;
Kategori

Ekonomi

( 40473 )

Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan

28 Dec 2023

Ledakan tungku smelter nikel di Morowali, Sulawesi Tengah, menggambarkan minimnya perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan kerja. Ledakan tungku ini pun bukan kali pertama terjadi. Peningkatan kompetensi dan jumlah tenaga pengawas mendesak dilakukan. Kemenaker mengusulkan peningkatan kompetensi sekaligus penambahan tenaga pengawas agar insiden seperti ledakan tungku smelter di Morowali, Sulteng, tidak terulang. Hingga saat ini, penyebab insiden yang mengakibatkan belasan pekerja tewas dan puluhan pekerja luka-luka itu masih didalami. Berdasarkan data yang dikumpulkan lembaga Trend Asia dari pemberitaan di media, pada 2015-2022, sebanyak 53 pekerja smelter tewas, yang terdiri atas 40 pekerja Indonesia dan 13 warga negara China. Adapun pada Januari-September 2023, ada 19 kecelakaan di smelter nikel yang membuat 16 orang tewas dan 37 orang terluka. Ledakan smelter nikel di Sulteng terjadi di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), salah satu perusahaan tenant atau penyewa yang beroperasi di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Minggu (24/12) pukul 05.30 Wita.

Saat itu pekerja memperbaiki tungku pembakaran dan memasang pelat di bagian tungku formasi nomor 41. Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi, Rabu (27/12), di Jakarta, mengakui, ledakan itu tidak lepas dari belum optimalnya pengawasan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3). ”Memang betul (pengawasan belum optimal) karena pengawasan ketenagakerjaan itu harus linier dengan perkembangan teknologi yang digunakan sehingga kami sebagai pengawas juga harus linear secara kompetensi. Oleh sebab itu, kami mengusulkan update kompetensi dan penambahan jumlah tenaga pengawasan kepada Kementerian PAN dan RB karena aturannya harus PNS,” katanya. Terkait insiden ledakan tungku smelter di Morowali, Kemenaker menugaskan tim pengawas ketenagakerjaan ke lokasi sejak Senin (25/12) untuk melakukan investigasi. Pihaknya mengumpulkan data mengenai penerapan SMK3 secara lebih lengkap. ”Data yang kami minta, antara lain, job safety analysis (JSA), prosedur standar operasional (SOP), terutama saat memperbaiki tungku smelter,” katanya. (Yoga)

Akal Jitu ”Emak-emak” Hadapi Kenaikan Harga Pangan

28 Dec 2023

Lonjakan harga pangan membuat ”emak-emak” kalang kabut. Mereka harus mengeluarkan sejuta akal demi mengatur keuangan, mulai dari berburu promo diskon, membatasi uang belanja, hingga menakar kebutuhan sambal. Riana (34) tersenyum kecut saat berbelanja di Pasar Kebayoran Lama, Jaksel, Selasa (26/12) siang, uang Rp 100.000 di dompetnya belum cukup membeli semua daftar kebutuhannya. Ia hanya membeli satu ayam potong, setengah kg telur ayam, setengah kg bawang merah dan bawang putih, serta seperempat cabai. Beberapa sayuran yang ia beli pun hanya setengah porsi biasanya. Sisa uangnya Rp 50.000 juga digunakan membeli tempe dan bumbu masak lainnya. ”Uang belanja sayur, lauk, dan kebutuhan dapur saya patok Rp 150.000 per minggu. Kalau tidak begitu, bisa lebih besar pasak daripada tiang,” ucap Riana menganalogikan biaya hidup yang semakin membengkak.

Data infopangan.jakarta.go.id per Selasa (26/12) mencatat kenaikan harga cabai rawit merah, cabai merah besar, hingga bawang merah di sejumlah pasar. Harga cabai merah keriting, naik Rp 4.000 menjadi Rp 44.000 per kg dibandingkan sehari sebelumnya. Harga beras medium mencapai Rp 13.000 per kg atau di atas HET, Rp 10.900 per kg. Di tengah lonjakan harga pangan itu, Riana mengaku tak mudah mengatur uang belanja. Hampir separuh gaji suaminya sudah terpakai untuk membayar kontrakan, tagihan listrik, pulsa, dan internet. Ia harus pintar-pintar mengatur agar kebutuhan bulanan keluarga tak lebih dariRp 2 juta, agar dia masih bisa menabung minimal Rp 100.000 setiap bulan.

Ia tak hanya berbelanja ke pasar tradisional, tetapi juga supermarket demi berburu diskon membeli minyak goreng, gula pasir, detergen, tisu, dan makanan ringan. Riana juga mengejar hadiah jika membeli produk tertentu. Tidak hanya konsumen, pedagang makanan pun harus berhemat. Solikhah (35), pemilik warung makan Magelang di Pasar Kramat Jati, Jakarta, mengaku kerepotan akibat ”pedasnya” harga cabai. ”Naiknya harga cabai 2 bulan lalu membuat saya harus mengurangi porsi membuat sambal. Jika biasanya buat sam bal pakai cabai 1 kg, sekarang hanya setengahnya,” katanya. Porsi sambal kepada pembeli pun berkurang. ”Jika dahulu setiap porsi makan bisa 1-2 sendok makan berisi sambal, saat ini paling hanya dua sendok teh. Kalau mau nambah, ya, harga makanannya dinaikkan,” kata Solikhah. (Yoga)

Perluasan Pasar Diperlukan

28 Dec 2023

Kinerja ekspor Indonesia diprediksi menurun pada 2024 karena faktor perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas. Untuk menyiasatinya, Indonesia bisa memperluas kerja sama dengan negara-negara lain dan memaksimalkan potensi produk ekspor. Data BPS menunjukkan, nilai ekspor Januari-November 2023 sebesar 236,41 miliar USD. Nilai itu menurun 11,83 % dibanding dengan kinerja periode sama 2022 di 268,12 miliar USD. Pada periode yang sama, nilai impor juga terkontraksi 6,80 %. Nilai neraca perdagangan pun turun meski tetap mencatat surplus sebesar 33,63 miliar USD. ”Ini karena kondisi perekonomian memburuk. Permintaan pasar berkurang, harga ikut turun. Tahun depan diprediksi tidak berbeda meski neraca perdagangan tetap (diprediksi) akan surplus,” tutur Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Budi Santoso dalam konferensi daring ”Export Outlook 2024: Menjadikan Indonesia Eksportir Utama Dunia”, Selasa (27/12).

Budi menyoroti beberapa kelompok produk ekspor mengalami kontraksi setahun terakhir ini, di antaranya karet dan produk karet yang antara Januari dan Oktober mengalami penurunan tahunan 23,60 %. Kemudian, sawit turun 17,52 %, tekstil dan produk tekstil turun 16,19 %, serta elektronik 4,59 %. Kondisi perekonomian global menjadi penyebab melemahnya daya beli yang menurunkan permintaan ekspor barang. Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), misalnya, memprediksi pertumbuhan ekonomi global pada 2023 hanya 2,9 % dan pada 2024 turun menjadi 2,7 %. Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno mengatakan, Perang di wilayah Timur Tengah  membuat pendistribusi barang dari Indonesia menuju wilayah Eropa tak berani melalui Terusan Suez. ”Namun, kita bisa alihkan ekspor ke Afrika sehingga distribusi barang tidak perlu melalui Terusan Suez,” katanya. Apalagi Afrika, yang dihuni hampir 2 miliar penduduk, juga menjadi pasar produk ekspor yang bagus. Benny pun menyebut beberapa produk jadi dalam negeri yang sukses diterima pangsa pasar Afrika, seperti produk mi instan, sabun colek, dan obat-obatan tanpa resep dokter. Selain Afrika, pasar Timur Tengah juga dinilai punya potensi ekspor besar. (Yoga)

Pemerintah Anggarkan Subsidi KUR Rp 47,78 Triliun

28 Dec 2023
Pemerintah telah menyiapkan anggaran subsidi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 47,78 triliun untuk pembayaran subsidi bunga/subsidi margin KUR tahun berjalan dan pembayaran subsidi bunga KUR periode sebelumnya. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan di Bali, Rabu (27/12/2023), mengatakan, pemerintah tidak hanya berfokus pada kuantitas penyaluran KUR, tetapi juga kualitasnya. (Yoga)

LIBURAN DI BALI, YOGYAKARTA, DAN TOBA MASIH TERFAVORIT

28 Dec 2023

Meski tahun baru kerap dirayakan dengan gemerlap yang kerap diimbuhi modernitas, wisata kultural dan alam nyatanya tetap difavoritkan wisatawan Indonesia. Yogyakarta dengan begitu banyak candi atau Bali yang dibalut eksotisme misalnya, direncanakan meriah ditingkahi aksi musisi-musisi kondang. Laporan tren perjalanan Oyo Travelopedia, Bali merupakan destinasi utama merayakan Tahun Baru 2023. Platform global yang memberdayakan properti dan akomodasi kecil itu mencatat wisata natural dan budaya menjaditujuan wisata paling disukai turis. Sepadan dengan Airbnb yang menempatkannya di papan atas, Bali termasuk primadona untuk menghabiskan liburan tahun baru kali ini. Tren menunjukkan mereka ingin bermalam di kotakota ikonik yang dekat dengan obyek wisata dan pantai indah.

Pantauan Kompas, Rabu (27/12) siang, akses masuk ke Jalan Maliboro dari Jalan Abu Bakar Ali ditutup karena penuh. Selain di pusat kota, wisatawan juga memadati destinasi di kawasan lereng Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, DIY. Bahkan, lonjakan pengunjung di daerah tersebut telah terjadi sejak 18 Desember lalu. Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Wilayah Barat Dardiri  menyebutkan, sejak 18 Desember, wisatawan jip tur lava Merapi paling sedikit 16.000 orang per hari. Bulan-bulan sebelumnya, kunjungan berkisar 10.000-11.000 wisatawan per hari. Tingginya kunjungan diperkirakan sampai tanggal 2 Januari 2024.

Di Danau Toba, Sumatera Utara, dengan panorama alam yang menawan, para pengelola hotel, taman bermain, dan restoran juga gencar berpromosi untuk memikat tamu-tamu. ”Umumnya terpencar-pencar,” ujar Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia Kabupaten Samosir Ombang Siboro. Setiap hotel, contohnya, mengadakan pertunjukan musik, gim, dan makan malam. Tak sedikit tamu yang membawa kembang api untuk dinyalakan pada tengah malam.  Di Simalungun, keramaianumumnya terkonsentrasi di Parapat, demikian pula Toba dengan massa yang berhimpun di Balige. ”Kalau hotel, bikinnya mandiri. Trip ke Danau Toba, sepanjang tepiannya yang cantic bisa diamati. Air terjun di Samosir juga bagus,” tutur Ombang. (Yoga)

KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS

28 Dec 2023

Hanya dalam waktu kurang dari enam bulan tahun ini, Hanoi, ibu kota Vietnam, disambangi dua pemimpin negara adidaya, yang sedang saling sikut, saling ganjal, dan saling serang di berbagai palagan. Mulai dari ekonomi, perdagangan, teknologi, kemampuan militer, hingga persaingan pengaruh di kawasan dan global. Presiden AS Joe Biden adalah yang pertama berkunjung ke Hanoi, melewatkan kehadirannya di KTT ASEAN di Jakarta, pada pertengahan September. Di sana ia meneken sejumlah perjanjian kerja sama, sebagian besar di bidang ekonomi dan teknologi, seperti transaksi pembelian 50 pesawat Boeing 737 Max senilai 7,8 miliar USD, kerja sama pengembangan teknologi kecerdasan buatan generatif (generative AI) antara Microsoft, Nvidia, dan Intel dengan perusahaan teknologi Vietnam, hingga pengembangan industri semikonduktor untuk pasar global yang akan dipusatkan di negara tersebut.  

Tiga bulan kemudian, Presiden China Xi Jinping menyusul menyambangi Hanoi. Ini kunjungan ketiganya ke Vietnam dalam enam tahun terakhir. Di sana, ia secara langsung melihat penandatanganan 37 kesepakatan kerja sama antara China dan Vietnam. Salah satu kesepakatan terbesar kedua negara adalah pengembangan jalur kereta api yang menghubungkan Kunming di Provinsi Yunnan (China) dengan Pelabuhan Haipong (Hanoi). China juga tertarik untuk ikut serta mengembangkan jalur kereta api cepat Hanoi-Ho Chi Minh di Vietnam selatan dengan jarak sekitar 1.545 km, dengan biaya 62 miliar USD. Pandangan yang sama soal kerja sama multi lateral dan pentingnya dialog menjadi salah satu alasan kedua negara menjalin hubungan erat dan damai. Dengan pandangan seperti itu, Xi menyatakan, China menekankan prinsip inklusivitas dalam setiap hubungan yang saling menguntungkan dengan negara-negara mitranya.

Investasi langsung China di Vietnam juga meningkat pesat, dari 628 proyek pada tahun 2008 dengan nilai 2,197 miliar USD menjadi 2.807 proyek pada tahun 2019 dengan total nilai 16,264 miliar USD. China menjadi negara investor terbesar ketujuh di Vietnam. Xi juga menekankan, perbaikan jalur kereta api kedua negara telah meningkatkan volume perjalanan antarwarga dari China ke Vietnam dan sebaliknya. Dampak positif perang dagang AS-China bagi Hanoi adalah banyaknya relokasi usaha dari China ke Vietnam. Delapan bulan pertama tahun 2019, investasi langsung meningkat 7 % dengan nilai 12 miliar USD, lebih besar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. (Yoga)

Menanti Rezeki dari Efek Januari

28 Dec 2023

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mantap melaju di atas 7.200. Usai terdorong window dressing dan Santa Claus rally di akhir tahun ini, pasar bersiap menyambut january effect. January effect adalah fenomena kenaikan harga saham yang biasanya terjadi sepekan sebelum pergantian tahun dan dua pekan di bulan Januari. January effect tak selalu terjadi, dan berbeda di setiap negara, tergantung sejumlah sentimen yang mengiringi. Catatan KONTAN, pada awal 2023 lalu, january effect tidak terjadi di pasar Indonesia. Tapi, di Hong Kong, bursa saham merekah dengan kenaikan 11,15% di pekan terakhir Desember hingga dua pekan pertama Januari. Grandly Christophel, Analis & Branch Manager Jasa Utama Capital Sekuritas Manado mengamati, biasanya january effect hanya terjadi pada awal bulan, sebagai lanjutan window dressing. Menurut dia, tanda-tanda kehadiran january effect terlihat dari posisi IHSG pada penutupan tahun. CEO Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo menambahkan, probabilitas january effect hanya 60% setelah rally di akhir tahun. Ada sejumlah rilis data ekonomi penting. Misalnya, inflasi domestik, FOMC Minutes, data tenaga kerja Amerika Serikat (AS), rilis data inflasi AS, hingga rilis pertumbuhan ekonomi dan indeks manufaktur China. Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus menyarankan investo masuk ke saham-saham sektor perbankan, barang konsumsi, ritel, serta transportasi dan logistik hingga Januari 2024. Saham pilihannya BBCA, BBRI, BBNI, BMRI, ASII, INDF, ICBP, MYOR dan AMRT. Sedangkan Grandly melihat saham perbankan sebagai pilihan menarik untuk mulai dikoleksi. Rekomendasinya adalah BBRI, dan BBTN. Chartered Financial Analyst Head of Research & Fund Manager Syailendra Capital, Rizki Jauhari mengingatkan, sentimen january effect bersifat taktis dibanding katalis positif yang struktural. Ia menyarankan investor menyesuaikan posisi investasi dengan profil risiko.

Realisasi Belanja Daerah Masih Minim

28 Dec 2023

Realisasi belanja daerah tercatat masih minim di sisa akhir tahun 2023. Hingga 26 Desember 2023, tercatat baru terealisasi Rp 976,22 triliun atau baru 75,97% dari target Rp 1.285,08 triliun. Mengutip data sistem informasi keuangan daerah (SIKD) dari laman resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, realisasi tersebut terdiri dari belanja pegawai yang sudah tersalurkan sebesar Rp 350,05 triliun atau 81,89% dari target. Kemudian, penyerapan belanja barang dan jasa baru tersalurkan Rp 272,7 triliun atau 73% dari target. Lalu, realisasi belanja modal tersalurkan senilai Rp 133,8 triliun atau 62,7% dari target. Terakhir belanja lainnya baru tersalurkan Rp 219,57 triliun atau 79,89% dari target. Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman menyayangkan, pemerintah daerah (pemda) sering kali melakukan belanja namun pembayaran atas belanja itu ditumpuk dan baru dibayarkan di akhir tahun. Ia menilai, meski ada transaksi belanja, dampak ke perekonomian atas belanja tersebut akan berbeda, antara dibayarkan sesuai dengan tenggat kontrak dan di luar waktu kontrak. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar percepatan belanja pemerintah pusat dan daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 bisa langsung dieksekusi pada awal tahun. Ia juga mengimbau agar kebiasaan ini tidak diterapkan tahun depan. Khususnya untuk daerah yang realisasi belanjanya yang hingga Oktober 2023 baru mencapai 63%.

KSEI Bidik 2,5 Juta Investor Baru

28 Dec 2023
Kustodian Sentral Efek  Indonesia (KSEI) mengincar penambahan investor  pasar modal sebesar 2,5 juta investor ditahun mendatang. Target ini sejalan dengan roadmap pasar modal yang diusung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia Samsul Hidayat menjelaskan, pada 2027, OJK menargetkan investor pasar  modal bisa menembus 20 juta Single Investor Identification (SID). KSEI mencatat, jumlah investor pasar modal mencapai 12,13 juta per 20 Desember 2023. Capaian ini tumbuh 17,6% dari posisi akhir 2022 di angka 10,31 juta investor. Meski mengalami pertumbuhan sejak awal tahun ini, tetapi Samsul tidak menampik adanya penurunan jumlah investor secara tahunan. Jumlah investor baru bisa menurun karena saat pandemi terjadi lonjakan pertumbuhan investor yang signifikan. Lalu, ada gejolak ekonomi makro, baik di Indonesia maupun di dunia. (Yetede)

Berkah MYOR dari Tahun Pemilu

28 Dec 2023

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) masih menghadapi sejumlah tantangan penjualan di tahun mendatang. Head of Research Mega Capital, Cheril Tanuwijaya melihat, pendapatan dan laba bersih MYOR pada tahun depan akan tetap tumbuh, namun cenderung konservatif. Pasalnya, pelemahan daya beli dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih menjadi tantangan bagi MYOR di tahun depan. "Di sisi lain, ada harapan dari aktivitas Pemilu yang bisa meningkatkan konsumsi kebutuhan primer," kata Cheril kepada KONTAN, Rabu (27/12). Cheril memperkirakan, pendapatan MYOR pada 2024 akan naik 5%-7% secara year on year (yoy) dan laba bersih bakal tumbuh 3%-5% yoy. Namun, mengutip riset Ciptadana Sekuritas tanggal 20 November 2023, manajemen MYOR justru lebih optimistis untuk 2024 dengan menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit hingga 10% yoy. Kenaikan volume penjualan ini kemungkinan akan mendapat dukungan dari dua faktor. Pertama , kenaikan permintaan produk selama perayaan hari-hari besar. Kedua , peningkatan konsumsi domestik yang berkaitan dengan belanja Pemilu. Analis Ciptadana Sekuritas, Putu Chantika Putri memprediksi, MYOR hanya akan mencatatkan kenaikan penjualan 5% yoy pada 2023. Putu memproyeksi, pertumbuhan penjualan 9% pada kuartal IV-2023 karena penjualan ekspor yang lebih banyak berkat pengiriman untuk persiapan Imlek. "Secara historis, kuartal IV menjadi salah satu periode yang mencatatkan performa tertinggi dengan sumbang terhadap total penjualan setahun penuh mencapai 26%-28%," kata Putu. Rasio iklan terhadap total penjualan juga dipertahankan pada 8%-9%, sejalan dengan strategi belanja selektif perusahaan. MYOR terbukti efektif dalam mempertahankan dominasi di hampir semua kategori karena memiliki rekam jejak yang kuat dalam inovasi produk. Dalam laporan riset per 21 November 2023, Analis Indo Premier Sekuritas, Lukito Supriadi dan Andrianto Saputra justru merevisi naik laba bersih MYOR di 2023 menjadi Rp 2,7 triliun-Rp 2,9 triliun, dari sebelumnya Rp 2,6 triliun.