Waspada DBD saat musim hujan tiba
Intensitas hujan yang mulai meningkat menandakan musim hujan telah tiba. Memasuki musim hujan, masyarakat harus tetap waspada akan risiko berbagai penyakit, salah satunya demam berdarah dengue. Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Yudhi Pramono, di Jakarta, Kamis (14/11) menuturkan, kasus DBD banyak dilaporkan saat musim hujan. Biasanya, lonjakan kasus akan terjadi mulai awal bulan Desember. ”Peningkatan risiko demam berdarah ini semakin tinggi dengan terjadinya fenomena El Nino dan perubahan iklim. Di Indonesia, penyakit demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan dengan beban penyakit yang cukup tinggi dan sering menimbulkan kejadian luar biasa,” tutur Yudhi.
Dari data Kemenkes, jumlah kasus DBD, baik kasus penyakit maupun kasus kematian, pada 2024 dilaporkan lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2023, secara kumulatif dilaporkan ada 114.720 kasus DBD dengan 894 kematian. Sementara pada tahun 2024 hingga minggu ke-43 sudah dilaporkan terdapat 210.644 kasus dengan 1.239 kematian. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Ina Agustina menambahkan, selain peningkatan kasus, data juga menunjukkan terjadi perluasan jumlah kabupaten atau kota yang terjangkit DBD. Pada 2023 dilaporkan 478 kabupaten/kota dengan kasus DBD, pada 2024 sebanyak 482 kabupaten/kota sudah melaporkan adanya kasus penyakit tersebut. kewaspadaan akan penularan DBD penting untuk ditingkatkan lantaran hampir semua kabupaten atau kota di Indonesia sudah dinyatakan endemis dengue. (Yoga)
Postingan Terkait
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023