;

Belum Pantas TikTok Shop Kembali

Belum Pantas TikTok Shop Kembali
ARTINI Ratri semringah ketika membuka notifikasi pada akun toko hijab miliknya di platform TikTok Shop pada 11 Desember lalu. Notifikasi itu berisi informasi kembalinya layanan TikTok Shop bertepatan dengan tanggal kembar 12.12 atau Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). “Para seller diminta bersiap kembali live menjual dagangannya,” ujarnya kepada Tempo, kemarin. Sejak Oktober lalu, Artini termasuk yang merasakan penurunan omzet penjualan akibat penutupan sementara social commerce tersebut. Dengan adanya pemberitahuan itu, ia senang karena bisa kembali berjualan secara siaran langsung. Maklum, selama ini TikTok Shop menjadi tempat berjualan andalannya. 

Keesokan harinya, ia langsung bersiap berjualan kembali. Perempuan 33 tahun ini menyadari ada satu perbedaan mencolok yang terpampang di layar dasbor seller TikTok yang biasa dia gunakan: logo platform e-commerce Tokopedia di pojok kanan atas. Tapi, selebihnya, hampir tak ada yang berubah. Proses dan tahapan jual-beli benar-benar mirip dengan saat sebelum TikTok Shop ditutup. “Semuanya berjalan normal seperti dulu untuk memantau penjualan, pembayaran, dan pengiriman tetap dapat dilakukan di aplikasi TikTok.”

Tak hanya dari sisi penjual atau seller, pengalaman serupa dirasakan Devina Widya, 22 tahun, yang gemar berbelanja di platform ini. Mahasiswi sebuah universitas swasta di Jakarta itu mengatakan tak ada perubahan berarti saat TikTok Shop kembali beroperasi. Ia tetap dengan mudah mengetuk ikon keranjang kuning pada layar ponselnya untuk memesan barang. “Saya kira setelah mengklik keranjang untuk checkout akan pindah ke aplikasi atau laman Tokopedia, ternyata tidak," ujarnya. Proses transaksi pun tetap dilakukan di platform yang sama. (Yetede)
Tags :
#e-commerce
Download Aplikasi Labirin :