;
Kategori

Ekonomi

( 40478 )

Perlambatan Ekonomi Global Membayangi IPO Tahun Depan

06 Dec 2023
Bursa Efek Indonesia (BEI) memasang target konservatif terkait target penjaringan dana di pasar modal. BEI memperkirakan bakal ada 230 pencatatan penerbitan efek seluruh instrumen sepanjang 2024 atau lebih tinggi 30 efek dari tahun 2023. Target penerbitan efek itu meliputi efek saham, obligasi korporasi baru, Exchange Traded Fund (ETF), Dana Investasi Real Estate (DIRE), Efek Beragun Aset (EBA), waran terstruktur dan lainnya.Sedangkan untuk pencatatan saham, BEI membidk 62 perusahaan baru yang tercatat. Target itu tak jauh berbeda dari target IPO tahun ini sebanyak 61 emiten. Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK mengatakan, target tersebut sejalan dengan proyeksi World Bank dan International Monetary Fund (IMF) yang merevisi pertumbuhan ekonomi global. IMF memproyeksikan ekonomi global berada di angka 3% untuk tahun ini. Sementara pada 2024, ekonomi global berada di level 2,9%. Per 30 November 2023, OJK masih mengantongi 96 rencana penggalangan dana senilai Rp 41,11 triliun. Sebanyak 64 di antaranya merupakan rencana IPO senilai Rp 11,18 triliun. Direktur Utama Kiwoom Sekuritas Indonesia, Chang-kun Shin memperkirakan, kondisi ekonomi global jusru akan lebih stabil pada tahun 2024. Sehingga bisa mendorong aksi IPO lebih tinggi. Menurutnya ketidakpastian pasar di 2024 akan mereda seiring pelonggaran kebijakan moneter. Ini akan menjadi angin segar untuk IPO. Head of Research Mirae Asset Sekuritas, Robertus Hardy mengatakan, meski suku bunga masih tinggi, tetapi masih ada peluang IPO tetap ramai. Tapi dia menilai, pasar tak butuh IPO terlalu banyak. Investor justru menantikan IPO berkualitas dengan kapitalisasi pasar (market cap) yang tinggi. "Secara kuantitas tidak ada dibatasi karena perizinan sudah dipermudah," ucap Robertus.

Pemain Pinjol Janji Jaga Rasio Kredit Macet

06 Dec 2023
Kredit macet fintech P2P lending alias pinjaman online (pinjol) secara industri meningkat. Tapi, beberapa pemain bilang mampu menjaga rasio kredit macet dan menekannya di 2024. Kalau PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) mengaku TWP90 masih dalam batas wajar. Brand Manager AdaKami, Jonathan Krissantosa menuturkan, tingkat keberhasilan penyelesaian kewajiban pinjam meminjam dalam jangka waktu 90 hari (TKB90) ada di level 99,80%. Artinya, TWP90 Adakami masih berada di level 0,2%. PT Akselerasi Usaha Indonesia juga menjaga TWP90 di 0,64% hingga Desember 2023. Group CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Nikolas Tambunan mengatakan, sepanjang tahun 2023 ini masih jauh di bawah rata-rata industri. "Sepanjang tahun 2022 hingga 2023 ini, angka kredit macet stabil di 0,5 %-0,8%," ujar dia. Untuk menekan angka kredit macet, Akseleran akan mengasesmen pinjaman dengan prudent, melihat aliran dana peminjam berdasarkan data keuangan menggunakan machine learning tools. Selain itu, Akseleran juga validasi aset dasar pinjaman (invoice) secara detail, serta memeriksa rekam jejak kreditnya. Modalku menyebut rasio kredit macet per akhir Oktober stabil di 3,15%. Country Head Modalku Arthur Adisusanto bilang, tak hanya mengejar pertumbuhan, namun juga memperhatikan kualitas portofolio. Strategi Modalku adalah melalui prinsip pemberian kredit yang bertanggung jawab,  kehati-hatian dan manajemen risiko.

Petani Terus Menua dan Alami Guremisasi

05 Dec 2023

Sepuluh tahun terakhir jumlah usaha pertanian menurun. Di saat yang sama, jumlah petani berusia tua atau di atas usia 55 tahun dan petani gurem meningkat. Jika tidak segera diatasi, kondisi itu akan berimplikasi pada regenerasi dan kesejahteraan petani, ketahanan pangan nasional, serta penanggulangan kemiskinan ke depan. Ini mengingat sektor pertanian merupakan salah satu mesin penggerak ekonomi nasional dan penyerap tenaga kerja terbanyak di Indonesia. Hal itu mengemuka dalam Desiminasi Hasil Sensus Pertanian (ST) 2023 Tahap I yang digelar BPS secara hibrida di Jakarta, Senin (4/12). Sensus yang digelar setiap 10 tahun sekali itu pada tahun ini dilakukan pada 1 Juni-31 Juli.

Berdasarkan ST 2023 Tahap I, jumlah unit usaha pertania di Indonesia turun 7,42 % dari hasil ST 2013, yakni 31,71 juta unit menjadi 29,36 juta unit. Adapun unit usaha pertanian perorangan (UTP), jumlahnya turun 7,45 % dari 31,71 juta unit pada 2013 menjadi 29,34 juta unit pada 2023. Namun, jumlah rumah tangga usaha pertanian (RTUP) pada 2023 meningkat 8,74 % dari 26,14 juta pada 2013 menjadi 28,42 juta pada 2023. Meskipun meningkat, jumlah RTUP pada semua subsektor pertanian turun. Penurunan terbesar terjadi pada subsektor kehutanan dan tanaman pangan masing-masing 48,87 % dan 12,28 %. Dalam 10 tahun terakhir, dari 100 petani yang memiliki usaha pertanian berkurang dari 21 petani menjadi 3 petani. ST 2023 Tahap I juga menunjukkan petani di Indonesia makin menua. Jumlah petani gurem atau pemilik lahan di bawah 0,5 hektar bertambah. (Yoga)

Kesenjangan Talenta Digital Jadi Tantangan Nasional

05 Dec 2023

Kontribusi sektor ekonomi digital terhadap perekonomian Indonesia tidak akan maksimal selama masih ada kesenjangan antara jumlah kebutuhan talenta digital dengan ketersediaan di pasar tenaga kerja. Padahal, jika tergarap maksimal, potensi pasar ekonomi digital bisa menopang melesatnya pertumbuhan ekonomi nasional. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Bidang Perekonomian Rudy Salahuddin mengatakan, 77 % dari populasi 277 juta jiwa penduduk Indonesia telah terpapar internet atau teknologi digital. Dengan potensi itu, pada 2030, PDB Indonesia diprediksi mencapai Rp 24.000 triliun dengan 18 % di antaranya atau Rp 4.500 triliun disumbang oleh ekonomi digital. Sebagai catatan, PDB Indonesia pada 2022 sebesar Rp 19.588,4 triliun. Untuk mencapai lompatan PDB dengan penopang ekonomi digital pada 2030, Indonesia memerlukan tambahan 9 juta talenta digital terhitung sejak 2015 hingga 2030.

”Kalau dihitung secara kasar, setiap tahun Indonesia memerlukan tambahan sekitar 600.000 talenta digital baru,” kata Rudy dalam  pemaparan media bertema ”Peluncuran Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital” di Jakarta, Senin (4/12). Rudy memaparkan, dari kebutuhan 600.000 talenta digital baru per tahun tersebut, saat ini kebutuhan SDM ditargetkan untuk yang ahli dalam bidang digital, seperti pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan komputasi awan. Sayangnya, berdasarkan catatan Kemenkominfo, kemampuan Indonesia menghasilkan talenta digital baru saat ini jauh dari kondisi ideal, yakni 100.000 hingga 200.000 talenta digital per tahun. Menurut Rudy, diperlukan perubahan kurikulum yang lebih menekankan pada aspek analitik; kuantitatif; dan sains, teknologi, teknik, matematika (science, technology, engineering, math/STEM) guna mengejar cepatnya perkembangan teknologi. (Yoga)

Jasa Marga Tak Beri Diskon Tarif Tol

05 Dec 2023

PT Jasa Marga Tbk tidak memberikan diskon tarif tol pada periode Natal-Tahun Baru kali ini. Pertimbangannya, kapasitas jalan tol masih bisa melayani jumlah mobil yang masuk-keluar gerbang tol di sekitar Jabodetabek selama periode 18 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024. Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Tbk Lisye Octaviana, pada jumpa pers paparan kinerja triwulan III-2023 Jasa Marga di Jakarta, Senin (4/12) mengatakan, diskon tarif sebetulnya upaya untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas.

Mengingat jumlah kendaraan pengguna jalan tol selama periode Natal dan Tahun Baru masih bisa terkelola dengan kapasitas yang ada, diskon tarif tidak diperlukan. Berdasarkan taksiran Jasa Marga, 2,88 juta unit mobil akan masuk-keluar di gerbang tol sekitar Jabodetabek selama 18 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024. Jumlah ini meningkat 14,2 % dibandingkan hari normal, tetapi masih lebih rendah dibandingkan periode Lebaran yang melonjak hingga lebih dari 40 % dibandingkan hari normal. Oleh karena kapasitas jalan tol masih bisa menampung mobilitas mobil pada periode Natal dan Tahun Baru kali ini, alih-alih memberikan diskon, Jasa Marga justru akan memanfaatkanya untuk meraup pendapatan optimal. (Yoga)

Mentan-Panglima TNI Teken Nota Kesepahaman soal Lahan Tidur

05 Dec 2023
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Jakarta, Senin (4/12/2023), menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian Pertanian dan TNI tentang Dukungan Pelaksanaan Pembangunan Pertanian. Salah satu proyeknya adalah mengoptimalkan lahan tidur dan potensi lahan rawa mineral seluas 10 juta hektar. ”Dengan sinergi ini, kita mencoba menekan impor dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan. Tiga tahun ke depan, harapannya kita sudah swasembada seperti dulu,” kata Amran dikutip dari siaran pers Kementerian Pertanian. (Yoga)

Pemerintah Siapkan Rp 2 Triliun untuk Dana Pariwisata

05 Dec 2023
Pemerintah segera merealisasikan dana pariwisata Rp 2 triliun. Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait hal itu di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/12/2023). Arahan Presiden untuk membuat dana pariwisata itu, seperti disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan event pariwisata, promosi, dan meningkatkan citra Indonesia di mata dunia. Namun, Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance Esther Sri Astuti mengatakan, dana tidak diperlukan jika pemerintah menjalankan fungsinya. (Yoga)

ASA PETANI GORONTALO KARAM OLEH JAGUNG HIBRIDA

05 Dec 2023

Petani di Gorontalo begitu bergantung pada jagung hibrida. Namun, kenyataannya, jagung hibrida belum dapat memberikan kesejahteraan kepada mereka. Siklus berulang pembelian benih jagung hibrida dan ketiadaan industri pengolahan jagung membuat keuntungan petani menipis. Abdullah Isa (60) lega melihat langit mendung pada Kamis (30/11). Belakangan ini, hujan sering turun di Desa Pongongaila diKecamatan Pulubala, Gorontalo. Artinya, bibit-bibit jagung hibrida yang ia tanam pasti akan tumbuh dan berbuah. ”Kalau tidak ada hujan, milu (jagung) bakal kecil-kecil. Kalau cuma pupuk, tapi tidak ada hujan, hasilnya sedikit,” kata Abdullah yang rutin bertani jagung hibrida bersama istrinya, Aminah Manoe (60), sejak mereka menikah pada 1982. Sekarang Abdullah punya lahan jagung hibrida seluas 2 hektar tak jauh dari rumahnya. Ia terdaftar dalam kelompok tani sehingga bisa mendapatkan pupuk bersubsidi. Satu dari empat anaknya juga tergabung di kelompok tani dengan lahan 1,5 hektar.

Tanaman tersebut menjadi sumber penghasilan utama keluarga Abdullah meski ia mengakui hasilnya tak seberapa. Di masa panen antara Oktober dan awal November 2023, hasil dari kebunnya hanya 4 ton. Saat itu, enam gudang yang tersebar di Kecamatan Pulubala hanya menghargai jagung hibrida Rp 3.800 per kg. Itu pun masih dipotong kadar air tinggi dalam pipilan jagung, di atas 17 %. Jika kadar air menurut penghitungan mesin di gudang mencapai, 22 %, setiap 100 kg harus dikurangi 22 kg sehingga gudang hanya membayar 78 kg. ”Keuntunganbersih Cuma Rp 5 juta, tipis. Padahal kalau mau hitung dari tanam, pupuk, semprot obat (pembasmi) rumput, sampai panen dan bawa ke gudang, bisa habis Rp 10 juta.” kata Abdullah. Setiap 5 kg bibit perlu 100 kg pupuk. ”Sekarang pupuk sulit. Biasanya dapat 500 kg Phonska (NPK) dan 500 kg urea, sekarang ureanya cuma dapat 300 kg,” keluh Aminah. Sudah begitu pun, mereka tak menjemur jagung terlebih dahulu, sebab petani di perdesaan butuh uang cepat untuk membiayai kehidupan yang sulit di Provinsi Gorontalo yang sepertiga dari 1,2 juta hektar wilayah daratannya ditanami jagung hibrida.

Jagung hibrida menjadi komoditas unggulan Gorontalo sejak pemerintahan gubernur pertama, yakni Fadel Muhammad, sampai hari ini. Akhir tahun ini, BPS memperkirakan panen jagung pipilan kering berkadar air (JPK KA) 14 5 dari Gorontalo akan mencapai 531.780 ton, terbesar kedelapan di Indonesia, tetapi, petani jagung seperti Abdullah dan Aminah nyatanya tak bisa benar-benar sejahtera. Menanam jagung pun menjadi siklus berbiaya besar yang menguras kocek petani demi penghasilan Rp 5 juta per 3-4 bulan untuk membiayai seluruh kebutuhan keluarga. Mereka harus bertahan hidup dengan pengeluaran kurang dari Rp 442.194 per bulan. Ketika tegakan jagung rebah, mereka tetap setia membeli bibit jagung hibrida lagi dari toko tani dengan harga Rp 2 juta per 20 kg. Mereka juga membeli pupuk kimia, obat, dan perangsang tumbuh. Setelah panen, mereka akan kembali ke nol. (Yoga)

Ekonomi Bisa Tumbuh 5,4%

05 Dec 2023
JAKARTA,ID-Ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,4% pada 2024, ditopang oleh masifnya investasi proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan industrialisasi kendaraan listrik  serta rantai pasoknya. Selain itu, suku bunga acuan diprediksi mulai turun semester II tahun depan, sehingga ekonomi bisa terakselerasi. Faktor lain yang dapat memacu ekonomi adalah bergairahnya konsumsi rumah tangga dan kucuran  belanja pemerintah di tahun 2024. Berkaca pada pengalaman sebelumnya, kala pemilu digelar, pemerintah biasanya meningkatkan belanja bantuan sosial dan belanja bantuan subsidi, yang diharapkan dapat mendongkrak daya beli. Kuartal III-2023, pertumbuhan ekonomi nasional melambat menjadi 4,94%, dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 5,17%. Adapun pertumbuhan ekonomi secara year on date (ytd) hingga September 2023 mencapai 5,05%. (Yetede)

2024, Pemerintah Optimistis 30 Juta UMKM Lakukan Transformasi Digital

05 Dec 2023
JAKARTA,ID-Pemerintah yakin bahwa 30 juta usaha UMKM dapat melakukan transformasi digital pada 2024. Upaya transformasi digital tersebut merupakan bagian dari pilar  strategi untuk mencapai  Visi Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut menunjukkan fokus terhadap pergeseran ekonomi menuju ekonomi digital yang berkelanjutan. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, ketenagakerjaan, dan UMKM Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahudin mengatakan,  mutu produk akan meningkatkan daya saing UMKM di pasar global. "Menurut saya UMKM go digital  masih optimis ini akan tercapai (30 juta UMKM on boarding) karena sudah lebih dari 27 juta yang sudah go digital. Saya tekankan pada teman-teman di kementerian/lembaga yang terpenting bukan  hanya go digital tetapi bagaimana produk UMKM bisa terjual bahkan bisa menjadi global champion," kata Rudi. (Yetede)