;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10118 )

Perkuat Ekonomi Umat, BSI Serahkan Zakat Lebih dari Rp 222 Miliar

14 Mar 2024

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) semakin mengukuhkan komitmen untuk memperkuat ekonomi umat dengan mendorong peningkatan penyaluran zakat perusahaan. Pada Ramadhan tahun ini, BSI menyerahkan Rp 222,7 miliar zakat perusahaan melalui Baznas, melesat 29 % dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dirut BSI Hery Gunardi mengatakan, pihaknya dapat mendorong kenaikan zakat seiring pertumbuhan laba bersih perseroan sepanjang 2023. Dari total zakat yang disalurkan, Rp 189,7 miliar merupakan zakat dari laba perusahaan dan Rp 33 miliar merupakan zakat pegawai. Dengan angka tersebut BSI kembali menjadi perusahaan dengan volume zakat terbesar di Indonesia. (Yetede)

Waspadai Cuaca Ekstrem Beberapa Hari ke Depan

14 Mar 2024

BMKG memperkirakan terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Tanah Air beberapa hari ke depan. Angin kencang disertai hujan dengan intensitas ringan-lebat serta gelombang laut tinggi berpotensi terjadi dan berisiko memicu bencana hidrometeorologi. Masyarakat diimbau mewaspadainya. Di NTB, Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) memprediksi cuaca ekstrem berlangsung di NTB hingga akhir pecan ini. Masyarakat diimbau mewaspadai hujan disertai angina kencang hingga gelombang tinggi. Kepala Stasiun Meteorologi ZAM Satria Topan Primadi, Rabu (13/3) mengatakan, curah hujan bisa terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. ”Berpotensi terjadi di seluruh wilayah NTB, 10-16 Maret 2024,” ujarnya. Kondisi itu bisa terjadi pagi hingga dini hari, yakni mulai dari Lombok Utara, Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima, Kota Bima, dan Dompu.

Selain hujan disertai petir dan angin kencang, BMKG Stasiun Meteorologi ZAM memprediksi potensi gelombang tinggi pada periode itu. Gelombang dengan tinggi mencapai 2,5-4 meter berpotensi terjadi di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, dan Selat Sape bagian selatan. Adapun gelombang 4-6 meter berpotensiterjadi di Samudra Hindia, selatan NTB. Di Malang, Jatim, prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Malang, Firda Amalia M, mengatakan, hingga kini dinamika atmosfer mendukung untuk terjadinya cuaca ekstrem. ”Selain itu, saat ini juga ada bibit siklon yang berada di selatan Pulau Jawa. Ini bisa meningkatkan cuaca ekstrem hingga seminggu ke depan berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta gelombang tinggi di perairan selatan Jawa,” ujarnya. Di Sultra, hujan dengan intensitas sangat tinggi masih berpotensi terjadi di Kendari dan sejumlah daerah lain di Sultra. Masyarakat diharapkan mewaspadai banjir dan longsor selama sepekan ke depan. ”Selama seminggu ke depan, (curah) hujan masih akan tinggi. Kondisi ini diprediksi terjadi di Kendari, sejumlah daerah di daratan Sultra, dan beberapa di kepulauan,” kata Kepala Stasiun Maritim BMKG Kendari Sugeng Widarko. (Yoga)

Akses untuk Kuliah Semakin Berat

14 Mar 2024

Akses pendidikan dasar dan menengah di Indonesia semakin membaik dengan pembiayaan yang terjangkau, bahkan gratis untuk sekolah negeri. Sebaliknya, akses untuk kuliah di perguruan tinggi Indonesia masih berat karena tingginya biaya kuliah dan minimnya anggaran pendidikan tinggi yang disediakan negara. Plt Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam, di Jakarta, Rabu (13/3) mengatakan, anggaran fungsi pendidikan minimal 20 % APBN belum mampu mendukung pembiayaan pendidikan tinggi di perguruan tinggi negeri (PTN) sekalipun. Karena itu, pembiayaan pendidikan tinggi hingga kini prinsipnya masih gotong royong, yaitu investasi bersama pemerintah dan masyarakat serta pihak lain. Di acara bincang edukasi ”Mengupas Skema Terbaik dan Ringankan Pendanaan Mahasiswa”, beberapa waktu lalu, Nizam memaparkan, dari berbagai data yang dikompilasi tahun 2020, rata-rata total biaya pendidikan Indonesia sekitar 2.000 USD atau Rp 28 juta per mahasiswa.

Dibandingkan India yang berkisar 3.000 USD, biaya di Indonesia lebih murah 75 %, tapi, dibandingkan dengan Malaysia, biaya pendidikan di Indonesia baru seperempatnya karena biaya kuliah di sana sekitar 7.000 USD AS per mahasiswa. Hingga kini, subsidi biaya kuliah dari pemerintah dengan standar minimum di PTN baru 28 % Anggaran Diktiristek tahun 2024 sekitar Rp 33,6 triliun, tetapi itu termasuk pendapatan negara bukan pajak (PNBP) atau dana masyarakat sekitar Rp 7 triliun. Saat ini sebagian besar anggaran Diktiristek habis digunakan untuk belanja pegawai. ”Jika mau menyubsidi seperti di Malaysia, butuh Rp 110 triliun atau empat kali lipat anggaran PTN, belum bantuan PTS. Kalau mau seperti Australia, kebutuhan mencapai Rp 1.000 triliun, tentunya tidak mungkin dengan APBN yang ada.

Karena itu, perlu pembiayaan gotong royong sebagai investasi bersama pemerintah dan masyarakat untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang kompetitif,” tutur Nizam. Dari alokasi Kemendikbudristek tahun 2023 sekitar Rp 81 triliun, sepertiganya dialokasikan untuk jaring pengaman sosial afirmasi beasiswa anak sekolah hingga mahasiswa. ”Anggaran untuk PTN saja masih kecil. Kalau bicara kualitas, butuh pembiayaan lebih besar,” kata Nizam. Wakil Ketua Forum Rektor Indonesia Didin Muhafidin mengatakan, biaya kuliah tinggi tidak terhindarkan. Sebab, biaya operasional kampus, khususnya PTS, terus meningkat dan dibebankan kepada mahasiswa. Biaya investasi juga meningkat dan inflasi tinggi. Didin juga menyoroti kebijakan pemerintah yang ambigu sehingga beban biaya kuliah tinggi. ”Perguruan tinggi itu, kan, ditetapkan nirlaba, tapi perlakuannya tetap seperti lembaga bisnis. Seharusnya ada perlakuan khusus bagi lembaga pendidikan tinggi dari pemerintah pusat dan daerah,” ujar Didin. (Yoga)

Menghadapi Generasi Pesimistis

14 Mar 2024

Inilah kisah di China ketika anak muda berebut lowongan pekerjaan. Malam sebelum ujian pegawai negeri China, Melody Zhang (24) belajar sambil berjalan mondar-mandir dengan cemas. Barulah saat masuk ke dalam ruangan ujian keesokan harinya, dia menyadari sudah menangis seharian. Zhang sangat berharap bisa bekerja di lembaga pemerintah setelah 100 berkas lamaran kerjanya untuk industri media ditolak. Sayangnya, impian itu pun kandas. Bukan hanya Zhang yang gagal menjadi pegawai negeri karena peminatnya sampai 2,6 juta orang. Padahal, lowongan yang tersedia hanya 39.600 posisi. Jumlah peminat 2,6 juta orang ini mencatat rekor di tengah krisis kemiskinan yang dialami anak muda (Kompas.id, 11/3/2024). Setidaknya 20 % dari 100 juta warga China berusia 16-24 tahun menganggur pada Juni 2023.

Pengumuman ini ditarik dan kemudian muncul pernyataan baru yang menyebutkan bahwa data itu tidak memasukkan mahasiswa dan menyebutkan pengangguran anak muda mencapai 14,9 % pada Desember 2023. Angka-angka ini sebenarnya berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi China yang tidak lagi tinggi sehingga penyediaan lapangan pekerjaan tidak memadai. Mereka yang bekerja pun tidak memperoleh pendapatan yang layak karena turun 1,3 % dibandingkan tahun lalu. Tak mengherankan jika mereka disebut generasi paling pesimistis. Fenomena ini tidak hanya terjadi di China, tetapi juga di AS dan Indonesia. Mereka adalah generasi yang sulit mendapatkan pekerjaan, sulit untuk membeli properti, dan tak mudah untuk mendapatkan akses pendidikan yang bermutu.

Tekanan hidup mereka sangat berat dan mendalam. China memahami hal ini. Saat ini, mereka tengah mencari sumber pertumbuhan baru. Target pertumbuhan saat ini, yaitu 5 %, hanya sekadar untuk menjaga lapangan pekerjaan. Mereka bercita-cita memiliki pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi lagi untuk menyelesaikan masalah tenaga kerja. Dalam Kongres Rakyat Nasional (NPC) tahunan awal Maret lalu, China telah mengumumkan, salah satu cara menyelesaikan masalah saat ini adalah dengan membangun industri yang penting bagi daya saing masa depan, antara lain kecerdasan buatan hingga eksplorasi ruang angkasa. (Yoga)

Matematika Pangan Lokal

14 Mar 2024

Melonjaknya harga beras menjadi momentum untuk kembali pada beragam pangan lokal. Selain lebih murah, pangan lokal lebih segar dan memiliki kandungan gizi yang baik. Ditinggalkanya beragam pangan lokal dan bergesernya pola konsumsi ke beras membebani ekonomi masyarakat, terutama di daerah defisit beras seperti NTT. Semakin miskin masyarakat, presentasi penghasilan yang tersedot untuk membeli beras kian besar. Masyarakat harus mengorbankan beragam kebutuhan konsumsi yang lain, termasuk mengurangi konsumsi protein. Hal ini pada gilirannya berisiko meningkatkan masalah gizi pada anak.

”Harga beras saat ini paling mahal dari yang saya alami selama hidup. Warga saat ini terbebani luar biasa dengan perkembangan ini,” kata Kepala Desa Mudakeputu, Kabupaten Flores Timur, NTT, Yohanes Purin Weking (57), Minggu (3/3). Harga beras di Pasar Mudakeputu saat ini mencapai Rp 17.000 per kg, jauh lebih tinggi dari ketetapan harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.400 per kg. Kenaikan harga beras ini diikuti kenaikan harga-harga kebutuhan pokok lain, termasuk telur. ”Warga miskin tambah miskin karena uang saat ini seperti tidak bernilai,” ujarnya. Anastasia Marselina Dai (35), ibu rumah tangga di Desa Mudakeputu, menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan beras, keluarganya menjual hasil pertanian, seperti sayur-mayur, singkong, dan jagung, tetapi harganya tidak sebanding.

Satu karung singkong, 50 kg, hanya laku dijual Rp 20.000. ”Kami sekarang harus menghemat untuk membeli lauk-pauknya. Ikannya dikurangi, yang penting anak-anak kenyang dulu,” katanya. Menurut Yohanes, lonjakan harga beras saat ini membuatnya tersadar tentang pentingnya pangan lokal. ”Kalau warga masih mau makan pangan-pangan lokal, pasti tidak akan kesusahan dengan naiknya harga beras,” ujarnya. Secara tradisional, masyarakat Mudakeputu memiliki pengetahuan untuk mengolah jagung dan singkong sebagai pangan pokok. ”Bahkan, kalau mau ke hutan, juga banyak umbi-umbian yang dulu waktu saya masih kecil menjadi makanan sehari-hari,” lanjutnya.

Jagung kuning, misalnya, menurut ahli gizi IPB University, Drajat Martianto, memiliki kandungan energi 355 kalori per 100 gram (g), hampir sama dengan nasi sebesar 360 kalori per 100 g. Sementara tepung gaplek memiliki kandungan energi 363 kalori per 100 g. Bahan pangan ini juga memiliki unsur mikro dengan kandungan bervariasi. Dari sisi harga, beragam pangan lokal juga lebih murah. Meski begitu, makan juga soal kebiasaan selain persepsi warga yang sudah terhegemoni pangan pokok harus beras. Menurut Yohanes, selama puluhan tahun, masyarakat di desa diajarkan bahwa makan harus beras. Mereka yang masih makan putu dan nasi jagung dianggap orang tidak mampu. ”Ini yang membuat warga menjual jagung, singkong, dan mete untuk beli beras,” katanya (Yoga)

Pasokan Seret, Harga Minyak Goreng Rakyat Naik

14 Mar 2024

Harga minyak goreng untuk rakyat, berupa minyak curah dan kemasan sederhana merek Minyakita, naik. Hal ini terjadi lantaran pasokan minyak goreng yang berasal dari kewajiban memasok kebutuhan domestic (DMO) minyak goreng seret. BPS mencatat, pada pekan pertama Maret 2024, harga rerata nasional minyak goreng Rp 17.825 per liter. Harga komoditas tersebut naik 0,44 % dibandingkan harga rerata pada Februari 2024. Kenaikan harga minyak goreng itu terjadi di 236 daerah atau 65,56 % dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia. Jumlah daerah tersebut bertambah dari pekan kelima Februari 2024 yang sebanyak 228 daerah.

Berdasarkan Sistem Informasi Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kemendag, per 13 Maret 2024, harga rerata nasional minyak goreng curah dan Minyakita sama, yakni Rp 15.600 per liter. Harga tersebut di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah Rp 14.000 per liter. Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Penting Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Bambang Wisnubroto, Rabu (13/3) mengatakan, kenaikan harga minyak goreng curah dan Minyakita terjadi lantaran realisasi pemenuhan DMO rendah. Pada Februari 2024, realisasi DMO hanya mencapai 123.536 ton atau 41,2 % dari target DMO bulanan sebanyak 300.000 ton.

”Realisasi DMO pada Februari 2024 itu terendah sejak Juni 2022,” ujarnya dalam Rakori Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kemendagri secara hibrida di Jakarta. Kemendag mencatat, penurunan realisasi DMO minyak goreng itu terjadi sejak Desember 2023. Pada Desember 2023, realisasi DMO tersebut sebanyak 249.044 ton atau 83 % dari target bulanan. Kemudian pada Januari 2024, realisasi DMO itu turun menjadi 212.115 ton atau 70,7 % dari target bulanan. Penurunan realisasi DMO terjadi lantaran permintaan ekspor CPO dan produk turunan masih rendah. Salah satu indikasinya, hak ekspor minyak sawit sebagai insentif atas pemenuhan DMO masih menumpuk, yakni 5,58 juta ton atau setara kebutuhan ekspor 2,5 bulan. (Yoga)

Gerai Es Teh dan Es Kopi Gula Aren Gerus Pasar Minuman Kemasan

14 Mar 2024

Merebaknya gerai es teh dan es kopi gula aren di berbagai penjuru kota mulai berdampak pada menurunnya penjualan minuman dalam kemasan di toko ritel dan warung kelontong. Fenomena ini menandakan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap minuman ringan. Mengutip data Nielsen, seperti diolah Asosiasi Industri Minuman Ringan (Asrim), volume penjualan produk minuman dalam kemasan di luar air minum dalam kemasan (AMDK) pada 2023 adalah 3 juta liter. Angka ini menurun 2,59 % dibandingkan tahun 2022 di 3,08 juta liter. Yang termasuk minuman ringan dalam kemasan antara lain minuman teh dalam kemasan, minuman kopi dalam kemasan, minuman mengandung susu dalam kemasan, minuman berkarbonasi, dan minuman sari buah.

Menurut Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal, salah satu faktor penyebab menurunnya penjualan minuman dalam kemasan di tingkat ritel adalah menjamurnya gerai es teh dan es kopi gula aren di berbagai sudut kota. ”Sedikit atau banyak (penurunan penjualan minuman dalam kemasan) dipengaruhi oleh merebaknya gerai-gerai (es teh dan kopi gula aren),” ujarnya dalam konferensi pers yang diselenggarakan Asrim bertajuk ”Kinerja Industri Minuman di 2023 serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024” di Jakarta, Rabu (13/3). Cara konsumsi minuman ringan di masyarakat telah berubah. Kini masyarakat kian menggemari minuman es teh dan es kopi gula aren karena dianggap sedang tren. Selain itu, konsumen juga lebih mudah mengaksesnya karena mudah ditemui dan dibeli di pinggir jalan. Tidak seperti minuman dalam kemasan yang disimpan di dalam lemari pendingin toko ritel. (Yoga)

Rekapitulasi Nasional Ditargetkan Rampung Sebelum 20 Maret 2024

14 Mar 2024

KPU RI menargetkan rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat nasional akan selesai sebelum tanggal 20 Maret 2024. Anggota KPU RI August Mellaz mengatakan ada kemungkinan proses rekapitulasi selesai pada Senin, (18/3) “Kalau target kami malah selesai sebelumnya,” kata Mellaz di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (13/3).

Dia menjelaskan bahwa KPU juga memantau proses rekapitulasi yang berada di tingkat kecamatan hingga provinsi. Kendati demikian, menurutnya, proses penghitungan sudah mau selesai. Proses rekapitulasi penghitungan suara ini menyisakan 19 lagi dari 38 provinsi yang sudah dihitung. Seturut Peraturan KPU No 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlngsung mulai 15 Februari sampai 20 Maret 2024. (Yetede)

Jokowi Minta Penyediaaan Lahan Investasi di IKN Dipercepat

14 Mar 2024

Presiden RI Jokowi meminta penyediaan lahan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kaltim, bisa dipercepat. Hal tersebut disampaikan setelah Jokowi menerima banyak keluhan dari para investor tentang kecepatan investasi di IKN. Hal tersebut disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono setelah rapat internal yang dipimpin Presiden Jokowi mengenai perkembangan pembangunan IKN di Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Tadi saran dari Menteri Investasi (Bahlil Lahadalia) yang juga disepakati Bapak Presiden, agar tanahnya dijual (kepada investor) dengan harga yang ditetapkan Otorita IKN,” kata Basuki, Rabu (13/3). Karena itu presiden memerintahkan agar lahan bagi investor segera ditetapkan statusnya dengan sistem jual beli, dengan proses percepatan penyediaan lahan bagi investasi di IKN tidak melanggar aturan. (Yetede)

DMO Turun, Harga Migor Melambung

14 Mar 2024

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kemendag (SP2KP) per 8 maret 2024, harga minyak goreng (migor) sawit curah mencapai Rp 15.600 per liter, di atas HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 14.000 per liter dikarenakan penurunan DMO Februari 2024.

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan harga migor curah yang mengalami kenaikan tak dapat dihindari karena menurunnya realisasi DMO produsen yang hingga akhir Februari sebesar 123.536 ton atau 41 % target pemenuhan 300.000 ton. “Hal itu imbas lesunya ekspor CPO dan produk turunannya, sehingga DMO turun disbanding bulan lalu,” ucap dia dalam raker dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (13/3). (Yetede)