Ekonomi
( 40473 )Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
Ledakan tungku smelter nikel di Morowali, Sulawesi Tengah,
menggambarkan minimnya perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan kerja.
Ledakan tungku ini pun bukan kali pertama terjadi. Peningkatan kompetensi dan
jumlah tenaga pengawas mendesak dilakukan. Kemenaker mengusulkan peningkatan
kompetensi sekaligus penambahan tenaga pengawas agar insiden seperti ledakan
tungku smelter di Morowali, Sulteng, tidak terulang. Hingga saat ini, penyebab
insiden yang mengakibatkan belasan pekerja tewas dan puluhan pekerja luka-luka
itu masih didalami. Berdasarkan data yang dikumpulkan lembaga Trend Asia dari
pemberitaan di media, pada 2015-2022, sebanyak 53 pekerja smelter tewas, yang
terdiri atas 40 pekerja Indonesia dan 13 warga negara China. Adapun pada
Januari-September 2023, ada 19 kecelakaan di smelter nikel yang membuat 16
orang tewas dan 37 orang terluka. Ledakan smelter nikel di Sulteng terjadi di
PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), salah satu perusahaan tenant atau
penyewa yang beroperasi di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park
(IMIP), Minggu (24/12) pukul 05.30 Wita.
Saat itu pekerja memperbaiki tungku pembakaran dan memasang
pelat di bagian tungku formasi nomor 41. Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi, Rabu (27/12),
di Jakarta, mengakui, ledakan itu tidak lepas dari belum optimalnya pengawasan
sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3). ”Memang betul (pengawasan
belum optimal) karena pengawasan ketenagakerjaan itu harus linier dengan
perkembangan teknologi yang digunakan sehingga kami sebagai pengawas juga harus
linear secara kompetensi. Oleh sebab itu, kami mengusulkan update kompetensi
dan penambahan jumlah tenaga pengawasan kepada Kementerian PAN dan RB karena aturannya
harus PNS,” katanya. Terkait insiden ledakan tungku smelter di Morowali, Kemenaker
menugaskan tim pengawas ketenagakerjaan ke lokasi sejak Senin (25/12) untuk
melakukan investigasi. Pihaknya mengumpulkan data mengenai penerapan SMK3
secara lebih lengkap. ”Data yang kami minta, antara lain, job safety analysis (JSA),
prosedur standar operasional (SOP), terutama saat memperbaiki tungku smelter,”
katanya. (Yoga)
Akal Jitu ”Emak-emak” Hadapi Kenaikan Harga Pangan
Lonjakan harga pangan membuat ”emak-emak” kalang kabut.
Mereka harus mengeluarkan sejuta akal demi mengatur keuangan, mulai dari
berburu promo diskon, membatasi uang belanja, hingga menakar kebutuhan sambal. Riana
(34) tersenyum kecut saat berbelanja di Pasar Kebayoran Lama, Jaksel, Selasa (26/12)
siang, uang Rp 100.000 di dompetnya belum cukup membeli semua daftar
kebutuhannya. Ia hanya membeli satu ayam potong, setengah kg telur ayam,
setengah kg bawang merah dan bawang putih, serta seperempat cabai. Beberapa sayuran
yang ia beli pun hanya setengah porsi biasanya. Sisa uangnya Rp 50.000 juga digunakan
membeli tempe dan bumbu masak lainnya. ”Uang belanja sayur, lauk, dan kebutuhan
dapur saya patok Rp 150.000 per minggu. Kalau tidak begitu, bisa lebih besar pasak
daripada tiang,” ucap Riana menganalogikan biaya hidup yang semakin membengkak.
Data infopangan.jakarta.go.id per Selasa (26/12) mencatat
kenaikan harga cabai rawit merah, cabai merah besar, hingga bawang merah di sejumlah
pasar. Harga cabai merah keriting, naik Rp 4.000 menjadi Rp 44.000 per kg dibandingkan
sehari sebelumnya. Harga beras medium mencapai Rp 13.000 per kg atau di atas
HET, Rp 10.900 per kg. Di tengah lonjakan harga pangan itu, Riana mengaku tak mudah
mengatur uang belanja. Hampir separuh gaji suaminya sudah terpakai untuk
membayar kontrakan, tagihan listrik, pulsa, dan internet. Ia harus
pintar-pintar mengatur agar kebutuhan bulanan keluarga tak lebih dariRp 2 juta,
agar dia masih bisa menabung minimal Rp 100.000 setiap bulan.
Ia tak hanya berbelanja ke pasar tradisional, tetapi juga
supermarket demi berburu diskon membeli minyak goreng, gula pasir, detergen,
tisu, dan makanan ringan. Riana juga mengejar hadiah jika membeli produk
tertentu. Tidak hanya konsumen, pedagang makanan pun harus berhemat. Solikhah
(35), pemilik warung makan Magelang di Pasar Kramat Jati, Jakarta, mengaku
kerepotan akibat ”pedasnya” harga cabai. ”Naiknya harga cabai 2 bulan lalu
membuat saya harus mengurangi porsi membuat sambal. Jika biasanya buat sam bal
pakai cabai 1 kg, sekarang hanya setengahnya,” katanya. Porsi sambal kepada
pembeli pun berkurang. ”Jika dahulu setiap porsi makan bisa 1-2 sendok makan
berisi sambal, saat ini paling hanya dua sendok teh. Kalau mau nambah, ya, harga
makanannya dinaikkan,” kata Solikhah. (Yoga)
Perluasan Pasar Diperlukan
Kinerja ekspor Indonesia diprediksi menurun pada 2024 karena
faktor perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas. Untuk
menyiasatinya, Indonesia bisa memperluas kerja sama dengan negara-negara lain
dan memaksimalkan potensi produk ekspor. Data BPS menunjukkan, nilai ekspor Januari-November
2023 sebesar 236,41 miliar USD. Nilai itu menurun 11,83 % dibanding dengan
kinerja periode sama 2022 di 268,12 miliar USD. Pada periode yang sama, nilai
impor juga terkontraksi 6,80 %. Nilai neraca perdagangan pun turun meski tetap
mencatat surplus sebesar 33,63 miliar USD. ”Ini karena kondisi perekonomian
memburuk. Permintaan pasar berkurang, harga ikut turun. Tahun depan diprediksi tidak
berbeda meski neraca perdagangan tetap (diprediksi) akan surplus,” tutur Dirjen
Perdagangan Luar Negeri Kemendag Budi Santoso dalam konferensi daring ”Export
Outlook 2024: Menjadikan Indonesia Eksportir Utama Dunia”, Selasa (27/12).
Budi menyoroti beberapa kelompok produk ekspor mengalami
kontraksi setahun terakhir ini, di antaranya karet dan produk karet yang antara
Januari dan Oktober mengalami penurunan tahunan 23,60 %. Kemudian, sawit turun
17,52 %, tekstil dan produk tekstil turun 16,19 %, serta elektronik 4,59 %.
Kondisi perekonomian global menjadi penyebab melemahnya daya beli yang
menurunkan permintaan ekspor barang. Organisasi untuk Kerja Sama dan
Pembangunan Ekonomi (OECD), misalnya, memprediksi pertumbuhan ekonomi global
pada 2023 hanya 2,9 % dan pada 2024 turun menjadi 2,7 %. Ketua Umum Gabungan
Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno mengatakan, Perang di
wilayah Timur Tengah membuat pendistribusi
barang dari Indonesia menuju wilayah Eropa tak berani melalui Terusan Suez. ”Namun,
kita bisa alihkan ekspor ke Afrika sehingga distribusi barang tidak perlu melalui
Terusan Suez,” katanya. Apalagi Afrika, yang dihuni hampir 2 miliar penduduk,
juga menjadi pasar produk ekspor yang bagus. Benny pun menyebut beberapa produk
jadi dalam negeri yang sukses diterima pangsa pasar Afrika, seperti produk mi
instan, sabun colek, dan obat-obatan tanpa resep dokter. Selain Afrika, pasar
Timur Tengah juga dinilai punya potensi ekspor besar. (Yoga)
Pemerintah Anggarkan Subsidi KUR Rp 47,78 Triliun
LIBURAN DI BALI, YOGYAKARTA, DAN TOBA MASIH TERFAVORIT
Meski tahun baru kerap dirayakan dengan gemerlap yang kerap
diimbuhi modernitas, wisata kultural dan alam nyatanya tetap difavoritkan
wisatawan Indonesia. Yogyakarta dengan begitu banyak candi atau Bali yang
dibalut eksotisme misalnya, direncanakan meriah ditingkahi aksi musisi-musisi
kondang. Laporan tren perjalanan Oyo Travelopedia, Bali merupakan destinasi utama
merayakan Tahun Baru 2023. Platform global yang memberdayakan properti dan akomodasi
kecil itu mencatat wisata natural dan budaya menjaditujuan wisata paling
disukai turis. Sepadan dengan Airbnb yang menempatkannya di papan atas, Bali
termasuk primadona untuk menghabiskan liburan tahun baru kali ini. Tren menunjukkan
mereka ingin bermalam di kotakota ikonik yang dekat dengan obyek wisata dan
pantai indah.
Pantauan Kompas, Rabu (27/12) siang, akses masuk ke Jalan
Maliboro dari Jalan Abu Bakar Ali ditutup karena penuh. Selain di pusat kota,
wisatawan juga memadati destinasi di kawasan lereng Gunung Merapi di Kabupaten
Sleman, DIY. Bahkan, lonjakan pengunjung di daerah tersebut telah terjadi sejak
18 Desember lalu. Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Wilayah Barat
Dardiri menyebutkan, sejak 18 Desember,
wisatawan jip tur lava Merapi paling sedikit 16.000 orang per hari. Bulan-bulan
sebelumnya, kunjungan berkisar 10.000-11.000 wisatawan per hari. Tingginya kunjungan
diperkirakan sampai tanggal 2 Januari 2024.
Di Danau Toba, Sumatera Utara, dengan panorama alam yang
menawan, para pengelola hotel, taman bermain, dan restoran juga gencar berpromosi
untuk memikat tamu-tamu. ”Umumnya terpencar-pencar,” ujar Ketua Asosiasi Pelaku
Pariwisata Indonesia Kabupaten Samosir Ombang Siboro. Setiap hotel, contohnya,
mengadakan pertunjukan musik, gim, dan makan malam. Tak sedikit tamu yang
membawa kembang api untuk dinyalakan pada tengah malam. Di Simalungun, keramaianumumnya terkonsentrasi
di Parapat, demikian pula Toba dengan massa yang berhimpun di Balige. ”Kalau
hotel, bikinnya mandiri. Trip ke Danau Toba, sepanjang tepiannya yang cantic bisa
diamati. Air terjun di Samosir juga bagus,” tutur Ombang. (Yoga)
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
Hanya dalam waktu kurang dari enam bulan tahun ini, Hanoi, ibu
kota Vietnam, disambangi dua pemimpin negara adidaya, yang sedang saling sikut,
saling ganjal, dan saling serang di berbagai palagan. Mulai dari ekonomi, perdagangan,
teknologi, kemampuan militer, hingga persaingan pengaruh di kawasan dan global.
Presiden AS Joe Biden adalah yang pertama berkunjung ke Hanoi, melewatkan
kehadirannya di KTT ASEAN di Jakarta, pada pertengahan September. Di sana ia
meneken sejumlah perjanjian kerja sama, sebagian besar di bidang ekonomi dan teknologi,
seperti transaksi pembelian 50 pesawat Boeing 737 Max senilai 7,8 miliar USD,
kerja sama pengembangan teknologi kecerdasan buatan generatif (generative AI)
antara Microsoft, Nvidia, dan Intel dengan perusahaan teknologi Vietnam, hingga
pengembangan industri semikonduktor untuk pasar global yang akan dipusatkan di
negara tersebut.
Tiga bulan kemudian, Presiden China Xi Jinping menyusul
menyambangi Hanoi. Ini kunjungan ketiganya ke Vietnam dalam enam tahun terakhir.
Di sana, ia secara langsung melihat penandatanganan 37 kesepakatan kerja sama
antara China dan Vietnam. Salah satu kesepakatan terbesar kedua negara adalah
pengembangan jalur kereta api yang menghubungkan Kunming di Provinsi Yunnan
(China) dengan Pelabuhan Haipong (Hanoi). China juga tertarik untuk ikut serta
mengembangkan jalur kereta api cepat Hanoi-Ho Chi Minh di Vietnam selatan dengan
jarak sekitar 1.545 km, dengan biaya 62 miliar USD. Pandangan yang sama soal
kerja sama multi lateral dan pentingnya dialog menjadi salah satu alasan kedua negara
menjalin hubungan erat dan damai. Dengan pandangan seperti itu, Xi menyatakan,
China menekankan prinsip inklusivitas dalam setiap hubungan yang saling
menguntungkan dengan negara-negara mitranya.
Investasi langsung China di Vietnam juga meningkat pesat, dari
628 proyek pada tahun 2008 dengan nilai 2,197 miliar USD menjadi 2.807 proyek pada
tahun 2019 dengan total nilai 16,264 miliar USD. China menjadi negara investor terbesar
ketujuh di Vietnam. Xi juga menekankan, perbaikan jalur kereta api kedua negara
telah meningkatkan volume perjalanan antarwarga dari China ke Vietnam dan sebaliknya.
Dampak positif perang dagang AS-China bagi Hanoi adalah banyaknya relokasi usaha
dari China ke Vietnam. Delapan bulan pertama tahun 2019, investasi langsung meningkat
7 % dengan nilai 12 miliar USD, lebih besar dibanding periode yang sama tahun
sebelumnya. (Yoga)
Menanti Rezeki dari Efek Januari
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mantap melaju di atas 7.200. Usai terdorong
window dressing
dan
Santa Claus rally
di akhir tahun ini, pasar bersiap menyambut
january effect.
January effect
adalah fenomena kenaikan harga saham yang biasanya terjadi sepekan sebelum pergantian tahun dan dua pekan di bulan Januari.
January effect
tak selalu terjadi, dan berbeda di setiap negara, tergantung sejumlah sentimen yang mengiringi.
Catatan KONTAN, pada awal 2023 lalu,
january effect
tidak terjadi di pasar Indonesia. Tapi, di Hong Kong, bursa saham merekah dengan kenaikan 11,15% di pekan terakhir Desember hingga dua pekan pertama Januari.
Grandly Christophel, Analis &
Branch Manager
Jasa Utama Capital Sekuritas Manado mengamati, biasanya
january effect
hanya terjadi pada awal bulan, sebagai lanjutan
window dressing. Menurut dia, tanda-tanda kehadiran
january effect
terlihat dari posisi IHSG pada penutupan tahun.
CEO Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo menambahkan, probabilitas
january effect
hanya 60% setelah
rally
di akhir tahun. Ada sejumlah rilis data ekonomi penting. Misalnya, inflasi domestik, FOMC Minutes, data tenaga kerja Amerika Serikat (AS), rilis data inflasi AS, hingga rilis pertumbuhan ekonomi dan indeks manufaktur China.
Associate Director
Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus menyarankan investo masuk ke saham-saham sektor perbankan, barang konsumsi, ritel, serta transportasi dan logistik hingga Januari 2024. Saham pilihannya BBCA, BBRI, BBNI, BMRI, ASII, INDF, ICBP, MYOR dan AMRT.
Sedangkan Grandly melihat saham perbankan sebagai pilihan menarik untuk mulai dikoleksi. Rekomendasinya adalah BBRI, dan BBTN.
Chartered Financial Analyst Head of Research & Fund Manager
Syailendra Capital, Rizki Jauhari mengingatkan, sentimen
january effect
bersifat taktis dibanding katalis positif yang struktural. Ia menyarankan investor menyesuaikan posisi investasi dengan profil risiko.
Realisasi Belanja Daerah Masih Minim
Realisasi belanja daerah tercatat masih minim di sisa akhir tahun 2023. Hingga 26 Desember 2023, tercatat baru terealisasi Rp 976,22 triliun atau baru 75,97% dari target Rp 1.285,08 triliun.
Mengutip data sistem informasi keuangan daerah (SIKD) dari laman resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, realisasi tersebut terdiri dari belanja pegawai yang sudah tersalurkan sebesar Rp 350,05 triliun atau 81,89% dari target.
Kemudian, penyerapan belanja barang dan jasa baru tersalurkan Rp 272,7 triliun atau 73% dari target. Lalu, realisasi belanja modal tersalurkan senilai Rp 133,8 triliun atau 62,7% dari target. Terakhir belanja lainnya baru tersalurkan Rp 219,57 triliun atau 79,89% dari target.
Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman menyayangkan, pemerintah daerah (pemda) sering kali melakukan belanja namun pembayaran atas belanja itu ditumpuk dan baru dibayarkan di akhir tahun. Ia menilai, meski ada transaksi belanja, dampak ke perekonomian atas belanja tersebut akan berbeda, antara dibayarkan sesuai dengan tenggat kontrak dan di luar waktu kontrak.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar percepatan belanja pemerintah pusat dan daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 bisa langsung dieksekusi pada awal tahun. Ia juga mengimbau agar kebiasaan ini tidak diterapkan tahun depan. Khususnya untuk daerah yang realisasi belanjanya yang hingga Oktober 2023 baru mencapai 63%.
KSEI Bidik 2,5 Juta Investor Baru
Berkah MYOR dari Tahun Pemilu
PT Mayora Indah Tbk (MYOR) masih menghadapi sejumlah tantangan penjualan di tahun mendatang.
Head of Research
Mega Capital, Cheril Tanuwijaya melihat, pendapatan dan laba bersih MYOR pada tahun depan akan tetap tumbuh, namun cenderung konservatif.
Pasalnya, pelemahan daya beli dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih menjadi tantangan bagi MYOR di tahun depan. "Di sisi lain, ada harapan dari aktivitas Pemilu yang bisa meningkatkan konsumsi kebutuhan primer," kata Cheril kepada KONTAN, Rabu (27/12).
Cheril memperkirakan, pendapatan MYOR pada 2024 akan naik 5%-7% secara
year on year
(yoy) dan laba bersih bakal tumbuh 3%-5% yoy.
Namun, mengutip riset Ciptadana Sekuritas tanggal 20 November 2023, manajemen MYOR justru lebih optimistis untuk 2024 dengan menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit hingga 10% yoy.
Kenaikan volume penjualan ini kemungkinan akan mendapat dukungan dari dua faktor.
Pertama
, kenaikan permintaan produk selama perayaan hari-hari besar.
Kedua
, peningkatan konsumsi domestik yang berkaitan dengan belanja Pemilu.
Analis Ciptadana Sekuritas, Putu Chantika Putri memprediksi, MYOR hanya akan mencatatkan kenaikan penjualan 5% yoy pada 2023. Putu memproyeksi, pertumbuhan penjualan 9% pada kuartal IV-2023 karena penjualan ekspor yang lebih banyak berkat pengiriman untuk persiapan Imlek.
"Secara historis, kuartal IV menjadi salah satu periode yang mencatatkan performa tertinggi dengan sumbang terhadap total penjualan setahun penuh mencapai 26%-28%," kata Putu.
Rasio iklan terhadap total penjualan juga dipertahankan pada 8%-9%, sejalan dengan strategi belanja selektif perusahaan. MYOR terbukti efektif dalam mempertahankan dominasi di hampir semua kategori karena memiliki rekam jejak yang kuat dalam inovasi produk.
Dalam laporan riset per 21 November 2023, Analis Indo Premier Sekuritas, Lukito Supriadi dan Andrianto Saputra justru merevisi naik laba bersih MYOR di 2023 menjadi Rp 2,7 triliun-Rp 2,9 triliun, dari sebelumnya Rp 2,6 triliun.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









