;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

Kursus Warga Lansia Menjamur di China

19 Mar 2024

Saat ini, beragam kursus untuk warga lanjut usia menjamur di China. Cui Chunyun (60), pensiunan akuntan di Beijing, mengikuti kelas dansa. Ia mengikuti kelas itu untuk menjaga kebugaran dan bisa mengimbangi kelincahan kelima cucunya. Ia berharap bisa menunda masuk ke panti jompo. ”Saya ingin bisa bergerak, bahkan orang yang berusia di atas 70 tahun pun masih bisa menari. Kita harus bergerak untuk hidup,” katanya, Senin (18/3). Cui hanyalah satu dari ribuan warga lanjut usia China yang mengikuti kursus. Menjamurnya kursus untuk kelompok lansia ini disebut ”ekonomi perak” yang mengacu pada warna rambut uban. Populasi China yang menua dengan cepat memicu pasar untuk bisnis kursus yang lantas berkembang pesat itu. Fenomena ini berkebalikan dengan bisnis les untuk pelajar yang turun drastis.

”Industri pendidikan sedang bertransisi ke ekonomi perak,” kata Qiu Peilin, Kepala Lembaga Kursus Mama Sunset di Beijing. Mama Sunset adalah salah satu lembaga kursus untuk warga lansia. Sejak diluncurkan pada 2023, Mama Sunset telah membuka lima cabang di Beijing. Saat ini, Mama Sunset membuka 20 kelas berbeda bagi ribuan warga China berusia 50 tahun ke atas. Perusahaan konsultan Frost and Sullivan memperkirakan pasar pendidikan bagi warga lansia di China akan tumbuh 34 % pada 2027 menjadi 120,9 miliar yuan, naik dari 28 miliar yuan pada 2022. Pada dekade selanjutnya, sekitar 300 juta orang China akan pensiun. Jumlah itu setara hampir seluruh populasi AS.

Perusahaan penyedia pembelajaran daring bagi warga lansia terbesar di China, Quantasing, yang terdaftar di bursa Nasdaq, berencana mempekerjakan lebih banyak tutor taici dan pengobatan tradisional. Mereka berencana menambah kelas. Perusahaan itu juga berencana memanfaatkan basis murid-murid lansia untuk menjual produk dagangan. Beberapa produk di antaranya batang moxa, yang digunakan dalam pengobatan tradisional, dan baijiu, minuman keras tradisional China. Pada kuartal IV-2023, pendapatan Quantasing tumbuh 24,7 % dibandingkan periode yang sama 2022 menjadi 980,5 juta yuan. Sementara peserta terdaftar pada akhir 2023 melonjak 44,6 % dibandingkan periode yang sama 2022 menjadi 112,4 juta orang. (Yoga)

Antosipasi Ramadan, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 31,3 Triliun

19 Mar 2024

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan kebutuhan uang tunai Rp 32,3 triliun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai di masyarakat selama 30 hari ke depan. Persiapan tersebut untuk kebutuhan mulai 18 Maret hingga 16 April 2024 saat Ramadhan menjelang Idul Fitri 1445 H. Jumlah net kebutuhan uang tersebut naik 10,5 % dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya.

Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman mengatakan, langkah imi diharapkan dapat membantu nasabah memenuhi berbagai kebutuhan pada periode Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitrimendatang, terutama pada masa pembayaran THR ASN. Sebagian besar alokasi kebutuhan uang tunai tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian ATM Bank Mandiri yang diprediksi mencapai Rp 1,7 triliun selama periode tersebut. (Yetede)

Menkeu Laporkan Debitur LPEI Terindikasi Korupsi ke Kejagung

19 Mar 2024

Menkeu Sri Mulyani menyerahkan laporan ke kejaksaan Agung (Kejagung) tentang empat perusahaan yang terindikasi melakukan dugaan tindak pidana korupsi (fraud) dalam pemberian fasilitas kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang terdiri atas beberapa tahapan (batch), dengan batch 1 yang terdiri atas 4 perusahaan terindikasi fraud dengan total sebesar Rp 2,50 triliun.

“Hari ini secara khusus kami sampaikan 4 debitu yang terindikasi fraud dengan ourstanding pinjaman Rp 2,5 triliun. Kami terus menegaskan kepada direksi dan manajemen LPEI untuk terus meningkatkan peranannya dan tanggung jawabnya dan harus membangun tata kelola yang baik,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (18/3). (Yetede)

97.465 Phishing Keuangan Sasaran Sektor Bisnis RI

19 Mar 2024

Kapersky, perusahaan penyedia solusi dan konsultasi security siber global asal Rusia, mendeteksi 97.465 tautan phishing yang menyasar transaksi keuangan pada sektor perdagangan secara electronic (e-commerce), perbankan dan sistem pembayaran di Indonesia pada 2023. Jumlahnya berkontribusi 21,38 % dari total 455.708 upaya serangan phishing yang menyasar keuangan pada tiga sektor bisnis tersebut di kawasan Asia Tenggara.

Serangan phising ke sektor bisnis tanah air tersebut menempati peringkat ketiga di kawasan Asia Tenggara.  Phishing merupakan upya penjahat siber untuk mencuri data pribadi dengan mengirimkan tautan atau identitas palsu, atau menyamar sebagai institusi yang sah. Aksi mereka lakukan untuk mencuri data terkait keuangan guna menangguk keuntungan, mulai dari kata sandi, nomorkartu kredit, detail rekening bank dan informasi lain dari individe maupun perusahaan. (Yetede)

Panen Meluas Harga Beras Mulai Terkoreksi

19 Mar 2024

Kenaikan harga beras pada minggu ke dua Maret 2024 dibandingkan minggu pertama cenderung mendatar (flatering) dan jumlah wilayah yang mengalami lonjakan juga menyusut. Kondisi harga beras yang demikian disebabkan harga gabah kering panen (GKP) kini turun menjadi Rp 6.700 per kg menyusul meluasnya panen raya padi di Indonesia bulan ini. Koreksi harga beras diperkirakan makin signifikan pada puncak panen raya April nanti, ketika produksi dan kebutuhan sudah seimbang.

Menurut Plt Kepala BPS Amalia Adminggar Widyasanti, situasi harga beras menunjukkan tanda-tanda yang sangat baik sebab rerata harga beras pada minggu kedua dan pertama Maret 2024 sangat sedikit perbedaannya. Hal itu didorong produksi beras Maret 202 ini yang mulai meningkat. “Harga beras kelihatan mulai ada flattening antara minggu kedua Maret dibandingkan minggu pertama. Selain itu, wilayah yang mengalami kenaikan harga beras pun menurun di minggu kedua Maret menjadi 268 kabupaten/kota, dari 271 kabupaten/kota di minggu pertama,” jelas dia saat Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 di Jakarta, Senin (18/03). (Yetede)

Investasi Adil, Solusi Atasi Pengungsi

18 Mar 2024

Bersama Jordania dan Iran, Turki menempati peringkat teratas sebagai penampung pengungsi. Dari 108 juta pengungsi, menurut data Komisi Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR), 10 juta ada di tiga negara tersebut. Bahkan, Uganda dan Etiopia menampung hampir 2,5 juta pengungsi. Dari berbagai lokasi penampungan sementara itu, pengungsi bergerak menuju negara-negara lain yang dianggap lebih aman. Sejumlah pihak mendapat uang banyak dari pengangkutan pengungsi dan imigran gelap. Dilaporkan The Australian Financial Review pada Minggu, Corporate Travel Management akan mendapat untung besar dari jasa akomodasi dan transportasi pencari suaka Inggris. Perusahaan Australia itu memenangi kontrak 2 miliar USD untuk mengurus para pencari suaka di Inggris.

Indonesia dan sejumlah negara menekankan penyelesaian masalah pengungsi harus melihat akarnya. Pada kasus Rohingya, Suriah, dan Afghanistan, akarnya adalah kekerasan di kampung halaman. Pada kondisi tersebut, keamanan harus dihadirkan di kampung asal para pengungsi. Rasa terancam mendorong orang  terpaksa mengungsi keluar dari kampung halamannya. Pendorong lain orang meninggalkan kampung  halaman adalah kondisi ekonomi. Hasrat mencari penghasilan lebih baik mendorong orang merantau. Pada kondisi ini, pemberian suaka hanya salah satu solusi sementara. Solusi jangka panjangnya dengan menggerakkan perekonomian di negara asal pengungsi dan pencari suaka. Investasi adil secara ekologi dan sosial menjadi salah satu cara.

Aspek keadilan itu penting sebab sebagian investasi tidak membawa peningkatan kesejahteraan bagi warga di sekitar lokasi penanaman modal. Porsi terbesar manfaat investasi kembali ke negara asal investor atau setidaknya kota besar di negara lokasi investasi. Warga di sekitar lokasi penanaman modal dilibatkan sekadarnya pada aktivitas ekonomi dari investasi itu. Sebagian hanya menjadi buruh berupah rendah. Sebagian lagi mendapatkan tetesan dengan membuka warung makan atau menyediakan persewaan tempat tinggal. Jika kue manfaat investasi diberikan lebih besar untuk warga sekitar, hasrat merantau berpeluang ditekan. Buat apa merantau kalau di kampung halaman bisa kerja bergaji baik dan hidup tenang. (Yoga)

Arus Mudik Memuncak pada 8 April, Arus Balik 14 April

18 Mar 2024

Arus mudik pada Lebaran 2024 diperkirakan berlangsung dalam tiga gelombang dengan puncaknya pada 8 April alias H-2. Adapun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 14 April atau H+3. Perkiraan ini merupakan hasil survei yang digelar Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub. Survei dilakukan secara daring terhadap 48.372 responden di 38 provinsi. Margin of error survei ini +/- 0,46 %. Laporan hasil survei bertajuk ”Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran Tahun 2024” dipaparkan Kemenhub bersama pemangku kepentingan terkait pada konferensi pers secara daring, Minggu (17/3). Merujuk hasil survei, puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 Lebaran atau Senin (8/4). Sebanyak 13,7 % responden mewakili 26,6 juta orang akan bepergian pada gelombang ini.

Gelombang berikutnya terjadi pada 6 April atau H-4 Lebaran. Sebanyak 11,9 % responden mewakili 23,2 juta orang akan melakukan perjalanan. Gelombang ketiga terjadi 7 April atau H-3 Lebaran dengan 11,94 % responden atau 23,1 juta orang akan melakukan perjalanan. Sementara itu, ledakan arus balik diprediksi terjadi pada H+3 Lebaran atau Minggu (14/4). Sebanyak 21,16 % responden mewakili 40,99 juta orang diperkirakan kembali ke perantauan. Guna mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat, Kemenhub melakukan persiapan secara operasional serta melalui kebijakan pengendalian dan pengaturan transportasi.

Penanganan komprehensif antarinstansi, baik pemerintah maupun swasta, juga dilakukan. Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan, Kemenhub bersama Korps Lalu Lintas Polri serta Kementerian PUPR telah menerbitkan surat keputusan bersama (SKB) pada Selasa (5/3). SKB itu memuat pengaturan lalu lintas jalan serta penyeberangan selama masa arus mudik dan balik angkutan Lebaran 2024. SKB juga mengatur pembatasan angkutan barang. Hasil survei juga menunjukkan, 71,7 % responden akan mudik pada Lebaran kali ini. Angka tersebut setara 193,6 juta orang. ”Ini mengindikasikan terdapat kecenderungan peningkatan minat masyarakat untuk mudik Lebaran pada 2024 jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 123,8 juta orang,” kata Budi Karya. (Yoga)

RAMADHAN DI LUAR NAGERI, Walau Dingin dan Sepi, Kami Tetap Berpuasa

18 Mar 2024

Di tengah suhu awal musim semi di negara-negara belahan bumi utara yang dingin, sejumlah diaspora Indonesia tetap memantapkan niat berpuasa. Berstatus sebagai pendatang sekaligus kelompok agama minoritas di Barat membuat suasana bulan Ramadhan nyaris tidak terasa. Akan tetapi, semua dijalani dengan ikhlas. ”Sekarang ada tarhib Ramadhan di Frankfurt. Lumayanlah untuk menambah keceriaan suasana bulan puasa,” kata Ashleika Adelea, warga negara Indonesia yang sejak tahun 2016 tinggal di Frankfurt, Jerman, saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (13/3). Untuk pertama kalinya, kota Frankfurt mengizinkan berbagai atribut Ramadhan menghiasi sejumlah kawasan, terutama di Jalan Grosse Bockenheimer. Pemerintah Kota Frankfurt mengatakan, pemasangan pernak-pernik Ramadhan ini adalah pengakuan keberadaan komunitas Muslim sebagai bagian dari masyarakat kota itu, sekaligus merayakan kemajemukan di masyarakatnya (Kompas.id, 8/3/2024).

”Ramadhan sekarang jadwalnya mirip dengan di Indonesia. Waktu imsakiah pukul 05.00 dan berbuka pukul 08.30,” ucap Ashleika. Suhu musim semi di Frankfurt 8 derajat celsius dari malam hingga pagi dan 15 derajat celsius pada siang hingga sore. Namun, lanjutnya, ada pergeseran waktu pada 10 hari terakhir Ramadhan karena waktunya berganti dari waktu Eropa Tengah menjadi waktu musim panas Eropa Tengah. Artinya, waktu berkegiatan aktif mundur dua jam. Waktu berbuka puasa nanti pukul 20.30. Menurut Ashleika, ini masih normal dibandingkan dengan berpuasa saat musim panas. Dari segi beribadah, Ashleika mengatakan juga cukup mudah. Di Frankfurt, para warga negara Indonesia (WNI) mendirikan yayasan yang memiliki satu masjid. Saat ini, masjid itu masih menyewa satu lantai di gedung perkantoran. Yayasan masih mencari bangunan atau lahan yang bisa menjadi tempat permanen masjid Indonesia.

Cerita berbeda dialami Ditha Nursanti, WNI yang merantau di Muenchen. Meskipun sama-sama berada di Jerman, suasana kota Muenchen berbeda dengan Frankfurt. Hawa Ramadhan tidak terasa di kota itu. Puasa menjadi kegiatan yang sangat pribadi karena komunitas Muslim di Muenchen relatif lebih kecil. Kegiatan buka bersama komunitas Muslim, misalnya, hanya mungkin dilakukan pada Minggu, bukan harian seperti di masjid-masjid di Frankfurt. ”Memotivasi diri pada bulan Ramadhan justru dengan merencanakan kegiatan puasa sehari-hari. Saya mencari resep-resep unik di internet mengenai menu yang cocok untuk sahur dan berbuka,” ucap Ditha. Jika ada waktu, ia dan teman-temannya menyempatkan untuk berbuka bersama di restoran. Berpuasa sendirian seperti ini merupakan pengalaman yang umum dialami mahasiswa Indonesia di negara-negara lain. Ketiadaan orang lain membuat diri harus berdisiplin.  (Yoga)

Pekerjaan Sampingan, Kenapa Tidak?

18 Mar 2024

Pekerjaan sampingan sudah barang tentu soal mencari tambahan pendapatan. Namun, dalam banyak pengalaman, bukan itu saja. Ada aktualisasi diri di dalamnya, termasuk kebebasan berkarya dan berekspresi. Menurut Ester Pandiangan (37) Content writer dan penulis buku, “Beberapa tempat saya bekerja sebagai karyawan tetap dulu kerap membatasi ide. Ditambah tekanan dari rekan kerja atau atasan membuat saya kurang lepas dalam mengeluarkan ide. Karena itu, saya mengambil pekerjaan sampingan dengan menulis artikel feature gaya hidup, konten di media sosial, dan kerja proyek di lembaga nonpemerintah. Memiliki pekerjaan sampingan itu menyenangkan sekaligus menantang.  Aisha Shaidra, Jurnalis asal Jakarta, awalnya dapat side job karena ada tawaran yang meminta bantuan buat mengisi sesi sharing soal kepenulisan.

Karena waktunya pas lagi libur, aku oke aja. Ternyata setelah itu dapat bayaran lumayan. Jadinya aku mulai rutin ambil beberapa side job selama enggak melanggar etik kerjaan dan enggak mengganggu ritme kerjaan juga. Kalau ada kerjaan sampai perlu ke luar kota, aku manfaatin jatah cuti. Dhika Marcendy (26) penerjemah, mengambil pekerjaan sampingan yang selaras dengan pekerjaan utama buat pendapatan tambahan sekaligus mengisi waktu luang biar lebih produktif. “Kan sayang tuh, ada banyak waktu lumayan kosong tetapi hanya dipakai untuk scrolling media sosial. Jumlah pendapatan dari pekerjaan sampingan hanya separuh dari penghasilan pekerjaan utama. Jika dihitung- hitung, hasil pekerjaan sampingannya cukup untuk menutup biaya makan setiap bulan. Jadi kenapa tidak lakukan saja pekerjaan sampingan itu. (Yoga)

Belanja Masyarakat Saat Ramadhan Meningkat

18 Mar 2024
Dekorasi bertema Ramadhan dan Lebaran nampak menghiasi etalase gerai pakaian di pusat perbelanjaan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2024). Bulan Ramadhan selalu diharapkan bisa meningkatkan penjualan dibandingkan bulan-bulan biasanya sebagaimana terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Kenaikan ini diharapkan bisa dirasakan berbagai sektor ekonomi  ritel, mulai dari makanan-minuman, busana, gerai toko kebutuhan sehari-hari, hingga usaha lainnya, seperti parsel atau hamper. (Yoga)