Langit Cerah Kredit Properti
Bagi yang percaya Feng Shui, ada sejumlah sektor yang menurut prediksi bisa meraup hoki lumayan besar pada tahun ini. Salah satu elemen yang disebut-sebut para pakar Feng Shui bakal membawa cuan adalah bisnis yang berhubungan dengan elemen tanah, yaitu properti. Siap-siap saja sektor-sektor yang berkaitan dengan perumahan, perhotelan, kontraktor, pertanian, hingga bisnis bangunan yang lain bakal mendapat giliran memetik keuntungan. Banyak pebisnis berharap sisa-sisa awan kelabu yang sempat menggelayuti properti pada 2022 akan berganti dengan langit yang cerah pada tahun ini. Sebenarnya, tanda-tanda membaiknya sektor properti sudah tampak sepanjang tahun lalu. Namun, sekeras-kerasnya sektor ini berupaya bangkit, ada rintangan yang kembali mengadang yaitu lonjakan harga komoditas, BBM, badai inflasi, dan rezim suku bunga tinggi. Bank Indonesia (BI) pada 2022 bahkan telah mengatrol suku bunga acuan menjadi 5,5% hanya dalam waktu 5 bulan, dari posisi awal yang terus bertahan di level 3,5%. Oleh karena itu, sedikit terasa aneh di telinga jika ada yang meramalkan bahwa industri properti bisa ketiban hoki pada tahun ini. Yang membuat penyaluran properti lebih optimistis di tengah kenaikan bunga acuan adalah faktor standar penyaluran kredit pada kuartal I/2023 diyakini sedikit lebih longgar dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Indikatornya adalah angka Indeks Lending Standar (ILS) yang mencapai -0,58%. Dengan adanya dugaan kebijakan penyaluran kredit yang lebih longgar, maka terjadi relaksasi pada aspek jangka waktu dan biaya persetujuan kredit.
Tags :
#OpiniPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023