;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Saham Milik Para Politisi Tersengat Sentimen Pilpres

23 Oct 2023
Tensi politik menjelang pemilihan presiden (pilpres) memanas. Di tengah bayang-bayang sentimen global, pasar masih menerka, apakah pilpres kali ini bisa menambah tekanan atau justru membuat pasar saham lebih sumringah. Research & Consulting Manager Infovesta Utama, Nicodimus Kristiantoro mengamati, secara historis, masa kampanye hingga penyelenggaraan pilpres, pasar lebih bergairah. Musim kampanye hingga pilpres 2009, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 4,23%. IHSG juga meningkat pada pilpres 2014 dan 2019 silam. "Melihat tren sebelumnya, pemilu dan kampanye dominan meningkatkan minat investasi di saham domestik," kata Nico, Minggu (22/10). Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project, William Hartanto mengatakan, pilpres memang jadi katalis bagi pasar saham. Tapi, sentimen eksternal dan domestik lain tetap punya peran signifikan. William melihat IHSG cenderung melemah sebelum pilpres, dan menguat lagi setelahnya. Di tengah euforia ini, sebagian pelaku pasar biasanya mengambil peluang dari saham-saham milik tokoh politik. Kondisi itu juga terlihat saat saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) melonjak beberapa hari terakhir. Dus, jika tertarik uji nyali mengoleksi saham-saham tokoh politik yang mengambil peran di Pemilu dan Pilpres, Nico mengingatkan agar cermat memperhatikan perkembangan berita. Contoh ABBA dan MARI yang menguat karena isu Erick menjadi cawapres. Bisa jadi terkoreksi saat Erick batal menjadi cawapres. Saham-saham terkait Partai Golkar juga bisa tersengat sentimen ini. Misal, saham Grup Bakrie. Juga bisa berpengaruh ke saham Lalu masih terkait Erick, ada Adaro (ADRO) milik sang kakak, Garibaldi Thohir.

Ungkit Investasi Hilirisasi Yang Serap Tenaga Kerja

23 Oct 2023
Realisasi investasi di sektor hilirisasi sepanjang Januari hingga September 2023 mencapai Rp 266 triliun. Angka tersebut mencapai 25,3% dari total realisasi investasi sepanjang Januari hingga September 2023 sebesar Rp 1.053,2 triliun. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memerinci, realisasi investasi sektor hilirisasi tersebut  terdiri dari sektor mineral sebesar Rp 151,7 triliun. Di antaranya, realisasi investasi smelter nikel Rp 97 triliun, bauksit Rp 7,1 triliun, serta tembaga Rp 47,6 triliun. Kemudian, ada juga di sektor pertanian dengan komoditas minyak kelapa sawit (CPO) dan oleokimia sebesar Rp 39,5 triliun. Selanjutnya, investasi hilirisasi di sektor kehutanan yang mencakup pulp dan kertas senilai Rp 34,8 triliun. Bahlil menyoroti rendahnya realisasi investasi petrokimia. Menurutnya, sektor ini masih harus digenjot untuk menekan impor. "Kita harus dorong untuk metanol, etanol, elpiji karena kita masih impor 7 juta ton per tahun. Subsidi kita diperkirakan untuk gas elpiji tahun ini bisa menembus hampir Rp 100 triliun," ujar Bahlil, Jumat (20/10). "Target saya 25%-30%, kalau bisa 30% jauh lebih baik. Tapi kayanya tidak tercapai. Ini paling hanya 26%-27% dari target yang ada. Tapi 25% pun sudah bagus," tambah Bahlil. Namun yang jelas, pihaknya tetap berupaya menggenjot investasi hilirisasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Salah satunya, dilakukan lewat peta potensi hilirisasi di 21 komoditas dengan nilai mencapai US$ 545,3 miliar. Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, hilirisasi masih belum terlalu berdampak kepada kinerja perekonomian yang inklusif. Meski terjadi kenaikan realisasi investasi, namun jumlah tenaga kerja yang terserap masih belum optimal. Sementara Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan asyarakat (LPEM) Universitas Indonesia Teuku Riefky optimistis, hilirisasi akan berdampak terhadap perekonomian, meski saat ini ia belum memiliki perhitungannya. "Kita akan lihat dampak lebih lanjut ke depannya," kata Riefky. 

Bunga Naik, Belanja Fiskal Jadi Harapan

23 Oct 2023
Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) pada bulan ini, akan berdampak terhadap mahalnya ongkos pembiayaan. Kinerja investasi pun berpotensi terhambat dan mempengaruhi laju ekonomi RI. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pekan lalu, BI menaikkan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin (bps). Sehingga, suku bunga acuan kini berada di level 6%. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai, salah satu konsekuensi dari naiknya suku bunga acuan adalah akan mempengaruhi lebih mahalnya ongkos pembiayaan. Hal ini bisa berdampak terhadap keputusan investasi para pelaku usaha maupun industri. Selama ini, investasi alias pembentukan modal tetap bruto (PMTB) berkontribusi sekitar 30% terhadap PDB. Namun, kontribusi komponen ini berpotensi tertahan. Tak hanya kenaikan suku bunga, tetapi juga karena adanya momentum pemilu yang membuat investor wait and see. Ia memperkirakan, dampak kenaikan suku bunga acuan BI, baru akan terasa pada awal tahun depan. Utamanya, terkait kondisi inflasi. Ekonom Bank Syariah Indonesia Banjaran Surya Indrastomo melihat, kenaikan suku bunga acuan akan berdampak terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi. Terutama, periode kuartal IV-2023 dan kuartal I-2024 mendatang.

Proyek IKN Belum Bisa Perbaiki Kinerja BUMN Karya

23 Oct 2023
Di tengah proses pergantian pucuk pimpinan negara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya bakal terus melanjutkan proyek pembangunan infrastruktur. Seperti program proyek strategis nasional (PSN). Misalnya PT Adhi Karya Tbk (ADHI)  yang berkomitmen menyelesaikan proyek yang tengah berjalan di tengah rangkaian pemilu tahun 2024 mendatang. Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Farid Budiyanto mengatakan, proses pemilu adalah agenda rutin nasional. Menurut Farid, periode akhir pemerintah Presiden Joko Widodo justru mendorong pelaku sektor konstruksi mempercepat penyelesaian pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Farid berharap, proses Pemilu 2024 akan mendorong optimisme pasar terhadap sektor konstruksi.  Sebab, setelah Pemilu 2024 nanti berakhir, program-program pembangunan infrastruktur akan menjadi agenda penting dari pemerintahan yang baru. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani melihat prospek BUMN Karya masih buruk menjelang akhir tahun 2023. Kinerja yang negatif dari BUMN karya juga masih akan terjadi di tengah kegiatan rangkaian Pemilu 2024.

Semakin Andalkan Pendapatan Rutin

23 Oct 2023
Keputusan Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 6% pada Rapat Dewan Gubernur BI bulan Oktober 2023 membawa sejumlah efek ke sektor properti. Menurut analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei mengatakan, kenaikan suku bunga ini secara tidak langsung akan memengaruhi penjualan properti. Terutama yang mayoritas pembelinya menggunakan kredit pemilikan rumah (KPR). Kenaikan bunga acuan akan memicu kenaikan suku bunga KPR. "Mungkin tahun depan emiten akan lebih konservatif dalam menetapkan target marketing sales," kata Jono, ke KONTAN, Jumat (20/10). Ada dua emiten properti yang pembelinya banyak menggunakan KPR. Yakni  PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Apalagi, proyek-proyek kedua emiten tersebut lebih banyak menyasar segmen pasar menengah. Kemudian, dari segi daya beli masyarakat, Jono melihat kemampuan masyarakat akan lebih dipengaruhi kenaikan harga bahan pokok seperti beras dan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Head of Research Investasiku, Cheril Tanuwijaya menyampaikan, kenaikan suku bunga acuan bisa menjadi penekan kinerja emiten properti. Pasalnya, kenaikan bunga KPR dapat menghambat minat masyarakat membeli properti. Berdasarkan riset tanggal 12 Oktober 2023, Analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano menyampaikan, pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur akan menciptakan pasar baru untuk para pengembang properti. Beberapa komitmen telah dibuat untuk mengembangkan IKN.  Selain gedung pemerintah, terdapat beberapa investor swasta yang berkomitmen terhadap pengembangan proyek di IKN. Pertama, konsorsium yang dipimpin oleh Agung Sedayu (termasuk Sinarmas, Mulia Group, Salim, Adaro, Astra, dan lainnya) akan mengembangkan mixed-use seluas 17 hektare (ha) senilai Rp 20 triliun. Kedua, Pertamina akan membangun pusat energi berkelanjutan seluas 3,70 ha. Ketiga, FIFA akan membangun pusat pelatihan sepakbola bagi PSSI di atas lahan 35 ha. 

Bertabur Insentif, Bank Harus Memacu Kredit

23 Oct 2023
Perbankan tak punya alasan lagi untuk tidak memacu penyaluran kredit. Apalagi, menjadikan kenaikan bunga acuan Bank Indonesia (BI) 25 bps sebagai kilah bahwa likuiditas mengetat. Walau bunga acuan naik, namun BI kembali membanjiri likuiditas perbankan dengan melonggarkan penyangga likuiditas makroprudensial (PLM). Untuk bank konvensional, PLM diturunkan dari 6% jadi 5% dengan fleksibilitas repo 5%. PLM bank syariah turun dari 4,5% jadi 3,5% dengan fleksibilitas repo 3,5%. PLM merupakan cadangan likuiditas minimum dalam rupiah yang wajib disimpan bank umum dalam bentuk surat berharga rupiah. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, insentif PLM berpotensi menambah likuiditas Rp 81 triliun. Pelonggaran PLM ini akan berlaku mulai 1 Desember 2023. “Tapi, janji, lo, para bankir, insentif ini untuk menyalurkan kredit, jangan ditaruh lagi di SBN,” ujar Perry, pekan lalu. Sementara insentif KLM baru dimanfaatkan bank umum sebesar Rp 28,79 triliun. Alhasil, kata Perry, masih ada Rp 20 triliun lagi yang bisa dimanfaatkan. Likuiditas perbankan memang tak selonggar tahun lalu, tapi masih di level cukup aman. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat loan to deposit ratio (LDR) per Agustus 83,38% dan rasio alat likuid terhadap DPK 26,49%. EVP Corporate Communication BCA Hera F. Haryn optimistis insentif yang diberikan regulator berdampak positif bagi pertumbuhan kredit. “Kami akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait implementasi insentif ini,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Jtrust Indonesia Widjaja Hendra menyebut, pengetatan likuiditas perbankan kemungkinan tak terelakkan meski ada insentif. Kenaikan bunga acuan menurutnya akan mendorong bank berlomba menaikkan bunga dana. LDR Bank Jtrust per Juni 2023 tercatat 74,22%. Direktur Treasury Bank CIMB Niaga John Simon berpandangan, likuiditas industri masih memadai, tapi tidak sama kondisinya di semua bank. Adapun likuiditas CIMB Niaga masih aman dengan rasio LDR sekitar 85%. Di sisi lain, perseroan juga punya surat utang pemerintah yang dapat direpokan.

PERPANJANGAN IUPK FREEPORT : NEGOSIASI JALAN TERUS SAAT PEMILU

23 Oct 2023

Di tengah hiruk-pikuk persiapan Pemilu 2024 di Indonesia, Freeport-McMoRan Copper and Gold Inc. terus melancarkan negosiasi dengan Jakarta agar dapat memperpanjang kontrak konsesi tambang saat izin usaha pertambangan khusus (IUPK) mereka berakhir pada 2041. Kepastian perpanjangan kontrak selepas tenggat waktu konsesi menjadi penting bagi Freeport-McMoran (FCX) karena rencana investasi yang masif pada tambang bawah tanah Kucing Liar yang belum tergarap. Kucing Liar merupakan bagian dari kawasan tambang Grasberg.Selain itu, pembangunan smelter tembaga di Gresik, Jawa Timur, dan rencana investasi nol emisi karbon perseroan juga ikut jadi perhitungan sampai 2060 mendatang. Saat ini progres pembangunan smelter tembaga Manyar PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik telah mencapai sekitar 84%. Freeport-McMoran melaporkan eksekusi proyek smelter dengan nilai investasi US$3 miliar tersebut berjalan dengan baik dan tim sangat fokus untuk menyelesaikan proyek tersebut secara efi sien. Konstruksi smelter Freeport Indonesia itu diharapkan dapat rampung dan mulai mencapai komisioning pada kuartal II/2024 dengan jadwal ramp-up hingga akhir 2024. “Katalis yang signifi kan untuk kami saat ini adalah menyelesaikan smelter, saya kira itu akan menjadi alasan bagi kita dapat memperpanjang operasi umur dari sumber daya [Grasberg],” kata President Freeport-McMoRan Kathleen Quirk dalam conference call FCX kuartal III/2023 pekan lalu. Aktivitas pengembangan praproduksi sudah dikerjakan sejak 2022 dan diperkirakan bakal berlanjut hingga sekitar 10 tahun mendatang. Belanja modal diperkirakan rata-rata US$400 juta per tahun selama rentang 10 tahun tersebut. Produksi tahunan Kucing Liar ditargetkan 550 juta pon tembaga dan 560.000 ons emas saat masuk tahap komersial awal. Pada saat yang sama, Quirk menambahkan, FCX tengah melakukan eksplorasi tambahan di kawasan Grasberg selepas identifikasi atas potensi baru di blok Deep Mill Level Zone (MLZ). Lewat tiga blok tambang yang kini beroperasi di kawasan Grasberg, kapasitas produksi tahunan PTFI sekitar 1,6 miliar pon tembaga dan 1,6 juta ons emas. Namun, pemerintah memasukkan penambahan kepemilikan saham sebagai salah satu syarat perpanjangan kontrak IUPK PTFI. “Pemerintah akan menambah saham kurang lebih 10%,” kata Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam suatu konferensi pers pada April. Selain investasi besar-besaran pada eksplorasi cadangan baru, FCX juga berencana berinvestasi pada pembangkit berbasis gas,sebagai pengganti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang ditargetkan beroperasi pada 2027 mendatang. Investasi baru pada pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) berkapasitas 265 megawatt (MW) itu bakal memakan investasi sekitar US$1 miliar, mengutip laporan Freeport-McMoRan Inc. triwulan III/2023. Di sisi lain, Freeport menyatakan, sesuai ketentuan IUPK yang disepakati pada 2018, bea keluar konsentrat seharusnya tidak lagi dikenakan setelah progres smelter PTFI mencapai lebih dari 50%. VP Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengatakan bahwa terkait dengan upaya keberatan tentang penerapan tarif bea keluar, pihaknya masih mengharapkan jalan tengah dari pemerintah.

Maju Festival Angkat UMKM melalui Budaya

23 Oct 2023
Koperasi tak semata hanya menjadi sarana jual-beli, tapi juga mendorong kebudayaan Indonesia, seperti nilai gotong  royong. Oleh Karena itu, Koperasi Simpan Pinjam Maju Wijaya menggelar Maju Festival 2023 di Auditorium Gedung Prasadha Jinarakkhita, Jakarta, pada 21-22 Oktober 2023. Dalam acara itu juga diadakan festival usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta Pameran Borobudur Kawedhar. (Yoga)

Lingkaran Setan Judi Daring

23 Oct 2023

Judi dalam jaringan bagaikan candu yang membuat ketagihan, tetapi bisa menenggelamkan dalam lautan utang. Lingkaran setan perjudian daring mesti diputus. Ada banyak kisah kelam perjudian dalam jaringan (daring). Ada karyawan yang memakai uang perusahaan demi memenuhi hasrat judi daring. Ada karyawan bank yang menggelapkan uang nasabah, lalu menggunakannya untuk bertaruh secara daring. Di sejumlah negara yang melegalkan judi, pendapatan dari perjudian daring dan jumlah penggunanya meningkat. Berdasarkan data Statista, proyeksi pendapatan perjudian daring 95,05 miliar USD pada 2023 dengan pertumbuhan rata-rata-rata tahunan pada 2023-2027 sebesar 8,54 %. Perjudian daring itu meliputi permainan kasino daring, taruhan daring olahraga, dan lotre daring. Di Indonesia, PPATK menyebutkan, perputaran dana perjudian daring pada 2017-2022 sebesar Rp 190 triliun dalam 156 juta transaksi.

PPATK mengidentifikasi, sekitar 2,7 juta orang terlibat perjudian daring pada periode itu dengan 2,19 juta orang di antaranya bertaruh di bawah Rp 100.000. Mereka adalah masyarakat berpenghasilan rendah dari kalangan pelajar, buruh, petani, ibu rumah tangga, dan pegawai swasta (Kompas, 21/10). Perjudian daring bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah bagaikan lingkaran setan. Dana yang pas-pasan membuat mereka mencari pembiayaan untuk mengganti uang yang digunakan berjudi. Pinjaman daring dipilih karena dana cukup cepat dikucurkan. Bisa jadi dana dari pinjaman daring digunakan untuk berjudi daring lagi. Pinjaman daring yang didapat pelaku judi daring menimbulkan masalah baru karena ada utang yang harus dilunasi. Situasi semakin parah jika penjudi daring masih tetap bertaruh. Mereka terus meminjam dana. Utang kian menumpuk. Masyarakat miskin yang berjudi semakin miskin. (Yoga)

Pukulan Ganda Hantam Manufaktur

23 Oct 2023

Industri manufaktur tengah mengalkulasi ulang biaya produksi di tengah tingginya beban bunga pinjaman serta kenaikan harga bahan baku. Depresiasi rupiah telah menyebabkan kenaikan biaya impor bahan baku. Efek lain adalah kenaikan beban bunga pinjaman perbankan. Beban bunga pinjaman perbankan akan naik menyusul langkah BI menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin ke 6 % pada akhir pekan lalu. Ikhtiar moneter ini guna menstabilkan nilai tukar rupiah yang melemah dalam beberapa pekan terakhir di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa Sastraatmadja saat dihubungi, Minggu, (22/10) menyatakan, tingginya tingkat suku bunga pinjaman perbankan turut mengurangi selera industri manufaktur, termaksud di sektor tekstil dan produk tekstil, untuk menggenjot pembiayaan.

Pelemahan kredit industri tercermin pada saldo bersih tertimbang (SBT) atau kebutuhan pembiayaan korporasi yang terus turun dari 24 persen per Maret 2023 menjadi 14,7 % per Agustus 2023. Meski kembali meningkat menjadi 16,1 % pada September 2023, level tersebut masih berada di bawah level tertinggi tahun ini. Perlambatan terjadi karena dampak penurunan kegiatan operasional seiring melemahnya permintaan domestik dan ekspor. SBT sector pengolahan turun pada September 2023 sebesar 4,6 %, lebih rendah dibandingkan Agustus 2023 sebesar 6,2 %. (Yoga)