Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Manajemen Sritex harapkan putusan keberlanjutan usaha
Manajemen PT Sri Rejeki Isman Tbk atau PT Sritex berharap kurator dan hakim pengawas menyetujui usulan going concern atau asas keberlanjutan usaha. Perusahaan perlu beroperasi demi menjamin hajat hidup ribuan pekerja yang dibayangi PHK. Kasasi ke MA jadi tumpuan pencabutan putusan pailit. Harapan itu mengemuka di sela-sela kegiatan doa bersama ribuan pegawai PT Sritex di Lapangan Sandang Sejahtera PT Sritex, Kabupaten Sukoharjo, Jateng, Jumat (15/11). Usulan going concern diajukan para kreditor dan buruh Sritex dalam rapat kreditor di PN Semarang, Kota Semarang, Jateng, Kamis (14/11).
”Kalau dari hakim pengawas tidak mengizinkan keberlanjutan usaha, atau going concern itu, dalam tiga minggu ke depan kami kehabisan bahan baku. Dari 2.500 karyawan yang sudah kami rumahkan, jumlahnya akan bertambah seiring berjalannya waktu,” kata Dirut PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto seusai acara tersebut. Putusan pailit mengakibatkan PT Sritex kehilangan hak untuk mengelola dan menguasai hartanya. Kedua hak itu berpindah ke tangan kurator dan hakim pengawas yang ditunjuk pengadilan.
Dampaknya, perusahaan itu tidak lagi bisa membeli bahan baku atau menjual barang-barang yang sudah produksi. Sejauh ini, pekerja yang dirumahkan atau diliburkan se mentara berasal dari sektorspinning dan weaving. Hanya finishing dan garmen yang masih beroperasi. Iwan mengatakan, pihaknya tetap memenuhi hak pekerja selama libur sementara. Pihaknya menjamin pegawainya dipekerjakan lagi ketika kondisi perusahaan kembali normal. (Yoga)
Menkomdigi Kerja Sama dengan OJK untuk Berantas Judol
Wajah Baru senirupa Banjarmasin
Sebanyak 22 karya seni rupa dipajang di Rumah Anno 1925 di tepian Sungai Martapura, Kota Banjarmasin, Kalsel. Dari 22 karya yang dipajang, sebanyak 20 merupakan lukisan, 1 mural, dan 1 instalasi. Beberapa pengunjung mendatangi Rumah Anno 1925 pada Rabu (13/11) sore. Setelah membayar tiket masuk seharga Rp 20.000, mereka masuk ke rumah peninggalan kolonial Belanda itu untuk melihat berbagai karya seni rupa. Mereka juga menuliskan kesan sebelum meninggalkannya. ”Event yang sangat bagus. Saya sangat suka dengan lukisannya. Beruntung bisa langsung ketemu pelukisnya,” tulis Diva, salah seorang pengunjung. Nazwa Umairoh, pengunjung lain, senang bisa menyaksikan pameran seni rupa itu. ”Sukses terus untuk para senimannya,” kata mahasiswi Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat ini.
Pameran seni rupa di Rumah Anno 1925 merupakan salah satu agenda Banjarmasin Art Week (BAW) III 2024 yang digelar pada 9-17 November 2024. Di acara pameran seni rupa ini, pengunjung bisa bertemu langsung dengan seniman rupa dan menyimak obrolan para perupa dalam Artist Talk. Devi Silvia (31), perupa dari Banjarmasin, menuturkan, dirinya baru pertama kali ikut pameran seni rupa dalam rangkaian acara BAW. Namun, ia pernah mengikuti pameran lukisan Bias Borneo. Di pameran ini, Devi menampilkan mural pada dinding berukuran 200 x 400 cm, diberi judul ”Predator” yang terinspirasi dari pengalamannya sehari-hari sebagai guru di sebuah TK. Devi mengatakan, kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur makin menjadi, bahkan tak pandang jender. Seolah anak adalah sasaran empuk bagi para paedofil atau predator seksual.
Direktur Kepanitiaan BAW 2024, Muhammad Ali Nafiah Noor mengatakan, Dari panggilan terbuka karya, tersaring 22 karya seni rupa (20 lukisan, 1 mural, dan 1 instalasi) serta tiga karya seni pertunjukan yang mewakili seni tari, musik, dan teater. Guna melengkapi karya perupa muda itu, ditampilkan juga karya perupa senior Kalsel, Misbach Tamrin, Nanang M Yus, Rokhyat, dan Cahyo Purwadi, yang masih aktif berkarya. ”Mereka ikut dalam pameran kali ini sebagai undangan,” katanya. Ketua Dewan Kesenian Banjarmasin Hajriansyah mengatakan, BAW hadir sejak 2022 untuk menjembatani pikiran serta gagasan kesenian seniman dan pemikir seni dengan masyarakat luas. Pameran seni rupa di Banjarmasin seyogianya tidak hanya memantik tumbuhnya perupa-perupa muda, tetapi juga memantik kehidupan berkesenian di Banjarmasin. (Yoga)
Sinyal Serius lemahnya penegakan hukum korupsi
PN Jaksel, Selasa (12/11) mengabulkan praperadilan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Sementara ini ia pun bebas. Sebelumnya, KPK menetapkan Sahbirin sebagai tersangka korupsi kasus pengadaan barang dan jasa di Pemprov Kalsel. KPK bisa saja meneruskan penanganan kasus karena putusan praperadilan oleh hakim tunggal PN Jaksel, Afrizal, tak diikuti dengan perintah penghentian penyelidikan dan penyidikan perkara korupsi itu (Kompas, 13/11/2024). Sehari setelah memenangi gugatan praperadilannya, Sahbirin mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya. Isu ini memberi sinyal serius bagi negara mengenai lemahnya penegakan hukum yang memberikan peluang bagi tersangka untuk memakai praperadilan sebagai perisai.
Selain itu, ada masalah pula dengan profesionalisme penegak hukum sehingga ada celah bagi hakim untuk membatalkan proses hukum terhadap tersangka korupsi. Padahal, Presiden Prabowo mengingatkan, korupsi adalah kanker ekonomi. Sebagai ancaman besar, korupsi dapat menggerogoti sistem perekonomian nasional dan mengancam kesejahteraan rakyat serta melemahkan kepercayaan publik kepada penyelenggara negara. Cerita Sahbirin menunjukkan pemberantasan korupsi bukan sekadar penangkapan dan pengadilan, melainkan penegakan keadilan yang seharusnya bisa bertahan dari tekanan. Menggugurkan status tersangka melalui praperadilan memang sah menurut hukum, tetapi seharusnya tidak menjadi jalan pintas untuk lari dari jeratan hukum.(Yoga)
Waspada DBD saat musim hujan tiba
Intensitas hujan yang mulai meningkat menandakan musim hujan telah tiba. Memasuki musim hujan, masyarakat harus tetap waspada akan risiko berbagai penyakit, salah satunya demam berdarah dengue. Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Yudhi Pramono, di Jakarta, Kamis (14/11) menuturkan, kasus DBD banyak dilaporkan saat musim hujan. Biasanya, lonjakan kasus akan terjadi mulai awal bulan Desember. ”Peningkatan risiko demam berdarah ini semakin tinggi dengan terjadinya fenomena El Nino dan perubahan iklim. Di Indonesia, penyakit demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan dengan beban penyakit yang cukup tinggi dan sering menimbulkan kejadian luar biasa,” tutur Yudhi.
Dari data Kemenkes, jumlah kasus DBD, baik kasus penyakit maupun kasus kematian, pada 2024 dilaporkan lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2023, secara kumulatif dilaporkan ada 114.720 kasus DBD dengan 894 kematian. Sementara pada tahun 2024 hingga minggu ke-43 sudah dilaporkan terdapat 210.644 kasus dengan 1.239 kematian. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Ina Agustina menambahkan, selain peningkatan kasus, data juga menunjukkan terjadi perluasan jumlah kabupaten atau kota yang terjangkit DBD. Pada 2023 dilaporkan 478 kabupaten/kota dengan kasus DBD, pada 2024 sebanyak 482 kabupaten/kota sudah melaporkan adanya kasus penyakit tersebut. kewaspadaan akan penularan DBD penting untuk ditingkatkan lantaran hampir semua kabupaten atau kota di Indonesia sudah dinyatakan endemis dengue. (Yoga)
Hilirisasi sebagai fondasi bari Ekonomi Nasional
Ambisi pemerintah menjadikan hilirisasi sebagai fondasi baru ekonomi nasional mesti disertai kesadaran korporasi untuk menjalani prinsip keberlanjutan. Upaya perusahaan mengintegrasikan bisnis utama dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola, atau ESG penting bagi keberlangsungan usaha dalam jangka panjang. Hal tersebut disampaikan Chairperson of ESG Task Force Kadin Indonesia, Maria Rosaline Nindita Radyati, dalam diskusi terbatas CEO Connect dengan tema ”Indonesia Emas 2045: Optimalisasi Hilirisasi dan Kolaborasi Industri dalam Meningkatkan Penerapan ESG di Indonesia” yang digelar harian Kompas dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) di Jakarta, Rabu (13/11). Maria menekankan, berdasarkan prinsip ESG, risiko keberlanjutan yang dihadapi industri dalam menjalankan program hilirisasi tidak hanya datang dari aspek lingkungan dan tata kelola, tetapi juga aspek sosial.
Ia menyoroti pentingnya perusahaan menghormati HAM, mmastikan kesejahteraan karyawan, dan berkontribusi terhadap masyarakat. ”Dalam melakukan hilirisasi, perusahaan harus mempersiapkan aspek sosial seoptimal mungkin. Bukan hanya terhadap karyawan, konsumen, atau supplier, melainkan juga dari calon mitra bisnis, serta komunitas masyarakat yang terdampak jalannya bisnis,” ujarnya. Dalam rezim ekonomi global saat ini, kata Maria, ESG bukan sekadar tanggung jawab moral perusahaan terhadap aspek keberlanjutan, tetapi juga kunci daya tarik investasi. Rating ESG yang rendah dapat menghambat minat investor berinvestasi sehingga dapat mengganggu jalannya program hilirisasi. (Yoga)
Banyak Bus Pariwisata di Jabar Tidak Laik Jalan
Masyarakat yang berencana liburan Natal dan Tahun Baru menggunakan bus di Jabar diminta lebih teliti saat memilih bus pariwisata. Sebab, berdasarkan pemeriksaan Badan Pengelola Transportasi Darat Jabar, 1.090 bus pariwisata di wilayah ini tidak laik jalan. Data itu berdasarkan hasil pemeriksaan petugas Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jabar lima bulan terakhir di destinasi wisata di sejumlah daerah di Jabar, seperti Subang, Bandung, Bandung Barat, dan Garut. Dari total 3.651 bus pariwisata yang diperiksa, 1.090 bus tak laik jalan. Kasi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau Penyeberangan, dan Pengawasan BPTD Jabar Agus Gunadi di Bandung, Kamis (14/11) menyatakan, mayoritas bus itu tidak laik jalan karena tak punya hasil uji kendaraan bermotor atau kir.
Padahal, kir wajib dilaksanakan setiap enam bulan untuk angkutan penumpang atau barang. Selain masalah kir, BPTD Jabar juga menemukan pelanggaran dalam kartu pengawasan (KPS). Banyak bus yang diperiksa memiliki KPS yang masa berlakunya habis. ”Semua temuan ini telah ditindak lanjuti dan dilaporkan kepada Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub. Upaya ini untuk evaluasi izin operasi ribuan bus yang tidak laik jalan,” kata Agus. Ia menambahkan, masyarakat diimbau lebih teliti memilih bus pariwisata saat libur Natal dan Tahun Baru. Saat memilih bus, warga diharapkan memeriksa apakah bus itu memiliki hasil uji kir terkini atau tidak. Menurut Agus, bus pariwisata yang tidak laik jalan memiliki risiko tinggi kecelakaan karena tidak memiliki rute trayek tetap.
Bus ini bisa berjalan ke mana saja sesuai permintaan pengguna. Tahun ini, setidaknya terjadi dua kecelakaan besar bus pariwisata di Jabar. Pertama, kecelakaan tunggal bus Putera Fajar yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana asal Depok, Jabar, di Ciater, Subang, 11 Mei 2024. Peristiwa yang dipicu gagalnya sistem rem bus ini mengakibatkan 11 korban tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Kedua, kecelakaan bus wisata Blue Star yang membawa rombongan dosen Universitas Pamulang di Tol Cipali di Majalengka, Jabar, pada 24 Juli 2024. Seorang dosen tewas dalam insiden ini. (Yoga)
Warga berharap pengawasan dan pembatasan jam operasional truk dilanjutkan
Warga menilai pembangunan delapan pos pantau dan pengawasan jam operasi efektif mencegah kecelakaan lalu lintas. Mereka berharap pengawasan dan pembatasan jam operasional truk dilanjutkan demi mencegah risiko kecelakaan. Pada Kamis (7/11) truk pengangkut material tanah berpelat polisi B 9304 KYW yang dikendarai DWA (21) menabrak seorang anak,ANP (9), sehingga mengalami luka serius di bagian kaki, di Jalan Salembaran, Melayu Timur, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten. Warga melampiaskan kemarahannya dengan membakar truk kontainer atau kerap disebut ”transformer” dalam kecelakaan itu. Kemarahan warga didorong fakta bahwa kecelakaan serupa sering terjadi sebelumnya.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho mengatakan, polisi terus berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang untuk mengawasi lalu lintas dan membatasi jam operasional truk di Jalan Salembaran pada pukul 22.00-05.00 WIB. ”Sejak Sabtu (9/11) hingga saat ini (Kamis, 14/11) diterapkan larangan truk melintas. Pembatasan ini untuk menjaga kondusivitas kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat). Kami juga dirikan delapan pos pantau,” ujar Zain. Pos pantau itu tersebar di Rawa Bokor, Kecamatan Benda; Kebon Nanas, Kecamatan Tangerang; Buaran Indah, Kecamatan Cipondoh; Suryadharma, Kecamatan Neglasari; Telesonic dan Palem Semi, Kecamatan Jatiuwung; Cadas, Kecamatan Sepatan; dan Bojong Renged, Kecamatan Teluk Naga. Setiap pos dijaga petugas gabungan Polres Metro Tangerang Kota, anggota TNI, petugas dishub dan satpol PP. (Yoga)
Pada KTT APEC Indonesia Bahas Kemiskinan
Presiden Prabowo Subianto melanjutkan lawatan luar negeri ke Peru, untuk membahas isu kelaparan dan kemiskinan. Presiden dijadwalkan membahas itu dalam KTT Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC). KTT APEC digelar di Lima, Peru, 14-15 November 2024. KTT itu menjadi forum multilateral pertama Prabowo sebagai Presiden RI. Sementara Peru merupakan negara ketiga yang disambangi Presiden setelah dilantik.
Sebelum ke Peru, Presiden terlebih dulu ke China dan AS. Sejumlah isu dijadwalkan dibahas Presiden dalam KTT APEC. Ada upaya Indonesia melawan kemiskinan dan kelaparan. Selain itu, Presiden juga berbicara tentang reformasi kelembagaan dan tata kelola dunia. Di sela KTT APEC, digelar pula serangkaian pertemuan bilateral dan forum lain. Dalam siaran pers Istana Kepresidenan disebut, Presiden akan menggelar pertemuan bilateral dengan pemimpin sejumlah negara. (Yoga)
Perhatikan Tenaga Pengajar yang Merupakan Faktor Kunci Keberhasilan Pendidikan
Keberadaan guru sebagai tenaga pengajar merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan pendidikan di Indonesia. Sayangnya baik jumlah maupun kualitas guru di Indonesia terbilang terbatas, dengan tingkat kesejahteraan yang rata-rata masih dibawah standar. Di tambah lagi, saat ini banyak guru yang mengalami tindakan kriminalisasi yang membuat nasib pahlawan tanpa tanda jasa ini makin memprihatinkan. Karena itu, pemerintah perlu memberi perhatian serius terhadap permasalahan guru di Indonesia, agar target menuju Indonesia Emas 2045 bisa terealisasi.
Menurut Data Pokok Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah yang dirilis kemdikbud.go.id, pada Semester Ganjil 2024/2025 terdapat 3,39 juta Guru di Tanah Air, tersebar diseluruh provinsi di Indonesia, termasuk tenaga pengajar Indonesia yang ditempatkan di luar negeri sebanyak 845 orang. Tenaga pendidik kebanyakan berada di Pulau Jawa, yakni sebanyak 44,1%. Sebaliknya, provinsi paling minim guru tercatat mendominasi Indonesia bagian timur. Papua Selatan sebanyak 8,4 guru, diikuti oleh Papua Barat Daya (10 ribu guru), Papua Tengah (10,1 ribu guru), dan Papua Barat (10,4 ribu guru). (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









