Namun memenuhi target pertumbuhan 5 % tahun ini, masih dibutuhkan sejumlah stimulus, terutama disisi permintaan. Sepanjang dua bulan pertama 2024, penjualan ritel China tercatat naik 5,5 %, lebih baik daripada prediksi kenaikan 5,2 %, menurut hasil jajak pendapat Reuters terhadap kalangan ekonomi. Sedangkan produksi industri naik 7 %, lebih tinggi dari estimasi pertumbuhan 5 %.

Data yang dirilis Senin itu menggenapi indicator ekspor dan inflasi konsumen yang dirilis belum lama ini dan jauh lebih baik dari perkiraan. Angka-angka tersebut memberikan dorongan awal bagi China yang berharap dapat mencapai target pertumbuhan produk domestic bruto (PDB) ambisius untuk tahun ini, yaitu 5 %. “Data aktifitas (ekonomi China secara luas stabil dan solid di awal tahun, walau ada yang berpikir penguatan itu mungkin hanya terjadi sekali saja,” kata Louise Loo, ekonom China dari Oxford Economics, kepada Reuters. (Yetede)

Antosipasi Ramadan, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 31,3 Triliun

Yuniati Turjandini 19 Mar 2024 Investor Daily

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan kebutuhan uang tunai Rp 32,3 triliun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai di masyarakat selama 30 hari ke depan. Persiapan tersebut untuk kebutuhan mulai 18 Maret hingga 16 April 2024 saat Ramadhan menjelang Idul Fitri 1445 H. Jumlah net kebutuhan uang tersebut naik 10,5 % dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya.

Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman mengatakan, langkah imi diharapkan dapat membantu nasabah memenuhi berbagai kebutuhan pada periode Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitrimendatang, terutama pada masa pembayaran THR ASN. Sebagian besar alokasi kebutuhan uang tunai tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian ATM Bank Mandiri yang diprediksi mencapai Rp 1,7 triliun selama periode tersebut. (Yetede)

Menaker: THR Harus Dibayar Penuh

Yuniati Turjandini 19 Mar 2024 Investor Daily

Menaker Ida Fauziyah menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers terkait tunjangan hari raya (THR) di kantor Kemenaker, Jakarta (18/3). Menaker menegaskan bahwa pembayaran batas akhir THR dapat dilakukan pada H-7 sebelum Idul Fitri 1445 Hijriah dan harus dibayarkan penuh oleh pengusaha, serta pemberiannya tidak dapat diberikan secara berjangka ataupun dicicil. (Yetede)

Menkeu Laporkan Debitur LPEI Terindikasi Korupsi ke Kejagung

Yuniati Turjandini 19 Mar 2024 Investor Daily

Menkeu Sri Mulyani menyerahkan laporan ke kejaksaan Agung (Kejagung) tentang empat perusahaan yang terindikasi melakukan dugaan tindak pidana korupsi (fraud) dalam pemberian fasilitas kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang terdiri atas beberapa tahapan (batch), dengan batch 1 yang terdiri atas 4 perusahaan terindikasi fraud dengan total sebesar Rp 2,50 triliun.

“Hari ini secara khusus kami sampaikan 4 debitu yang terindikasi fraud dengan ourstanding pinjaman Rp 2,5 triliun. Kami terus menegaskan kepada direksi dan manajemen LPEI untuk terus meningkatkan peranannya dan tanggung jawabnya dan harus membangun tata kelola yang baik,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (18/3). (Yetede)

97.465 Phishing Keuangan Sasaran Sektor Bisnis RI

Yuniati Turjandini 19 Mar 2024 Investor Daily

Kapersky, perusahaan penyedia solusi dan konsultasi security siber global asal Rusia, mendeteksi 97.465 tautan phishing yang menyasar transaksi keuangan pada sektor perdagangan secara electronic (e-commerce), perbankan dan sistem pembayaran di Indonesia pada 2023. Jumlahnya berkontribusi 21,38 % dari total 455.708 upaya serangan phishing yang menyasar keuangan pada tiga sektor bisnis tersebut di kawasan Asia Tenggara.

Serangan phising ke sektor bisnis tanah air tersebut menempati peringkat ketiga di kawasan Asia Tenggara.  Phishing merupakan upya penjahat siber untuk mencuri data pribadi dengan mengirimkan tautan atau identitas palsu, atau menyamar sebagai institusi yang sah. Aksi mereka lakukan untuk mencuri data terkait keuangan guna menangguk keuntungan, mulai dari kata sandi, nomorkartu kredit, detail rekening bank dan informasi lain dari individe maupun perusahaan. (Yetede)

Segmen Business Hotel Diperkirakan Tumbuh 8 %

Yuniati Turjandini 19 Mar 2024 Investor Daily

Sejumlah factor diprediksi mendongkrak bisnis hotel (hospitality) di Indonesia pada 2024. Selain ditopang industri pariwisata, bagi segmen hotel bisnis (business hotel) di Jakarta, unsur pendukung utama adalah bergulirnya meeting, incentives, confrences dan exhibition (MICE). Di sisi lain, gairah bisnis sektor hospitality di Jakarta terekam dari rencana masuknya delapan hotel baru sepanjang tahun ini.

Menurut Satria Wei, Head of Hosppitality Services Colliers Indonesia, sejak awal 2022, kinerja sektor perhotelan di Indonesia telah terlihat mengalami perkembangan yang positif dan signnifikan. “Untuk segmen hotel bisnis, Collier Indonesia memproyeksikan peningkatan 6-8 % dibandingkan tahun 2023. Kinerja positif segmen hotel bisnis tahun 2024 didorong adanya berbagai kegiatan meeting, incentive, dan exhibition (MICE) yang didominasi sektor swasta maupun pemerintah,” kata dia. (Yetede)

Pilihan Editor