;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

Tak Mudah Bayar Utang Rafaksi Pakai Potong Pajak

16 Mar 2024
Proses pembayaran utang rafaksi minyak goreng oleh pemerintah kepada pengusaha, masih belum ada kejelasan. Pasalnya, Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) sempat mengusulkan, agar ada pemangkasan pajak bagi perusahaan yang terdaftar dalam kebijakan minyak goreng satu harga sebagai solusi dari pembayaran utang rafaksi yang macet tersebut. Hanya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey menegaskan, usulan GIMNI tersebut adalah langkah yang panjang. Sebab, untuk kebijakan pemotongan pajak, ada di bawah tanggungjawab Kementerian Keuangan (Kemenkeu). "Ya, kami melihat bahwa itu (pemangkasan pajak) tidak mudah. Karena pemotongan pajak itu, kan, ada di bawah Kemenkeu," ungkapnya kepada KONTAN, Jumat (15/3). Roy malah mempertanyakan sikap Kemenkeu, apakah akan membuka tangan untuk permasalahan rafaksi minyak goreng ini. Soalnya, alokasi selisih harga ini ada di ranah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), jadi bukan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Momentum Evaluasi Layanan Transportasi

16 Mar 2024

Kasus mengenai pilot dan kopilot yang tertidur bersamaan selama 28 menit ketika bertugas dalam sebuah penerbangan aktif layak menjadi perhatian. Insiden ini menyisakan berbagai macam tanda tanya sekaligus kekhawatiran, khususnya bagi masyarakat pengguna penerbangan maupun pengguna transportasi umum lainnya. Apalagi hal ini mengemuka menjelang puncak penggunaan transportasi publik pada masa mudik Lebaran dan arus balik beberapa pekan yang akan datang. Kasus ini mula-mula terungkap ke publik dari laporan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Komite yang menangani keselamatan transportasi itu menerbitkan laporan tentang adanya pilot dan kopilot sebuah maskapai penerbangan yang tertidur dalam penerbangan dari Kendari ke Jakarta. Pesawat sempat melenceng jauh dari jalur yang seharusnya. Berdasarkan dokumen KNKT Safety Recommendation Number 04.O-2024-02.01 and 04.O-2024-02.02, komite tersebut melaporkan investigasi atas insiden yang terjadi pada Kamis (25/1). Dokumen penyelidikan itu ditandatangani oleh Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono tertanggal 27 Februari 2024. Kementerian Perhubungan selaku regulator telah merespons insiden ini. Kemenhub menyatakan memberikan teguran keras kepada maskapai penerbangan terkait. Selain itu, Kemenhub juga menyatakan akan melakukan investigasi secara khusus terkait kasus ini. Menurut Kemenhub, kru pada penerbangan bernomor BTK6723 itu juga telah di-grounded sesuai SOP internal untuk investigasi lebih lanjut. Regulator menyatakan maskapai perlu memperhatikan waktu dan kualitas istirahat pilot dan awak pesawat lainnya, yang mempengaruhi kewaspadaan dalam penerbangan. Pengamat menyatakan pilot tidur dalam penerbangan jarak jauh adalah biasa, akan tetapi tidak lazim pada penerbangan jarak kurang dari 4 jam, apalagi pilot dan kopilot tidur bersamaan ketika bertugas. Apakah ini semata-mata kelalaian individu, atau ada kaitan dengan prosedur kerja, beban kerja, maupun tata kelola sumber daya manusia yang perlu dikaji ulang oleh maskapai penerbangan. Dengan demikian, kasus serupa tidak dapat terulang kembali. Untunglah bahwa kali ini tidak sampai ada korban maupun kerusakan dalam insiden tersebut. Dunia penerbangan termasuk bidang yang memiliki aturan-aturan yang relatif lebih ketat dibandingkan bidang lain seperti transportasi darat semacam bus atau travel.

Angkat Daya Beli dan Bukti APBN Pulih

16 Mar 2024

Pemerintah memasyikan THR dan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) tahun ini dibayarkan secara penuh atau 100 %, berbeda dengan empat tahun lalu saat keduanya tidak dibayarkan dengan penuh karena keuangan negara dalam keadaan tertekan khususnya akibat pandemi Covid-19. Menkeu Sri Mulyani mengatakan, dengan pembayaran THR dan gaji ke-13 hingga 100 % menunjukkan bahwa kondisi APBN sudah pulih pasca menghadapi Covid-19.

Dengan adanya THR, diharapkan juga memberikan dampak perekonomian nasional terutama dari sisi konsumsi masyarakat, ujar Sri Mulyani dalam konfrensi pers di Aula Mezzaine, Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (15/3). “Ini yang kita harapkan dapat meningkatkan daya beli. Saya harap ASN gunakan dan belanjakan itu untuk produk dalam negeri, mendorong ekonomi lokal, supaya ini benar-benar bermanfaat,” ujar  Sri Mulyani.  (Yetede)

Kegiatan Tambang Timah Ilegal Menyusut

16 Mar 2024

Kegiatan tambang timah ilegal di Bangka Belitung menurun drastic seiring dengan penanganan kasusdugaan korupsi dalam tata niaga timah oleh Kejaksaan Agung. Pemerintah akan membentuk satuan tugas tata niaga timah setelah penanganan kasus dugaan korupsi rampung. Sinergitas pemerintah pusat dan pemda menjadi kunci pembenahan tersebut.

Direktur Bangka Belitung Resources Institute (BRiNST) Teddy Marbinanda mengatakan, langkah Kejaksaan Agung berdampak signifikan terhadap kegiatan tambang illegal di Bangka Belitung. “Secara garis besar (kasus dugaan korupsi tata niaga timah) ada efeknya. Signifikan menekan kegiatan tambang illegal, tapi masih ada beberapa penambang liar yang beroperasi,” kata Teddy di Jakarta, Jumat (15/3). (Yetede)

Microsoft Dukung Transformasi Digital Pemerintah

16 Mar 2024

Kemenkominfo baru saja menandatangani kerjasama dengan PT Microsoft Indonesia untuk meningkatkan sinergi penguatan implementasi teknologi informasi dan transformasi digital di sektor pemerintahan. Nota kesepahaman Kemenkominfo dan Microsoft Indonesia mencakup pengembangan SDM bidang digital, penguatan infrastruktur dan digitalisasi pemerintah, penguatan tata kelola kecerdasan buatan (AI) yang bertanggung jawab, penguatan implementasi dan perlindungan data pribadi.

Menkominfo Budi Arie Setiadi menekankan arti penting kolaborasi pemerintah dan sektor swasta, salah satunya dengan Microsoft dalam upaya mewujudkan transformasi digital nasional, termasuk di sektor pemerintahan. “Pmerintah Indonesia meyakini, kolaborasi multistakeholder sangat dibutuhkan termasuk melalui kerja sama antara pemerintah dan sektor privat,” ujar Budi Arie dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman Kemenkominfo dengan Microsoft Indonesia di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (15/3). (Yetede)

TUNJANGAN HARI RAYA Rp 99,5 Triliun untuk Aparatur Sipil Negara

16 Mar 2024

Setelah empat tahun dipotong akibat pandemi Covid-19, Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dicairkan utuh oleh pemerintah tahun ini. Anggaran yang dikeluarkan untuk THR dan gaji ke-13 itu mencapai Rp 99,5 triliun. Tahun ini kapasitas fiskal dinilai jauh lebih baik dibanding empat tahun lalu ketika terpukul pandemi. Sepanjang 2020-2023, pemerintah memotong beberapa komponen THR dan gaji ke-13 karena keuangan negara terbatas. Menkeu Sri Mulyani Indrawati berharap, pemberian THR dan gaji ke-13 secara utuh tahun ini bisa meningkatkan daya beli aparatur sipil negara (ASN).

”Hendaknya dibelanjakan produk-produk dalam negeri agar bisa mendorong ekonomi lokal,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (15/3). Secara rinci, komponen THR dan gaji ke-13 yang akan diterima ASN/pejabat/TNI/Polri adalah gaji pokok sesuai komponen penghasilan per Maret 2024 (untuk THR) dan Mei 2024 (untuk gaji ke-13); tunjangan jabatan/umum, tunjangan yang melekat pada gaji pokok (tunjangan keluarga dan tunjangan pangan); serta 100 % tunjangan kinerja bagi ASN pusat dan setinggi-tingginya 100 % untuk ASN daerah.

Bagi ASN daerah, pemberian THR dan gaji ke-13 dibayarkan sesuai kapasitas fiskal pemda. Sementara komponen THR yang akan diberikan kepada pensiunan ASN adalah pensiun pokok,tunjangan keluarga,tunjangan pangan, dan tambahan penghasilan pensiun. Untuk guru dan dosen, komponen yang diberikan adalah 100 % tunjangan profesi guru dan dosen, tunjangan kehormatan profesor, serta tambahan penghasilan guru. THR akan diberikan paling cepat 10 hari kerja sebelum hari raya Idul Fitri dan gaji ke-13 pada Juni 2024.. ”THR tidak dikenai potongan iuran dan untuk potongan PPh juga akan ditanggung pemerintah.” kata Sri Mulyani. (Yoga)

Roda Ekonomi Si Lajang

16 Mar 2024

Banyaknya warga Di China pada medio 2017 yang memutuskan hidup sendiri dituding menghambat pertumbuhan ekonomi. Mereka bahkan dianggap lebih malas bekerja karena tidak punya motivasi untuk menghidupi keluarga dan membesarkan anak. Rama (32), pekerja swasta asal Jakarta, pernah memasang target ingin menikah di usia 27 tahun. Namun, setelah ayahnya meninggal pada tahun 2014, rencana hidup Rama berubah. Kini, Rama masih hidup lajang dan santai. ”Sepertinya gue single itu lebih karena faktor mental. Gue merasa bokap pergi terlalu cepat dan gue harus menggantikan posisinya di rumah. Sekarang jadi lebih pengin habisin waktu sama nyokap dulu mumpung masih bisa bareng,” ujarnya, Kamis (14/3). Sebagai pria lajang, Rama merasa pengeluarannya terhitung tinggi.

Dalam sebulan, ia menghabiskan Rp 8 juta-Rp 10 juta hanya untuk diri sendiri, seperti memenuhi hobi, bergaul, serta merawat dan membahagiakan diri sendiri (self-care). Ia juga mengeluarkan uang untuk keperluan rutin, seperti membayar tagihan listrik, air, dan internet. Meski tidak menikah, ia juga punya tanggungan tidak langsung karena mesti membantu menghidupi saudaranya. Gabriella Tessa (34) yang masih lajang karena pertimbangan mental dan finansial merasa pengeluarannya terhitung banyak. Tidak hanya menghidupi diri sendiri, ia juga membiayai perawatan ayahnya yang sakit dan membayar berbagai kebutuhan rutin keluarganya. ”Kayaknya kalau jomblo itu konsumsinya sedikit, tidak juga, ya. Generasi sekarang bukannya banyak yang hedon? Justru karena single, semakin banyak duit dihabiskan untuk kesenangan pribadi. Jadi, konsumsinya enggak kalah banyak sama yang berkeluarga,” ujarnya.

Seseorang yang lajang, bisa terimpit keharusan menjadi tulang punggung keluarga, alias generasi sandwich, yang kini tidak memandang status marital. Meski tanpa tanggungan resmi, belanjanya dapat menyerupai mereka yang sudah berkeluarga karena mesti menghidupi anggota keluarga yang lain. Di sisi lain, kesadaran untuk lebih merawat diri, menyenangkan diri, dan menikmati hidup yang hanya sekali juga mendorong budaya konsumtif yang masif di kalangan penduduk lajang. Apalagi, jika mereka memang sanggup secara finansial. Tren melajang justru kini membuka peluang ekonomi baru yang menyasar konsumen single. Mengutip kajian McKinsey Global Institute pada 2021, ada tren kebangkitan ekonomi lajang (solo economy) secara global dengan ceruk pasar menggiurkan, terutama di sektor hiburan, perawatan diri, horeka (hotel, restoran, dan kafe), serta turisme.

Di Jepang, misalnya, tempat karaoke untuk satu orang dan restoran barbeku dengan satu kursi dan satu alat pemanggang muncul di mana-mana. Di China, penjualan produk rumah tangga berukuran kecil dan ringkas serta robot pembersih bagi rumah tangga lajang naik berkali-kali lipat. Kaum single yang awalnya dicela karena dianggap minim kontribusi mulai bangkit menjadi kekuatan ekonomi baru yang menggerakkan konsumsi. Akan tetapi, untuk jangka panjang, hidup menjomblo bukannya tanpa konsekuensi. Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI (LPEM FEB UI) Teuku Riefky mengatakan, bangkitnya populasi lajang bisa menghambat pertumbuhan penduduk baru dan mengubah struktur demografi. Dampaknya, potensi produktivitas dan suplai tenaga kerja di masa depan bisa semakin rendah. (Yoga)

Penjualan Kurma Meningkat

16 Mar 2024
Pegawai toko oleh-oleh haji dan umrah tampak memilih kurma pesanan para pelanggan mereka di kawasan Tanah Abang, Jakarta, pada hari Jumat (15/3/2024). Pedagang mengatakan, penjualan kurma di awal bulan puasa ini meningkat hingga 50 persen dibandingkan hari-hari biasa. Buah kurma dijual dengan rentang harga Rp 40.000 hingga Rp 300.000 per kilogram tergantung jenis kurmanya. (Yoga)

Demi Silaturahmi, Siapkan Mudik dengan Serius

16 Mar 2024

Idul Fitri yang jatuh pada pekan kedua April 2024 rasanya kurang lengkap apabila tak menjalin silaturahmi dengan orangtua, sanak saudara, dan handai tolan di kampung halaman. Pemerintah memperkirakan pergerakan masyarakat 71,7 % total penduduk Indonesia atau 193,6 juta orang selama Lebaran 2024, meningkat dibanding pergerakan masyarakat saat Lebaran tahun lalu di 187 juta orang. Mayoritas di antaranya lebih memilih transportasi umum untuk menuju kampung halaman. Tia (26), karyawati swasta, misalnya, sudah mereka-reka rencana pulang ke kampung halaman di Medan, Sumut. Sejak awal Maret 2024, ia berburu tiket pesawat di berbagai laman. ”Keuangan memang jadi seret jelang mudik. Harga tiket pesawat sudah Rp 2 jutaan. Padahal, pesannya dari Maret, apalagi kalau dekat hari-H Lebaran,” ujarnya, Kamis (14/3). Di luar tiket, ada pengeluaran lain yang totalnya Rp 7 juta-Rp 8 juta. ”Jadi, tahun ini pastinya rindu suasana Lebaran kumpul keluarga.

Alasan mudik itu, ya, karena cuma setahun sekali, masa tidak bisa diusahakan mudik, apalagi buat yang masih punya orangtua dan masih single,” ujarnya. Bayu (24), pegawai kantor pemerintahan, memutuskan mudik pada Lebaran kali ini. Meski harus merogoh kocek lebih mahal lantaran terlambat memesan tiket, ia tetap pulang kampung demi berjumpa orangtua dan menjalin silaturahmi dengan sanak saudaranya. Pada mudik kali ini, Bayu mengeluarkan ongkos transportasi Rp 1,4 juta atau dua kali lipat dari harga tiket normal. Ia baru memesan tiket awal Maret 2024 lalu dan hanya tersisa tiket kereta api (KA) Jakarta-Surabaya kelas eksekutif seharga Rp 710.000. Kedua pengalaman itu mencerminkan bagaimana perencanaan keuangan mudik oleh masyarakat. Penasihat keuangan sekaligus pendiri Oneshildt Financial Planning, Risza Bambang, menyarankan pemudik menyiapkan diri sejak awal. Salah satunya dengan menghitung biaya yang akan dikeluarkan, antara lain, biaya transportasi umum atau kendaraan pribadi, akomodasi, serta biaya konsumsi selama perjalanan dan di kampung halaman.

Selain itu, ada biaya oleh-oleh, biaya zakat, biaya donasi atau THR kepada orangtua dan sanak saudara, kebutuhan untuk pakaian yang berkaitan dengan mudik, serta biaya jasa penjagaan rumah saat ditinggal mudik. Para pemudik sebaiknya memperhitungkan tujuan mudik, waktu keberangkatan dan kepulangan, hingga durasi selama di kampung halaman. Lebih lanjut, destinasi yang akan dikunjungi selama mudik, pilihan akomodasi tinggal, detail jadwal, dan jenis transportasi akan menentukan anggaran. ”Langkah selanjutnya adalah menghitung secara detail dan akurat (keseluruhan biaya yang akan dikeluarkan). Lalu, tambahkan dengan biaya tidak terduga, baik petty cash (kas kecil) lebih kurang 10 % maupun asuransi perjalanan jika diperlukan,” ujarnya. Perlu dicatat bahwa anggaran dibuat sesuai kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan ”unjuk gigi” di kampung. Aanggaran untuk mudik seyogianya mempertimbangkan biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari atau disesuaikan kemampuan finansial agar pengeluaran tak melebihi dana yang disiapkan. (Yoga)

Kesehatan Ginjal bagi Semua

16 Mar 2024

Dunia menghadapi epidemi penyakit ginjal kronis. Namun, kebanyakan orang tidak menyadari telah mengalami gangguan fungsi ginjal. Padahal, selain menurunkan kualitas hidup, penyakit ini juga membebani ekonomi warga dan bisa fatal bagi penderitanya. Penyakit ginjal kerap tanpa gejala. Namun, insidensi dan beban penyakit ini tinggi. Karena itu, menurut Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia Pringgodigdo Nugroho, penapisan awal penting guna menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat komplikasi penyakit ginjal kronis (Kompas, 15/3/2024). Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 850 juta orang di seluruh dunia mengidap beberapa jenis penyakit ginjal. Penyakit ginjal termasuk salah satu penyebab utama kematian. Dalam laman World Kidney Day disebutkan, pada 2019 penyakit ginjal kronis (CKD) memicu lebih dari 3,1 juta kematian. Hal ini menjadikannya menempati peringkat ketujuh dalam hal penyebab utama kematian di seluruh dunia.

Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi, antara lain, tingginya beban biaya terapi, terbatasnya akses pengobatan dan tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan primer, kesenjangan informasi seputar penyakit itu, serta lemahnya pencegahan dan diagnosis dini. Penanganan penyakit ginjal menimbulkan beban anggaran kesehatan besar karena biaya tahunan per pasien untuk hemodialisis. Biaya hemodialisis atau cuci darah di AS 88.195 USD, di Jerman 58.812 USD, dan di Belgia 83.616 USD. Di Indonesia, mengutip data BPJS Kesehatan, biaya terapi gagal ginjal meningkat dalam pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pada tahun 2022 mencapai Rp 2,1 triliun dan naik menjadi Rp 2,9 triliun pada 2023. Sejumlah studi membuktikan penapisan bisa efektif menurunkan risiko penyakit ginjal pada tahap akhir, terutama pada populasi berisiko tinggi. Penapisan bisa melalui pemeriksaan laboratorium dasar. (Yoga)