Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Menggugat Hasil Valuasi Bisnis
Winter is coming. Subjudul dari serial film Game of Thones itu sangat layak menggambarkan kondisi ekosistem digital dunia saat ini. Bahkan saya menyebutnya bukan lagi winter tetapi frozen. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan startup digital yang bertumbangan bahkan perusahaan teknologi yang sudah cukup mapan sekalipun, seperti facebook, google dan microsoft, yang melakukan pengurangan karyawannya dalam jumlah besar. Kondisi ini makin memperjelas ada sesuatu yang tidak beres dalam iklim digital saat ini. Dalam penelusuran saya, terdapat sederet nama startup Indonesia yang mengalami kebangkrutan dan bahkan terpaksa harus gulung tikar, seperti Fabelio, Airy Room, Stoqo, Qlapa, Sorabel, dan banyak lagi lainnya. Daftar itu makin melengkapi daftar startup global yang terlebih dahulu bertumbangan seperti CommonBond, Reali, Airlift, Volt Bank, dan lain sebagainya. Seperti kita ketahui startup adalah perusahaan yang baru didirikan, biasanya menggunakan pendekatan teknologi digital dalam menjalankan bisnisnya. Masing-masing startup memiliki kekuatan bersaing dan tumbuh, yang menurut founder-nya disebut dengan value preposition. Value preposition inilah yang menjadi “alat jualan” untuk menarik investor agar mau menempatkan dananya dalam startup tersebut, dengan janji pertumbuhan yang berkali-kali lipat di masa yang akan datang. Perusahaan startup umumnya membutuhkan dana besar di awal pendiriannya untuk menjalankan operasionalnya, oleh karena itu diperlukan dana yang relatif besar dan berkesinambungan. Dalam dunia startup, meskipun valuasi menjadi “nadi”, tetapi cash tetap menjadi “raja”. Tanpa cash, operasional startup tidak akan bisa berjalan, itulah mengapa model bisnis startup adalah mencari dana dari investor melalui serangkaian putaran pendanaan. Dana yang tersedia akan menentukan seberapa lama startup akan dapat berjalan. Valuasi selalu dijadikan senjata untuk menarik investor, sebisa mungkin valuasi dibuat semenarik mungkin dengan beragam metrix-metrix penilaian yang mendukung. Konsep inilah yang dianggap menjadi kitab suci oleh para founder startup, yaitu valuasi sama dengan uang.
Berkah Subsidi Kendaraan Listrik
Prospek saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) bakal makin mentereng. Penyebabnya adalah potensi peningkatan permintaan kendaraan listrik, yang bisa membuat harga nikel menjadi lebih tinggi di tahun ini.
Salah satu pemicu dari kenaikan permintaan kendaraan listrik adalah rencana pemerintah Indonesia memberikan subsidi. Pemerintah akan memberi subsidi Rp 80 juta per unit untuk mobil dan Rp 8 juta unit untuk sepeda motor. Bila permintaan kendaraan naik, tentu permintaan nikel untuk baterai juga naik.
Analis UOB-Kay Hian Sekuritas Limartha Adhiputra dalam laporan riset per 6 Januari 2023 mengatakan, subsidi tersebut diharapkan meningkatkan populasi kendaraan listrik. Dengan demikian, emisi gas rumah kaca dan subsidi bahan bakar bisa turun.
Hitungan Analis RHB Sekuritas Fauzan Luthfi Djamal, harga nikel tahun ini akan berkisar US$ 24.500-US$ 25.000 per ton. Info saja, angka tersebut tidak jauh beda dari kisaran harga nikel tahun lalu.
Emiten produsen nikel juga masih meneruskan ekspansi. INCO misalnya, akan menyelesaikan proyek di Pomalaa dan Bahodopi tahun ini, yang memberikan kontribusi positif bagi pendapatan INCO di masa mendatang.
Henry Surya, Terdakwa Kasus KSP Indosurya Divonis Bebas
JAKARTA, ID - Henry Surya, terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya divonis bebas di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat (Jakbar), Selasa (24/1/2023). Vonis bebas ini karena perbuatan yang dilakukan Henry Surya bukan termasuk ranah pidana, melainkan perdata. Hal ini ditegaskan Ketua Majelis Hakim Syafrudin Ainor saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (24/1/2023). “Mengadili, menyatakan terdakwa Henry Surya tersebut di atas terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan tetapi bukan merupakan tindak pidana melainkan perkara perdata,” kata Syafrudin. Hakim membebaskan pendiri dan pemilik KSP Indosurya itu dari segala tuntutan hukum yang didakwakan kepadanya. Hakim juga memerintahkan agar Henry segera dikeluarkan dari rumah tahanan (rutan) setelah putusan berkekuatan hukum tetap. “Membebaskan terdakwa Henry Surya oleh karena itu dari segala tuntutan hukum yang sebelumnya didakwakan dalam dakwaan alternatif kesatu pertama dan kedua pertama,” ucap hakim. (Yetede)
Bentuk Panja, DPR Kebut Pembahasan RUU EBET
JAKARTA, ID - Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBET) ditargetkan dapat disahkan menjadi undang-undang dalam waktu dekat ini. Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah membentuk Panitia Kerja (Panja) yang akan membahas Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU EBET bersama Pemerintah dan Dewan Perwakilan Daerah. RUU EBET merupakan inisiasi DPR dan sedianya disahkan sebelum KTT G20 yang berlangsung pada November 2022 kemarin. Kini RUU tersebut masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2023. Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Suparno mengatakan pengesahan RUU EBET diharapkan segera diketok palu. “Besok rapat Panja dengan pemerintah disusul konsinyering,” kata Eddy kepada investor daily di Jakarta, Selasa (24/1). Pengesahan Panja dilakukan dalam rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif kemarin. Hadir juga dalam rapat tersebut yakni Wakil Menteri BUMN Pahala N Mansury dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu. (Yetede)
Energi Bersih Mampu Topang Pembangunan
Di tengah ancaman krisis energi akibat perang Ukraina-Rusia, Indonesia tetap berkomitmen memenuhi target emisi karbon nol bersih atau NZE pada 2060 atau lebih dini. Di tengah ancaman tersebut, Indonesia masih memiliki ketahanan energi yang cukup dan mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lewat pemanfaatan sumber energi yang lebih bersih. Hal itu mengemuka dalam Diskusi Ekonomi Berdikari bertema ”Lawan Krisis Global dengan Ketahanan Energi” yang diadakan harian Kompas di Jakarta, Selasa (24/1). Sebagai pembicara kunci adalah Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyampaikan pidato secara daring.
”Indonesia bisa menjadi negara maju dengan pemanfaatan teknologi di bidang energi bersih, seperti tenaga nuklir ataupun hidrogen. Masih ada tantangan bagi Indonesia untuk menjadi negara yang berdikari energi kendati sumber energi bersihnya melimpah,” kata Airlangga. Sayangnya, harga energi fosil lebih murah daripada harga energi bersih. Oleh sebab itu, transisi energi membutuhkan gotong royong dan dukungan semua pihak karena pemerintah pusat tidak bisa melakukannya sendirian. Gubernur Indonesia untuk OPEC 2015-2016 Widhyawan Prawiraatmadja menambahkan, pertumbuhan ekonomi suatu negara akan selalu membutuhkan energi. Bagi Indonesia yang masih bergantung pada energi fosil dalam menggerakkan perekonomian, hal yang perlu dilakukan ialah bagaimana menekan emisi dari energi fosil yang digunakan itu. (Yoga)
Pelaku Industri Siap Tangkap Peluang
Indonesia kembali menerima wisatawan mancanegara melalui penerbangan internasional secara langsung dari China menuju Bali. Para pelaku industri perjalanan wisata di Tanah Air menyatakan siap menangkap peluang ekonomi dari masuknya wisatawan asing tersebut. Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Budijanto Ardiansjah menilai, masuknya kembali wisatawan mancanegara atau wisman China ke Indonesia akan mampu mendorong pemulihan ekonomi nasional, salah satunya industri perjalanan wisata (travel). Namun, para agen perjalanan perlu memaksimalkan pelayanan.
”Kami semakin meningkatkan kualitas pelayanan perjalanan wisata oleh para pelaku di industri travel agar menarik lebih banyak wisman berkunjung ke Indonesia, khususnya (wisatawan dari) China,” ujarnya, Senin (23/1). Para pelaku agen perjalanan diimbau terus meningkatkan pelayanan mengingat peluang ekonomi dari masuknya kembali wisman China ke Indonesia cukup besar. Rata-rata wisman yang datang akan menginap sekitar sepekan dan mengunjungi destinasi wisata, seperti pantai, yang menjadi favorit wisatawan. Menurut Budijanto, wisman China memiliki karakteristik yang hampir mirip dengan wisatawan lokal, yaitu senang berbelanja dan mengunjungi berbagai obyek wisata. Oleh karena itu, kebutuhan layanan, seperti pemandu wisata berbahasa mandarin yang kompeten, perlu disiapkan. (Yoga)
Dinilai Efektif, Bansos Perlu Dilanjutkan
Instrumen perlindungan sosial dinilai berperan signifikan meredam naiknya angka kemiskinan selama tekanan inflasi tahun lalu. Untuk memitigasi krisis lanjutan akibat imbas perlambatan ekonomi global dan tren inflasi, sejumlah program perlindungan sosial khusus yang telah digulirkan beberapa tahun terakhir ini sebaiknya tetap dilanjutkan. Penelitian SMERU Research Institute terkait dengan dampak kenaikan harga BBM bersubsidi terhadap tingkat kemisinan dan ketimpangan menunjukkan, 50-70 % potensi kenaikan angka kemiskinan dapat dimitigasi oleh kehadiran program perlindungan sosial (perlinsos).
Penelitian bertajuk ”Estimating the Effect of a Fuel Price Increase on Poverty and Inequality: Evidence from a Fuel Subsidy Reduction in Indonesia” yang dirilis Januari 2023 itu mengestimasi, tanpa bansos, dampak kenaikan harga BBM bersubsidi pada September 2022 bisa meningkatkan angka kemiskinan dari 9,54 % pada Maret 2022 menjadi 12,23 % - 12,77 %. Sementara itu, dengan kehadiran bansos khusus, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM kepada warga miskin dan rentan miskin serta pekerja berpenghasilan di bawah Rp 3,5 juta per bulan di periode yang sama, kemiskinan tetap naik, tetapi bisa ditekan ke 10,31 % - 11,08 %.
Peneliti SMERU Institute, Ridho A Izzati, menilai, berkaca pada peran bansos yang signifikan itu, pemerintah sebaiknya tetap melanjutkan program perlinsos yang sudah dijalankan sejak 2020. Tidak hanya kebijakan rutin, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako, tetapi juga dengan program perlinsos khusus lainnya, kata Ridho saat dihubungi, Senin (23/1). (Yoga)
Langit Cerah Kredit Properti
Bagi yang percaya Feng Shui, ada sejumlah sektor yang menurut prediksi bisa meraup hoki lumayan besar pada tahun ini. Salah satu elemen yang disebut-sebut para pakar Feng Shui bakal membawa cuan adalah bisnis yang berhubungan dengan elemen tanah, yaitu properti. Siap-siap saja sektor-sektor yang berkaitan dengan perumahan, perhotelan, kontraktor, pertanian, hingga bisnis bangunan yang lain bakal mendapat giliran memetik keuntungan. Banyak pebisnis berharap sisa-sisa awan kelabu yang sempat menggelayuti properti pada 2022 akan berganti dengan langit yang cerah pada tahun ini. Sebenarnya, tanda-tanda membaiknya sektor properti sudah tampak sepanjang tahun lalu. Namun, sekeras-kerasnya sektor ini berupaya bangkit, ada rintangan yang kembali mengadang yaitu lonjakan harga komoditas, BBM, badai inflasi, dan rezim suku bunga tinggi. Bank Indonesia (BI) pada 2022 bahkan telah mengatrol suku bunga acuan menjadi 5,5% hanya dalam waktu 5 bulan, dari posisi awal yang terus bertahan di level 3,5%. Oleh karena itu, sedikit terasa aneh di telinga jika ada yang meramalkan bahwa industri properti bisa ketiban hoki pada tahun ini. Yang membuat penyaluran properti lebih optimistis di tengah kenaikan bunga acuan adalah faktor standar penyaluran kredit pada kuartal I/2023 diyakini sedikit lebih longgar dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Indikatornya adalah angka Indeks Lending Standar (ILS) yang mencapai -0,58%. Dengan adanya dugaan kebijakan penyaluran kredit yang lebih longgar, maka terjadi relaksasi pada aspek jangka waktu dan biaya persetujuan kredit.
Sewa Gedung demi Merayakan Imlek...
Setelah pencabutan PPKM pada akhir 2022, sejumlah keluarga yang merayakan Imlek kembali berkumpul bersama. ”Saya memasak delapan macam, seperti babi hong, bakso gulung, ayam goreng, dan haisom,” ujar Ratna Susanti, warga Bekasi, Jabar, pekan lalu. Tidak ada makanan yang dibeli. Ratna sendir yang ”mengorkestrasi” persiapan masak-memasak demi suksesnya sajian Imlek. Bagi sejumlah keluarga, Imlek dirayakan dengan acara makan besar. Selain merupakan ucapan syukur atas pencapaian tahun lalu, sajian-sajian itu juga perlambang kesuksesan di tahun baru. Seiring pandemi yang terkendali, tahun ini mereka berkumpul bersama. Di rumah ibunya, yang tidak jauh dari rumah Ratna, diperkirakan hadir 80 anggota keluarga. Mereka datang sejak pukul 08.00 hingga sore di hari Imlek. ”Keluarga mertua saya sampai menyewa gedung untuk acara reuni keluarga sepekan setelah Imlek, seperti pesta kawinanlah,” kata Ratna seraya tertawa.
Di kawasan perkotaan, urusan sewa gedung untuk reuni keluarga seperti saat Imlek menjadi lazim. Pertemuan minimal digelar di restoran supaya lebih praktis, juga karena ketersediaan lahan parkir. Apalagi untuk keluarga besar, yang sebagian besar anggotanya tergolong sukses. Meski demikian, pada Imlek 2574 ini, masih ada keluarga yang belum merayakan Imlek seperti sediakala. Masih tersisa keraguan untuk berkumpul bersama. Tidak ada kegiatan komunal di luar rumah ketika Imlek. Acara di luar rumah justru baru ada dua pekan setelah Imlek, yaitu saat Cap Go Meh. ”Yang ramai dan unik memang saat Cap Go Meh. Kalau Imlek, hanya kumpul dengan keluarga atau tetangga,” kata Deny Ramanda. Dari Jakarta, Deny mudik Imlek ke Toboali, Pulau Bangka, Kepulauan Babel. Deny meluangkan waktu selama beberapa hari di Bangka oleh karena nuansanya yang berbeda. (Yoga)
Biaya Pembangunan PT Keagamaan dari APBN
Menkeu Sri Mulyani mengatakan, pembiayaan dari instrumen sendiri atau APBN untuk pembangunan perguruan tinggi (PT) keagamaan di Indonesia nilainya lebih besar dibandingkan dengan pembiayaan menggunakan instrument dari negara lain. Dalam kurun periode 2015-2023, ada 199 proyek pembangunan PT Islam negeri, baik yang berada di bawah Kemenag maupun Kemendikbudristek. Dari proyek-proyek tersebut, nilai dana yang berasal dari instrumen sendiri Rp 9,6 triliun. Adapun pembangunan sejumlah perguruan tinggi Islam yang menggunakan pembiayaan dari Saudi Fund for Development (SFD) Rp 2,7 triliun. Adapun dari Islamic Development Bank (IDB) Rp 7,3 triliun (sejak 2003). Dari jumlah pinjaman ke IDB, yang masih aktif saat ini Rp 2,75 triliun. Sisanya sudah dibayarkan kembali.
”Nah, yang lebih besar sebenarnya dari APBN sendiri. Instrumen pembiayaan kita melalui surat berharga syariah negara. Kita bangun berbagai perguruan tinggi Islam negeri di Indonesia dari 2015-2023 ada 199 proyek,” ujar Sri Mulyani dalam acara seremoni Peletakan Batu Pertama Pengembangan Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim tahap II di Batu, Jatim, Minggu (22/1). Turut hadir dalam kesempatan ini, antara lain, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan kepala daerah se-Malang Raya. Pada kesempatan ini, Sri Mulyani mengingatkan agar kita mensyukuri instrumen yang dimiliki sendiri dan tidak terlalu sering memuji instrumen yang dimiliki negara lain. Instrumen sendiri dikumpulkan dari pajak dan digunakan untuk membangun berbagai kebutuhan masyarakat. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









