;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

Jatuh dan Segera Bangun Menjadi Orang Jakarta

07 May 2023

Kegilaan jakarta tak membuat para pendatang dari berbagai daerah ciut nyali untuk mengadu nasib. Mereka terus mengalir, bertarung memperebutkan pekerjaan dan sepenggal ruang sempit untuk tempat tinggal. Mereka lantas dipaksa beradaptasi dengan hiruk pikuk dan segala kegilaan di Jakarta demi melebur menjadi bagian dari kehidupan kota ini. Satria Phonna (25) datang ke Jakarta tahun 2016. ketika bekerja di perusahaan penyelenggara acara di Jakarta tahun 2018, ia terkaget-kaget dengan kultur orang-orang di lingkungan kerjanya yang bicara tanpa tedeng aling-aling. Mereka kerap menghantam ide yang dilontarkan Satria. ”Katanya (ide saya) sudah lewat trennya. Ketinggalan zaman. Makanya,tinggal di Jakarta, jangan di daerah,” kata Satria menirukan kalimat tajam rekan-rekannya. Ia mencoba  menyesuaikan diri dengan kultur kerja seperti itu. ”Aku gali informasi dari internet, mengamati gambar-gambar kekinian,” katanya. Ia mulai memberanikan diri urun rembuk pertengahan tahun 2019. Dari situ, traumanya atas penolakan perlahan pudar, capnya, Jumat (5/5). Satria yang kini bekerja sebagai pegawai teknnologi informasi BUMN mengatakan, beragam pengalaman baru dan adaptasi yang harus ia lalui untuk bertahan di Jakarta telah mengubah dirinya dalam pengertian positif. ”Akhirnya, aku bisa nyaman hidup di Jakarta,” ucapnya.

Ismiyati Handayani (23) yang baru empat bulan bekerja di Soto Kudus Taman Jajan Bintaro, Tangsel,  Banten. Lulusan SMK dengan kompetensi keahlian akuntasi, perempuan asal Kebumen, Jateng, itu sempat tergagap-gagap membiasakan diri dengan teknologi pembayaran nontunai. ”Awalnya enggak bisa, tetapi lama-lama terbiasa. Saya hitung, lalu pembeli scan (memindai) dan hasilnya difoto,” katanya. Adaptasi terhadap lingkungan Jakarta dirasakan sampai ke hal-hal kecil. Ismi, misalnya, sejak tinggal di Jakarta tidak bisa tidur tanpa kipas angin untuk mengusir gerah. Cerita tentang kerasnya hidup di Jakarta tinggallah cerita. Setiap tahun, pendatang tetap berduyun-duyun masuk ke Jakarta dan kota-kota di  sekitarnya. Disdukcapil DKI Jakarta memprediksi, seusai Lebaran 2023 ada 40.000 pendatang baru yang mengalir ke Jakarta. Tahun lalu hanya mencapai 27.000 orang. Seperti para pendatang sebelumnya, mereka harus bersaing dan bertarung untuk hidup diJakarta. Berkaca pada pengalaman para pendatang baru, kekagetan menghadapi kehidupan di Jakarta, menurut Sosiolog UI, Ida Ruwaida Noor, biasanya hanya terjadi sesaat, di awal kedatangan mereka. Karena motivasi pindah adalah mencari peluang yang lebih baik, pendatang pun dituntut beradaptasi. (Yoga)


Babak Baru Pembentukan UU Perampasan Aset

06 May 2023

Rencana pembentukan UU Perampasan Aset Hasil Tindak Pidana memasuki babak baru. Setelah lama terkatung-katung, akhirnya rancangan regulasi untuk memperkuat pemberantasan korupsi yang merupakan usul inisiatif pemerintah itu resmi diajukan kepada DPR. Berdasarkan informasi yang diterima Kompas, surat presiden (surpres) berikut naskah RUU tentang Perampasan Aset Hasil Tindak Pidana dikirimkan kepada DPR pada Kamis (4/5). Di dalam surat tersebut termuat permintaan kepada DPR agar pembahasan dan persetujuan RUU Perampasan Aset menjadi prioritas utama. Melalui surat itu pula, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa ia menugaskan Menko Polhukam Mahfud MD; Menkumham Yasonna H Laoly; Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin; serta Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo menjadi wakil pemerintah dalam pembahasan RUU Perampasan Aset bersama DPR.

Saat dikonfirmasi, Jumat (5/5), Menko Polhukam Mahfud MD membenarkan informasi tersebut. Mahfud mengatakan, pemerintah telah mengirimkan surpres pembahasan RUU Perampasan Aset kepada DPR. Menurut dia, RUU Perampasan Aset sudah melalui perjalanan panjang sejak digagas awal 2010. Berdasarkan catatan Kompas, RUU Perampasan Aset sudah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015-2019. Namun, RUU itu tak pernah dibahas karena tidak masuk dalam daftar RUU prioritas Prolegnas tahunan, baik 2015, 2016, 2017, 2018, maupun 2019. RUU Perampasan Aset kembali masuk Prolegnas 2020-2024. Menurut Mahfud, pemerintah telah mengusulkan RUU itu masuk Prolegnas 2020, tetapi tidak disetujui DPR. Baru pada 2023 pemerintah dan DPR sepakat RUU Perampasan Aset masuk Prolegnas 2023. ”Mudah-mudahan masa sidang yang akan datang sudah mulai bisa dibahas agar kami bisa segera membuat para pelaku tindak pidana, terutama koruptor, takut. Sebab, koruptor hanya takut miskin, bukan takut dihukum,” ujarnya. (Yoga)


Indonesia Tanpa PLTU di 2050, Siapkah?

06 May 2023

Diskusi peralihan dari energi fosil ke energi bersih terus menguat seiring komitmen Indonesia untuk mencapai emisi nol bersih (net zero emission) pada 2060 atau lebih cepat. Pada 2050 ditargetkan sudah  tak ada lagi pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU di Indonesia. Dengan sederet tantangan yang ada, siapkah Indonesia? Terbaru, komitmen tersebut ditegaskan Presiden Jokowi dalam pameran industri  Hannover Messe 2023, Jerman, pertengahan April lalu. Kendati sempat menyebut ”2025”, Presiden  bermaksud menyampaikan bahwa seluruh pembangkit batubara di Indonesia akan ditutup pada 2050. Disaksikan Kanselir Jerman Olaf Scholz, dalam pidato itu Presiden mengundang para investor Jerman, negara dengan perekonomian terbesar di Eropa, untuk menanamkan modalnya dalam pembangunan ekonomi hijau di Indonesia. Dukungan investasi dari negara-negara lain akan sangat dibutuhkan dalam agenda transisi energi di Tanah Air.

Penegasan pengakhiran dini operasi PLTU tertuang dalam Perpres No 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik yang  diundangkan pada 13 September 2022. Jika menilik kondisi saat ini, melepaskan diri dari batubara bukanlah perkara mudah. Berdasarkan data Kementerian ESDM pada 2022, batubara berperan 67,21 % dalam bauran energi pembangkit atau melebihi target APBN Perubahan 2022 di 66 %. Batubara juga berperan membentuk harga listrik saat ini. Pasalnya, ada kebijakan pemenuhan kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation/DMO) batubara untuk kelistrikan. Harga batubara DMO dipatok 70 USD per ton. Dengan demikian, dalam mengamankan pasokan, PLN tak terpengaruh tingginya harga batubara internasional. Pakar energi dari Pusat Studi Energi UGM sekaligus Guru Besar Bidang Teknik Mesin Fakultas Teknik UGM, Deendarlianto, mengatakan, melihat besarnya peran batubara, pengakhiran dini operasi PLTU tak bisa sekejap mata. Pelaksanaannya perlu bertahap. Oleh karena itu, langkah yang perlu dilakukan ialah dengan terus menggenjot pengurangan batubara dengan penggunaan biomassa untuk pencampuran batubara pada PLTU (co-firing). (Yoga)


Operasional Smelter Diharapkan Lebih Cepat

06 May 2023

Pemerintah berharap operasional Smelter Manyar milik PT Freeport Indonesia dapat diselesaikan sesuai target, bahkan dipercepat hingga mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun atau kapasitas penuh. Progres konstruksi ditarget 4 % per bulan sehingga bisa mencapai 92 % pada Desember 2023. Demikian disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Jumat (5/5/2023), di Jakarta. (Yoga)

Dana Desa Belum Optimal Tekan Kemiskinan

06 May 2023

Pada 2015-2023, Aceh menerima alokasi dana desa Rp 39 triliun. Namun, dana itu belum optimal menekan angka kemiskinan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh Zulkifli, Jumat (5/5/2023), menyebut dana di 6.496 desa di Aceh setara dengan 3,5 kali Anggaran Pendapatan Belanja Aceh. ”Tetapi, angka kemiskinan Aceh masih tinggi, kantongnya ada di perdesaan. Penurunan angka kemiskinan Aceh setahun tidak mencapai 1 %,” ujarnya. (Yoga)

Pekerjaan Rumah Bidang Investasi

06 May 2023

Soal realisasi investasi, pemerintah boleh merasa lega. Musababnya, sampai kuartal I/2023, aliran investasi yang masuk ke Indonesia tembus Rp328,9 triliun, atau meningkat 16,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Jika diperinci, maka penanaman modal asing berkontribusi sebesar Rp177 triliun terhadap realisasi investasi, sedangkan penanaman modal dalam negeri menyumbang Rp151,9 triliun. Adapun, capaian pada kuartal I/2023 tersebut setara dengan 23,5% dari target investasi tahun ini yang dipatok sebesar Rp1.400 triliun. Kinerja positif investasi tersebut mestinya tak mengherankan karena belakangan pemerintah memang gencar menggeber aliran modal ke Tanah Air. Sejumlah inovasi terus dilakukan khususnya terkait dengan kemudahan perizinan, baik di pusat maupun di daerah. Kendati demikian, ingar-bingar investasi di Tanah Air selama ini ternyata belum berdampak besar terhadap sektor ketenagakerjaan. Hal itu pun diakui oleh Menteri Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Menurutnya, tren positif investasi beberapa waktu terakhir belum berbanding lurus dengan serapan tenaga kerja.   Bahlil menuturkan, salah satu alasan realisasi investasi tidak berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja adalah karena tren yang bergeser dari padat karya ke padat modal. Hal itu tak lepas dari perkembangan teknologi yang masif. Kendati demikian, menurut hemat kami, jika memang ingin mendongkrak investasi sekaligus penyerapan tenaga kerja, mestinya pemerintah dapat menetapkan prioritas. Toh, penyaringan investasi sepenuhnya dikendalikan pemerintah.

Daerah Tujuan Migrasi Menyimpan Banyak Masalah

05 May 2023

Daerah-daerah tujuan utama migrasi di Indonesia belum sepenuhnya terbangun secara baik. Kesepuluh daerah itu belum mampu memberikan lingkungan ideal layak huni bagi 27,8 juta warganya. Minimnya kelayakan tersebut terlihat dari indeks layak huni hasil analisis Litbang Kompas yang diolah dari data kuantitatif yang menjadi indikator pembangunan daerah layak huni. Hasilnya, 10 daerah tujuan utama migrasi 2021 belum ideal sebagai kota layak huni. Daerah-daerah itu Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Sleman, Kota Tangerang, dan Kota Bandung. Fenomena ini menjadi ironi lantaran daerah tujuan migrasi, yang juga sentra perekonomian dengan upah relatif tinggi dan fasilitas pendukung lengkap, belum memberikan kehidupan yang layak bagi warganya. Hampir semua daerah tujuan migrasi di Indonesia belum siap menerima kehadiran pendatang dalam jumlah masif. Pembangunan yang sporadis dan tidak terkontrol bermunculan seiring padatnya wilayah akibat serbuan para pendatang. Alihalih hidup tenteram dan nyaman, warga setempat,termasuk para perantau, harus hidup berdampingan dengan sejumlah persoalan. Menurut pengamat Lingkungan Perkotaan Sekolah Kajian Strategis dan Global UI, Rudy P Tambunan, perkembangan kota yang acak mengakibatkan banyak persoalan.

”Perkotaan di Indonesia umumnya berkembang mengikuti pola urban sprawl (acak atau tak terencana). Perkembangan kota tidak didukung sarana prasarana tepat pada waktunya sehingga terjadi keterlambatan pembangunan dan muncul banyak masalah sosial serta ekonomi,” ujar Rudy, Kamis (6/4). Muhammad Cholifihani, Direktur Kependudukan dan Jaminan Sosial Kementerian PPN/Bappenas, menyampaikan pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi fenomena migrasi. ”Pentingnya perkotaan dan permukiman layak huni, antara lain, dengan mengembangkan infrastruktur pelayanan dasar, air bersih, sanitasi, dan infrastruktur penunjang lainnya,” ujarnya. Indeks layak huni disusun dari 16 indikator yang dikelompokkan ke dalam empat parameter utama, yakni sosial, ekonomi, lingkungan, dan infrastruktur. Kompas mengguna-kan data 2021 pada setiap indikator. Parameter ekonomi, misalnya, terdiri dari jumlah pengangguran dan  besaran upah minimum. Parameter lingkungan diukur melalui tingkat kepadatan penduduk, kejadian bencana, dan ruang terbuka hijau dengan rentang penilaian 0 hingga 1. Semakin mendekati angka 1, tingkat layak huni daerah semakin tinggi. Analisis dilakukan pada 514 kabupaten/kota di Indonesia menemukan bahwa seluruh daerah di Indonesia memperoleh skor tidak lebih dari 0,7. Artinya, daerah-daerah di Indonesia belum sepenuhnya mampu menyediakan ruang hidup yang layak huni bagi  penduduknya. (Yoga)


Satelit Satria Dipastikan Meluncur Juni 2023

05 May 2023

JAKARTA, ID – Proyek Satelit Nusantara Tiga yang dijalankan oleh PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), melalui anak usaha PT Satelit Nusantara Tiga (SNT), di Paris, Prancis telah memasuki tahap finalisasi/akhir. Peluncurannya pun diproyeksikan bisa dilakukan pada Juni 2023. Satelit yang juga disebut Satelit Republik Indonesia (Satria) itu nantinya dikirimkan dari Prancis menuju Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat (AS), pada Senin (8/5/2023) depan, melalui jalur laut dengan estimasi waktu dua pekan. Setelah itu, satelit akan diluncurkan menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX pada pertengahan Juni 2023. Duta Besar Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar mengatakan, satelit Satria merupakan program prioritas nasional yang dihadirkan untuk memberikan layanan internet terbaik bagi masyarakat Indonesia. Satelit akan melengkapi jaringan internet bagi masyarakat dan lembaga pemerintahan di Tanah Air. “Saya percaya ini momen bersejarah karena kita menyiapkan infrastruktur masa depan bagi seluruh rakyat Indonesia secara merata di seluruh pelosok negeri,” ungkap Oemar, dalam keterangannya, Kamis (4/8/2023). Dia melanjutkan, Indonesia dan Prancis telah membentuk satu kemitraan strategis sejak tahun 2011. Khusus kerja sama dalam pembuatan satelit Satria merupakan salah satu manifestasi dari kemitraan strategis tersebut. Selain itu, satelit Satria merupakan contoh sukses kolaborasi erat Pemerintah Indonesia dengan swasta (PSN) melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). (Yetede)

Obat Krisis BUMN Karya Tak Cukup Konsolidasi

05 May 2023

Ada dua problem krusial yang membelit BUMN Karya hingga kini. Pertama, tumpukan utang yang bisa merongrong fundamental bisnis perusahaan. Kedua, persoalan tata kelola (GCG) yang berujung ke kasus korupsi. Kasus teranyar, Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk (WSKT) Destiawan Soewardjono, menjadi tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Agung. Dia diduga terlibat dalam perkara korupsi penyimpangan fasilitas pembiayaan dari sejumlah bank. Destiawan menjabat Direktur Utama WSKT sejak tiga tahun terakhir hingga saat ini. Bersamaan dengan krisis tersebut, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali membuka wacana konsolidasi BUMN Karya. Menteri BUMN Erick Thohir berencana menggabungkan sembilan perusahaan karya pelat merah menjadi hanya empat perusahaan. Dia mengklaim konsolidasi BUMN Karya tak menghambat proyek yang sedang digarap. Dus, ada dua opsi skema konsolidasi, yakni merger dan sistem kepemilikan. Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, saat ini rencana konsolidasi BUMN Karya masih digodok. Dia belum bisa membeberkan identitas BUMN Karya yang hendak dikonsolidasi, skema maupun informasi lainnya. Sejumlah pihak menyoroti rencana pemerintah mengonsolidasikan BUMN Karya. Intinya, langkah konsolidasi tak cukup menyelesaikan persoalan fundamental di BUMN Karya. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menilai, konsolidasi BUMN bukan obat mujarab segala jenis penyakit yang menjangkiti sebagian BUMN Karya. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad berpendapat, konsolidasi BUMN Karya juga tak luput dari sejumlah tantangan. Salah satunya terkait perbedaan kultur perusahaan. "Menurut saya mau tak mau good corporate governance harus dilakukan, tapi ada semacam kontrol sistem, intelijen dan sebagainya di internal yang memang harus ada, ini sering kali kelupaan," kata dia, kemarin.

Daya Tahan Ekonomi Indonesia

05 May 2023

Tren kenaikan suku bunga acuan di tingkat global belum juga surut. Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed, kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke level 5%—5,25%. Kenaikan ini tercatat menjadi yang tertinggi sejak Agustus 2007. Kebijakan moneter yang ditempuh The Fed ini sudah diproyeksikan sebelumnya. Bahkan, para ekonom memprediksikan bahwa The Fed bakal beberapa kali menaikkan suku bunga sepanjang 2023. Upaya The Fed untuk menetapkan kebijakan suku bunga tentu saja demi menjaga stabilitas ekonomi Negeri Paman Sam. Kendati, kebijakan itu berdampak pada munculnya gejolak di pasar keuangan, investasi negara lain, dan nilai tukar di sejumlah negara berkembang. Di sisi lain, kenaikan suku bunga menimbulkan tantangan baru berupa sulitnya pebisnis untuk mengakses kredit guna membiayai investasi. Hal ini berpengaruh terhadap penurunan investasi negara di luar Amerika Serikat. Kebijakan The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin secara langsung maupun tidak langsung akan memengaruhi kondisi perekonomian negara berkembang, termasuk Indonesia.Namun, dari dalam negeri, Pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) telah mengantisipasi risiko tersebut. Pemerintah pun terus memantau kesenjangan antara Surat Berharga Negara (SBN), dan yield obligasi Pemerintah AS (US Treasury Yield). Di sisi lain, kenaikan suku bunga menimbulkan tantangan baru berupa sulitnya pebisnis untuk mengakses kredit guna membiayai investasi. Hal ini berpengaruh terhadap penurunan investasi negara di luar Amerika Serikat. Kebijakan The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin secara langsung maupun tidak langsung akan memengaruhi kondisi perekonomian negara berkembang, termasuk Indonesia.Namun, dari dalam negeri, Pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia (BI) telah mengantisipasi risiko tersebut. Pemerintah pun terus memantau kesenjangan antara Surat Berharga Negara (SBN), dan yield obligasi Pemerintah AS (US Treasury Yield).