Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Peran Kunci Antam di Ekosistem EV Battery
Perkuat Pemerintahan Kolaboratif di Daerah
Di tengah berbagai tantangan yang kian berat, pemda didorong mampu menumbuhkan perekonomian lokal. Namun, pemda tak bisa bekerja sendiri. Paradigma pemerintahan kolaboratif harus dimiliki oleh setiap pemda. Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad dalam sambutannya pada diskusi ”Hampir Tiga Dekade, Otonomi Daerah Apakah Sudah Sesuai Harapan?”, Kamis (4/7) di Menara Kompas, Jakarta, mengatakan, tantangan bagi pemda adalah meningkatkan perekonomian lokal dan menyejahterakan masyarakat. Ia menyangkan ada daerah yang belum bisa menjawab tantangan tersebut. Maluku Utara, misalnya, pertumbuhan ekonominya 21 %, tapi kemiskinan masih tinggi. Begitu pula Papua. Menurut Fadel, ini karena dana yang ada tak digunakan secara tepat untuk menumbuhkan ekonomi lokal.
”Dana yang masuk ke daerah justru untuk bangun kantor dan lainnya. Padahal, bisa bangun jalan yang menunjang pertumbuhan ekonomi,” kata Fadel. Fadel melanjutkan, sejumlah pemda kesulitan menjawab tantangan ke depan karena terjebak paradigma pemerintahan yang lama. Paradigma pemda ke depan harus kolaboratif dan disebut pemerintahan kolaboratif, dengan pola kerja pemerintahan lebih melibatkan banyak pihak untuk suatu kepentingan. ”Sayangnya, spirit entrepreneurial governance sangat rendah. Saya pernah mendengar, seorang pemimpin, bupati, wali kota, gubernur capek bekerja seperti ini karena harus melibatkan perguruan tinggi dan lainnya. Namun, pengalaman saya, justru ini jadi menarik karena kita tak sendirian dalam membuat kebijakan. Ketika keluar kebijakannya, semua merasa memilikinya,” tutur Fadel. (Yoga)
Satu Darah dalam ”Sape Kerrab”
Olahraga sepak bola menjadi salah satu upaya merajut kebersamaan di Madura dan gugusan pulau lain di kawasan yang masuk wilayah Jatim itu. Ada desakan untuk mewujudkan satu entitas kemaduraan sebagai representasi rakyat ”Nusa Garam”. Sejak 2016, Madura United dinilai bakal mampu menjawab kebutuhan tersebut. Suhaimi (30) asal Bangkalan, tetapi bekerja dan tinggal di Surabaya, merupakan K-Conk Mania, pendukung Madura United. Ia hadir untuk menyemangati tim kesayangannya di Liga 1 Championship Series. Ia termasuk 6.000 penonton yang menjadi saksi kemenangan 1-0 Madura United atas Borneo di laga pertama semifinal Championship Series, Rabu (15/5) di Stadion Gelora Bangkalan. Kekalahan 1-3 dari Persib pada laga kedua di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (31/5) tetap menjadi capaian terbaik Madura United di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.
”Sape Kerrab” (sapi karapan), julukan Madura United, finis di peringkat ke-3 (2016). Madura United lahir pada 10 Januari 2016 atas inisiatif Achsanul Qosasi yang mengakuisi Persipasi Bandung Raya. Identitas berganti menjadi Madura United. Presiden Madura United Achsanul Qosasi sengaja menghadirkan tim baru sebagai pemersatu masyarakat Pulau Madura. Pengusaha dan politikus asal Sumenep ini berambisi menjadikan Madura United sebagai klub sepak bola profesional seperti klub-klub besar mancanegara. Menurut Dirut Madura United Annisa Zhafarina Qosasi, pendukung Madura United merepresentasikan dukungan dari tim lokal. Dari Achsanul ke sang putri, Annisa, ambisi mempertahankan Madura United sebagai klub elite nasional dari Nusa Garam terus dipelihara. Di zaman perkembangan teknologi informasi, pemanfaatan media sosial untuk peningkatan kapasitas bisnis menjadi keniscayaan, segala pernak-pernik
Sape Kerrab bisa dibeli secara daring dan luring di toko resmi. Annisa telah mengirim pesanan 5.000 jersei Madura United ke Dubai, Uni Emirat Arab. Jersei kandang dan tandang itu untuk memenuhi kebutuhan diaspora Madura di Timur Tengah. Lebih dari 1.000 jersei lainnya sudah dikirim ke beberapa negara di Asia, Eropa, dan Amerika yang notabene pesanan diaspora Madura. Bahkan, untuk jersei Championship Series, ada perubahan sponsor dengan pencantuman kata ”Warung Madura”. ”Para pengusaha warung Madura mengumpulkan dana untuk jadi sponsor jersei masa khusus. Menurut sosiolog Universitas Trunojoyo Madura, Iskan dar Dzulkarnain, orang Madura amat menyenangi olahraga atau permainan tradisional. Di sepak bola, ungkapan settong dhere atau satu darah sebagai orang Madura terepresentasi. (Yoga)
Judi Daring, Melumat Rakyat hingga Pejabat
Dalam raker dengan Komisi III DPR, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) belum lama ini mengungkapkan, lebih dari seribu anggota legislatif melakukan aktivitas judi daring dengan jumlah transaksi 63.000 kali dan perputaran uang per orang mencapai miliaran rupiah. Dari 63.000 transaksi itu, terdapat 7.000 transaksi yang khusus terkait dengan anggota DPR. Selain data itu, terdapat juga daerah-daerah yang menurut keterangan Menkopolhukam sekaligus Ketua Satgas Pemberantasan Perjudian Daring menduduki peringkat tertinggi dalam jumlah warga yang bermain judi daring. Pada level provinsi, Jabar ada di posisi teratas dengan jumlah warga yang bermain 535.644 orang dan nilai transaksi Rp 3,8 triliun. Disusul DKI Jakarta 238.568 orang dengan nilai transaksi Rp 2,3 triliun. Jateng 201.963 orang dengan nilai transaksi Rp 1,3 triliun. Jatim 135.227 orang dengan nilai transaksi Rp 1,05 triliun. Banten 150.302 orang, nilai transaksi Rp 1,02 triliun.
Virus judi daring juga telah merambah sampai ke tingkat kecamatan. Kecamatan paling terpapar adalah Bogor Selatan dengan jumlah pemain 3.720 orang dan nilai transaksi Rp 349 miliar. Disusul Tambora 7.916 orang, dengan nilai transaksi Rp 196 miliar. Cengkareng 14.782 orang, dengan nilai transaksi Rp 176 miliar. Tanjung Priok 9.554 orang, dengan nilai transaksi Rp 139 miliar. Kemayoran 6.080 orang, dengan nilai transaksi Rp 118 miliar. Kalideres 9.825 orang, dengan nilai transaksi Rp 113 miliar. Penjaringan 7.127 orang, dengan nilai transaksi Rp 108 miliar. Data ini menunjukkan bahwa virus judi daring sudah merambah ke semua lapisan masyarakat, mulai dari rakyat sampai pejabat. Pelaku yang terlibat dalam tindak kejahatan ini tidak lagi memegang etika, moral, dan agama sebagai nilai (value), karena judi merupakan perbuatan tercela dan melanggar norma agama serta norma hukum yang seharusnya mereka hindari.
Melihat masif dan luasnya penyebaran virus judi daring, jika tak segera diatasi akan lebih membahayakan. Virus judi akan membuat mereka mimpi mendapat keuntungan besar tanpa perlu kerja keras, dan ini akan membentuk jiwa pemalas. Belum lagi pengaruh lain, seperti menjadi individualistis, kecanduan karena penasaran, dan nafsu ingin menang yang membuat mereka akan menghalalkan segala cara. Termasuk korupsi untuk modal serta mengabaikan kewajiban sebagai warga negara dan kepala rumah tangga. Tak cukup hanya menangkap dan memproses pemilik akun judi daring secara hukum, tapi harus pula dilakukan penyitaan terhadap seluruh hasil kejahatan, sarana, serta aset-aset yang terkait dengan perjudian tersebut, termasuk rumah atau gedung tempat mereka menyelenggarakan judi daring, sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 39 KUHAP. Semoga, Satgas Pemberantasan Perjudian Daring di bawah pimpinan mantan Panglima TNI ini benar-benar menunjukkan kiprah yang membanggakan (Yoga)
Perbaiki Tata Kelola Pengadaan Obat
Harga sebagian obat di Indonesia jauh lebih mahal dibanding harga obat di luar negeri, terutama untuk obat impor. Harga obat yang lebih mahal meningkatkan biaya pelayanan kesehatan. Tata kelola pengadaan obat perlu diperbaiki agar akses masyarakat pada layanan kesehatan yang berkualitas bisa lebih terjangkau. Ketua Kolegium Ilmu Farmasi Indonesia yang juga Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran Keri Lestari Dandan menyampaikan, persoalan harga obat yang mahal di Indonesia perlu dikaji secara menyeluruh. Sebab, obat dengan harga mahal yang beredar di masyarakat saat ini mayoritas merupakan obat-obatan yang diimpor. Setidaknya ada tiga golongan obat yang beredar di Indonesia, yakni obat paten yang diimpor, obat yang telah habis masa patennya (off patent) impor, serta obat yang serupa dengan obat off patent yang sudah diproduksi di dalam negeri atau yang disebut sebagai obat generik.
Dari ketiga golongan obat tersebut, obat paten yang diimpor, harganya lebih mahal. ”Namun, persoalannya, harga obat paten tersebut yang lebih mahal daripada yang dijual di luar negeri. Kita seharusnya bisa melakukan pendekatan pada produsen utama obat ini untuk memberikan harga yang terbaik, seperti halnya di Malaysia dan Singapura,” kata Keri, saat dihubungi, Kamis (4/7). Selain itu, Keri menambahkan, relaksasi pajak juga bisa diterapkan untuk produk-produk obat-obatan impor yang masih belum bisa diproduksi di dalam negeri. Tata kelola pengadaan obat di Indonesia juga harus diawasi dengan regulasi yang tepat. ”Tata kelola (pengadaan obat) di Indonesia juga diawasi dengan regulasi yang mengatur harga eceran tertinggi (HET) di fasilitas kesehatan. Di samping itu, kita semua harus mendukung penggunaan obat generik dan fitofarmaka produksi dalam negeri yang harganya lebih terjangkau,” tutur Keri. (Yoga)
Pabrik Baterai Tonggak Kendaraan Listrik
Rasa puas tampak di wajah Presiden Jokowi ketika meninjau pabrik dan meresmikan ekosistem baterai dan kendaraan listrik di PT Hyundai LG Indonesia atau HLI Green Power, karena hadirnya pabrik sel baterai pertama dan terbesar di Asia Tenggara itu menjadi wujud konsistensi Presiden Jokowi dalam membangun kemandirian ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Presiden mengawal pembangunan pabrik baterai ini dengan hadir pada groundbreaking atau peletakan batu pertama pada September 2021, lalu kembali meninjau pada September 2023. Peresmian pabrik digelar di PT HLI Green Power, Karawang, Jabar, Rabu (3/7). Didampingi Mendag Republik Korea Inkyo Cheong, Dubes Republik Korea untuk Indonesia Lee Sang-deok, Executive Chair Hyundai Motor Group Euisun Chung, dan President LG Energy Solution Dongmyung Kim,
Presiden memperoleh penjelasan tentang battery pack dan mobil listrik Hyundai Kona. Presiden antara lain menyaksikan battery pack yang siap digunakan untuk mobil listrik Kona. Battery pack ini dilengkapi 216 unit sel baterai, yang terdiri dari baterai modul, pendingin, sistem electric vehicle, dan kontrol unit yang menjadi satu kesatuan unit baterai. Tegangan yang dihasilkan adalah 400 volt dengan tenaga listrik 65 kWh. Selanjutnya, Presiden memperoleh penjelasan tentang mobil listrik Kona yang merupakan mobil listrik pertama yang diproduksi di Indonesia dengan baterai buatan Indonesia. Model ini memiliki jarak tempuh terjauh di kelasnya, yaitu 600 km, satu kali pengecasan.
Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) Hyundai Kona telah mencapai 80 %. Tiga item yang diresmikan Presiden Jokowi kali ini adalah baterai sel dengan nilai investasi tahap pertama 1,2 miliar USD, battery pack senilai Rp 700 miliar, dan mobil Hyundai Kona dengan investasi 1,5 miliar USD. Pabrik menyerap 1.200 pekerja, dengan 50 tenaga kerja Korsel. Dalam sambutannya, Presiden mengapresiasi investasi sebesar Rp 20 triliun dari pabrik mobil Hyundai serta konsorsium antara Hyundai dan LG dengan investasi sebesar Rp 160 triliun untuk ekosistem baterai listrik. Investasi tersebut menjadi bukti konkret dari kerja sama erat antara Indonesia dan Korsel. ”Ini merupakan tonggak penting dari komitmen Indonesia untuk menjadi pemain global dalam rantai pasok kendaraan listrik dunia,” ujar Presiden. (Yoga)
PENDAR PAMOR UNIT-LINKED
Perihal perolehan premi, produk unit-linked memang sedang loyo, tetapi tidak demikian halnya dengan kinerja investasi produk asuransi jiwa ini. Faktanya, performa sejumlah investasi produk asuransi yang dikaitkan dengan asuransi (Paydi) alias unit-linked sepanjang paruh pertama tahun ini, tidaklah buruk. Mengacu pada data Infovesta Utama, kinerja rata-rata Paydi di instrumen pasar uang tumbuh 1,53%, disusul pendapatan tetap tumbuh sebesar 0,13%. Adapun, kinerja rata-rata Paydi di instrumen campuran dan saham memang melemah masing-masing 1,24% dan 1,97%, tetapi capaian itu masih mengungguli kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) yang tercatat melorot 2,88% sepanjang paruh pertama. Bahkan, jika dibandingkan dengan indeks acuan utama lain seperti LQ45 (-8,54%), Paydi jauh lebih digdaya. Kinerja ini ditopang instrumen yang berkaitan dengan dolar Amerika Serikat (AS) seiring dengan penguatan nilai tukar mata uang Negeri Paman Sam terhadap rupiah. Sebagai contoh, produk asuransi saham PRUlink US Dollar Global Tech Equity Fund menguat 27,71%, disusul Smartwealth Dollar Equity World Opportunities Funds US$ yang naik 23,92%. Tak ayal, para pelaku industri asuransi jiwa pun berharap hal tersebut dapat menjadi momentum untuk kembali mendongkrak kinerja unit-linked, baik dari kinerja investasi maupun perolehan premi.
Maklum saja, sudah beberapa periode ini, premi yang dihimpun melalui produk unit-linked tak lagi mendominasi perolehan premi industri. Data termutakhir dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per kuartal I/2024 menunjukkan premi sebesar Rp19,22 triliun turun 16,36% (year-on-year/YoY), capaian itu kalah jauh dari premi tradisional yang tercatat mencapai Rp26,77 triliun, tumbuh 18,34%.
Arry Herwindo, GM Corsec, Legal, and Corcomm BNI Life mengatakan peningkatan imbal hasil Paydi pasar uang disebabkan oleh meningkatnya suku bunga acuan ke level 6,25%. Adapun, untuk unit-linked jenis saham, masih terdapat beberapa produk yang mencatatkan penurunan lantaran IHSG sedang turun.
Perihal masih seretnya premi unit-linked, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat salah satu pemicunya adalah masih minimnya edukasi. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengungkapkan meski pendapatan premi unit-linked mengalami penurunan, dia optimistis produk ini masih menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat. Hal itu mulai terlihat dari catatan premi baru Paydi. Guna mengerek pendapatan premi unit-linked, Togar mengimbau agar pelaku asuransi jiwa harus gencar melakukan edukasi. Para tenaga pemasar juga harus mempelajari tata cara menjual unit-linked yang sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) tentang Paydi. Sementara itu, Research Analyst Infovesta Capital Advisory Arjun Ajwani menilai prospek kinerja unit-linked saham bakal meningkat pada semester II/2024. Pemicunya adalah sentimen dari potensi pemangkasan suku bunga The Fed pada September yang berpotensi mendongkrak kenaikan harga saham dan juga penurunan yield obligasi sehingga kenaikan harga.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono turut menyoroti masih melemahnya premi asuransi campuran.
HASYIM ASY’ARI DICOPOT : Tahapan Pilkada 2024 Jalan Terus
Pencopotan Hasyim Asy’ari dari jabatan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI diklaim tidak mengganggu persiapan Pilkada Serentak 2024 yang akan berlangsung 27 November 2024. Para komisioner KPU telah menunjuk Anggota KPU RI Divisi Hukum dan Pengawasan Mochammad Afi fuddin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU RI menggantikan Hasyim. Sementara itu, Ketua KPU defi nitif nantinya akan diproses di Komisi II DPR RI. Afif menyampaikan bahwa untuk saat ini, lembaga yang dipimpinnya akan mempercepat langkah-langkah agar bisa menghadapi tahapan Pilkada 2024 terdekat yaitu pendaftaran calon kepala daerah pada 27—29 Agustus 2024.
Dia menjelaskan bahwa KPU RI sedang melakukan konsolidasi dengan semua ketua KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota seIndonesia di Jakarta untuk memastikan setiap tahapan Pilkada 2024 berjalan lancar.Afi f juga meminta bantuan kepada para pemegang kepentingan agar turut membantu menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2024. Menurutnya, KPU tidak bisa sukses tanpa bantuan pihak lain.
Sebelumnya, DKPP resmi menghentikan Hasyim sebagai ketua sekaligus anggota KPU akibat kasus asusila.
Bagai Pungguk Merindukan Family Office
Buah Pahit Buruknya Proses Seleksi Calon Komisioner KPU
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









