Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )GOTONG ROYONG WARGA WONOSARI GELIATKAN PARIWISATA DI KAWASAN IKN
Bukan mustahil untuk berlibur di sekitar Ibu Kota Nusantara,
terutama setelah sebuah tempat wisata alam dibuka. Namanya Goa Batu Tapak Raja di
Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), 30 km dari Titik
Nol IKN. Pada Minggu (31/12/2023) ratusan warga melancong ke kompleks goa
tersebut. Sebagian warga mengeksplorasi goa batu yang menjadi inti dari tempat
wisata itu, sementara beberapa anak bergantian meluncur di lintangan tali
wahana flying fox dari atas goa. Di sudut lain kompleks wisata itu, para remaja
larut dalam tawa canda sembari mengarungi danau bekas tambang dengan perahu
karet, dengan bukit-bukit yang ditumbuhi berbagai jenis pohon kayu melingkupi
mereka. Sebagian pengunjung bersantai di jajaran warung di seberang goa atau
menggelar tikar untuk piknik keluarga.
Goa Batu Tapak Raja, yang mulai dibuka untuk wisata pada 28
Mei 2022, adalah goa batu dengan stalaktit atau juntaian batu-batu yang
meruncing dari atap liang goa. Air senantiasa menetes dari ujung-ujung
stalaktit, yang terbentuk dari endapan mineral, ke lantai goa yang rata dengan
tanah. Sesekali tampak kelelawar yang terbang sekelabat menuju tempatnya
bergantung. Kasiyono, Kepala Desa Wonosari, menyebut, ada 10 jenis kelelawar di
goa itu, juga berbagai jenis burung dan monyet di hutan sekitar goa sehingga
ekowisata cocok dikembangkan di sana. Nama ”Tapak Raja”, kata Kasiyono, berasal
dari stalaktit yang mirip bentuk tapakan kaki seseorang. Goa tersebut dipercaya
sebagai lokasi bertapa pada zaman Kerajaan Sadurengas yang kemudian berubah
menjadi Kesultanan Paser antara abad ke-14 dan ke-20.
Lokasi wisata itu dibangun tidak hanya dengan lahan desa,
tetapi juga lahan pribadi warga, ada 15 orang yang merelakan tanahnya untuk digunakan.
Lambat-laun, aktivitas wisata pun terbentuk dan kabar tentang wisata goa mulai
menyebar ke seluruh Sepaku. Geliatnya terhenti pada tahun 2020 akibat pandemi
Covid-19, tetapi kembali menguat pada 2022, terutama setelah diresmikan oleh
Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam. Pada hari terakhir 2023, jalan menuju
goa belum jadi, bahkan masih rusak. Tapi, geliat pariwisata sudah terlihat
jelas. Warga terus berdatangan setelah membayar tiket Rp 10.000 per orang
ditambah karcis parkir mobil Rp 5.000. Wisata perahu juga dapat dinikmati dengan
tiket seharga Rp 10.000 per orang, sedangkan flying fox Rp 25.000. Ismawati
(34), warga Desa Suka Raja yang berpiknik di dekat goa, menyebut kehadiran Goa
Batu Tapak Raja memberi referensi baru bagi warga Sepaku untuk berwisata. (Yoga)
Reksa Dana Mesti Lebih Lincah
Kinerja instrumen investasi reksa dana sepanjang tahun lalu cenderung tak menggembirakan. Di tengah performa efek yang sebagian besar sempat memble, penyertaan unit pun terkoreksi sehingga membuat nilai aktiva bersih industri merosot cukup dalam. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, nilai dana kelolaan atau asset under management/AUM industri reksa dana bahkan sempat terperosok ke bawah Rp500 triliun pada periode Oktober dan November 2023. AUM pada akhir tahun memang akhirnya berhasil dikatrol menjadi Rp504,95 triliun berkat window dressing yang digiatkan oleh manajer investasi. Catatan saja, nilai aktiva bersih reksa dana di bawah Rp500 triliun terakhir kali terjadi pada Maret 2020. Itu pun dipicu oleh penurunan nilai aset akibat sentimen Covid-19 yang mulai masuk ke Indonesia sehingga membuat penyertaan produk reksa dana berkurang cukup banyak. Kinerja efek pada tahun lalu sejatinya tidak buruk. Indeks harga saham gabungan atau IHSG menguat 6,16% sepanjang 2023. Nilai kapitalisasi pasarnya bahkan tumbuh 23,82% menjadi Rp11.762 triliun. Angka itu membuat pasar saham Indonesia menjadi bursa terbesar di kawasan Asean. Kinerja surat utang juga tak kalah impresif. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) mencatatkan pertumbuhan imbal hasil sebesar 8,65% secara year-on-year/YoY dari level 344,78 ke level 374,61.
Capaian itu bahkan lebih tinggi dari pertumbuhan pada 2022 yang membukukan return 3,60% YoY. Lebih rinci lagi, kinerja indeks return obligasi pemerintah atau INDOBeXG-Total Return mencatatkan return sebesar 8,72% YoY dari level 337,20 ke level 366,60. Adapun kinerja indeks return obligasi korporasi atau INDOBeXC-Total Return menghasilkan imbal hasil sebesar 7,78% YoY dari 392,24 menjadi 422,78. Dengan pergeseran komposisi efek dari ekuitas ke obligasi, maka tidak heran jika etalase produk reksa dana juga didominasi jenis beraset pendapatan tetap dan terproteksi di mana jumlah keduanya nyaris mencapai 50% dari total produk reksa dana sepanjang 2023. Kita tentu menyadari bahwa situasi tahun lalu membuat kinerja pasar saham sangat volatil, terutama ditekan oleh sentimen kenaikan suku bunga dan krisis geopolitik. Kendati sempat berbalik arah dalam beberapa bulan terakhir di pengujung tahun, namun pergeseran komposisi efek dari ekuitas ke surat utang membuat berkah itu tak banyak diraup dan berdampak besar ke dana kelolaan. Hanya saja, jangan lupa bahwa ada pandangan umum di industri reksa dana yang bisa menjadi bekal positif di balik merosotnya AUM tahun lalu.
LAPORAN DARI KOREA SELATAN : PIS GENCAR PERLUAS PASAR GLOBAL
PT Pertamina International Shipping, anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang logistik dan pelayaran terintegrasi, gencar menyasar pasar global, di tengah tingginya tuntutan dunia terhadap transisi energi.
Komitmen tersebut diperkuat dengan rencana penguatan armada tanker jenis very large gas carrier (VLGC) sebanyak enam unit sepanjang tahun ini. Saat ini, PT Pertamina International Shipping (PIS) telah memiliki tiga unit VLGC, yang terdiri atas 1 unit VLGC yang dimiliki sejak Februari 2023 dan 2 unit VLGC yang baru saja dilepas perdana oleh Hyundai ke PIS di dok Hyundai Samho, Selasa (9/1). Kedua kapal VLGC tersebut diberi nama Pertamina Gas Tulip dan Pertamina Gas Bergenia. “Pelepasan perdana dua kapal VLGC ini menandai komitmen PIS yang kuat terhadap ketahanan energi dan sekaligus mengukuhkan posisi kami sebagai pemain di pasar global. Akan ada 4 kapal VLGC lagi sampai dengan akhir tahun,” ujar Direktur Utama PIS Yoki Firnandi di sela-sela acara Naming Ceremony of Pertamina Gas Tulip dan Pertamina Gas Bergenia. Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Komisaris PIS Iggi H. Achsien dan Lina Santi, serta Direktur Keuangan PIS Diah Kurniawati. Yoki mengungkapkan kedua kapal VLGC tersebut merupakan tanker liquid petroleum gas (LPG) terbesar di dunia, dengan luasan sekitar dua kali lapangan bola dan daya angkut sebesar 91.000 Cubic Meter (CBM) atau setara dengan 32.000 ton LPG. Adapun, harga masing-masing kapal tersebut sebesar US$110 juta.
Penggunaan teknologi tersebut memungkinkan kapal itu dapat dioperasikan dengan kecepatan yang lebih tinggi, tetapi hemat bahan bakar hingga 16%.“Permintaan terhadap pengangkutan gas dan amonia di pasar global terus meningkat. Ini peluang yang besar bagi kami,” tegas Yoki.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan tiga alasan dibalik keputusan strategis untuk membeli dua kapal VLGC Pertamina Gas Tulip dan VLGC Pertamina Gas Bergenia tersebut.Pertama, penambahan dua kapal baru untuk melayani pasar internasional itu merespons tingginya permintaan pasar yang diperkirakan bakal naik sejalan dengan pemulihan pascapandemi Covid-19.
Kedua, pembelian kapal dengan kemampuan untuk mengangkut LPG dan amonia juga memiliki tujuan tersendiri.
Ketiga, tuntutan globalisasi. Menurutnya, PIS telah menjadi market leader di Indonesia, dan sudah seharusnya didorong untuk menjadi pemain global.
Sebagai catatan, dua kapal VLGC yang baru dilepas kemarin merupakan bagian dari kerja sama kepemilikan antara PIS dan BGN International yang telah ditandatangani pada Oktober 2023 di sela-sela gelaran Abu Dhabi International Petroleum and Conference 2023 di Uni Emirat Arab.
Ragu Bawaslu Telusuri Aliran Dana Janggal
Asuransi Bumiputera Janji Bayar Klaim Rp 133,9 Miliar
JASA KEUANGAN, Risiko Kejahatan Siber 2024 Dinilai Masih Tinggi
Potensi risiko kejahatan siber masih menjadi ancaman yang
mengintai sektor jasa keuangan Tanah Air pada 2024. Berkaca dari tahun sebelumnya,
kapasitas sumber daya internal perusahaan dinilai perlu diperhatikan guna mengantisipasi
atau meminimalkan risiko terkait ancaman kejahatan siber. Indonesian Financial
Group (IFG) Progress, dalam Economic Bulletin Issue 43 bertajuk ”Potret Risiko
pada Sektor Jasa Keuangan dan Sektor Riil Tahun 2023” yang dirilis akhir tahun
2023, menemukan, aspek keamanan data dan informasi atau kejahatan siber menjadi
risiko tertinggi pada sektor jasa
keuangan, baik dilihat dari potensi maupun dampaknya terhadap bisnis. Senior
Research Associate IFG Progress Ibrahim Kholilul Rohman menyampaikan, survei tersebut
dilakukan jauh sebelum terjadi gejolak global, seperti konflik di Timur Tengah dan
gejolak menjelang tahun politik. Namun, berbagai risiko selama tahun 2023 juga
berpotensi terjadi pada 2024 dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi.
”Secara struktural, risiko 2024 dimungkinkan akan sama dibandingkan
dengan tahun sebelumnya, dengan kompleksitas yang lebih tajam, baik dari aspek
internal maupun eksternal. Risiko tersebut diharapkan dapat termoderasi dengan
adanya regulasi terkait keamanan siber, seperti implementasi UU PDP (UU
Pelindungan Data Pribadi),” tuturnya saat dihubungi dari Jakarta, Senin
(8/1/2024). Berdasarkan National Cybersecurity Index (NCSI) 2023, Indonesia
berada pada peringkat ke-49 di dunia dengan indeks 63,64 atau terpaut 31,17
basis poin dari Belgia yang menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan
tingkat keamanan siber terbaik. Terkait dengan keamanan siber sektor jasa
keuangan, kajian IFG Progress juga menemukan, keterbatasan kompetensi menjadi
tantangan terbesar dalam meningkatkan kapasitas internal.
Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi
(CISSReC) Pratama Persadha menyebutkan, sektor jasa keuangan menjadi salah satu
target utama para aktivis sekaligus peretas (hacktivist) untuk mendapatkan
akses pribadi, keuntungan finansial, prestise, tujuan politis, dan spionase. Ancaman
tersebut akan menimbulkan kegaduhan dan menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi
serta keuangan global mengingat sektor jasa keuangan tergolong dalam
Infrastruktur Informasi Vital (IIV). ”Selain kerugian finansial, serangan siber
memengaruhi kepercayaan public terhadap sektor jasa keuangan dan ekonomi secara
keseluruhan. Hilangnya kepercayaan masyarakat dapat mengganggu stabilitas
ekonomi, sosial, dan politik,” lanjutnya. (Yoga)
TRANSFORMASI BISNIS, Tanggap dan Jeli Merespons Perubahan
Jeli melihat perubahan zaman dan tren konsumsi masyarakat
menjadi salah satu kunci perusahaan agar bisa bertahan dan tumbuh
berkelanjutan. Menjawab kebutuhan masyarakat dan menggali potensi pasar juga
menjadi bagian integralnya. Demikian, pesan yang dibagikan Dirut PLN Icon Plus
Ari Rahmat Indra Cahyadi dan Wakil Presiden Direktur Asia Pulp Paper (APP) Suhendra
Wiriadinata pada acara CEO Talks Kompas100 CEO Forum 2023 Powered by PLN.
Masing-masing membagikan pengalamannya pada 1 Desember 2023 dan 17 November
2023. Ari menjelaskan, PT PLN Icon Plus adalah anak usaha PT PLN yang bergerak
di bidang penyedia jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi digital bagi
pelanggan. ”Jadi, kami punya major concern jadi value leverage ke publik dari layanan
digitalisasi kelistrikan,” ujar Ari. PLN Icon Plus sudah memiliki 45 juta dari
85 juta pelanggan listrik yang telah mengunduh dan menggunakan aplikasi PLN
Mobile untuk menikmati layanan ini. Digitalisasi, menurut Ari, sudah menjadi
tren global.
Namun, isu pemerataan akses internet masih belum dirasakan di
sejumlah daerah di Tanah Air. Berbekal infrastruktur kelistrikan dari PLN, PLN
Icon Plus hadir menyambung koneksi digital di daerah-daerah itu. ”Kami
menjangkau masyarakat suburban dan rural,” ujar Ari. Selain memperluas akses
internet ke daerah-daerah, pihaknya menggali potensi bisnis dengan
mengakomodasi perubahan tren konsumsi masyarakat akan internet yang tak sekadar
konten atau bermain gim, tetapi bagaimana masyarakat melihat seberapa jauh konsumsi
listrik dari solar panelnya atau CCTV-nya melalui jaringan internet. Pihaknya
juga bekerja sama dengan banyak perusahaan rintisan teknologi untuk menciptakan
permintaan akan layanan internet.
Suhendra menyatakan, perkembangan zaman, teknologi, dan tren
gaya hidup digital makin mengurangi penggunaan kertas. Ini adalah keniscayaan.
”Kita tidak bisa lari dari era digitalisasi, otomasi, dan sebagainya. Maka,
kami harus merespons segala perubahan itu,” ujar Suhendra. APP memanfaatkan
perkembangan teknologi dengan menggunakan otomasi mesin dari industri hulu
hingga hilir. Ini meningkatkan efisiensi dan daya saing produksi. Digitalisasi
menciptakan peluang baru yang dimanfaatkan perusahaan. Misalnya, seiring
maraknya perdagangan digital, meningkat pula kebutuhan kertas kemasan untuk membungkus
barang e-dagang. Pihaknya juga terus berinovasi menciptakan produk yang
dibutuhkan masyarakat, misalnya, tisu untuk lap tangan, yang juga untuk tisu dapur
dengan spesifikasi ramah lingkungan. (Yoga)
Pekerja Muda Enggan Bergabung ke Serikat Pekerja
Pekerja usia muda semakin enggan bergabung menjadi anggota
serikat pekerja. Disrupsi industri digital dan tren hubungan kerja yang
fleksibel menjadi factor yang melatarbelakanginya. ”Semua pekerja, sesuai UU No
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, berhak memiliki serikat pekerja/serikat
buruh. Masalahnya, sistem bekerja saat ini berbeda dengan kerja konvensional.
Metode perekrutan ataupun penilaian kinerja karyawan sekarang mulai dipengaruhi
oleh teknologi digital,” ujar analisis Indonesia Labor Institute, Rekson
Silaban, di Jakarta, Senin (8/1/2024). Penduduk bekerja usia muda yang sekarang
semakin mendominasi pasar kerja, menurut Rekson, lebih menyukai hubungan kerja
yang tidak mengikat. Padahal, berjalannya serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB)
membutuhkan pekerja yang memiliki majikan tetap agar dapat diajak berunding.
Oleh karena itu, Rekson berpendapat, SP/SB perlu mereformasi
diri agar relevan dengan pasar tenaga kerja yang semakin didominasi pekerja sektor
jasa dan teknologi informasi. Pertama, federasi memerlukan SP/SB khusus pekerja
jasa dan teknologi informasi. Kedua, cara rekrutmen dan advokasi anggota SP/SB
diubah menjadi lebih menggunakan media digital. Dosen Fakultas Ekonomi
Universitas Katolik Parahyangan, Indrasari Tjandraningsih, menyatakan,
kaderisasi dari SP/SB yang ada saat ini masih lemah. ”Faktor seperti itu
membuat bergabung menjadi anggota serikat kurang populer di kalangan pekerja
usia muda. Hubungan kerja yang semakin fleksibel juga menuntut pekerja mementingkan
terus bekerja dan mengutamakan memperoleh pendapatan (dibandingkan berserikat),”
tuturnya. (Yoga)
Memadukan Bantuan Sosial
Bantuan sosial dikucurkan guna membantu masyarakat miskin dan
mempercepat pengentasan rakyat dari kemiskinan. Bantuan ini perlu dipadukan
dengan program lain. Bank Dunia mencontohkan, bansos bisa dipadukan dengan penciptaan
peluang yang lebih baik, dan memfokuskan sumber daya fiskal pada investasi yang
berpihak pada masyarakat miskin. Atau, dipadukan dengan inklusi keuangan yang membantu
rumah tangga bertahan dari guncangan ekonomi. Mengutip Wapres Ma’ruf Amin,
program itu bertujuan memberdayakan masyarakat agar semakin mandiri. ”Kalau
bansos ditambah dan diberikan terus, namanya melestarikan kemiskinan. Jadi,
bagaimana supaya lama-lama bansos ini semakin sedikit,” kata Wapres (Kompas,
6/1/2024).
Publikasi Bank Dunia pada Mei 2023 menyebutkan, separuh
penduduk Indonesia yang tak miskin rentan jatuh miskin saat kena guncangan.
Guncangan cukup besar terjadi pada 2020, yakni pandemi Covid-19. Saat itu, banyak
orang yang kehilangan pekerjaan atau waktu kerja berkurang sehingga pendapatan
merosot atau bahkan nol. Di sisi lain, dari 139,85 juta orang penduduk bekerja
di Indonesia pada Agustus 2023, sebanyak 59,11 % bekerja di sektor informal.
Umumnya, mereka tidak memiliki akses jaminan, kecuali mengupayakannya sendiri Di
Indonesia, per Maret 2023, ada 25,9 juta penduduk miskin atau 9,36 % dari
jumlah penduduk negeri ini. Jumlah penduduk miskin berkurang dibandingkan
dengan September 2020 atau enam bulan pascapandemi Covid-19 dimulai, yang
sebanyak 27,55 juta orang. BPS memberi catatan, penyaluran bansos mengurangi
beban pengeluaran masyarakat.
Alokasi anggaran perlindungan sosial dalam APBN 2024 sebesar
Rp 496,8 triliun, lebih besar dibandingkan 2023 yang Rp 439,1 triliun. Dalam
APBN 2024, target prioritas perlindungan sosial berupa program keluarga
harapan, program bansos sembako, asistensi rehabilitasi sosial, dan penyaluran
bantuan iuran jaminan kesehatan nasional. Ada pula program Indonesia pintar,
penyaluran subsidi bahan bakar minyak, subsidi bunga kredit usaha rakyat, dan
bantuan langsung tunai (BLT) desa. Bansos berperan penting meringankan beban
masyarakat miskin. Di masa pandemi, bansos sembako membantu mengurangi
pengeluaran masyarakat miskin untuk membeli sembako. Adapun BLT, misalnya, bisa
digunakan untuk menambah belanja makanan bergizi bagi rumah tangga miskin
penerima bantuan. (Yoga)
Adaptasi Perilaku Konsumsi-Tabungan
Tahun 2023 yang baru saja berlalu akan dikenang sebagai tahun
di mana prediksi resesi meleset (Economist, Desember [2023]). Di AS, suku bunga
acuan naik, inflasi berangsur turun, tanpa perekonomian harus mengalami resesi.
Pertumbuhan ekonomi triwulan III-2023 bahkan tercatat 4,9 %, didorong pengeluaran
untuk jasa. Pertumbuhan ini adalah yang tertinggi sejak triwulan III dan IV-2022.
Pertumbuhan berbasis sektor jasa ini didukung data Indeks PMI (Purchasing Manager
Index) sektor jasa yang tetap dalam zona ekspansi, naik ke 51,3 pada Desember
dari 50,8 di bulan sebelumnya. Sementara PMI sektor manufaktur tetap dalam zona
kontraksi, turun dari 49,4 ke 47,9. Inflasi AS turun dari 3,2 % pada November
ke 3,1 % di Desember, terendah dalam lima bulan terakhir pada 2023. Inflasi ini
adalah imbas dari krisis energi dan pangan akibat konflik Rusia-Ukraina.
Hal yang menarik, adaptasi di sisi permintaan masyarakat ala
Hicksian compensated demand function (Mas-Collel et.al [1995]) atau HCDF turut
meminimalkan dampak inflasi. Dengan anggaran yang lebih lapang, kelas menengah
dapat merealokasi porsi konsumsi dari yang inflasi relatifnya tinggi ke yang
lebih rendah sehingga secara agregat momentum pertumbuhan tetap terjaga. Bank
Dunia pada 2020 memperkirakan 114,7 juta orang penduduk Indonesia menuju kelas
menengah, yang selama 2002 sampai dengan 2016 bertambah 7 sampai 10 % per
tahun. Kelas menengah adalah warga dengan pengeluaran Rp 1,2 juta-Rp 6 juta per
bulan. Semua ini turut berperan dalam perkembangan Indeks Keyakinan Konsumen
(IKK) publikasi BI yang secara konsisten di atas 120 sejak Mei 2022.
Pengamatan pada beberapa tujuan wisata saat liburan Natal dan
Tahun Baru lalu menunjukkan aktivitas konsumsi dengan mobilitas tinggi tetap
tidak terlalu terganggu. Untuk konsumsi simultan barang tahan lama dan nontahan
lama, adalah kombinasi pembiayaan cicilan dan mengurangi porsi pengeluaran
bulanan yang biasanya disisihkan untuk ditabung (average propensity to save/APS).
Perilaku ini membantu pertumbuhan manufaktur, perdagangan, transportasi,
hotel-restoran, dan informasi-komunikasi, terkointegrasi dengan multiplier
lintas sektor. Kelas menengah dengan adaptasi melalui HCDF membuat perekonomian
lebih berdaya tahan. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









