Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Istana: Mundurnya Maruara Sirait Jangan Dihubungkan dengan Presiden Jokowi
BARANG ELEKTRONIK, Belum Jadi Raja di Negeri Sendiri
Industri manufaktur elektronik dalam negeri sejatinya punya
potensi besar. Hanya saja, industri ini masih acap kali dipandang sebelah mata
di pasar domestik sendiri dibandingkan dengan merek global. Mengutip data BPS,
industri elektronik terus mencatatkan pertumbuhan sejak triwulan III-2022
hingga triwulan III-2023. Selama lima triwulan itu, industri berturut-turut
tumbuh 12,56 %, 7,62 %, 12,78 %, 17,32 %, dan 13,68 %. Catatan ini hanya kalah
dari industri logam dasar yang tengah kinclong dengan maraknya hilirisasi
mineral. Industri elektronik berkontribusi 8,3 % terhadap kinerja total
industri manufaktur pada triwulan III-2023, menempatkan industri elektronik di
posisi keempat kontributor terbesar terhadap industri manufaktur, di bawah industri
makanan dan minuman, industri batubara dan pengilangan migas, serta industri
kimia dan farmasi.
Direktur Operasional PT Supertone Tri Isyanta mengatakan,
pertumbuhan industri elektronik belakangan tumbuh pesat, berkaitan dengan
tumbuhnya UMKM perakit komponen yang menghasilkan barang elektronik. ”Saat ini,
membuat barang elektronik mudah sekali. Tidak seperti dahulu yang perlu
kemampuan sangat modern. Sekarang, cukup menyatukan bagian-bagian yang sesuai
saja. Ditancap atau di-pin saja sudah bisa,” ujar Tri saat dihubungi, Jumat
(12/1). Kini banyak UMKM yang beroperasi di ruko-ruko sudah bisa merakit
sendiri barang elektronik, lalu menjualnya. Geliat ini mendorong industri ini
berkembang hingga ke berbagai pelosok daerah.
Kendati mencatat pertumbuhan pesat, secara keseluruhan pasar
ritel barang elektronik dalam negeri masih dikuasai merek global. Konsumen dalam
negeri cenderung lebih memilih merek global. Tri berharap dukungan lebih besar
lagi dari pemerintah dan konsumen dalam negeri. Dukungan yang sudah ada, misalnya,
aturan penggunaan produk dalam negeri dalam program pengadaan barang elektronik
pemda ataupun pusat. Barang elektronik yang dimaksud, misalnya, laptop, CCTV,
dan komputer untuk kebutuhan kementerian, lembaga, dan pemda. Merek produk
lokal masuk dalam e-katalog dalam pengadaan barang-barang dan inventaris
pemerintah. (Yoga)
Waspadai Saham Gorengan Menjelang Pemilu
Pasar modal berisiko disalahgunakan untuk pencucian uang
terkait aktivitas pemilu. Manipulasi pasar menjadi salah satu modus yang paling
berisiko. Otoritas perlu lebih memperketat pengawasan perdagangan dan
peningkatan literasi agar investor tidak dirugikan. Selama masa kampanye pemilihan
presiden dan pemilihan legislatif 2024, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
(PPATK) melaporkan adanya kenaikan transaksi keuangan yang besar pada rekening
bendahara parpol atau rekening pribadi calon anggota legislatif. Sebaliknya, dana
pada rekening khusus dana kampanye (RKDK) yang seharusnya menjadi sarana transparansi
kampanye cenderung datar. Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, yang sempat melaporkan
temuan tersebut dalam ”Refleksi Akhir Tahun 2023 dan Proyeksi Kerja serta Langkah-langkah
Strategis PPATK Tahun 2024”, mengatakan fenomena ini dapat terjadi melalui
mekanisme industri keuangan, seperti pasar modal.
”Iya (pasar modal), termasuk dari industri nonperbankan,” katanya
kepada Kompas, Selasa (16/1). Aliran dana kampanye yang tidak transparan atau
pencucian uang di pasar modal berpotensi terjadi. PPATK sejauh ini menemukan
beberapa modus transaksi dana kampanye yang tidak sesuai, antara lain pemanfaatan
rekening lain yang bukan RKDK untuk kepentingan pendanaan kampanye 2024 dan
penerimaan setoran tunai dalam jumlah signifikan oleh nomine ke rekening calon
anggota legislatif. PPATK dengan Bareskrim Polri pada 2020 membuat penilaian
risiko sektoral tindak pidana pencucian uang hasil tindak pidana pasar modal. Menggunakan
data kuantitatif dan kualitatif periode 2017 - 2019, ditemukan bahwa manipulasi
pasar menjadi satu dari lima jenis delik pidana pasar modal dengan risiko
tertinggi.
Manipulasi pasar, dilakukan dengan menciptakan gambaran semu
atau menyesatkan harga efek di bursa efek sehingga harga saham naik atau turun
dengan tujuan memengaruhi pihak lain untuk membeli, menjual, atau menahan efek.
Indikator dari transaksi mencurigakan lewat skema ini antara lain penggunaan
nomine untuk bertransaksi pada satu saham melalui perusahaan efek berbeda dan
adanya pembukaan rekening dana nasabah dari para pihak nomine pada bank yang
sama dalam periode waktu yang berdekatan. Kemudian, ada kenaikan atau penurunan
yang signifikan pada volume, nilai, lalu frekuensi transaksi. Indikasi mencolok
lainnya adalah drastisnya naik turun harga saham yang kerap mencirikan ”saham
gorengan”. (Yoga)
PROPERTI Bertahan atau Ditinggalkan
Hingga akhir 2023, kekosongan ruang perkantoran di kawasan
pusat bisnis di Jakarta menembus 2 juta meter persegi. Tingkat kekosongan yang
fantastis di gedung-gedung pencakar langit menyisakan pekerjaan berat dalam menghadapi
siklus perlambatan properti pada 2024. Survei Colliers Indonesia merilis, luas
gedung perkantoran di kawasan pusat bisnis (CBD) Jakarta pada tahun 2023
sekitar 7,38 juta meter persegi. Tingkat kekosongan sebesar 2 juta meter
persegi atau 27 % dari total luas perkantoran itu merupakan titik terendah bagi
kawasan bergengsi Ibu Kota, yang mencakup Thamrin, Sudirman, Rasuna Said, Mega
Kuningan, Gatot Subroto, dan Satrio. Pemicunya adalah banyaknya pasokan ruang perkantoran
baru dalam beberapa tahun terakhir. Suplai yang terus masuk membuat sektor perkantoran
sulit bergerak meski permintaan sewa ruang perkantoran yang tertahan selama
pandemi kini mulai bergeliat.
Sepanjang 2023, suplai baru ruang perkantoran di CBD Jakarta
tercatat 350.000 meter persegi, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ruang
perkantoran di luar CBD, yakni berkisar 60.000 meter persegi. Pasokan gedung
baru di luar CBD Jakarta yang tidak signifikan telah mendorong okupansi
perkantoran di kawasan itu meningkat. Dari total luas gedung perkantoran di
luar CBD Jakarta sekitar 3,75 juta meter persegi, tingkat okupansi mencapai 75,01
%. Permasalahan okupansi juga turut dipicu tren pengurangan luas perkantoran.
Namun, Colliers Indonesia memprediksi permintaan ruang perkantoran tahun ini
akan meningkat sejalan dengan ekspansi dan relokasi kantor. Dengan kekosongan
ruang kantor yang masih besar, kenaikan permintaan diharapkan menjadi oase
untuk menggeliatkan ruang perkantoran.
Di samping perkantoran, rendahnya okupansi juga dialami
sejumlah pusat perbelanjaan kelas menengah bawah
serta mal dengan konsep kepemilikan (strata title). Meski pandemi telah berlalu
dan sektor ritel secara umum dinyatakan kembali normal, beberapa pusat
perbelanjaan belum mampu terkerek bangkit. Viral di media sosial terkait
deretan mal yang sepi di kawasan strategis Jakarta, seperti Blok M dan Senayan,
serta kekosongan sejumlah trade centre yang pernah berjaya sebagai destinasi belanja
menjadi ironi. Per tahun 2023, rata-rata okupansi mal kelas menengah bawah,
menurut survei Colliers Indonesia, hanya 60 %, jauh di bawah mal-mal kelas
menengah atas yang rata-rata mencapai 80-90 %. Sejumlah langkah adaptasi
diperlukan pengembang untuk relevan dengan pasar. Pilihannya hanya dua:
bertahan atau ditinggalkan. (Yoga)
Truk Logistik Pilih Jalur Pantura ketimbang Tol
Banyak kendaraan angkutan barang, terutama truk, memilih
jalur pantai utara Jawa. Jalan tol yang mestinya menjadi jalur utama distribusi
logistik masih dianggap mahal tarifnya. Akibatnya, biaya logistik belum dapat
ditekan optimal. Berdasarkan data Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), jalan tol
Jakarta-Surabaya berhasil memangkas setengah waktu tempuh truk angkutan logistik
dari 25-27 jam menjadi 13-15 jam. Upaya ini dinilai mampu mempercepat proses
distribusi barang-barang yang sensitif terhadap durasi waktu. Walau pertumbuhan
infrastruktur berdampak positif terhadap dunia logistik, dampaknya tak optimal,
karena truk-truk logistik masih mendominasi jalur pantura Pulau Jawa.
”Tol itu harusnya didominasi truk. Namun, tarif tol truk
mahal sekali sehingga masih banyak pemain transportasi yang menggunakan jalur
pantura untuk menghindari biaya tol,” ujar Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan
Antar-institusi Internasional ALI Adhitya Sari pada 2024 Growth Opportunites: Navigating
Indonesia’s Supply Chain and Logistics Landscape yang digelar ALI bersama Frost
and Sullivan di Jakarta, Selasa (16/1/2024). Biaya tol untuk jenis kendaraan
logistik dinilai masih memberatkan. Proporsinya 20 % dari total biaya
transportasi, belum termasuk pungutan liar alias pungli di luar tol.
Ketua ALI Mahendra Rianto mengatakan, mayoritas angkutan
logistik masih memanfaatkan truk. Padahal, biaya menggunakan truk adalah yang
paling mahal dibandingkan penggunaan kereta api atau kapal. ”Sekarang, (tarif)
paling murah adalah kendaraan pribadi. Jadi, jangan subsidi kendaraan pribadi
dan mobil-mobil mewah. Akhirnya enggak dilewati itu jalan-jalan tol (dengan
angkutan logistik),” kata Mahendra. Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol,
dari Jakarta hingga Surabaya (Warugunung) tarif tol golongan
II (truk dua gandar) mulai dari Rp 1,1 juta dan untuk golongan V (truk lima
gandar) hingga 1,2 Juta. Struktur tarif itu membuat para pelaku usaha logistik
enggan melewatkan truk-truknya melalui jalan tol. (Yoga)
TIMUR TENGAH, Perluasan Perang Tak Terhindarkan
Bukti perluasan perang Gaza terus terlihat di kawasan. Iran menembakkan rudal ke Irak, sementara kapal -kapal di Laut Merah terus menjadi sasaran Houthi. Dalam pernyataan pada Selasa (16/1) Kemenlu Irak mengumumkan Baghdad menyelidiki serangan Iran. Irak menyebut, serangan itu melanggar kedaulatannya dan membahayakan warganya. Baghdad akan mengadu ke Dewan Keamanan PBB. Kuasa usaha Kedutaan Besar Iran di Baghdad dipanggil ke Kemenlu Irak selepas serangan tersebut. Irak juga menarik duta besarnya dari Teheran. Garda Revolusi Iran (IRGC) mengakui menembakkan rudal ke Erbil, Irak. Serangan pada Senin dini hari itu disebut menyasar markas mata-mata Israel di Irak.
IRGC juga menembakkan rudal ke Suriah. sasarannya diklaim markas Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS). Kelompok NIIS mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri di Iran, beberapa pekan lalu. Serangan Iran ke Irak serta Suriah terjadi di tengah kekhawatiran perluasan perang Gaza. Selain di Gaza, serangan terkait perang tersebut terjadi di Lebanon, Yaman, Irak, dan Suriah. Pelakunya pihak yang terlibat perang Gaza, pendukung, dan kaki tangan pihak-pihak itu. Di Laut Merah, kapal milik perusahaan Yunani menjadi sasaran serangan Houthi. Akibat serangan pada Selasa tersebut, sebagian lambung MV Zografia rusak.
Serangan terjadi beberapa hari setelah Yaman disasar rudal dan bom AS dan sekutunya. Washington beralasan, serbuan ke Yaman untuk melumpuhkan kemampuan Houthi mengganggu pelayaran di Laut Merah. Secara terpisah, Indonesia kembali menegaskan dukungan pada upaya-upaya membela Palestina. Indonesia juga mendukung Afsel mengadukan pelanggaran Israel atas Konvensi Genosida di Mahkamah Internasional (ICJ). Israel dinilai melanggar hukum internasional. Israel menduduki Tepi Barat, membangun permukiman ilegal di sana, Menlu RI Retno LP Marsudi menyampaikan hal itu dalam diskusi pakar di Kemenlu RI, membahas soal upaya pencarian nasihat hukum dari ICJ soal tindakan Israel di Palestina. (Yoga)
Pakaian Paling Diincar di ”Live Shopping”
Pemilu 2024 dan Arah Perekonomian Kita
Pemilu biasanya berdampak positif bagi perekonomian melalui
peningkatan konsumsi masyarakat dan lembaga nonprofit rumah tangga. Namun, di
sisi lain, hajatan lima tahunan itu cenderung mengakibatkan penurunan investasi
sehingga mendorong perlambatan ekonomi. Semakin tinggi ketidakpastian (politik),
semakin besar koreksi investasi, dan semakin dalam pula risiko perlambatan
ekonomi. Pemilu 2024, khususnya pemilihan presiden, tingkat ketidakpastiannya
sangat tinggi. Ditambah situasi global yang makin rumit, investasi diperkirakan
akan merosot tahun ini sehingga pertumbuhan ekonomi pada tahun ini berpotensi
terkoreksi. BI memperkirakan pertumbuhan tahun 2024 berkisar 4,5-5,3 %. Selain
punya implikasi pada siklus ekonomi jangka pendek (cyclical effect), pemilu
juga punya potensi memengaruhi situasi struktural jangka panjang (structural effect).
Untuk itu, diperlukan evaluasi kebijakan pembangunan selama
ini serta identifikasi perbaikan kebijakan. Pemerintahan Presiden Jokowi selama
dua periode sangat fokus pada pembangunan infrastruktur. Tentu saja arah kebijakan
ini harus dilanjutkan dengan beberapa perbaikan. Pembangunan infrastruktur
adalah syarat perlu bagi pembangunan ekonomi dan industri (hilirisasi). Namun,
itu belum cukup. Masih diperlukan pilar kebijakan lain, terutama penguatan regulasi
dan institusi serta pengembangan sumber daya manusia. Ketiganya harus dilakukan
secara komprehensif dengan proporsi yang tepat. Merujuk studi Bappenas,faktor
paling menghambat pembangunan ekonomi di Indonesia adalah regulasi dan kelembagaan.
Siapa pun presiden terpilih nanti perlu fokus pada aspek ini.
Dengan demikian, terjadi penataan menyeluruh pada aspek tata kelola, proses
kerja, serta koordinasi antara kementerian dan lembaga, ataupun koordinasi
pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan. Melalui perbaikan regulasi dan
kelembagaan, anggaran pemerintah yang terbatas bisa lebih efektif dan efisien guna
mendorong produktivitas perekonomian. Dengan begitu, pemilu tidak sekadar
memengaruhi dinamika perekonomian jangka pendek, tetapi juga menentukan arah pembangunan
jangka panjang. Pemerintah ke depan perlu mengakui keberhasilan pembangunan
selama ini, tetapi juga harus berani memperbaiki berbagai hal mendasar yang
perlu perubahan (Yoga)
Yang Kaya Kian Kaya, yang Miskin Kian Merana
Sejak tahun 2020, kesenjangan ekonomi di dunia semakin lebar.
Lima orang terkaya di dunia, yakni CEO Tesla Elon Musk, Bernard Arnault dari
perusahaan mewah LVMH, pendiri Amazon Jeff Bezos, pendiri Oracle Larry Ellison,
dan pakar investasi Warren Buffett, menjadi lebih kaya dua kali lipat atau 114 %
sejak 2020, berkat lonjakan harga saham. Kekayaan mereka meningkat dari 405
miliar USD, sekitar Rp 6,3 ribu triliun atau kuadriliun pada 2020, menjadi 869
miliar USD atau Rp 13,5 kuadriliun pada 2022. Tapi, sejak 2020 pula, lima miliar
orang miskin di seluruh dunia menjadi semakin miskin. Dengan serentetan krisis
yang terjadi, perekonomian dunia runtuh akibat pandemi Covid-19. Laporan
tahunan mengenai kondisi kesenjangan di seluruh dunia dari lembaga amal Oxfam ini
dipublikasikan sebelum Forum Ekonomi Dunia dimulai di Davos, Swiss, Senin
(15/1). Untuk menghitung kekayaan lima miliarder terkaya, Oxfam menggunakan
angka dari Forbes per November 2023. Oxfam merupakan konfederasi internasional
yang terdiri atas 20 organisasi yang bekerja sama dengan 90 negara untuk
membangun masa depan yang bebas ketidakadilan akibat kemiskinan.
”Dunia sedang memasuki dekade perpecahan. Dalam waktu dekat,
kita perkirakan dalam satu dekade ke depan kita akan memiliki triliuner. Setidaknya
akan ada satu orang yang memiliki kekayaan sampai seribu miliar USD. Jika tren
ini terus meningkat, upaya memerangi kemiskinan di seluruh dunia baru bisa
tuntas 229 tahun lagi,” kata direktur eksekutif sementara Oxfam, Amitabh Behar,
di Swiss. Di sisi lain, ratusan juta orang di seluruh dunia kini harus bekerja
lebih keras, dengan jam kerja yang lebih lama dan upah yang rendah. Di 52
negara yang dianalisis, upah riil rata-rata dari hampir 800 juta pekerja turun.
Mereka kehilangan 1,5 triliun USD atau Rp 23 kuadriliun selama dua tahun
terakhir, atau setara dengan hilangnya gaji selama 25 hari untuk setiap
pekerja. Orang yang miskin akan bertambah lebih banyak lagi jika perang
Rusia-Ukraina dan Israel-Hamas terus terjadi. Akibat konflik, harga energi dan
pangan melonjak dan ini sangat berdampak pada negara-negara termiskin. Ironisnya,
keuntungan bisnis justru meningkat tajam. (Yoga)
Meningkatkan Anggaran Kesehatan
Komitmen negara dalam pembangunan kesehatan nasional masih
lemah, terlihat dari rendahnya alokasi anggaran belanja bidang tersebut. Padahal,
kualitas kesehatan masyarakat menentukan pencapaian tujuan pembangunan
berkelanjutan. Pengambilan keputusan politik bidang kesehatan berimplikasi pada
derajat kesehatan publik. Sesuai amanat konstitusi, negara bertanggung jawab
terhadap kesehatan seluruh rakyatnya. Data Bappenas yang diolah dari data Bank
Dunia dan Kemenkeu menunjukkan belanja negara untuk kesehatan di Indonesia
paling rendah dibandingkan dengan negara lain, yang hanya 6,9 %, jauh lebih rendah
dibandingkan dengan AS (38 %), China (27,5 %), Australia (21,9 %), Jerman (21,6
%), Jepang (20,4 %), Inggris (19,4 %), dan Korsel (19,5 %).
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Jumat (12/1) menyatakan,
komposisi belanja pemerintah didominasi belanja tidak produktif dan tidak
berorientasi jangka panjang, yang meliputi, belanja barang, belanja bunga
utang, dan belanja subsidi (Kompas, 13/1). Perlu komitmen negara melalui
alokasi anggaran belanja bidang kesehatan guna mengatasi berbagai masalah kesehatan
warga secara menyeluruh. Angka kematian ibu di Indonesia tercatat 190 per
100.000 kelahiran hidup akibat anemia pada ibu hamil, paparan rokok tinggi, dan
kurang gizi. Persoalan kesehatan pada ibu hamil turut memicu tengkes atau
stunting pada bayi. Hasil survei Status Gizi Indonesia tahun 2022 menunjukkan
prevalensi tengkes secara nasional 21,6 %.
Indonesia juga menghadapi beban ganda penyakit. Selain penyakit
menular seperti tuberkulosis, warga menghadapi penyakit tidak menular seperti
jantung dan stroke. Namun, pencegahan dan penanganannya belum optimal karena
layanan kesehatan belum merata. Maka, alokasi belanja kesehatan mesti
ditingkatkan. Berdasarkan perhitungan Bappenas, kebutuhan anggaran penanganan
tengkes mencapai Rp 185,2 triliun, untuk bantuan gizi bagi anak balita dan ibu
hamil dari keluarga miskin dan rentan. Intervensi diperlukan untuk mencegah tengkes
pada 1.000 hari pertama kehidupan. Alokasi belanja kesehatan yang memadai juga
mendukung pembangunan sistem kesehatan di Indonesia. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









