Ekonomi
( 40478 )Tiktok Shop Mengudara Lagi Melalui Tokopedia
Kenaikan Harga Bisa Mengganjal Penjualan Ritel
Pemerintah Kebut Penyerapan Belanja 2023
Berharap Tiktok Menjadi Penyelamat
Jalur Cepat Memperkuat Pasar Jawa
KONGSI JUMBO TIKTOK-GOTO
Bertepatan dengan momentum hari belanja online nasional (Harbolnas) 12.12, industri lokapasar di Indonesia memasuki babak baru setelah dua perusahaan teknologi berskala raksasa memutuskan untuk menjalin kongsi. Persaingan platform e-commerce berpotensi memanas sejalan dengan kolaborasi Tiktok dan Tokopedia untuk kembali menghidupkan layanan belanja daring TikTok Shop Indonesia yang sempat mati suri.Dalam kemitraan strategis dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), TikTok akan menginvestasikan lebih dari US$1,5 miliar ke dalam Tokopedia. Corporate Secretary GOTO RA Koesoemohadiani menjabarkan rencana investasi dan rencana pembelian aset yang disepakati GOTO dan TikTok pada 10 Desember 2023. Rencana investasi TikTok di Tokopedia bakal dieksekusi lewat dua transaksi. Pertama, TikTok akan berinvestasi US$840 juta atau setara dengan Rp13,18 triliun ke dalam Tokopedia. Penanaman modal itu digunakan untuk mengambil saham baru yang diterbitkan oleh Tokopedia. Kedua, Tokopedia juga akan menerima promissory notedari TikTok senilai US$1 miliar atau setara dengan Rp15,7 triliun. Surat kesanggupan bayar itu bakal dipakai Tokopedia untuk kebutuhan modal kerja di masa mendatang.
Rencana investasi yang menjadi jalan bagi TikTok untuk menjadi pengendali Tokopedia itu diharapkan selesai pada kuartal I/2024. Uniknya, TikTok dan GOTO sepakat bahwa kepemilikan GOTO di Tokopedia tidak akan terdilusi di bawah 24,99% kendati TikTok kembali mengucurkan pendanaan pada masa mendatang.Sementara itu, rencana pembelian aset bakal dilakukan Tokopedia terhadap TikTok. Tokopedia, papar Koesoemohadiani, akan membeli kontrak bisnis dan hak eksklusif untuk memiliki dan mengoperasikan TikTok Shop di Indonesia dengan nilai US$340 juta atau setara dengan Rp5,33 triliun. Setelah transaksi rampung, Manajemen GOTO menuturkan bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan di bawah PT Tokopedia.
Bagi GOTO, kombinasi bisnis Tokopedia dengan TikTok Shop Indonesia ini diproyeksi membawa sederet keuntungan, terutama karena GOTO akan tetap menjadi mitra ekosistem bagi Tokopedia.
Lebih lanjut, dengan investasi dan komitmen pendanaan dari TikTok, GOTO tidak perlu melakukan pendanaan untuk Tokopedia. Selain itu, GOTO berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas dengan layanan keuangan digital melalui GoTo Financial dan on-demand services dari Gojek.Stephanie Susilo, Executive Director of TikTok E-Commerce Indonesia, menjelaskan kombinasi dengan Tokopedia mengawali babak baru komitmen jangka panjang perusahaan untuk berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dihubungi Bisnis, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Isy Karim menegaskan sampai saat ini TikTok masih mengantongi izin sebagai social commerce sehingga aktivitas TikTok hanya terbatas untuk mempromosikan barang tanpa fi tur transaksi di dalam platform.
Menteri Koperasi dan Usaha (Menkop UKM) Teten Masduki angkat bicara terkait dengan kolaborasi TikTok dan GoTo, terutama terkait dengan kepatuhan memenuhi regulasi pemisahan e-commerce dari media sosial dan aturan impor barang.
Dari kacamata pengamat, Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (idEA) Bima Laga mengatakan kemitraan Tiktok dan Tokopedia diharapkan membawa manfaat bagi semua pihak, para penjual, para konsumen, negara, dan industri perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) sehingga gairah ekonomi lokal terus tumbuh dan maju. Analis Phillip Sekuritas Edo Ardiansyah mengatakan kerja sama TikTok dan Tokopedia akan menjadi langkah besar bagi pasar e-commerce dalam negeri. Menurutnya, GOTO berpotensi mengantongi tambahan pendapatan dari segmen bisnis lokapasar.
Sementara itu, analis MNC Sekuritas Alif Ihsanario menilai masuknya TikTok ke Tokopedia membuka akses likuiditas yang sangat melimpah sehingga risiko keterbatasan arus kas dalam menghadapi ketatnya persaingan bukan lagi masalah besar bagi Tokopedia.
Mengawal Kongsi GOTO dan TikTok
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. mengumumkan aliansi strategis dengan pemilik TikTok, ByteDance Senin (11/12). Namun, lantai bursa merespons negatif atas aksi korporasi tersebut, saham emiten berkode GOTO ditutup merosot tajam. Beberapa kesepakatan dalam aliansi tersebut cukup menarik. Dalam kontrak yang diteken 10 Desember 2023 itu, salah satu klausulnya menyebutkan bahwa Tokopedia akan melakukan pembelian aset berupa kontrak bisnis dan hak eksklusif untuk memiliki dan mengoperasikan TikTok Shop di Indonesia dari TikTok. Kontrak bisnis dan hak eksklusif ini memiliki nilai transaksi sebesar US$340 juta atau setara Rp5,33 triliun. Target pembelian aset tersebut dituntaskan pada kuartal I/2024. Akan tetapi, bergantung pada pemenuhan persyaratan pendahuluan yang diatur dalam perjanjian. GOTO dan TikTok juga melakukan perjanjian pengambilalihan saham. TikTok akan mengucurkan dana segar sebesar US$840 juta atau setara Rp13,18 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membeli saham baru yang akan dikeluarkan Tokopedia. Apabila aksi korporasi itu tuntas, TikTok akan menjadi pengendali baru Tokopedia, yakni 75,01%. Adapun, kepemilikan GOTO di Tokopedia merosot menjadi 24,99% dari posisi saat ini 99,99%. Kemarin, saham GOTO ditutup ambrol 20,37% atau sebanyak 22 poin setelah aliansi strategis tersebut. Saham GOTO diperdagangkan pada rentang Rp82—Rp110 pada perdagangan Senin (11/12). Padahal, pada pembukaan perdagangan, saham GOTO sempat menguat ke level Rp109 per saham. Namun, penguatan itu tak berjalan lama sebelum akhirnya saham GOTO terkena aksi jual investor. Berbagai manuver informasi disampaikan untuk menetralisir aksi jual pasar. Akan tetapi, langkah tersebut tidak mempan. Faktanya, GOTO telah melepas kendali kepemilikan di Tokopedia. Manajemen pun ‘pasrah’ bahwa kelak laporan keuangan pun tidak terkonsolidasi. Kontribusi GTV Tokopedia berada di nomor dua setelah layanan GoTo Finansial. Layanan yang dikenal dengan nama Gopay itu berkontribusi sebesar Rp276,51 triliun per September 2023, menyusut 5,6% secara YoY. Terkecil adalah segmen bisnis on demand services (ODS), yaitu Gojek, yang mencatatkan GTV Rp40,38 triliun, per September 2023 tercatat menyusut 8,47%.
EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK : TITIK CERAH BATERAI EV
Pemerintah selangkah lebih dekat untuk mengamankan investasi dari Contemporary Amperex Technology Co. atau CATL untuk mengembangkan industri baterai kendaraan listrik terintegrasi.
Direktur Utama Indonesia Battery Corporation Toto Nugroho mengatakan bahwa investasi yang diamankan dari salah satu produsen baterai terbesar dari China itu bakal berlaku dari sisi hulu di tambang hingga sisi paling hilir berupa ekosistem daur ulang baterai kendaraan berbasis setrum dengan nilai US$6 miliar.“Insyaallah akhir Desember investasi dari CATL dari hulu hingga hilir akan masuk. Nanti akan ada tanggal yang akan diumumkan,” katanya, Senin (11/12).CATL, lewat PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd. atau CBL bakal tergabung bersama dengan Indonesia Battery Corporation ke dalam Proyek Dragon. Nantinya, alokasi investasi itu bakal diserap secara bertahap dalam kurun waktu 3—4 tahun sesuai dengan lini masa pengerjaan industri baterai kendaraan listrik tersebut.CBL juga diketahui telah menyelesaikan studi kelayakan bersama dengan IBC berkaitan dengan penghiliran nikel lanjutan di sisi pemurnian, prekursor, katoda, sel baterai, hingga tahap daur ulang.
Negosiasi itu dilakukan di tengah target rampungnya pabrik baterai kendaraan listrik PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Februari tahun depan.“Yang bisa saya sampaikan dari LG, mereka akan bergerak dari sel baterai ke katoda. Untuk katoda,kami sedang negosiasi dengan mereka supaya bisa melakukan investasi di Batang,” ujarnya.Adapun, perkiraan investasi untuk proyek pabrik katoda itu mencapai di rentang US$600 juta—US$800 juta. Rencananya, investasi untuk pabrik katoda dari LG itu bakal dieksekusi Januari 2024 untuk mulai konstruksi awal.
Adapun, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa CATL bakal mulai melakukan groundbreaking di Indonesia pada 2024.“Mereka [CATL] sudah mau melakukan groundbreaking pada Januari 2024,” katanya.
Dalam perkembangan lain, produksi baterai dalam negeri menghadapi tantangan untuk dapat menembus pasar Amerika Serikat (AS).Negeri Paman Sam yang menjadi pasar global potensial untuk produk baterai Indonesia mengumumkan rencana untuk mengecualikan perusahaan asal China dalam penerimaan potongan pajak untuk investasi rantai pasok kendaraan listrik.
Kemudian, Undang-Undang Pengurangan Inflasi atau Inflation Reduction Act (IRA) mencakup subsidi hingga US$7.500 untuk setiap kendaraan dengan energi terbarukan atau new energy vehicle.Kedua beleid tersebut secara eksplisit telah mengecualikan Foreign Entity Of Concern (FEOC). Departemen Energi dan Departemen Keuangan AS mengonfi rmasi bahwa istilah tersebut akan berlaku untuk China, Rusia, Korea Utara, dan Iran.
HARI BELANJA ONLINE NASIONAL : AMBISI TINGGI KEREK TRANSAKSI
PENGIRIMAN BARANG HARBOLNAS : PERIODE SIBUK JASA KURIR
Perhelatan Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas yang digelar setiap tanggal cantik 12 Desember (12.12), memberi efek terhadap bisnis jasa kurir dan logistik. Peningkatan layanan pengiriman naik berlipat-lipat saat pesta belanja online tersebut. Bisnis pengantaran paket dan logistik, menjadi salah satu urat nadi bagi perekonomian. Peran layanan itu makin krusial di tengah perkembangan teknologi dan tren belanja online. Mengutip riset e-Conomy SEA 2023 yang dirilis oleh Bain & Company hasil kerja sama dengan Google dan Temasek, nilai gross merchandise value (GMV) khusus untuk layanan transportasi dan makanan pada 2023 menyentuh US$24 miliar. Nilai itu diperkirakan meningkat hingga 2025 dengan perkiraan mencapai US$31 miliar. Adapun dari sisi pendapatan atau revenue, bisnis layanan transportasi dan makanan itu diproyeksikan senilai US$2 miliar pada tahun ini. Menurut Chief Marketing & Corporate Communication Officer (CMCCO) SiCepat Ekspres Indonesia Wiwin Dewi Herawati, Harbolnas menjadi momen spesial bagi para pemain bisnis e-commerce dan jasa pengiriman. Biasanya kedua sektor tersebut menjalin kolaborasi untuk memberi kemudahan dan keuntungan bagi masyarakat untuk merasakan euforia belanja online. Adapun untuk mengantisipasi lonjakan volume pengiriman paket, pihaknya melakukan penguatan di sisi operasional, seperti dengan melakukan penambahan jumlah fleet dan mengoptimalkan mesin sortir otomatis di wilayah-wilayah yang mencatatkan volume pengiriman paket tertinggi. Selain itu, SiCepat juga melakukan penguatan sumber daya manusia (SDM) dengan mengatur ketersediaan tenaga sesuai dengan potensi trafik paket pada setiap wilayah dan gerainya. Berdasarkan data Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Pulau Jawa menjadi wilayah paling dominan aktivitas belanja secara daring. Dari total nilai penjualan saat Harbolnas pada 2022 yang mencapai Rp22,7 triliun, Pulau Jawa menyumbang pertumbuhan hingga 23%. Sementara itu, pelaku jasa pengiriman lainnya Ninja Xpress mewanti-wanti kepada konsumen agar memanfaatkan momen belanja online secara cerdas. Chief Marketing Officer (CMO) Ninja Xpress Andi Djoewarsa memproyeksikan perhelatan itu berimbas positif terhadap peningkatan volume pengiriman barang. Apalagi Ninja Xpress juga telah menambah teknologi guna membantu para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) atau shipper. Teknologi yang dihadirkan berupa penggunaan mesin dimension weight and scanning (DWS). Senior Consultant Supply Chain Indonesia (SCI) Sugi Purnoto memperkirakan faktor pendorong peningkatan layanan pengiriman saat Harbolnas yakni adanya promosi akhir tahun yang gencar oleh beberapa platform e-commerce. Selain itu, adanya bonus akhir tahun atau bonus hari keagamaan yang diterima oleh sejumlah pekerja atau karyawan. Ketua Asosiasi Pengusaha Logistik E-commerce (APLE Sonny Harsono mengatakan secara historis peningkatan penjualan e-commerce di Harbolnas naik 5—6 kali lipat berdampak positif bagi bisnis pendukung seperti logistik. Menurut Direktur Ekonomi Digital Celios of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda, pelaku usaha e-commerce dan pemerintah yang juga ikut serta dengan menyiapkan produk-produk dalam negeri berpotensi meraup cuan dari momentum Harbolnas tahun ini.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









