;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

Memacu Investasi Kendaraan Listrik

16 Jan 2023

Pekan lalu, kita kembali dihebohkan dengan rencana Tesla Inc., berinvestasi di Indonesia. Tesla, produsen mobil listrik milik Elon Musk, dan Pemerintah Indonesia dikabarkan mendekati kata sepakat untuk membangun fasilitas produksi di Indonesia. Tesla berencana membangun pabrik mobil listrik dengan kapasitas produksi 1 juta unit per tahun. Fasilitas yang akan dibangun juga bakal melayani berbagai fungsi, termasuk produksi dan rantai pasok. Hubungan dengan Tesla memang dijalin pemerintah sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, Presiden Joko Widodo sempat menyambangi Elon Musk langsung di markas SpaceX di Boca Chica, Texas, Amerika Serikat. Kondisi pasar Indonesia yang atraktif juga tecermin dari komitmen investasi untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik dari LG yang mencapai US$8,9 miliar, dan CATL senilai US$5,2 miliar. Selain itu, ada juga Foxconn yang menyiapkan modal sebanyak US$8 miliar, dan Hyundai Motor senilai US$1,5 miliar. Namun, dari sederet komitmen dan minat investasi yang telah disampaikan pemerintah selama ini, belum semua yang terealisasi. Padahal, permintaan akan kendaraan listrik akan terus meningkat.

ASIMILASI Dari Kuli Kontrak hingga Jadi Bupati

16 Jan 2023

Festival Koeli Kontrak di Kebun Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Sabtu-Minggu (14-15/1) menjadi pengobat rindu generasi ”Jawa Deli” pada kehidupan leluhur mereka. Pertunjukan kesenian rakyat ketoprak dor, pertunjukan yang lahir dari peradaban perkebunan tembakau, berjudul ”Sang Koeli Kontrak” menjadi puncak festival itu. Puluhan ribu kuli kontrak didatangkan dengan kapal dari Jawa ke Pelabuhan Belawan, Medan, pada awal 1900-an. Dalam buku berjudul Kuli yang ditulis MH Szekely-Lulofs digambarkan, para kuli kontrak awalnya terkejut melihat hutan belantara di Tanah Deli yang akan mereka buka menjadi perkebunan tembakau. Kepala Desa Saentis Asmawito mengenang, kakeknya menjadi salah seorang dari puluhan ribu kuli kontrak yang didatangkan dari Jawa. Ia kemudian menikah di Deli dan beranak pinak di daerah itu. Menurut Asmawito, sejarah kuli kontrak selain penuh perbudakan dan penderitaan juga membawa kemakmuran dan mengangkat mereka dari kemiskinan dan utang yang melilit di kampung halaman.

Bupati Serdang Bedagai periode 2013-2021, Soekirman, merupakan generasi ke-4 kuli kontrak. Kakek buyutnya berasal dari Purworejo, Jateng. Soekirman berhasil menjadi tokoh masyarakat karena pendidikan. Ia menyelesaikan studi di Fakultas Pertanian USU. Ia menjadi konsultan pertanian organik hingga terpilih menjadi Wakil Bupati Serdang Bedagai pada 2005 dan menjadi bupati sejak 2013. Persaudaraan generasi kuli kontrak juga sangat kuat sampai muncul istilah ”Sedulur Tunggal Sekapal”. Falsafah itu menggambarkan bahwa mereka adalah saudara satu kapal yang membawa dari Jawa hingga Tanah Deli, berbulan-bulan, sehidup semati. Agus Susilo dan Ayub, salah satu penggagas Festival Koeli Kontrak, menyebut, festival itu jadi ziarah pada kehidupan kuli kontrak generasi awal. Festival merekonstruksi ulang metamorfosis kuli kontrak hingga ada yang menjadi bupati, rektor, dan pengusaha, (Yoga)


PANDEMI COVID-19, Insentif Sebagian Tenaga Kesehatan Belum Dibayar

16 Jan 2023

Selama 2022, terdapat 241 laporan tenaga kesehatan di sejumlah daerah yang belum menerima insentif penanganan pandemi Covid-19. Salah satu alasan keterlambatan pembayaran tersebut ialah mulai tahun 2022 insentif dibebankan kepada APBD. Demikian laporan yang dihimpun LaporCovid-19 yang disampaikan secara daring, Minggu (15/1) di Jakarta. Laporan tersebut berasal dari 18 provinsi. Provinsi dengan laporan terbanyak adalah Jabar (18), Jatim (14), DKI Jakarta (10), dan Jateng (4). Provinsi lainnya yang masuk dalam laporan, antara lain, Sumut, Bali, Lampung, Sumbar, dan Sulut. Laporan paling banyak dari rumah sakit swasta (43), rumah sakit milik pemerintah kota (12), rumah sakit milik pemprov (9), dan rumah sakit milik pemerintah pusat (8). Ada juga laporan dari puskesmas dan rumah sakit lapangan. ”Kendala penyaluran insentif paling banyak adalah insentif terhenti. Ada yang sudah dibayar di 2021,tetapi belum dibayar di 2022 walau sudah didata nama (tenaga kesehatan) sampai rekeningnya,” kata Koordinator Advokasi LaporCovid-19 Siswo Mulyartono.

Kendala pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) adalah perubahan kebijakan. Pada 2021 insentif nakes ditanggung pemerintah pusat. Pada 2022 insentif nakes di rumah sakit milik pemda dibebankan ke APBD. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, insentif nakes dibebankan ke APBD dan menjadi tanggung jawab daerah. ”Sudah ada permenkes tentang ini yang jadi kewajiban daerah,” katanya melalui pesan singkat. Kadis Kesehatan Kota Semarang M Abdul Hakam menyebutkan, pembayaran insentif tenaga kesehatan adalah kewajiban Kemenkes. Selama ini, dinas kesehatan di kabupaten/kota hanya bertugas memverifikasi dan memvalidasi data nakes. ”Penyaluran dana insentif dilakukan langsung ke rekening tenaga kesehatan,” katanya. Wiwik Dwi Pristiati dari Humas RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang mengatakan, pihak rumah sakit tidak pernah mendapatkan transfer dana insentif nakes baik dari Kemenkes maupun dinas kesehatan. (Yoga)


Industri Manufaktur Makin Ekspansif

16 Jan 2023

Kinerja industri manufaktur diperkirakan bakal menggeliat kuat pada triwulan pertama tahun ini. Selain musim panen pertanian dan perkebunan, pertumbuhan industri manufaktur juga ditopang adanya bulan Ramadhan yang akan meningkatkan permintaan masyarakat. Berdasarkan Prompt Manufacturing Index (PMI) yang dirilis BI, kinerja industri manufaktur atau pengolahan pada triwulan I-2023 berada di level 53,3 %, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya, di 50,06 %. Indeks di atas 50 % menunjukkan sinyal ekspansi dunia usaha, sedangkan angka dibawah 50 % menunjukkan kontraksi. Dalam keterangannya akhir pekan lalu, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan, seluruh subsektor industri pengolahan diperkirakan berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi terjadi pada subsektor tekstil, barang kulit, dan alas kaki.

Perkiraan ekspansi dunia usaha juga tertuang dalam Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dirilis BI. Peningkatan kegiatan usaha diperkirakan terjadi pada sektor primer dan sekunder, antara lain sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan sejalan dengan masuknya musim panen yang dimulai pada Maret 2023. ”Sementara itu, peningkatan sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industry pengolahan sejalan dengan mulai meningkatnya permintaan yang didukung kapasitas penyimpanan dan ketersediaan sarana produksi,” ujar Erwin. Wakil Ketua Kadin Indonesia Shinta Kamdani juga memperkirakan kinerja dunia usaha pada triwulan pertama tahun ini lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. (Yoga)


Pasar Gratis bagi Masyarakat di Jakarta Barat

16 Jan 2023

Ada pasar gratis di Bundaran Taman Surya, Pegadungan, Kalideres, Jakbar. Di pasar yang telah berjalan dua tahun ini, pakaian sumbangan para donatur bisa diambil oleh warga yang membutuhkan. ”Sebenarnya semua orang bebas mengambil baju di sini. Tidak hanya yang kurang mampu saja,” ujar Abud (23), salah satu pegiat pasar gratis, Minggu (15/1). Pasar ini biasanya buka pada hari libur atau saat para anggota komunitas sedang longgar. (Yoga)

Kredibilitas OJK Setelah Omnibus Keuangan

16 Jan 2023

Omnibus law keuangan tak membuat OJK menjadi independen secara finansial seperti Bank Indonesia. Persis 30 hari setelah disetujui DPR, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengambangan dan Penguatan Sektor Keuangan akhirnya disahkan pemerintah. Omnibus law sektor keuangan ini memuat sejumlah anyar terhadap empat otoritas finansial, yakni Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan Lambaga Penjamin Sosial (LPS). Perubahan fundamental yang sangat signifikan tampaknya juga berlaku pada kiprah OJK. Otoritas mikroprudensial di Tanah Air itu pada awalnya diplot sebagai lembaga independen yang diberi mandat untuk menjalankan fungsi pengaturan, pengawasn dan perlindungan terhadap pelaku sektor keuangan. Persoalan mendasar yang sering muncul sebelumnya adalah perihal kreadibilitas. Bagaimana OJK mampu melakukan fungsi regulasi, supervisi, dan proteksi secara  profesional jika lembaga jasa keuangan yang diatur itu sekaligus adalah "penyandang dana" OJK. (Yetede)

Jadi Tetangga Jangan Gitulah

15 Jan 2023

Adinda (45) tak leluasa lagi mendapatkan sinar matahari akibat tetangga meninggikan pagar dinding rumahnya. Gegara itu, sinar keakraban antara dia dan tetangganya sirna. Adinda dan keluarga memilih menjual rumah yang sudah tujuh tahun mereka tinggali, lalu pindah. ”Habis bagaimana, namanya bertetangga. Masak enggak akur,” ucap Adinda, Rabu (11/1). Mereka menduga akar masalahnya dari suara mobil suami Adinda. ”Mungkin berisik karena memang mobil tua. Asapnya juga masuk rumah mereka. Tapi, kan, ini bisa dibicarakan baik-baik sebenarnya,” ujar Adinda yang sekarang lebih tenang di hunian barunya. Adakalanya konflik antar tetangga dipicu perbedaan batas toleransi keramaian. Kuncinya ada di komunikasi dengan dasar saling pengertian. Inilah yang sedang dirancang Satria (33), lajang yang tinggal di Pamulang, Tangerang Selatan, setelah berseteru dengan tetangga, pasangan muda dengan anak balita. Kompleksnya juga kluster kecil, hanya dihuni 10 keluarga, tanpa petugas keamanan. ”Tiga tahunan lalulah kira-kira. Nggak lama sebelum pandemiCovid-19,” kata Satria yang bekerja di bidang IT. Suatu ketika, saat Satria dan teman-temannya sedang asyik mengobrol dan memainkan gitar, istri tetangga rumah keluar rumah sembari marah-marah. Saat itu lumayan larut. ”Dia meminta kami berhenti ngobrol dan main gitar. Katanya berisik, anaknya jadi rewel sulit tidur,” kata Satria yang saat itu juga segera meminta teman-temannya untuk segera bubar.

Dia tidak sakit hati atau dendam ditegur begitu. Namun, karena mereka memilih untuk sama-sama diam, sejak saat itu relasinya dengan tetangga sebelah rumah menjadi lebih dingin, tidak akrab lagi seperti dulu. Satria sedang berusahamencariwaktu yang tepat untuk silaturahmi lagi. ”Grogi juga, sih. Tapi, mudah-mudahan nanti ada kesempatan baik,” ujarnya.Dalam banyak kasus, perselisihan antartetangga kerap terjadi lantaran sikap egois dan tipisnya tenggang rasa kepada tetangga. Persoalan antartetangga ibarat persoalan laten yang rentan menyulut persoalan lebih besar, seperti dialami Adinda, dan Satria. Tidak mengherankan apabila akun seperti Seputar Tetangga di Instagram dan Twitter pun banyak menerima kiriman curhat orang-orang yang bermasalah dengan tetangga mereka. Misalnya, ada tetangga yang doyan karaoke hingga jauh malam sehingga mengganggu waktu istirahat, kotoran hewan peliharaan yang mengotori teras rumah, soal parkir sepeda motor dan mobil tidak pada tempatnya, tetangga yang senang main selonong masuk rumah, anak tetangga yang banyak polah tapi orangtuanya tidak peduli, dan masih banyak lagi. Ini menunjukkan  peliknya kehidupan bertetangga. Tak jarang, kasus antar tetangga itu muncul di media massa karena dilaporkan ke polisi. Jadi tetangga jangan gitulah. (Yoga)


Membaca Pergeseran Budaya Mencari Hiburan

15 Jan 2023

Terhalangnya aktivitas di luar rumah akibat pembatasan kegiatan sosial saat pandemic membuat orang mencari hiburan mengandalkan jaringan internet. Kebiasaan ini berlanjut, bahkan saat pandemic sudah terkendali. Perubahan perilaku dan gaya hidup dalam mencari hiburan ini terpantau dari hasil jajak pendapat Kompas, 15-17 November 2022. Dimana, hanya aktivitas mencari hiburan yang mayoritas masih dilakukan secara daring, sedangkan aktivitas lainnya sudah dijalankan secara luring. Survei yang dilakukan Populix menemukan, 24 % dari 3.000 responden memutuskan berlangganan VOD setelah pandemi dan 52 % diantaranya mengaku menjadi tipe penonton yang kerap melakukan binge watch atau menonton film serial tanpa jeda. Layanan musik streaming digital di Indonesia pun semakin populer dan mengalami peningkatan signifikan setiap tahun. Laporan Statista mengungkapkan, selama masa pandemi nilai pasar musik streaming Indonesia tembus hingga 148 juta USD atau Rp 2,1 triliun. Menurut data Digital Report 2020 dari Hootsuite, dari 175,4 juta pengguna internet di Indonesia, 80 % melakukan streaming musik. Survei yang dilakukan International Federation of the Phonographic Industry (IFPI) di 22 negara (termasuk Indonesia) menemukan, akibat pandemi, waktu yang digunakan untuk mendengarkan musik semakin lama pada tahun 2022, mencapai 20,1 jam setiap pekan. 

Jjajak pendapat Kompas memotret, pencari hiburan melalui layanan streaming didominasi generasi milenial yang memiliki ciri melek terhadap perkembangan teknologi dan memiliki kebiasaan bermedia sosial. Empat dari 10 responden pencari hiburan tersebut berusia 24-39 tahun. Pascapandemi dengan kondisi yang semakin baik dan terkendali menjadi momentum dunia hiburan bangkit kembali. Bagi industri perfilman, ada harapan dengan meningkatnya jumlah penonton film di bioskop. Menurut data Kemenpafrekraf, meski menurun di 2020 dan anjlok di 2021 hingga hanya 4 juta penonton, pada tahun 2022 penonton mulai kembali memenuhi studio-studio bioskop di Tanah Air. Tercatat 21 juta penonton bioskop, mendekati kondisi tahun 2019 di 29,6 juta penonton. Rekor yang diperoleh film KKN Desa Penari turut mendongkrak capaian tersebut dan bisa menjadi contoh sineas lainnya untuk memproduksi film-film box office. Film KKN Desa Penari mendapat momentum ketika akhirnya tayang di bioskop setelah pandemi melandai dan pada momen hari raya. Film yang ditunggu audiens itu memecahkan rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa dalam waktu kurang dari sebulan sejak tayang perdana pada 30 April 2022 hingga mencapai 9 juta penonton. Menemukan strategi baru yang tepat untuk menarik konsumen agar mau melangkahkan kaki kembali ke bioskop dan menonton pertunjukan musik secara langsung menjadi pekerjaan rumah pelaku bisnis hiburan. (Yoga)


Nyaman Bekerja dari Mana Saja

15 Jan 2023

Karina Claudia Syukur (24), pegawai agensi penjualan daring untuk perusahaan yang ingin mempromosikan jenamanya ditemui Selasa (10/1) pada sebuah café di Bekasi. Ia bekerja dengan lancer karena Internet nirkabel kencang. Sudah empat bulan ia bekerja di agensi itu. Jika di rumah saja, Karina penat juga. Apalagi, pekerjaan bidang e-commerce atau perdagangan elektronik bisa digarap di mana saja. ”Ke kantor hanya seminggu sekali, untuk rapat dan memantapkan koordinasi,” ucapnya. Karina bisa memilih lokasi yang dianggap paling kondusif dengan work from anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja, tetapi ia tak memungkiri pula kendala-kendalanya. ”Waktu, misalnya, kayak enggak dibatasi. Godaannya banyak banget,” ujarnyaTantangannya, mengatur waktu,” ujar warga Jatimulya, Bekasi, tersebut. Ia harus menyiapkan biaya untuk dua hingga tiga kali makan dan minum per minggu. Setiap ke kafe, ia menghabiskan Rp 50.000-Rp 100.000. Ia bosan jika terus dikungkungi tembok. Karina yang ekstrover itu lebih produktif dengan sesekali pergi. Kepala Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unas Jakarta Arni Karina mengingatkan generasi muda yang mengimplementasikan WFA untuk tidak kebablasan karena lapar mata ketika bekerja di luar. Dia menarik benang merah terkait pekerja muda yang tidak memikirkan investasi. ” Kemampuan pegawai pemula membeli kebutuhan urgen, rumah, misalnya, semakin lemah,” ucapnya. Banyak karyawan memilih menghabiskan uangnya dengan liburan

Intan Aprilia (28) sengaja mencari kantor yang memperbolehkannya WFA, setelah ia bekerja dari rumah di kantor lama akibat pandemi. Sejak Mei 2022, Intan bekerja sebagai content strategist perusahaan teknologi bidang kesehatan yang menerapkan WFA. Ia bekerja dari rumah selama Senin-Jumat. ”Ke kantor buat ketemu doing atau ada acara. Aku bisa dua bulan sekali ke kantor,” ucap warga Sudimara Pinang, Tangerang, Banten, itu. Ia bisa mengatur waktu lebih baik, berolahraga di pusat kebugaran tiga kali seminggu. Selain itu, pengeluaran makan, jajan, kosmetik, dan transportasi lebih hemat. Intan mengakui sejumlah tantangan, ia harus janjian untuk rapat virtual dengan rekan kerja di berbagai lokasi di Indonesia dan Eropa. Tantangan lain, pentingnya menjaga interaksi langsung dengan rekan kantor untuk sekadar mengingatkan bahwa ia memiliki tim, melepas unek-unek, atau mengobrol. Selain mengerjakan tugasnya, Intan rata-rata mengikuti rapat virtual 12 kali seminggu. Lama rapat 15 menit sampai satu jam. Bila suntuk, ia memilih untuk bekerja di kafe bersama teman-teman dari kantor lamanya. Intan pergi ke kafe tiga  kali sebulan. Intan mematok maksimal pengeluaran sekitar Rp 150.000 sekali ke kafe. Berkat kesadaran finansialnya, Intan bisa menabung 50 % dari gaji. (Yoga)


Lagi, SUN untuk Peserta Tax Amnesty Terbit

14 Jan 2023

Pemerintah bakal kembali menerbitkan surat utang negara (SUN) secara private placement untuk penempatan dana wajib pajak atas Program Pengungkapan Sukarela (PPS) alias Tax Amnesty. Dalam keterangan resmi, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemkeu) menyebut, surat utang ini akan diterbitkan 24 Januari 2023 dengan settlement pada 27 Januari 2023.