Ekonomi
( 40478 )Syarat Perpanjangan Freeport Perlu Dimatangkan
Pertumbuhan Industri Serap Energi Bersih
Saring Sampah Dulang Manfaat
Agus (54) memilah sampah plastik dari cacahan sampah kayu
yang digerakkan oleh sabuk pemindah (conveyor
belt) di tempat penyaringan sampah Sungai Ciliwung di TB Simatupang, Jaksel,
Senin (11/12). Sampah harus dipilah karena akan diolah menjadi pupuk kompos dan
bahan bakar alternatif. Sampah yang dicacah bersumber dari hulu Sungai Ciliwung
yang berasal dari Depok dan Bogor. Dalam sehari, ada 8 ton sampah yang
terangkut, 70 % di antaranya merupakan sampah organik berupa kayu dan bambu. Ada
40 petugas lain yang turut memilah sampah. Selain sampah plastik, ada beberapa
jenis sampah yang tidak boleh ikut dicacah, antara lain sampah besi, baja,
paku, dan batang kayu yang terlalu besar.
”Proses pemilahan harus dilakukan seketat mungkin agar
sampah yang dikelola bisa berfungsi dengan baik,” kata Agus yang juga koordinator
tim pemilah. Pemilahan menjadi bagian penting karena hasilnya dijadikan pupuk
kompos dan bahan bakar alternatif (refuse derived fuel/RDF). Hasil pupuk kompos
disalurkan ke warga sekitar tempat penyaringan, kelurahan hingga ke kecamatan
yang ada di Jakarta, diantaranya Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pondok
Kopi, Jaktim. Pupuk digunakan untuk menanam tanaman di RPTRA ini. Dari pupuk
itu tumbuh berbagai tanaman, seperti cabai, terung, anggur, pepaya, dan sejumlah
tanaman sayur lain. ”Hasil panen dijual ke masyarakat dengan harga lebih murah
dari harga pasar,” kata Kasi Bidang Ekonomi Pembangunan Kelurahan Pondok Kopi
Asti Sitorus. (Yoga)
Mursida Rambe dan Ninawati, Membersihkan ”Momok” Rentenir
Kehidupan perekonomian kelompok pedagang kecil tidak pernah
lepas dari jerat rentenir. Bunga pinjaman yang tinggi dan perilaku keji yang
kemudian diterima ketika tidak mampu membayar saat jatuh tempo menjadi sesuatu yang
tidak bisa dihindari. Hal buruk itulah yang mengusik kepedulian Mursida Rambe
(56) dan Ninawati (59) untuk membantu. Dengan mendirikan Koperasi Simpan Pinjam
dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Beringharjo, mereka
terus berupaya membebaskan kelompok pedagang dari ”momok” rentenir tersebut. Kegiatan
itu sudah mereka lakukan sejak 29 tahun lalu. KSPPS BMT Beringharjo adalah BMT
pertama di DI Yogyakarta, yang berdiri tahun 1994. Upaya ini tidak mudah karena
Mursida dan Ninawati sama sekali tak berlatar belakang pendidikan ekonomi. Mereka
hanya terbiasa melakukan kegiatan-kegiatan sosial semasa kuliah saja.
”Bisa dibilang pendirian BMT ini hanya didasari modal nekat
dan niat untuk sekadar berbuat baik saja,” ujar Mursida sembari tertawa, Kamis (30/11).
Tanpa diduga, niat tulus tersebut berbuah menjadi kegiatan usaha dengan wilayah
kerja yang terus meluas. Bermula dari membantu pedagang kecil di Pasar Beringharjo,
Malioboro, Yogyakarta, BMT Beringharjo kemudian ”naik status” dengan wilayah
usaha tingkat Provinsi DIY dan sejak 2006 sudah bergerak di lingkup nasional.
Kini, KSPPS BMT Beringharjo memiliki 20 kantor yang tersebar di lima provinsi
di Pulau Jawa. Jumlah anggota koperasinya mencapai 35.000 orang, sebagian besar
bekerja sebagai pedagang pasar tradisional, petani, dan peternak. Bermodal dana
awal dari Dompet Dhuafa sebesar Rp 1 juta, kini BMT Beringharjo mampu memberikan
bantuan pinjaman dengan besaran mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 500 juta per
orang.
Sembari memberikan layanan pinjaman, Mursida menuturkan,
pihaknya juga memberikan literasi keuangan syariah kepada para anggotanya. Saat
membayar angsuran pinjaman, setiap anggota diberi pemahaman bahwa mereka tak
dikenai bunga, tetapi tetap harus menyisihkan sebagian dana yang dibayarkan
untuk keperluan infak, dengan besaran sesuai kemampuan. Dana infak ini nantinya
akan disalurkan untuk membantu para pedagang dan pelaku usaha lainnya. Tidak
hanya itu, mereka juga diajari untuk menyisihkan sebagian dari uang yang dibayarkan
untuk menabung, di mana tabungan bisa diambil kapan saja saat dibutuhkan. Hal
ini dilakukan untuk membiasakan mereka menabung dan mengubah kebiasaan lama
saat masih berurusan dengan rentenir. (Yoga)
Tantangan Hapus Buku Kredit Macet UMKM
Masih Memupuk Persoalan Pupuk
Event Internasional Perolehan Pendanaan
Realisasi Pemasukan Beras Impor Dipercepat
JAKARTA,ID-Percepatan pemasukan beras impor terus didorong guna meningkatkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Perum Bulog. Penambahan stok itu urgen demi menjaga ketersediaan beras pada triwulan I-2024, mengingat panen raya tahun depan kemungkinan besar mundur menjadi April dari Biasanya Februari-Maret. Berdasarkan data Menteri Perdagangan (Kemendag) dari persetujuan impor (PI) beras tahun ini 3,8 juta ton, realisasinya baru 61,91% atau setara 2.352.490 ton. Menurut Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan barang Penting Kemendag Bambang Wisnubroto, seluruh PI beras sebesar 3,8 juta ton sudah diterbitkan Kemendag. Rinciannya, carry over PI 2022 sebanyak 300 ribu ton, PI sejumlah 2 juta ton yang diterbitkan awal tahun yakni Maret 2023, dan PI tambahan 1,5 juta ton yang dirilis akhir tahun ini sekitar akhir Oktober. "Realisasi impornya pada Minggu pertama Desember 2023 baru 2.352.490 ton atau 61,91%. Memang kalau dibandingkan Minggu kelima November 2023, ada kenaikan, kala itu 57,78% atau 2.195.793 ton," ungkap dia. (Yetede)
TikTok Investasi di Tokopedia Rp 23 Triliun, Saham GOTO Anjlok 20%
JAKARTA,ID-TikTok Plt Ltd mengumumkan akan menginvestasikan dana sebesar US$ 1,5 miliar (Rp 23,42 triliun) di PT Tokopedia, dan bakal jadi investor pengendali dengan kepemilikan 75,01 saham Tokopedia. Sementara 24,99% saham Tokopedia sisanya akan dimiliki PT Go To Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Pada hari yang sama, saham GOTO justru anjlok 20,37% ke posisi Rp86 dipenutupan perdagangan, Senin (11/12/2023). "Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan. TikTok akan menjalankan operasional bisnis e-commercenya melalui entitas PT Tokopedia, dimana TikTok akan mengambil 75,01% pengendalian atas PT Tokopedia. Tokopedia juga akan mengambil alih TikTok Shop Indonesia, dan TikTok berkomitmen menginvestasikan lebih dari US$ 1,5 miliat di PT Tokopedia,"kata managemen Tokopedia dalam keterangan resminya. Selanjutnya, PT Tokopedia akan menerima promissory note dari TikTok sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp15,7 triliun. dana itu akan dipakai untuk kebutuhan modal kerja di masa mendatang. (Yetede)
Hilirisasi Kunci Capai Target Investasi 2024
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









