;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

Mendukung Pasar dan Industri Lokal di Tengah Persaingan Global

17 Sep 2024

Kebijakan perdagangan Indonesia yang penting untuk menjaga persaingan sehat di pasar dalam negeri dan melindungi industri lokal dari produk impor. Meskipun Indonesia telah meratifikasi perjanjian World Trade Organization (WTO) melalui UU No. 7/1994 dan mengeluarkan UU No. 7/2014 tentang Perdagangan, implementasi kebijakan tersebut belum optimal. Beberapa perangkat perdagangan seperti antidumping, tindakan pengamanan, pajak imbalan, tarif, Surat Keterangan Asal (SKA), serta aturan labeling dan packaging yang ada di Indonesia masih belum digunakan secara maksimal.

Tokoh penting dalam konteks ini adalah pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto, yang diharapkan dapat meninjau ulang kebijakan perdagangan agar lebih terencana dan sistematis. Kritik terhadap kebijakan sebelumnya, termasuk pemberlakuan pajak impor yang tiba-tiba serta peraturan yang tidak konsisten, telah menurunkan kepercayaan internasional. Oleh karena itu, ada harapan agar kebijakan perdagangan dapat disusun lebih baik, termasuk memperbaiki organisasi seperti Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) dan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI), serta menegakkan perjanjian internasional yang telah disepakati.

Strategi Tim Pemenangan Pilkada Jakarta 2024: Persaingan Sengit Dimulai

17 Sep 2024

Strategi dan pembentukan tim pemenangan bagi dua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2024. Pasangan Ridwan Kamil-Suswono menunjuk Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, sebagai Ketua Dewan Pembina tim pemenangan mereka, yang disebut "Rido". Ridwan Kamil menyebutkan bahwa Dasco akan bertanggung jawab untuk memetakan target perolehan suara, terutama dengan bantuan anggota legislatif terpilih yang kembali turun ke konstituen mereka.

Di sisi lain, pasangan Pramono Anung-Rano Karno memilih komedian Lies Hartono atau Cak Lontong sebagai Ketua Tim Pemenangan. Rano Karno menjelaskan bahwa Cak Lontong diharapkan membuat strategi kampanye yang inovatif dan menarik. Selain itu, Rano menyoroti program-program unggulannya, seperti pemasangan CCTV untuk mencegah tawuran, narkoba, dan kekerasan, serta peningkatan insentif bagi ketua RT-RW di Jakarta.

Paus Berharap Anak Muda Menjadi Pribadi yang Lebih Berani

14 Sep 2024

Paus Fransiskus menutup rangkaian perjalanan apostolik Asia-Oseania dengan menggelar pertemuan bersama anak-anak muda lintas agama di Singapura. Dalam kesempatan tersebut, Paus berpesan agar anak muda menjadi pribadi yang lebih berani. ”Maju, jangan lagi mundur. Saya berdoa untuk Anda dan berdoalah juga untuk saya,” kata Paus Fransiskus di Singapura, Jumat (13/9). Pertemuan dengan anak muda digelar di Catholic Junior College. Sebanyak 600 anak muda dari 50 sekolah dan organisasi keagamaan bertemu Paus dalam dialog tersebut. Paus Fransiskus mengajak mereka untuk maju meski kadang berisiko. ”Jangan biarkan perutmu menjadi gemuk, tetapi biarkan kepalamu menjadi gemuk,” kata Paus, mengundang tawa hadirin.

”Saya katakan ambil risiko, pergilah ke luar sana. Orang muda yang takut dan tidak mengambil risiko adalah orang tua,” kata Paus. Selain itu, Paus Fransiskus mengingatkan sembari menjawab pertanyaan seorang pemuda tentang teknologi dan kecerdasan buatan. Menurut Paus, menggunakan teknologi dan mengikuti perkembangannya merupakan hal baik. ”Namun, sebaiknya jangan membiarkan teknologi memperbudak diri kita,” kata Paus. Paus Fransiskus sangat menikmati pertemuan itu. Ia sempat bertukar pertanyaan dengan para pemuda lintas agama. Paus pun kerap berbicara diluar teks. Situasi itu memperlihatkan Paus gembira dan antusias dengan perbincangan bersama anak-anak muda lintas agama.

Meski ada kelelahan terpancar di beberapa acara, Paus Fransiskus tetap bersemangat untuk bertukar pendapat yang bebas. Ia dengan riang mendorong dan menyerukan kaum muda untuk membantu mereka yang membutuhkan. Lise de Rocquigny (47), ekspatriat Perancis yang tinggal di Singapura, mencermati hal itu. Ia mengatakan, selama kunjungan di Singapura, Paus terlihat lelah di beberapa kesempatan, tetapi tetap bersemangat dan cukup bugar. ”Paus benar-benar mampu menyampaikan pesan-pesan yang dekat di hatinya: dialog antaragama, solidaritas, amal, mendengarkan orang miskin, kepedulian terhadap Bumi tempat tinggal kita,” ujarnya

Kaum Superkaya Tak Lagi Belanja Barang Mewah

14 Sep 2024

Tren gaya hidup orang-orang superkaya dunia berubah. Mereka tak lagi membelanjakan uang untuk jet pribadi, mobil mewah, atau tas mahal. Mereka saat ini justru semakin tertarik belanja pengalaman dan mengejar makna hidup. Pada era ini, kalangan superkaya justru ingin terlihat lebih membumi dan tak mencolok. Mereka mengoleksi pengalaman dengan mencoba jalan kaki di luar angkasa, banyak berlibur, serta berbelanja barang seni dan barang antik. Sejumlah laporan terbaru juga menunjukkan, mereka sangat tertarik pada kecerdasan buatan, berkesadaran lingkungan dan sosial tinggi, serta tak segan keluar banyak uang untuk hidup ekstrasehat.

Pada Kamis (12/9) Jared Isaacman (41) menjadi warga sipil bukan astronot yang pertama berjalan di luar angkasa (spacewalk). Selama satu jam, ia keluar dari wahana antariksa Polaris Dawn Crew Dragon Resilience milik SpaceX yang membawanya ke luar angkasa dan berjalan-jalan melihat Bumi dari ketinggian 700 km. Isaacman merekam seluruh pengalaman itu dengan kamera di helmya. ”Di rumah, pekerjaan kita begitu banyak. Tapi dari sini, Bumi terlihat seperti dunia yang sempurna,” katanya, melukiskan indahnya pemandangan yang ia lihat. Dengan kekayaan yang ditaksir senilai Rp 29,2 triliun, Isaacman termasuk jajaran orang-orang superkaya. Ia membiayai misi Polaris Dawn demi bisa berjalan-jalan di luar angkasa dan memandang Bumi dengan mata telanjang.

Ia dilaporkan menghabiskan Rp 3,08 triliun untuk misi sipil SpaceX sebelumnya pada 2021. Isaacman memperoleh kekayaan dari perusahaan pemrosesan pembayaran Shitf4 Payment yang didirikan pada 1999 saat berusia 16 tahun. Pada 2011, ia mendirikan Draken International, firma pertahanan yang melatih para pilot Angkatan Udara. Isaacman termasuk dalam kalangan yang kerap disebut ultrakaya atau elite global atau kaum ”satu persen”, merujuk jumlah mereka yang segelintir, tetapi kekayaannya begitu besar. Sebutan resmi untuk kalangan ini adalah individu dengan kekayaan bersih tinggi (ultrahigh net worth individuals/UHNWI), yang didefinisikan sebagai orang atau rumah tangga yang memiliki asset likuid senilai lebih dari Rp 461 miliar.

Menariknya, saat ini semakin banyak generasi muda dalam kelompok superkaya itu. Para generasi muda  superkaya ini menjadi penggerak perubahan gaya hidup kaum ultrakaya. Dengan karakter berkesadaran sosial dan lingkungan yang relatif lebih tinggi, mereka memilih koleksi pengalaman atau barang bermakna ketimbang barang semata karena mewah. Pilihan jalan-jalan Isaacman ke luar angkasa menjadi gambaran. Laporan firma keuangan Julius Baer tentang kekayaan global dan gaya hidup tahun 2024 menyebutkan, minat kalangan superkaya saat ini lebih pada koleksi pengalaman, mulai dari jalan-jalan, tinggal di hotel-hotel mewah yang menawarkan pengalaman eksotis dan unik, hingga bersantap di restoran terkemuka. Hal yang sama diungkapkan dalam Survei Kekayaan Modern Charles Schwab 2023. Sekitar 70 % orang kaya AS modern memandang kekayaan sebagai koleksi pengalaman. (Yoga)


Dugaan Korupsi PROYEK GERBANG KENDARI-TORONIPA Senilai Rp 32,8 Miliar

14 Sep 2024

Baru diresmikan Februari 2024, bagian dinding Gerbang Kendari-Toronipa rontok dan rusak di sejumlah sisi. Bangunan senilai Rp 32,8 miliar itu ternyata hanya terbuat dari papan semen tanpa struktur beton. Hal ini memicu banyak pertanyaan publik di kala anggaran fantastis digelontorkan untuk empat gerbang yang ”kopong”. Wandi (33) mendekati gerbang pertama di jembatan Kendari-Toronipa Sultra, Ia penasaran dengan bahan dan ornament gerbang yang sedang banyak diperbincangkan di masyarakat. Tangannya mengusap dinding serupa batu bata tersebut. ”Bukan beton. Kayak gipsum saja,” kata pengemudi ojek daring ini, Rabu (11/9). Sejak gerbang difungsikan Februari lalu, ia mengatakan, tak terhitung lagi dirinya melewati jalan ini. Selama itu, ia mengira bangunan itu terbuat dari beton dan batu bata. Tapi, sebuah video yang menunjukkan gerbang dengan dinding bocor beredar di masyarakat.

Dinding tersebut seperti ditempel dan memiliki material yang rapuh. Video diunggah pemengaruh di sejumlah laman media sosial. Tak lama, video itu ditonton banyak orang. Tidak hanya itu, bagian dalam setiap gerbang tersebut ternyata bukan dinding struktur beton. Di dalamnya hanya terlihat rangka tulang baja ringan yang ditempeli dinding. ”Infonya, anggarannya besar. Itu pakai uang pajak kita semua,” ujarnya. Gerbang Kendari-Toronipa adalah bagian terakhir dari pembangunan jalan akses pariwisata senilai lebih dari Rp 1,1 triliun tersebut. Sementara, bangunan yang terdiri atas empat gerbang berjejer ini menelan anggaran Rp 32,8 miliar. Dengan anggaran puluhan miliar, keempat gerbang itu terlihat serupa memakai beton. Bagian dinding berbentuk susunan bata. Namun, saat dilihat lebih dekat, bangunan ini hanya terdiri atas susunan papan semen.

Sejumlah bagian yang rusak telah ditambal seiring beredarnya video di masyarakat dan dunia maya. Sisa cat dan gipsum bertebaran di sekeliling bagian gerbang. Setelah ditambal, bagian yang bocor dan rusak itu dicat berwarna senada. Namun, pengerjaannya terlihat terburu-buru dan jauh dari rapi. Berdasar laman LPSE Sultra, pembangunan ornamen gerbang dilakukan PT Karya Inti Bumi Konstruksi dari Aceh dengan nilai Rp 32.809.664.000. Bahan pengganti beton dan bata disebut glass reinforced concrete (GRC), atau papan semen. Harga satuan papan ukuran 1,2 x 2,4 meter, Rp 150.000 untuk ketebalan 8 milimeter atau cukup tebal. Pada Kamis (12/9) Kabid Bina Marga Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra Harmunadin menjabarkan, bahan yang dipakai untuk ornamen gerbang tersebut memang papan semen atau GRC, seperti banyak digunakan pada bangunan lain.

Bahan ini dikenal tahan air dan bisa bertahan selama 25-30 tahun. Menurut Harmunadin, penggunaan GRC disebabkan adanya konstruksi bentuk yang diinginkan. Secara konstruksi, bahan ini membuat desain jauh lebih mudah dan bisa sesuai dengan perencanaan awaTidak hanya itu, dengan lokasi jembatan, beban berat perlu diperhitungkan. Bahan yang ringan membuat momentum berat terjaga. Terkait harga empat gerbang yang mencapai Rp 32,8 miliar, ia menjelaskan, hal tersebut telah sesuai dengan perhitungan dan perencanaan awal. Pembangunan meliputi bahan, konstruksi baja, pekerja, hingga penyelesaian akhir. Proyek ini juga dipantau oleh inspektorat dan telah melalui audit. Bahkan, rencana awal proyek bernilai hingga Rp 46 miliar, dengan tambahan sling baja yang membentang di keempat jembatan gerbang itu. (Yoga)


Soekirman, Bapak Gizi Pembangunan

14 Sep 2024

”Saya senang, alhamdulillah, puji Tuhan. Gizi muncul lagi di pemerintahan. Mudah-mudahan profesional dan tidak ada korupsi.” Begitu ungkapan spontan Prof Soekirman, ahli gizi, atas terbitnya Perpres No 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional tanggal 15 Agustus 2024. Tak ada kata berhenti bagi Prof (emeritus) Soekirman. Ahli gizi ini terus bekerja memperjuangkan perbaikan gizi masyarakat pada usia 88 tahun pada 2 Agustus 2024. Sisi keilmuan dan aktivisme berpadu dalam kesehariannya. Dia gigih memperjuangkan gizi masuk ke dalam perencanaan pembangunan, murid-muridnya mengusulkan agar dia mendapat gelar Bapak Gizi Pembangunan. Jauh sebelum negara-negara membicarakan kecukupan gizi sebagai prasyarat pembangunan, Soekirman sudah membahas pentingnya peran gizi dalam membangun bangsa.

Buku berisi kumpulan tulisan yang diluncurkan pada peringatan ulang tahunnya di Politeknik Kesehatan, Jakarta, Sabtu (3/8) gamblang menggambarkan kiprah Soekirman selama 61 tahun mengabdi sebagai ahli gizi hingga saat ini. Soekirman memiliki puncak-puncak capaian sejak lulus dari Akademik Gizi Kemenkes, Bogor, pada 1960. Sebagai penerima beasiswa, dia wajib bekerja untuk pemerintah. Tugas pertamanya sebagai ahli gizi di Aceh (1961-1965). Untuk menyebarkan pengetahuan mengenai gizi, dia menulis di satu-satunya koran di Banda Aceh, yang menjadikan dia pengasuh acara gizi di RRI Aceh, sekali sepekan. Kecintaan pada profesi ahli gizi mendapat tempat tepat saat bergabung pada 1975 di Bappenas yang dipimpin Widjojo Nitisastro. Banyak idenya memberi sumbangan penting pada kebijakan nasional untuk menghapus kemiskinan.

Diantaranya upaya menurunkan jumlah anak kurang gizi dan menurunkan angka kematian ibu melahirkan. Sebagai ahli gizi, Soekirman melihat hal yang tidak dilihat banyak orang, yaitu menggunakan pendekatan pangan dan gizi sebagai kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Prof dr Fasli Jalal, Sp GK, PhD yang pernah menjabat Wamen Pendidikan Nasional serta Kepala BKKBN yang dan pernah menjadi anak buah Soekirman di Bappenas, dalam acara peluncuran buku, menuturkan kegigihan Soekirman menerjemahkan keinginan Kepala Bappenas Widjojo Nitisastro agar pembangunan ekonomi menurunkan dan mencegah kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. Soekirman berhasil memasukkan Bab Pangan dan Gizi dalam Repelita dan menjadikan gizi sebagai bagian dari pangan. Padahal, pangan ada pada bidang ekonomi, sementara gizi adalah bagian kecil dari kesehatan dan ada pada bidang sosial.

Soekirman bekerja berbasis data riset. Maka, dia mengupayakan penelitian bersama antara Universitas Cornell, Puslitbang Gizi di Bogor, Puslit Agro Ekonomi, Depakes dan Deptan pada 1979. Hasil penelitian melahirkan kelembagaan kewaspadaan gizi serta masuk dalam Bab Pangan dan Gizi Repelita III (1979-1984). Sumbangan penting lain adalah pemberian makanan tambahan anak sekolah.  Soekirman berharap betul program Makan Bergizi Gratis yang diusung presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, dapat berjalan dan tidak ada korupsi. Sebagai Ketua Dewan Pembina Koalisi Fortifikasi Indonesia (KFI), Soekirman aktif memperjuangkan konsistensi pelaksanaan kebijakan Fortifikasi Pangan Wajib, yaitu memperkuat nilai gizi bahan pangan dengan menambahkan unsur gizi mikro ke dalam suatu bahan pangan, untuk mencegah suatu penyakit atau meningkatkan kualitas bahan pangan itu. (Yoga)


Motor Listrik laku Keras, Subsidi Perlu Ditambah

14 Sep 2024

Motor listrik (molis) laku keras tahun ini, terlihat pada habisnya anggaran subsidi per September 2023. Pelaku industri meminta pemerintah menambah alokasi subsidi dan memperpanjang program ini hingga tahun depan demi menjaga momentum lonjakan penjualan. Berdasarkan data Sisapira, sebanyak 60,857 unit molis terjual dengan skema subsidi Rp 7 juta pe unit, berbnading terbalik dengan tahun lalu yang sepi peminta. Tahun lalu penjualan molis lewat subsidi hanya 11.532 unit dari total kuota 200 ribu unit. Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Asmoli) Budi Setiyadi menyatakan tahun lalu, program ini hanya bisa dimanfaatkan masyarakat beberapa bulan, karena dirilis pada Mei. Selain itu, banyak masyarakat yang belum tahu program ini. Akibatnya, pemanfaatan subsidi molis sangat rendah. "Tetapi, tahun ini, sosialisasinya cukup masif, sehingga program dimanfaatkan dengan maksimal. Saat ini, penyebaran molis dan sepeda listrik sudah merata di beberapa daerah," katanya kepada Investor Daily. (Yetede)
 

Perlukah Tergesa-gesa dalam Memilih Pimpinan KPK yang Baru

14 Sep 2024

PANITIA seleksi tidak perlu tergesa-gesa dalam menyelesaikan proses pemilihan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apalagi masa jabatan pimpinan KPK sekarang baru berakhir pada 20 Desember 2024. Panitia seleksi masih mempunyai waktu cukup untuk menyaring 20 calon yang lolos menjadi 10 nama. Pansel tak perlu terburu-buru mengejar target menyerahkan nama-nama tersebut kepada Presiden Joko Widodo. Meskipun Jokowi masih mempunyai wewenang untuk mengirim 10 nama itu kepada Dewan Perwakilan Rakyat, alangkah eloknya jika hal tersebut dilakukan oleh presiden baru nanti, yakni Prabowo Subianto.

Pimpinan KPK yang baru nanti bekerja pada era pemerintahan dan DPR baru. Dengan demikian, pemerintahan dan DPR barulah yang lebih punya tanggung jawab moral memilihnya, meskipun secara hukum pemerintah dan DPR sekarang punya wewenang itu. Jadi lebih baik uji kelayakan dan kepatutan hingga pemilihan dilakukan menunggu pergantian pemerintah serta DPR periode berikutnya. Jika DPR sekarang yang memilih, anggota Dewan baru bisa lepas tangan bila kualitas anggota KPK tidak sesuai dengan harapan. Lagi pula, masa jabatan anggota DPR tinggal sebentar lagi. Kita sedang memilih sosok-sosok petarung dalam pemberantasan korupsi.

Menunda proses uji kelayakan dan kepatutan hingga DPR periode mendatang akan memberikan waktu yang cukup untuk proses pengujian secara lebih mendalam. Kita berharap Komisi III DPR yang baru akan memiliki pandangan dan penilaian lebih segar serta obyektif, tidak terjebak dalam dinamika politik periode sekarang. Dengan begitu, hasil pemilihan tidak tersandera oleh kepentingan-kepentingan saat ini. Penundaan uji kelayakan dan kepatutan juga akan menepis anggapan serta dugaan adanya cawe-cawe Presiden Joko Widodo. Sebab, kini meruyak dugaan Jokowi mengintervensi seleksi calon pimpinan KPK. Bahkan, berembus kabar, panitia seleksi telah mengirim 20 nama calon pemimpin KPK kepada Presiden sehingga Jokowi dapat menentukan 10 nama yang sesuai dengan keinginannya. (Yetede)

Rumor Kaesang Mengatakan Akan Nebeng pesawat Jet Temannya.

14 Sep 2024
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep akhirnya mengklarifikasi tudingan penerimaan gratifikasi berupa pinjaman jet untuk perjalanannya ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu mengaku hanya ikut serta atau nebeng jet pribadi milik temannya. Kaesang mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (17/8/2024). ”Kedatangan saya hari ini ke KPK karena inisiatif pribadi sebagai warga negara yang baik, bukan karena panggilan/undangan tertulis dari KPK wa- laupun saya bukan pejabat/penyelenggara negara,” kata Kaesang dalam keterangan pers tertulis. Soal kedatangan ke KPK, Kaesang mengungkapkan, ingin menyampaikan informasi ihwal keberangkatannya ke Amerika Serikat (AS) menggunakan jet pribadi.

”Saya menyampaikan informasi mengenai perjalanan saya ke AS yang menumpang atau nebeng teman saya,” tuturnya tanpa menyebut siapa temannya yang mengajaknya nebeng naik jet pribadi. Sebelumnya, Kaesang dituding telah menerima gratifikasi karena menggunakan jet pribadi dalam perjalanannya ke AS. Tudingan itu muncul setelah istri Kaesang, Erina Gudono, mengunggah foto jendela pesawat jet di akun media sosial miliknya. Banyak kalangan menduga Kaesang dan Erina menggunakan jet pribadi Gulfstream G-650-ER milik perusahaan gim Garena Singapura. Sejumlah kalangan masyarakat juga mendesak KPK untuk menyelidiki dugaan gratifikasi itu. KPK juga berupaya untuk menangani persoalan tersebut, tetapi kemudian ditunda. Kaesang mengaku datang ke KPK untuk meminta saran dan nasihat terkait tudingan kepada dirinya.

”Saya minta arahan dan nasihat dari KPK,” tuturnya. Terkait penggunaan jet pribadi ini, Presiden Joko Widodo juga menanggapi tudingan gratifikasi terhadap Kaesang Pangarep yang merupakan putra bungsunya. ”Ya, semua warga negara sama di mata hukum, ya, itu saja, kata Presiden Jokowi setelah menonton laga kualifikasi Piala Dunia 2026 timnas Indonesia melawan Australia di Gelora  Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9) lalu. KPK mengapresiasi Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan membenarkan, Kaesang datang ke KPK untuk meminta arahan atas berita-berita yang beredar di media massa sebelumnya. Dengan posisinya sebagai anak dari penyelenggara negara, ia bertanya selanjutnya langkah apa yang harus dilakukan. ”Kami dari KPK mengapresiasi(kedatangan Kaesang secara mandiri). (Yoga)

Perusahaan di Indonesia lebih menonjolkan sisi lingkungan

13 Sep 2024

Alih-alih menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG secara berimbang, laporan keberlanjutan perusahaan di Indonesia cenderung hanya menonjolkan sisi lingkungan. Padahal, aspek sosial dan tata kelola tak kalah penting bagi perusahaan agar memperoleh penilaian dan akses permodalan yang pada gilirannya dapat berpengaruh terhadap kinerja korporasi. Hal ini mengemuka dalam Media Briefing Penguatan BUMN Menuju Indonesia Emas bertajuk ”Memaksimalkan Peran Lembaga Jasa Keuangan di Era ESG” di Jakarta, Kamis (12/9). Hadir sebagai pembicara ekonom senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, Ryan Kiryanto, dan Director of Compliance PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk A Solichin Lutfiyanto.

Ryan mengatakan, penerapan ESG di Indonesia hanya terkonsentrasi padahuruf ”E” (environment). Akibatnya, banyak perusahaan, terutama di sektor jasa keuangan, yang lebih menonjolkan aspek lingkungan dalam laporan berkelanjutan (sustainable report). ”Sayangnya, isu sosial, baik dalam praktik maupun laporan berkelanjutan, kurang eksplorasi sehingga isinya cenderung mengenai keramahtamahan lingkungan, seperti menanam pohon, pot tanaman di gedung, dan menanam mangrove,” katanya. Menurut Ryan, aspek sosial merupakan langkah atau upaya perusahaan untuk memanusiakan manusia. Industri perbankan, misalnya, wajib memberikan pelayanan kepada orang-orang yang memiliki kebutuhan khusus.

Dari sisi pemberi kerja, perbankan harus memberikan aspek kemanusiaan, seperti memberi kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Selain itu, terdapat pula aspek tata kelola (governance) yang isinya mengenai pengelolaan bisnis sesuai aturan-aturan main yang baik dan benar. Hal ini meliputi penerapan manajemen terkait nilai yang dianut oleh perusahaan, pengendalian risiko atau manajemen risiko, serta prinsip kepatuhan (compliance) terhadap aturan main yang berlaku, baik dari sisi internal maupun eksternal. Penilaian risiko dan penerapanESG dilakukan oleh lembaga pemeringkat internasional, seperti S&P, Moodiest, dan Ficht Rating.

Atau lembaga pemeringkat dalam negeri, seperti Pefindo serta Yayasan Kehati. Lembaga-lembaga tersebut bertugas melakukan asesmen mengenai penerapan ESG dalam bentuk skor. Semakin rendah skor yang diberikan, semakin rendah risikonya. Dari sisi perbankan, Solichin menyebut, BRI tidak hanya berfokus pada pertumbuhan finansial, tetapi juga dampak sosial dan lingkungan melalui penerapan prinsip ESG yang dijalankan sejak 2013. Hal ini membawa BRI menyandang predikat low risk dengan skor 17,8 selama 2 tahun berturut-turut dalam annual review bersama Morningstar Sustainalytics. (Yoga)