Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Jagung dan Sorgum Alternatif Pangan Sehat Saat Berpuasa
Biji-bijian memiliki nilai gizi tinggi dan bisa menggantikan nasi
sebagai sumber karbohidrat utama. Pangan
jenis ini juga ramah diet khusus, mulai untuk orang dengan diabetes hingga pencernaan
sensitif. Berpuasa di bulan Ramadhan bisa menjadi kesempatan emas melakukan petualangan
kuliner sembari menerapkan gaya hidup sehat Dari kategori biji-bijian, jagung
dan sorgum menarik untuk dicoba. Selain nikmat, kedua jenis biji-bijian ini
juga cocok dikonsumsi orang-orang dengan diabetes melitus ataupun diet-diet khusus
lainnya. Dari kedua alternatif itu, nasi jagung lebih akrab dengan masyarakat
Nusantara. Pangan ini membantu memperlambat pengosongan lambung dan usus pada
penderita diabetes melitus sehingga akan memperlambat peningkatan gula darah.
Di Kota Malang, Jatim, ada Warung Nasi Jagung Bu Sri di Pasar
Oro-Oro Ombo Kota Malang. Misriati (72), pemilik warung, menuturkan, penderita
diabetes menjadi salah satu pembeli di warungnya. ”Mereka memang makan nasi jagung,”
katanya, Kamis (21/3). Nasi jagung Bu Sri terdiri dari nasi jagung, ikan asin, urap,
kering tempe, sayur oseng kacang, tahu bumbu, serta sambal terasi. Seporsi makanan
lengkap ini harganya Rp 10.000. ”Bisa minta full nasi jagung atau dicampur nasi
putih,” katanya. Memiliki kadar kalori cukup tinggi membuat jagung dikatakan
merupakan alternatif makanan pokok pengganti beras.
Selain jagung, juga ada sorgum, di beberapa wilayah dikenal
dengan nama garai yang berasal dari Afrika. Sorgum bebas gluten yang baik untuk
program diet. Di Restoran Clean Canteen, Jakarta, Rabu (27/3), Fauzan yang
berprofesi sebagai juru masak menunjukkan sorgum mentah. Penampakannya mirip
seperti beras. Akan tetapi, bentuk bijinya tidak lonjong. Butir-butir sorgum
bulat dan kecil-kecil. Teksturnya mirip dengan nasi pera yang biasa digunakan
untuk nasi goreng. Selain ”nasi” goreng sorgum, Fauzan juga mengolah biji-bijian
ini menjadi tepung. Bahan itu dipakai untuk membuat panekuk ala Jepang. Fauzan
ingin menunjukkan kepada pengunjung restoran bahwa sorgum merupakan bahan makanan
yang fleksibel dengan beragam cara pengolahan. Salah satu pengunjung, Mira (37),
mengaku masih awam dengan sorgum. ”Ternyata sorgum dari dalam negeri?
Sepertinya bisa nih dicoba,” katanya bersemangat. (Yoga)
Mengawal Geliat Sektor Manufaktur
Kabar baik datang dari sektor manufaktur, Purchasing Manager’s Index (PMI) Indonesia tercatat melesat ke level 54,2 pada Maret 2024, naik 1,5 poin dari bulan sebelumnya 52,7. Kenaikan indeks itu merupakan tertinggi dalam 31 bulan terakhir. Berdasarkan laporan S&P Global, pertumbuhan PMI manufaktur Indonesia didorong oleh permintaan yang tinggi sehingga produksi melonjak. Para pelaku usaha meningkatkan order dengan jumlah besar dalam 2,5 tahun terakhir. Lonjakan tersebut mencatatkan rekor pembukuan stok pembelian. Namun, tekanan permintaan terhadap kapasitas terpasang mesin-mesin industri dinilai masih kecil. Dampak terhadap kepercayaan dunia usaha terhadap peningkatan permintaan pun masih rendah, sehingga tidak memicu penambahan lapangan kerja. Sementara itu, peningkatan pesanan didorong oleh konsumsi domestik, karena penjualan di pasar internasional atau pasar ekspor masih pada tren turun atau kontraksi. Dampak negatif dari peningkatan permintaan ini adalah tekanan harga. Tingginya permintaan bahan baku menyebabkan kenaikan harga di tingkat pemasok.
Bahkan, inflasi Indonesia mencatatkan angka tertinggi dalam 1,5 tahun terakhir. Hal tersebut memicu kenaikan harga jual tercepat dalam 21 bulan karena produsen barang dapat dengan mudah membebankan biaya tambahan kepada klien. Akan tetapi, beberapa masih ragu bahwa tingkat ekspansif manufatur ini dapat bertahan dalam jangka panjang. Kenaikan PMI manufaktur RI turut memacu PMI tingkat Asean pada kuartal I/2024 ini, bahkan mencapai level tertinggi dalam 11 bulan. PMI Asean pada Maret 2024 telah meningkat menjadi 51,5, dari bulan sebelumnya 50,4. Namun, PMI di beberapa negara Asia masih berada di wilayah kontraksi. PMI Korea Selatan turun menjadi 49,8 dari bulan sebelumnya 50,7. PMI Jepang naik menjadi 48,2 dari 47,2. PMI Taiwan meningkat menjadi 49,3 dari 48,6.
Penguatan PMI manufaktur itu berbanding terbalik dengan penutupan sejumlah pabrik-pabrik, seperti tekstil dan produk tekstil (TPT), sepatu, hingga olahan karet. Pelaku industri menyebutkan bahwa penutupan pabrik sepatu untuk pasar domestik lantaran masih terjerat dampak pelemahan ekonomi, dan pandemi Covid-19 yang membuat permintaan sepatu lokal turun. Terlebih lagi utilitas kapasitas produksi industri sepatu diklaim masih berada di bawah 50%. Sementara itu, pabrik sepatu yang berorientasi ekspor masih bertahan meskipun order mengalami penurunan akibat perang dan resesi ekonomi. Industri TPT, sepatu dan olahan karet merupakan kontributor sek-tor manufatkur. Sangat disayang-kan apabila momentum pening-katan permintaan domestik ini tidak diimbangi dengan kapasitas terpasang industri di Tanah Air.
Rezim Pasar Stabilisasi Pangan
Tata kelola pangan masih mengidap penyakit laten berulang yakni fluktuasi harga. Menjelang atau saat hari-hari besar keagamaan seperti Ramadan kali ini, harga menjulang tinggi. Ironisnya, sampai minggu ketiga Ramadan kenaikan harga tak hanya terjadi pada satu-dua, tetapi banyak komoditas. Bukan hanya beras, tapi juga telur dan daging ayam, minyak goreng, gula pasir, bawang putih, dan daging sapi. Semua komoditas pangan itu berada di atas harga acuan penjualan di tingkat konsumen. Bagi warga miskin dan rentan, kenaikan aneka komoditas pangan bersamaan ini pasti memukul daya beli mereka. Diakui atau tidak, tata kelola barang kebutuhan pokok—yang mengacu Perpres 125/2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah ada 11 jenis—di negeri ini sejatinya masih diserahkan ke mekanisme pasar. Dari 11 jenis kebutuhan pokok (beras, jagung, kedelai, gula konsumsi, minyak goreng, daging unggas, telur unggas, daging ruminansia, cabai, bawang, dan ikan instrumen yang relatif solid hanya ada pada beras.
Sementara komoditas pangan selain beras, instrumen stabilisasinya amat terbatas. Mengacu pada UU No. 18/2012 tentang Pangan dan UU No. 7/2014 tentang Perdagangan dan aturan-aturan turunannya, dua instrumen penting stabilisasi pangan adalah harga dan cadangan. Sejak Badan Pangan Nasional (Bapanas) beroperasi pada 21 Februari 2022, dua instrumen itu mulai diatur, terutama 9 komoditas yang menjadi tugas pokok dan fungsi Bapanas. Dari 11 komoditas di Perpres 125/2022 hanya minus minyak goreng dan ikan. Masalahnya, regulasi yang dibuat Bapanas tidak mengikat publik. Soal harga, ada dua jenis harga. Pertama, harga acuan. Harga acuan pun ada dua yakni harga acuan pembelian di produsen dan harga acuan penjualan di tingkat konsumen.
Harga acuan di tingkat produsen dimaksudkan untuk melindungi produsen dari kerugian. Kedua, harga eceran tertinggi (HET). Berbeda dengan harga acuan, HET bersifat mengikat publik. Ini berlaku untuk beras dan gula, plus minyak goreng yang diregulasi oleh Kementerian Perdagangan. Instrumen kedua, cadangan pangan, yang memadai juga hanya ada pada beras. Bapanas menggariskan kebijakan agar Bulog menjaga cadangan beras pemerintah (CBP) setiap saat berada di level 1,2 juta ton. Ini setara 14 hari konsumsi. Meskipun kurang besar, setidaknya ini cukup memadai untuk mengintervensi pasar kala mekanisme pasar mengalami kegagalan.
MENJELANG LEBARAN : Aprindo Minta Pemerintah Beri Relaksasi Harga Gula
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia meminta pemerintah menerapkan relaksasi harga acuan gula di ritel modern untuk menjamin ketersediaan komoditas itu menjelang Lebaran. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey mengatakan bahwa peritel kini kesulitan mendapatkan pasokan gula dengan harga normal. Alasannya, para produsen gula menjual komoditas itu dengan harga jauh di atas harga acuan.
Menyitir Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), rata-rata harga gula secara nasional pada Senin (1/4) di level Rp17.880 per kilogram (kg). Padahal, pemerintah hanya memberikan relaksasi harga acuan gula di ritel modern apda kisaran Rp16.000 per kg-Rp17.000 per kg bergantung wilayah.
Roy membeberkan bahwa tingginya harga gula tersebut otomatis menghambat pasokan ke ritel modern. Bahkan, risiko terburuknya, kata Roy, adalah kelangkaan gula di ritel modern.
SIDANG GUGATAN HASIL PILPRES 2024 : EMPAT MENTERI DIHADIRKAN HAKIM
Mahkamah Konstitusi menjadwalkan pemanggilan empat menteri Kabinet Indonesia Maju untuk dihadirkan dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2024 pada Jumat (5/4). Pemanggilan menteri dilakukan oleh mahkamah, bukan mengakomodir permohonan salah satu pihak. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo menjelaskan berdasarkan hasil rapat permusyawaratan hakim diputuskan bahwa empat menteri yang dijadwalkan pemanggilannya yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Mujadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Selain keempat menteri tersebut, MK juga menjadwalkan pemanggilan terhadap Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.
Pemanggilan lima pihak itu dikategorikan penting untuk didengarkan keterangannya oleh MK bukan sebagai bentuk akomodasi permohonan capres-cawapres dari kubu paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Dia menjelaskan bahwa permohonan dari paslon 01 dan paslon 03 sejatinya sudah ditolak oleh MK. Akan tetapi, hakim konstitusi mengambil sikap tersendiri untuk memanggil para menteri dan DKPP. Dalam sidang tersebut, hakim konstitusi yang bisa mendalami keterangan lima pihak tersebut. Sementara itu, pihak-pihak tidak disediakan waktu untuk mengajukan pertanyaan. “Jadi yang melakukan pendalaman hanya para hakim,” ujarnya.
Sebelumnya Ketua Tim Hukum Timnas Anies-Muhaimin, Ari Yusuf Amir, dalam sidang di MK pada Kamis (28/3) menyampaikan keinginan mereka untuk menghadirkan empat menteri Kabinet Indoneisa Maju yakni Menteri Keuangan, Menteri Sosial, Menteri Perdagangan, Menteri Koordinator Perekonoian guna didengar keterangannya dalam persidangan ini. Kemudian Deputi Tim Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, menyatakan mendukung usulan dari Timnas Amin dan ingin mengajukan hal yang sama. Sementara itu, pihak terkait yang diwakili oleh Wakil Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran Otto Hasibuan menyatakan permintaan tersebut perlu dipertimbangkan relevansinya terhadap perkara perselisihan hasil pemilu. Anggota Tim Hukum Amin Heru Widodo mengapresiasi langkah MK tersebut sebagai terobosan luar biasa dari hakim konstitusi.
Adapun keputusan MK untuk memanggil DKPP, menurut Heru, juga menjadi kejutan lantaran lembaga tersebut menjadi pintu utama atas laporan dugaan adanya pelanggaran terukur yang dilaporkan tim tersebut. Heru optimistis bisa mendapatkan jawaban atas dugaan pelanggaran terukur yang mereka laporkan. Sementara itu, Otto Hasibuan, Wakil Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran menyatakan kehadiran emoat menteri tersebut nantinya merupakan berkah terselubung bagi Prabowo Gibran.
Dia berharap keempat menteri tersebut bisa memenuhi panggilan MK karena menurut Otto pihaknya tidak terlalu repot untuk membuktikan bahwa semua yang terkait tidak ada masalah. Mengenai salah satu menteri yang dipanggil yakni Mensos Tri Rismaharini yang merupakan kader PDIP dan berseberangan dengan kubu Prabowo-Gibran, Otto berprasangka baik.
GRATIFIKASI PEJABAT PAJAK : Andhi Pramono Divonis 10 Tahun
Mantan Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono divonis 10 tahun 3 bulan penjara serta dijatuhi pidana denda Rp1 miliar atau hampir sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Vonis itu dibacakan oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (1/4). Andhi dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi berupa penerimaan gratifikasi selama menjadi PNS di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Andhi Pramono pidana penjara selama 10 tahun,” ujar Ketua Majelis Hakim Djuyamto di PN Tipikor Jakarta Pusat. Sementara itu, hal yang meringankan yaitu bersikap sopan selama persidangan dan belum pernah dihukum. Sebelumnya, Andhi didakwa menerima gratifikasi senilai Rp50,2 miliar, US$264.500 dan 409.000 dolar Singapura. Terdapat 11 macam penerimaan gratifikasi yang diklasifikasi oleh JPU dalam dakwaan. Sesaat mendengar vonis tersebut, Andhi menyatakan bakal mengajukan banding terhadap putusan Majelis Hakim. Dia tidak menghampiri meja penasihat hukum terlebih dahulu sebelum menyatakan banding. “Terima kasih Yang Mulia. Insyaallah saya akan melakukan banding,” katanya. Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya mengapresiasi putusan majelis hakim yang menyatakan nilai gratifikasi pada vonis sama dengan isi tuntutan JPU.
Mudik Lebih Awal, Pemerintah Tawarkan Diskon Tarif Tol
Pemerintah berencana memberikan potongan tarif untuk ruas tol
tertentu di Indonesia. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran arus
mudik lebaran 2024. Anggota BPTJ (Badan Pengatur Jalan Tol) dari unsur
masyarakat, Tulus Abadi mengatakan, potongan tarif tol atau diskon merupakan
kompetensi badan usaha jalan tol (BUJT).
Namun begitu pihak asosiasi tol telah bersurat ke menteri
PUPr, menginformasikan aka nada diskon tarif tol dengan besaran maksimum 20 %,”
kata Tulus di Jakarta, Minggu (31/03). Tulus mengungkapkan belum ada informasi
resmi dari BPTJ, namun dia memastikan akan ada diskon tarif tol dengan besaran
maksimal 20 % untuk ruas tol Jawa. (Yetede)
Dampak Kebijakannya Tarif Efektif Terhadap nilai THR
Penerapan kebijakan pajak terkait Tarif Efektif Rata-Rata
(TER) kembali menimbulkan kegaduhan di masyarakat, khususnya menjelang
penyaluran Tunjangan Hari Raya Keagamaan (THR) Keagamaan pada tahun ini.
Pasalnya, skema tarif yang sudah berlaku sejak 1 Januari 2024 tersebut
mengurangi pendapatan bersih yang diterima masyarakat.
Konsultan Pajak di PT Botax Consulting Indonesia Raden Agus Suparman
menjelaskan, TER dibuat dengan metode rata-rata berdasarkan jumlah penghasilan
wajib pajak. Karena berlakunya tarif secara progresif, maka tariff TER akan
meningkat seiring peningkatan penghasilan yang diterima pegawai. Pegawai yang
menerima THR akan menerima tarif TER lebih tinggi dari bulan-bulan lainnya.
“Kenaikan penerimaan PPh pasal 21 akan meningkat secara
signifikan pada bulan-bulan terjadinya pembayaran THR atau bonus. Karena pada
bulan-bulan tersebut terjadi kenaikan penghasilan pegawai,” kata Raden, Minggu
(31/3). (Yetede)
2023, Hibank Cetak Laba Rp 130,18 Miliar
PT Bank Hibank Indonesia (Hibank) perusahaan anak dari PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berhasil membukukan laba bersih
senilai 130,18 miliar. Perolehan tersebut melesat 58,72 % dibandingkan laba
bersih 2022 senilai Rp 82,02 miliar. Pertumbuhan yang tinggi tersebut didukung
setelah proses akuisisi oleh BNI sehingga Hibank lebih ekspansif dalam
meningkatkan kinerjanya, lantaran didukung oleh Induk.
Kredit yang disalurkan Hibank sepanjang 2023 sebesar Rp 6,02
triliun, meningkat 90.51 %. Hibank merupakan bank digital yang difokuskan untuk
menyasar segmen UMKM. Dengan penyaluran kredit tersebut, total aset Hibank
menjadi Rp 14,6 triliun, tumbuh 25,97 % (yoy) pada Desember 2023. (Yetede)
Pendapatan Operasional Topang kinerja Positif Barito Pasific
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) merilis hasil kinerja positif
pada 2023 dengan mencetak laba bersih konsolidasi setelah pajak tumbuh sebesar
213 % menjadi USD 100 juta atau Rp 1,58 triliun dibanding tahun sebelumnya USD
32 juta. Pertumbuhan tersebut didorong oleh pendapatan operasional yang
meningkat dibanding 2022.
“Keberhasilan kami dalam memperoleh prospek pertumbuhan baru
telah menempatkan kami pada posisi untuk dapat menghasilkan sumber pendapatan
yang lebih stabil serta memberikan nilai tambah,” kata Dirut Barito Pacific
Agus Pangestu dalam keterangan resminya, Minggu (31/3).
Indikator penopang pertumbuhan kinerja BRPT pada tahun buku
2023 terlihat dari bisnis perseoan di segmen panas bumi yang menghasilkan
Ebitda konsolidasi tumbuh 28,8 % yoy menjadi USD 612 juta dibanding tahun
sebelumnya USD 475 juta. Margin Ebitda juga menguat 614 basis poin menjadi 22,2
%. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









