Investasi Adil, Solusi Atasi Pengungsi
Bersama Jordania dan Iran, Turki menempati peringkat teratas sebagai
penampung pengungsi. Dari 108 juta pengungsi, menurut data Komisi Tinggi PBB
Urusan Pengungsi (UNHCR), 10 juta ada di tiga negara tersebut. Bahkan, Uganda
dan Etiopia menampung hampir 2,5 juta pengungsi. Dari berbagai lokasi penampungan
sementara itu, pengungsi bergerak menuju negara-negara lain yang dianggap lebih
aman. Sejumlah pihak mendapat uang banyak dari pengangkutan pengungsi dan
imigran gelap. Dilaporkan The Australian Financial Review pada Minggu,
Corporate Travel Management akan mendapat untung besar dari jasa akomodasi dan
transportasi pencari suaka Inggris. Perusahaan Australia itu memenangi kontrak
2 miliar USD untuk mengurus para pencari suaka di Inggris.
Indonesia dan sejumlah negara menekankan penyelesaian masalah
pengungsi harus melihat akarnya. Pada kasus Rohingya, Suriah, dan Afghanistan,
akarnya adalah kekerasan di kampung halaman. Pada kondisi tersebut, keamanan
harus dihadirkan di kampung asal para pengungsi. Rasa terancam mendorong orang terpaksa mengungsi keluar dari kampung
halamannya. Pendorong lain orang meninggalkan kampung halaman adalah kondisi ekonomi. Hasrat mencari
penghasilan lebih baik mendorong orang merantau. Pada kondisi ini, pemberian suaka
hanya salah satu solusi sementara. Solusi jangka panjangnya dengan menggerakkan
perekonomian di negara asal pengungsi dan pencari suaka. Investasi adil secara
ekologi dan sosial menjadi salah satu cara.
Aspek keadilan itu penting sebab sebagian investasi tidak
membawa peningkatan kesejahteraan bagi warga di sekitar lokasi penanaman modal.
Porsi terbesar manfaat investasi kembali ke negara asal investor atau
setidaknya kota besar di negara lokasi investasi. Warga di sekitar lokasi
penanaman modal dilibatkan sekadarnya pada aktivitas ekonomi dari investasi
itu. Sebagian hanya menjadi buruh berupah rendah. Sebagian lagi mendapatkan
tetesan dengan membuka warung makan atau menyediakan persewaan tempat tinggal. Jika
kue manfaat investasi diberikan lebih besar untuk warga sekitar, hasrat
merantau berpeluang ditekan. Buat apa merantau kalau di kampung halaman bisa
kerja bergaji baik dan hidup tenang. (Yoga)
Postingan Terkait
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023