;
Kategori

Ekonomi

( 40478 )

PWON Kerek Target Marketing Sales

18 Dec 2023

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membidik target marketing sales atau pendapatan pra penjualan tahun 2024 senilai senilai Rp 1,5 triliun. Target tersebut lebih tinggi dari proyeksi perolehan marketing sales tahun ini yang sebesar Rp 1,35 triliun. Director and Corporate Secretary Pakuwon Jati, Minarto Basuki mengatakan, prospek bisnis properti di tahun depan cukup menjanjikan. Bergulirnya insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) menjadi salah satu faktor yang menopang pertumbuhan bisnis properti tahun depan. "Insentif PPN DTP membuat prospek properti di tahun 2024 kami prediksi lebih baik dibandingkan tahun ini," ungkap Minarto kepada KONTAN, Jumat (15/12). Sebagai tambahan informasi, PPN DTP adalah insentif untuk pembelian rumah seharga Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2023 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2023. PWON sendiri punya cukup banyak stok unit rumah dan apartemen yang memenuhi kriteria insentif tersebut. Direktur PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) Ivy Wong sebelumnya mengatakan, inventory stock atau persediaan rumah milik PWON masih ada Rp 1,15 triliun yang siap jual dan bisa serah terima sebelum Juni 2024. PWON optimistis insentif PPN tersebut bisa mengerek penjualan di kuartal IV ini, dan berlanjut hingga tahun depan. Jika melihat kinerja keuangan selama sembilan bulan tahun ini, PWON berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 4,56 triliun hingga kuartal III 2023. Sementara total bank tanah atau land bank yang dimiliki oleh perseroan ini sampai dengan kuartal III 2023 atau hingga akhir September 2023 tercatat sebesar 481,7 hektare (ha). "Sekitar 11% dari total land bank tersebut sedang dikembangkan pada tahun berjalan, yaitu proyek Pakuwon Mall Bekasi, Pakuwon City Mall Surabaya Extension, dan landed house di Pakuwon City dan Grand Pakuwon Surabaya," kata Minarto. Selain menggenjot bisnis properti, PWON juga akan semakin fokus di bisnis perhotelan. PWON menargetkan, bisa membangun hingga 3.997 unit kamar hotel di tahun 2030 mendatang. Artinya, akan ada tambahan jumlah kamar sebesar 75% hingga tahun 2030. Adapun jumlah kamar saat ini tercatat sebanyak 2.284 kamar.

Fragmentasi Dagang Global

18 Dec 2023

Era perdagangan bebas kini tampaknya sudah tinggal cerita. Ketergantungan ekonomi memudar dan perdagangan dunia cenderung makin tertutup. Kerja sama antarnegara cenderung makin terfragmentasi dalam kelompok kecil berdasar persamaan ideologi dan kepentingan ekonomi. Banyak negara lebih memikirkan kepentingan internalnya sendiri dan berebut untuk mengamankan rantai pasokan strategis. Perdagangan bebas tidak lagi populer. Banyak negara kini lebih memilih melakukan distorsi perdagangan.Keunggulan liberalisasi perdagangan seperti digagas Adam Smith tidak lagi dirasakan manfaatnya. Untuk kelangsungan usaha dan memastikan keuntungan yang bisa dipetik, banyak negara akhirnya lebih memilih mengembangkan aliansi hanya kepada kelompoknya sendiri. Sistem perdagangan global kini berkembang makin renik dan terfragmentasi. Keputusan investor tidak lagi berdasarkan upah murah di sebuah negara, tetapi lebih pada kesamaan geopolitik. Inilah yang menyebabkan kondisi perekonomian global cenderung meredup.Meningkatnya restriksi dagang dan proteksionisme yang berkembang di berbagai negara menyebabkan perdagangan global tahun ini diperkirakan hanya tumbuh 0,8%. Angka ini lebih rendah daripada proyeksi pertumbuhan perdagangan dunia sebelum yang optimis mencapai 1,7%. Akibat fragmentasi perdagangan global, kemungkinan untuk mengembangan perdagangan bebas menjadi terhambat. Pintu-pintu perdagangan antarnegara kini tidak lagi terbuka.Pertama, fragmentasi perdagangan global niscaya akan menyebabkan peta aliansi perdagangan antarnegara niscaya berubah total. Kedua, fragmentasi perdagangan global akan menyebabkan terjadinya inefisiensi karena kenaikan harga dari produk-produk yang dihasilkan berbagai negara. Munculnya peraturan-peraturan baru yang menghambat ekspor produk dari sebuah negara ke negara lain, bisa atas nama kelestarian lingkungan, melawan ancaman deforestasi dan lain sebagainya. Apa pun bentuknya penerapan kebijakan perdagangan global yang terfragmentasi menyebabkan peluang Indonesia untuk mengembangkan perdagangan ke level dunia menjadi lebih sulit. Menurut data, bulan Januari—Oktober 2023, total ekspor nonmigas Indonesia hanya senilai US$201,25 miliar atau turun 12,74% dibandingkan periode sama 2022. Komoditas penyumbang penurunan ekspor tersebut adalah bahan bakar mineral, terutama batu bara, serta lemak dan minyak hewani/nabati, terutama minyak sawit. Walau pun masih termasuk surplus, yakni pada Januari—Oktober 2023 sebesar US$47,02 miliar. Tetapi, surplus tersebut sebetulnya turun cukup signifikan dibandingkan surplus neraca perdagangan nonmigas pada Januari—Oktober 2023 yang mencapai US$66,41 miliar.Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan, secara keseluruhan, ekspor Indonesia pada Juni 2023 turun 5,08% dibanding Mei 2023, menjadi sebesar US$20,61 miliar.

Merambati Kemewahan Bus Tidur

17 Dec 2023

Operator bus tidur atau ”sleeper bus” kian gencar merambah hingga daerah-daerah yang tadinya tak diperhitungkan. Mereka jeli membidik penumpang yang tak terjamah pesawat dan kereta api. Sejumlah penumpang bergegas menuju bus bertingkat di Lebak Bulus, Jaksel, Rabu (22/11). Memasuki kabinnya saja, servis prima setara pesawat sudah merebak dengan pramugari yang menyambut mereka. Kelas paling mentereng menempati bagian depan lantai dasar dengan enam kamarnya, dilengkapi bantal dan selimut ditempat penumpang atau kamar, yang dilengkapi televisi kecil dan lampu biru redup di langit-langitnya. Bus Kencana, demikian jenamanya, bertolak pukul 16.00 WIB.  Baterai ponsel, kamera, dan laptop yang nyaris habis tak perlu pula dirisaukan karena tersedia stop kontak. Tak perlu risau jika hendak buang air dengan mendatangi toilet.Tiket seharga Rp 380.000 sudah termasuk penganan dan minuman diselingi singgah di restoran untuk makan malam. Sekitar pukul 02.00 WIB, bus tiba ditujuan akhir, Jepara, Jateng.

Nely Soraya (32) rutin menumpang Kencana dari Jepara menuju Bogor, Jabar, mengunjungi mertuanya dua bulan sekali. Selain suami, ia mengajak anak-anak agar bisa bersua dengan kakeknya. ”Lebih enak, sih. Enggak capek karena praktis. Ditinggal tidur terus sampai,” ucapnya sambil tertawa. Tri Atmajaningsih (56) juga memilih bus tidur agar lebih privasi dan nyaman. Ibu rumah tangga itu berangkat dari Karanganyar, Jateng, ke Bekasi, Jabar. ”Sudah lima tahun saya naik Rosalia Indah karena busnya double decker (bertingkat) yang bagus,” ujarnya. Mofat (32), yang naik dari Jakarta menuju Blitar, menganggap kepraktisan dan kenyamanan sebagai hal yang paling ia suka. ”Aku lagi tugas keBlitar, tetapi pilih sleeper ke Tulungagung karena kru mengantar pakai mobil sampai tujuan di Blitar. Harga tiket Rp 600.000 sepadan, ya,” tuturnya.

Kelahiran bus tidur yang termasuk awal di Indonesia diwujudkan Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya. Dirut PO Sinar Jaya Teddy Kurniawan Rusli meluncurkan bus tidur pada 2019, terinspirasi bus di Vietnam, sekaligus mengakomodasi kebutuhan warga menengah atas. Namun, ada pula bus tidur yang diluncurkan demi membangkitkan rasa bangga terhadap daerahnya. Ini dilakukan oleh pengusaha Wahyu Wardhani yang orangtuanya dari Ponorogo, Jatim. Tahun lalu, dia meluncurkan bus premium sleeper dan emperior suite yang punya ruang keluarga di dek bawah. Ia menggandeng dua karibnya, Rino Fauzan dan Zhakky Muttaqin yang menjadi CEO PT Trans Tungga Jaya, induk PO Narendra, untuk menyediakan bus dengan layanan premium guna menaikkan harkat warga Ponorogo. ”Di Ponorogo tak ada stasiun dan bandara. Jika naik kereta harus ke Madiun. Naik pesawat ke Solo. Butuh kendaraan lagi,” katanya. Antropolog Undip Budi Puspo, memaknai bus tidur bukan lagi sekadar sarana transportasi, melainkan aktualisasi. ”Terutama, bagi penggandrung medsos (media sosial). Bisa selfie (swafoto), fotonya dipasang di grup,” ujarnya. (Yoga)

Karpet Merah bagi Pelancong Asing

17 Dec 2023

Industri pariwisata berangsur pulih ke kondisi sebelum pandemi Covid-19, berkat meningkatnya jumlah kedatangan wisatawan mancanegara di seluruh dunia setelah sejumlah negara mencabut pembatasan dan membuka diri. China yang terkenal dengan pembatasan superketat menjadi negara terakhir yang membuka pintu kembali pada turis asing, Maret 2023. China sadar perekonomiannya melemah karena pariwisata anjlok selama pandemi. China lantas menggenjot jumlah pelancong asing dengan menawarkan berbagai kemudahan, antara lain, kemudahan pengurusan visa, penurunan biaya visa, pemberlakuan visa elektronik (e-visa), digitalisasi proses sebelum bepergian, dan pemberian bebas visa pada negara-negara tertentu. Laporan Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) pada November 2023 menyebutkan, situasi pariwisata internasional akhir 2023 mendekati kondisi sebelum pandemi. Data terbaru menunjukkan 975 juta wisatawan mancanegara (wisman) bepergian pada Januari- September 2023, meningkat 38 % dibandingkan periode yang sama pada 2022. Berbagai destinasi wisata dunia rata-rata menerima 22 % wisman lebih banyak pada triwulan III-2023 dibanding tahun sebelumnya.

Banyaknya wisman yang datang meningkatkan penerimaan pariwisata internasional, mencapai 1,4 triliun USD pada akhir 2023. Pada 2019, penerimaannya sekitar 1,5 triliun USD. Dari seluruh negara di dunia, negara-negara di Timur Tengah tahun ini menjadi satu-satunya kawasan yang melampaui tingkat kedatangan wisman 2019. Kunci keberhasilannya adalah fasilitasi visa, pengembangan destinasi baru, investasi pada proyek-proyek baru terkait pariwisata, dan penyelenggaraan acara-acara besar. Eropa yang menjadi tujuan wisata terbesar di dunia (56 % total wisman dunia) pulih berkat wisman yang kebanyakan dari AS. Begitu pula Afsel. Hanya Asia dan Pasifik yang tertahan di 62 % dari tingkat sebelum pandemi, karena lambat membuka diri kembali untuk perjalanan internasional. Salah satu contohnya China. Thailand memberlakukan bebas visa, spesifik bagi wisman dari China, Kazakhstan, India, dan Taiwan, yang berlaku sementara, pada 25 September 2023-29 Februari 2024. Mereka mendapat masa tinggal 30 hari. Alasan Thailand memilihChina sebagai target utama karena lebih dari 10 tahun wisman China mendominasi wisatawan ke Thailand. Jumlahnya hampir 11 juta pada 2019 dan menyumbang 27,6 % seluruh kedatangan wisman sebelum pandemi. Thailand menyadari industri pariwisata adalah satu-satunya mesin ekonomi yang tersisa untuk menghasilkan pendapatan dengan cepat.

Memperpanjang masa tinggal juga dapat memacu pengeluaran pariwisata. Malaysia, misalnya, memperpanjang masa tinggal bagi warga Hong Kong menjadi 90 hari dari semula 30 hari. Sementara Vietnam merevisi masa tinggal bebas visa menjadi 45 hari dari semula 15 hari untuk negara-negara tertentu. Korsel juga menyederhanakan prosedur masuk dan memberi izin tinggal hingga 30 hari untuk mendongkrak pariwisata dan belanja dalam negeri. Jepang mengambil langkah ”lebih berani” dengan rencana mengizinkan pengusaha asing tinggal di Jepang selama 2 tahun meski belum ada tempat usaha atau belum menanamkan investasi apa pun. Situs Nikkei, 30 Oktober 2023, menyebutkan, kebijakan ini untuk membantu mereka memulai bisnisnya dengan meringankan persyaratan tempat tinggal. Langkah ini sekaligus mendorong perekonomian Jepang dengan menyuntikkan talenta internasional. (Yoga)

Biaya Hidup Tinggi Menggerus Kebahagiaan Keluarga di Perkotaan

17 Dec 2023

Kota sebagai mesin inovasi dan pusat kemakmuran sejak lama diidentikkan dengan peluang meraih kesejahteraan dan menjanjikan beragam pekerjaan dengan standar gaji tinggi dibandingkan dengan di perdesaan. Di kota pula tersedia fasilitas pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler yang kaya ragam bagi anak-anak. Keluarga-keluarga urban mendapat manfaat dari beragam institusi multibudaya yang menghidupkan kota. Sayangnya di pusat kemakmuran itu faktanya kesejahteraan tak bisa diraih oleh semua warga. Hal ini berkorelasi dengan tidak meratanya akses ke pekerjaan berupah layak. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan memenuhi biaya hidup sehari-hari. Beban hidup makin berat ketika ditambah isu internal, seperti ada masalah dalam keluarga. Problem eksternal, seperti fasilitas layanan publik perkotaan yang belum mejangkau semua, turut memperkeruh masalah. Fasilitas ini bermacam-macam, mulai dari akses transportasi umum murah dan luas hingga perlindungan dan bantuan penanganan kekerasan dalam rumah tangga yang mudah dijangkau setiap orang.

The University of Chicago dalam majalah daring bertema ”Social Inequalities and Urban Family Life” (2017) mengulas tentang anak dan keluarga yang hidup jauh di bawah standar sejahtera di perkotaan. Mereka terbelenggu kemiskinan, kelaparan, dan malnutrisi serta tinggal di rumah kumuh tidak sehat. Mirisnya lagi, mereka rentan menjadi korban atau pelaku kejahatan serta kekurangan sumber daya untuk mengakses pendidikan. Dengan beragam persoalan itu, sebagian keluarga dapat bertahan dan menemukan cara untuk berkembang secarapositif. Akan tetapi, sering kali mereka terbentur masalah bertubi dan berakhir tragis, termasuk hilang nyawa. Dalam dua pekan terakhir, misalnya, sedikitnya terjadi tiga kasus pembunuhan dan bunuh diri yang menimpa keluarga urban di Indonesia. Meskipun tidak menjadi penyebab tunggal, kasus-kasus itu terkait dengan isu kesejahteraan. Uang tak ada, konflik antarpasangan makin membara dan berujung keputusan di luar nalar. Sadis. Tinggal di kota memang tidak mudah, apalagi murah. Beragamnya peluang pekerjaan diimbangi dengan biaya hidup tinggi. Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 dari BPS yang dirilis 12 Desember 2023 menunjukkan biaya hidup rumah tangga di Jakarta Rp 14,9 juta per bulan. Di Surabaya, Jatim, Rp 13,4 juta per bulan. Biaya hidup tinggi bisa menggerus kesejahteraan keluarga di perkotaan. Namun, kehangatan relasi antar-anggota keluarga mampu menahannya, bahkan menjadi modal kuat untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik. (Yoga)

Jorjoran Memanjakan Penumpang

17 Dec 2023

Perusahaan otobus makin jorjoran memanjakan penumpang kelas atas dengan berbagai fasilitas mewah. Mereka berani menginvestasikan uang miliaran rupiah untuk satu bus demi ”citra mewah” perusahaan. Perlombaan antar-perusahaan otobus (PO) dalam memberikan fasilitas mewah makin seru belakangan ini demi merebut konsumen kelas menengah atas yang kerap wira-wiri antarkota dan antarprovinsi dengan naik bus premium. Wahyu Wardhani(42), pemilik PO Narendra Trans Tungga Putra, pendatang baru di bisnis bus premium antarkota antarprovinsi, tak segan merogoh kocek Rp 5 miliar untuk mewujudkan bus kelas emperor suite, model termewah di kalangan bus premium saat ini, yang menghabiskan lebih dari separuh dek bagian bawah bus untuk menempatkan tiga kursi yang bisa disetel untuk tidur dengan penyangga kaki. Ada juga sofa, meja berisi berbagai makanan kecil, lemari es berisi aneka minuman, serta televisi berukuran besar untuk nonton film di Netflix atau berkaraoke. Kabin berkarpet tebal untuk tiga orang dewasa dan satu anak itu bertarif Rp 1.550.000.

Ruang untuk keluarga yang mewah itu merupakan keingian Wahyu dan CEO PO Narendra Zhakky Muttaqin untuk memberi kenyamanan bagi penumpang beserta keluarga, kerabat, atau kawan. ”Desain itu dibuat untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan di sepanjang perjalanan. Mereka tak hanya bisa tidur di perjalanan, tapi juga bisa ngobrol sambil makan-minum, nonton film, atau berkaraoke. Ruangan itu kedap suara sehingga pengemudi tak akan mendengar aktivitas di dalam,” tutur Zhakky. Selain itu, PO Narendra punya empat bus lain dengan kelas di bawahnya. Bus-bus tersebut berharga Rp 3 miliar-Rp 4,5 miliar per unit.Fasilitasnya juga cukup mewah. Salah satunya adalah kursi kelas king yang harganya Rp 8 juta-Rp Rp 9 juta per unit. Kru juga ”dipoles” agar citranya mewah. Seluruh kru mendapat sebuah koper berisi setelan baju seragam safari, kemeja dan celana panjang seragam dengan nama masing-masing, celana jins dan kemeja putih, sepatu, kaus kaki, sampo, pasta gigi, sabun mandi, sampai deodoran. Mirip fasilitas yang biasa diberikan kepada pramugara pesawat terbang.

Ia mengakui, sebagai pendatang baru, dirinya bersama Wahyu, yang pemilik perusahaan, selalu ingin membuat terobosan gila yang lain. Terobosan itu ternyata menarik perhatian khalayak sehingga jadwal bus emperor suite sudah penuh sampai awal Januari 2024. ”Sebenarnya, secara bisnis kami rugi dengan menjual harga tiket kelas king Rp 400.000, Rp 410.000 untuk sleeper, dan Rp 1,55 juta di emperor suite. Tetapi, ternyata ide gila kami membuat nama PO Narendra meroket,” kata Zhakky. Ia menganggap kerugian itu adalah ongkos pemasaran usaha yang memang harus dibayar manajemen Narendra. Ia dan pemilik sepakat memperkuat fondasi bisnis bus dengan rute Jakarta-Ponorogo dan sebaliknya sebelum mengembangkan sayap usaha dan berhadapan dengan PO besar seperti PO Harapan Jaya, PO Rosalia Indah, PO Gunung Harta, dan PO Sinar Jaya. (Yoga)

PEREMPUAN JATAYU TOLAK PLTU, BERSUARA HINGGA KE JEPANG

17 Dec 2023

Perempuan tani di Indramayu berjuang mempertahankan lahan dari gempuran pembangunan PLTU yang akan mengancam kehidupan. Tanah adalah sumber kehidupan dan penghasilan bagi mereka. Sekitar 75 kg bawang merah menggantung di atap rumah Surmi (51) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Indramayu, Kamis (12/10) siang, yang merupakan hasil panen Surmi bulan lalu. Saat itu, Surmi menanam 10 kg bibit bawang. Biayanya Rp 250.000. Ketika panen, ia meraup Rp 600.000. Hasil panen 75 kg bawang merah dihargai Rp 8.000 per kg. Kali ini, Surmi enggan menjualnya dan menunggu harga tinggi. Biasanya, bawang merah bisa laku belasan ribu rupiah per kg. Di rumahnya juga tersimpan empat karung beras. Masing-masing berisi 2,5 kuintal. Ketika harga beras melonjak, lebih dariRp 13.000 per kg, jauh dari HET Rp 10.900 per kg, Surmi tidak pusing. Dia punya cadangan beras untuk sekadar makan, sisa panen dua bulan lalu, yang mencapai 1,5 ton gabah kering panen.

Surmi menjaga lahan dari gempuran PLTU. Lahan garapannya seluas 1,4 hektar berada di kawasan PLTU Indramayu 2 berkapasitas 1.000 megawatt (MW). Luasnya infrastruktur itu sekitar 300 hektar. Bagi para perempuan tani Desa Mekarsari, Indramayu, Jabar, tanah adalah ibu, yang melahirkan kehidupan sekaligus sumber pangan. Tidak hanya Mekarsari, lahan Desa Patrol Lor dan Patrol Baru, Kecamatan Patrol, juga terdampak. Lokasinya berdampingan dengan PLTU Indramayu 1 berkapasitas 3 x 330 MW. Dari sawah yang Surmi garap, tampak jelas cerobong PLTU 1 dengan asap kelabunya. Berdasarkan data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, PLTU Indramayu 2 termasuk proyek strategis nasional. Nilai investasinya Rp 29,5 triliun. Menurut rencana, pembangunan konstruksinya mulai tahun 2022, tetapi sampai sekarang belum dimulai. Operasional PLTU ditargetkan tahun 2026. ”Kalau sampai PLTU jadi, saya mau cari makan di mana? Makanya, saya berjuang,” katanya. Sebagai perempuan tani, Surmi tidak hanya memasak nasi, tetapi juga ikut menanam padi. Ekonomi keluarganya tidak cukup hanya mengandalkan suaminya, Warsan, penggembala kambing. Apalagi, sejak 2015, lahan penggembalaan mulai dibebaskan untuk PLTU 2.

Surmi pun bergabung dalam Jaringan Tanpa Asap Batubara Indramayu (Jatayu). Gerakan warga ini untuk menolak PLTU Indramayu 1 dan 2. Jatayu menilai, PLTU berdampak pada kesehatan dan hasil panen petani. Surmi, misalnya, mengeluhkan matanya yang sakit ketika bertani di area tidak jauh dari PLTU 1. ”Saya sudah lima kali operasi mata tiga tahun ini,” katanya sambil menyeka matanya yang berair. Lewat bantuan lembaga pemerhati lingkungan di Jepang, Friends of the Earth (FoF), Surmi bahkan mewakili warga untuk menyampaikan aspirasinya ke negara yang mendanai PLTU Indramayu 2 itu tahun 2016. ”Saya bilang, kami sudah menjerit dan berteriak karena PLTU. Jangan sampai (pembangunan PLTU) didanai,” katanya. Hasilnya manis. Pertengahan tahun lalu, dilansir dari laporan Reuters, Jepang menarik diri dalam pendanaan proyek PLTU Indramayu 2. Selain mendapat kritik dari pegiat lingkungan, keputusan menghentikan pendanaan itu juga sebagai komitmen Jepang dalam merespons perubahan iklim. (Yoga)

Tech Winter Terus Memakan Korban

16 Dec 2023
Selamat datang tech winter, fase dimana banyak perusahaan rintisan atau startup berbasis teknologi gugur satu per satu. Banyak yang kesulitan pendanaan hingga tak cakap mengelola sumber daya manusia. Baru-baru ini, perusahaan teknologi Pegi Pegi tutup setelah 12 tahun beroperasi di Indonesia. Sebelum itu, ada lagi startup yang tutup, yakni Rumah.com, CoHive, Fabelio, JD ID, Airy Rooms, dan banyak lagi. Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) mengutip riset Google, Baik & Company, Tenasek, proyeksi gross merchandise value (GMV) alias nilai barang dagangan ekonomi digital Indonesia turun pada 2025, dari US$ 130 miliar menjadi US$ 109 miliar. Kondisi ini patut dicermati startup di berbagai bidang. Penurunan proyeksi GMV tak lepas dari investasi ke sektor digital yang turun. Pengamat Ekonomi Digital, Heru Sutadi bilang, Indonesia telah memiliki unicorn maupun decacorn seperti Tokopedia, Gojek, Traveloka, Bukalapak, Kopi Kenangan, Xendit dan lainnya. "Start up kita banyak, tapi beberapa gulung tikar. Salah satu faktor dari pendanaan," jelas dia, (15/12). Tapi, ia melihat ada sektor yang berpotensi besar untuk berkembang yakni big data analytics, artificial intelligence (AI), Internet of Things, pertanian dan peternakan, serta kesehatan. Pebisnis e-commerce seperti Tokopedia berbagi strategi di bisnis ini. Aditia Grasio Nelwan, Head of Communication Tokopedia bilang, Tokopedia sudah bertransformasi jadi super ekosistem untuk mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Tokopedia memiliki lebih dari 14 juta penjual dan hampir 100% penjual adalah pelaku UMKM. Mereka memasarkan lebih dari 1,8 miliar produk di 99% kecamatan di Indonesia lewat Tokopedia, ujar Aditia, (15/12). Corporate Affairs Manager Kenangan Brands, Ruth Davina bilang, Kenangan Brands punya sejumlah fokus bisnis dan strategi mempertahankan eksistensi produk.

China dan Amerika Lesu, Ekspor RI Terganggu

16 Dec 2023
Kinerja ekspor RI ke depan berisiko tertekan. Terutama, akibat pelemahan ekonomi mitra dagang Indonesia, khususnya China dan Amerika Serikat (AS). Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor RI pada November 2023 hanya sebesar US$ 22 miliar atau turun 0,67% month on month (mtm). Penurunan tersebut terutama karena ekspor hasil minyak, besi dan baja, nikel, hingga ampas sisa industrial makanan yang melorot. Ekspor RI yang anjlok sejalan dengan pelemahan ekonomi China dan AS. Pasalnya, kedua negara ini merupakan mitra dagang utama RI dengan pangsa ekspor masing-masing sebesar 25,49% dan 9,54% terhadap ekspor nonmigas Januari-November 2024. Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, kondisi pelemahan ekonomi China belum menunjukkan tanda-tanda berakhir di pengujung tahun ini. Sementara ekspor RI ke AS bulan lalu terkontraksi 7,49% yoy. Melemahnya ekonomi AS, menurut Sri Mulyani, lantaran tekanan fiskal masih tinggi. Bahkan, tabungan masyarakat AS tergerus akibat tingginya inflasi. Meski di sisi lain, tingkat bunga kemungkinan bertahan setelah naik signifikan di tahun ini. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat, penurunan nilai impor pada November 2023 didorong oleh ekspor nikel ke China yang turun. Sebab, China merupakan importir terbesar produk nikel dari Indonesia. "Ekspor nikel menurun, selain karena harga lebih rendah, juga permintaan dari China yang relatif lebih lemah," kata Josua. Di sisi lain, impor diyakini akan menguat. Bukan melulu hal buruk, peningkatan impor menunjukkan, ada permintaan dalam negeri yang kuat. Sehingga, neraca transaksi berjalan sepanjang 2023 berpotensi berbalik defisit di kisaran 0,28%-0,00% dari produk domestik bruto (PDB). Ekonom Bank UOB Enrico Tanuwidjaja optimistis, tren surplus neraca perdagangan Indonesia akan bertahan selama beberapa waktu ke depan. Sebab, "Permintaan dari negara mitra dagang utama seperti India dan AS masih solid," terang Enrico, Jumat (15/12).

Jelang Akhir Tahun, Asing Mencari Peluang

16 Dec 2023
Setelah sempat mencatatkan jual bersih atau net sell,  investor asing kembali membukukan beli bersih atau net buy di pasar saham Indonesia. Investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 3,87 triliun pada Jumat (15/12). Angka ini merupakan foreign net inflow tertinggi sejak April 2023. Sejalan dengan arus dana investor asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut menguat. IHSG menutup pekan kedua Desember 2023 dengan menguat 0,21%. Indeks komposit ini menguat 14,97 poin ke level 7.190,98 hingga akhir perdagangan di pekan ini. Terpantau asing mulai kembali masuk ke saham-saham blue chip. Pada perdagangan Jumat (15/12),  PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan net buy Rp 1 triliun. Asing juga mengakumulasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Astra International Tbk (ASII) dengan masing-masing beli bersih Rp 301,7 miliar, Rp 143,4 miliar dan Rp 86,8 miliar. Analis ritel Maybank Sekuritas, Adi Wicaksono melihat, memang pasar tengah merespons positif sikap The Fed dalam menahan suku bunga dan ekspektasi penurunan suku bunga tahun depan. Asing  sudah beralih dari saham sektor bahan baku. "Perbankan big cap ditutup menguat. Hampir sebagian besar saham blue chip kompak menguat," ujar Adi. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menyatakan, sikap dovish The Fed menjadi angin surga bagi pasar global. Pasalnya The Fed menjadi tolak ukur bagi bank sentral lainnya. Nico mengatakan penurunan suku bunga akan menjadi sentimen positif. Suku bunga yang rendah bakal mendorong tingkat konsumsi masyarakat yang lebih tinggi. Untuk akhir tahun ini, Pilarmas Investindo Sekuritas menjagokan sektor perbankan, telekomunikasi, konsumen primer, transportasi dan logistik. Adapun sahamnya adalah  saham BBCA, BBNI, BBRI, BMRI, TLKM dan JSMR.