;
Kategori

Ekonomi

( 40866 )

Batubara dan Sawit ”Gendong” Ekspor 2024

18 Dec 2023

Batubara dan minyak sawit diperkirakan menopang ekspor Indonesia pada 2024. Meski demikian, total ekspor pada tahun depan diproyeksikan melambat sebagai dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi mitra dagang utama Indonesia. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede di Jakarta, Minggu (17/12) menyatakan, perlambatan pertumbuhan ekonomi global akan memengaruhi ekspor Indonesia. Perlambatan di China dan AS sebagai mitra dagang utama Indonesia merupakan variabel utamanya. Mengutip data BPS, China menjadi tujuan 25,49 % dari total ekspor Indonesia pada Januari-November 2023.

Adapun ekspor ke AS, Jepang, dan Uni Eropa sebesar 9,54 %, 7,79 %, dan 6,84 %. Dengan demikian, melemahnya perekonomian negara-negara itu akan menurunkan permintaan mereka terhadap barang-barang dari Indonesia. Artinya, ekspor akan tertekan. Dalam situasi itu, Josua melanjutkan, ekspor Indonesia akan tertopang oleh komoditas batubara dan minyak sawit. Alasannya, harga kedua komoditas ini diperkirakan masih akan terjaga pada 2024. Adapun kinerja ekspor produk manufaktur akan melambat lantaran barang ini sifatnya bukan kebutuhan primer. ”Ini pentingnya juga mendorong investasi ke sektor manufaktur agar tercipta peningkatan kualitas dan daya saing sehingga ekspor sektor ini tetap bertumbuh,” ujar Josua. (Yoga)

OJK Perintahkan Blokir Rekening Judi Daring

18 Dec 2023
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae, Sabtu (16/12/2023), mengatakan, dalam tiga bulan terakhir pihaknya sudah memerintahkan bank memblokir lebih dari 4.000 rekening judi daring. OJK juga sudah minta bank untuk mengembangkan sistem yang mampu memprofilkan perilaku judi daring sehingga dapat mengenali secara dini aktivitas judi daring tersebut dan memblokirnya secara mandiri. (Yoga)

Dampak Biaya Hidup Naik

18 Dec 2023

Berbagai proyeksi menyebutkan bahwa perekonomian global belum akan pulih sepenuhnya pada 2024, termasuk di Indonesia. Berdasarkan survei BPS, biaya hidup di kota-kota di Indonesia naik dalam empat tahun terakhir, termasuk di 10 kota yang kenaikannya berkisar Rp 1 juta-Rp 1,5 juta per bulan. Lantas, bagaimana warga menyikapi biaya hidup tinggi dan Strategi apa yang dilakukan demi mengencangkan ikat pinggang. Fita Pertiwi (36), ibu rumah tangga di Cilegon, Jabar menuturkan, tidak ada pos belanja yang dihilangkan karena hampir semua kebutuhan diperlukan. Harus lebih selektif dengan mencatat dan memprioritaskan kebutuhan yang diperlukan dan seberapa banyak yang harus disesuaikan. Tabungan berkurang, karena yang semula dialokasikan untuk tabungan, sekarang digunakan untuk menambah biaya sehari-hari. Untuk menambah penghasilan, saya jadikan hobi saya (menjahit) untuk mendapat penghasilan tambahan

Mitha Abdillah (32), karyawati di Sidoarjo, Jatim, mulai membatasi hal-hal yang tidak mendesak dan di luar kebutuhan pokok. Naiknya biaya hidup jelas membuatnya harus mengurangi pos belanja untuk kebutuhan sandang, seperti pakaian, tas, atau sepatu. Barang-barang itu akan dibeli jika memang dalam keadaan mendesak. Beruntung hobinya membuat kue kering yang bisa dijual dapat menghasilkan uang, selain mengandalkan penghasilan dari kantor. Marpendinata (35), karyawan di Tarakan, Kaltara mengatakan, belanja kebutuhan pokok tidak dikurangi, tetapi terdapat penyesuaian pada belanja kebutuhan sekunder dan tersier, sesuai dengan skala prioritas. Rencana untuk mencari penghasilan tambahan belum ada karena selain penghasilan bulanan masih mencukupi, waktu luang yang dimiliki juga terkuras habis pada pekerjaan utama. Namun, jangka panjang, keinginan mencari penghasilan tambahan memang ada, tetapi memiliki tujuan yang berbeda, yaitu untuk mencapai target kemandirian finansial. (Yoga)

Tahun Kejayaan Pasar Modal

18 Dec 2023
JAKARTA,ID-Sejumlah kalangan memprediksi 2024 menjadi tahun kejayan pasar modal Indonesia, setelah berflutuaksi sangat tajam tahun ini. Hal ini tak lepas dari berakhirnya era suku bunga tinggi  di level dunia dan solidnya fundamental Indonesia. Maka tak heran jika sejumlah analis memprediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mampu menembus level 8.000, tertnggi sepanjang sejarah (all time high), pada 2024, melanjutkan tren positif kuartal IV tahun ini. Aktivitas pengalangan dana, (fund raising) di pasar modal juga diprediksi tetap marak pada 2024, kendati digelar pemilu, Otoritas bursa meyakini, pemilu tidak akan menyurutkan para perusahaan untuk berburu dana murah di pasar modal. Sepanjang 2023, pergerakan indeks lebih ditentukan oleh kondisi ekonomi global. (Yetede)

BI: Capital Inflow Capai Rp 6,82 Triliun

18 Dec 2023
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk ke pasar keuangan  domestik (capital inflow) senilai Rp6,82 triliun  sepanjang 11-14 Desember 2023. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, aliran modal asing masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 3,98 triliun, pasar saham Rp340 miliar dan intrusmen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 2,5 triliun. "Berdasarkan data transaksi 11-14  Desember 2023, nonresiden di pasar keuangan domestik  tercatat beli neto Rp6,82 triliun, terdiri dari beli neto Rp 3,98 triliun di pasar SBN, beli Rp0,34 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 2,5 triliun di SRBI," ucap Erwin. Bila dilihat secara kumulatif, dari 1 Januari sampai dengan 14 Desember 2023 transaksi yang terjadi adalah non residen beli neto Rp76,66 triliun di pasar SBN,  jual neto Rp17,56 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 45,35 triliun di SRBI. (Yetede)

Indonesia Perluas Akses Perdagangan ke Jepang

18 Dec 2023
JAKARTA,ID-Indonesia memperluas akses perdagangan ke Jepang melalui perundingan  Protokol Perubahan Persetujuan Kemitraan  Ekonomi Indonesia-Jepang (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement/IJEPA) pada Sabtu (16/12/2023). Dengan adanya kesepakatan baru IJEPA ini, ditargetkan  dapat diimplementasikan pada kuartal pertama 2024. Keberhasilan dalam menyelesaikan substansi perundingan tersebut ditandai dengan pernyataan bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan dan Menteri Luar Negeri Jepang Kamikawa Yoko di sela-sela kunjungan kerja  ke Tokyo, Jepang untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 50 Tahun Persahabatan dan Kerja Sama Asean-Jepang. Mendag mengatakan, IJEPA sebagai persetujuan perdagangan bilateral pertama Indonesia telah melalui proses General Review untuk meninjau manfaat pemberlakuan, sekaligus mengindentifikasi  peluang penyempurnaan. (Yetede)

Ribuan Rekening Penampung Dana Gelap Kampanye

18 Dec 2023
JAKARTA — Pernyataan Ivan Yustiavandana pada Kamis, 14 Desember lalu, sudah cukup menambah pekerjaan rumah bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) itu mengungkapkan bahwa lembaganya mengendus lonjakan transaksi mencurigakan yang ditengarai mengalir ke dana kampanye peserta Pemilihan Umum 2024. Namun pemberitaan Tempo pada Sabtu lalu, dua hari setelah Ivan menyampaikan woro-woro ke awak media, bikin para pejabat di Bawaslu tambah pusing.

"Temuan aliran dana dari BPR itu isu sensitif. Rencananya Ketua (Bawaslu) akan menggelar konferensi pers besok sore (hari ini)," kata seorang pejabat Bawaslu kepada Tempo pada Ahad, 17 Desember 2023.  BPR yang dimaksudkan merupakan sebuah bank perkreditan rakyat di Jawa Tengah. Pemberitaan Tempo pada Sabtu lalu mengungkap dugaan aliran dana pinjaman dari bank tersebut kepada sekelompok debitor. Duit kredit itu belakangan diduga dikumpulkan ke seorang pengusaha untuk kemudian dialirkan lagi ke sejumlah korporasi dan koperasi. (Yetede)

Bom Waktu Bernama TikTok Shop

18 Dec 2023
KEMBALI beroperasinya TikTok Shop menunjukkan inkonsistensi pemerintah dalam menegakkan aturan yang mereka tetapkan sendiri. Gembar-gembor pemerintah melarang social commerce demi melindungi usaha kecil dan menengah dalam negeri kian jauh panggang dari api.  Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang terbit pada akhir September lalu melarang penggunaan media sosial sebagai tempat berjualan. Namun TikTok Shop kembali beroperasi dua bulan kemudian, setelah TikTok, anak perusahaan ByteDance Ltd dari Cina, mengakuisisi 75,01 persen saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan nilai Rp 23,42 triliun pada 12 Desember lalu.

Setelah TikTok Shop kembali buka, tak ada perubahan signifikan dalam praktik jual-beli di social commerce tersebut dibanding sebelum penutupan pada 4 Oktober lalu. TikTok masih menggunakan skema lama: platform TikTok Shop sebagai tempat berjualan sekaligus bertransaksi. Hanya ada logo Tokopedia di pojok kanan atasnya.  TikTok Shop mengklaim membutuhkan waktu untuk melakukan uji coba dan transisi layanan jual-belinya ke mitra lokal, Tokopedia. Anehnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan malah langsung mengizinkan TikTok Shop kembali beroperasi, meski dengan embel-embel “proses transisi” selama empat bulan. (yetede)

Mengejar Peluang Cuan Sebelum Tutup Tahun

18 Dec 2023

Masih ada dua pekan lagi sebelum tahun berganti. Investor masih berkesempatan menjaring cuan dan menunggangi potensi kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sisa tahun. Akhir pekan lalu, IHSG bertengger di level 7.190,98 atau posisi tertinggi sepanjang tahun ini. Jika dihitung sejak awal 2023, IHSG menguat sebesar 4,97%, level penguatan tertinggi nomor dua kawasan ASEAN. Nikkei menjadi jawara di Asia. Serbuan investasi Berkshire Hathaway, kendaraan investasi Warren Buffett, ke Jepang, menambah daya tarik bursa saham Jepang di mata investor global. Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih mengamati, penguatan IHSG didorong katalis global yang relatif kondusif. Ratih menyoroti bank sentral negara maju mulai menahan suku bunga, bahkan berpotensi memangkas suku bunga tahun depan. Investor asing kembali ke pasar ekuitas domestik, menyusul sinyal dovish bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang berpotensi memangkas suku bunga 75 basis poin (bps) pada tahun depan. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina sepakat, IHSG berpeluang menguat. Tapi, Martha memperkirakan penguatan IHSG sudah terbatas. Dua pekan terakhir ini sudah minim sentimen yang bisa mendongkrak pasar. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana turut memperhitungkan, IHSG menuju 7.200-7.250 di akhir tahun. Sentimen pengiringnya adalah rilis data ekonomi di AS dan China, serta arah suku bunga acuan dalam RDG BI. Senior Equity Analyst Phillip Sekuritas Indonesia, Helen Vincentia menambahkan, pergerakan harga komoditas dunia di akhir tahun turut menjadi katalis penting bagi IHSG. Selain itu, investor memperhatikan perkembangan politik dalam negeri pada masa kampanye pemilu. Helen melihat, saham di sektor infrastruktur, properti dan bank masih punya prospek apik. Pilihan Helen adalah PGEO, CTRA, SMRA, serta empat bank big caps BBCA, BBRI, BMRI dan BBNI. Helen juga melirik saham ASII. Martha turut melirik saham bank dan sektor infrastruktur. Ia menyematkan strategi buy atau hold saham BBCA, BMRI, TLKM dan JSMR. Secara teknikal, Herditya menyodorkan tiga saham. Meliputi ANTM, ERAA, dan ITMG. Sedangkan Ratih menyoroti capital inflow mengalir, sehingga berpotensi window dressing pada big caps akan terakselerasi.

Bansos Makin Besar Tanda Populasi Miskin Masih Ada

18 Dec 2023

Program perlindungan sosial (perlinsos) menjadi salah satu andalan pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam menjaga daya beli masyarakat. Tak heran, setiap tahun, anggaran perlinsos hampir selalu naik. Pada era Jokowi, total anggaran perlinsos yang dikucurkan mencapai Rp 3.669,43 triliun sejak tahun 2015 hingga 2024 mendatang. Anggaran perlinsos era Jokowi adalah anggaran perlinsos yang melalui belanja pemerintah pusat juga transfer ke daerah. Dari anggaran itu, Jokowi menurunkan angka kemiskinan dari 2015 sebesar 11,13% menjadi 9,36% di 2023. Tahun depan, pemerintah optimistis kemiskinan kembali turun ke angka 6%-7%. Sebagai perbandingan, di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), duit bantuan sosial (bansos) sejak 2004 hingga 2014 mencapai Rp 606 triliun yang berasal dari belanja pemerintah pusat. Dari anggaran itu, era SBY menurunkan kemiskinan dari 16,66% pada 2004 menjadi 10,96% di 2014. Sementara rerata inflasi pada periode itu 7,48% dengan rerata pertumbuhan ekonomi 5,7%. Sedangkan perlinsos era Jokowi dinilai efektif menekan inflasi. Rerata inflasi selama Jokowi menjabat sebagai Presiden mencapai 3,08%. Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, program perlinsos era Jokowi lebih efektif lantaran program yang disalurkan lebih banyak. Hal ini sejalan pendapatan negara yang lebih besar saat era Jokowi dibanding SBY.