;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

Inilah Saham-Saham Jawara Dunia

30 Dec 2023

Perdagangan saham di sejumlah bursa dunia resmi ditutup, Jumat (29/12). Di kawasan Asia-Pasifik, Indeks Nikkei225 Jepang menjadi indeks dengan performa terbaik, dengan mencatatkan return sebesar 28,24% sepanjang tahun 2023. Adapun performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus puas berada di posisi ketujuh di antara indeks global. Bursa saham Indonesia mencetak return dengan kenaikan segede 6,16% di sepanjang tahun 2023. Nampaknya, tahun ini adalah tahun kejayaan bagi saham-saham manufaktur dan energi, termasuk energi terbarukan. Terbukti, saham-saham sektor ini banyak diburu investor dan harganya naik pesat bahkan memberi cuan multibagger sepanjang tahun. Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan menjadi saham dengan kenaikan harga tertinggi. Emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini mencetak return fantastis, yakni 6.002,27% sejak penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) pada 8 Maret 2023 silam. Di posisi kedua dan ketiga ada saham PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Ketiga saham ini baru listing di bursa pada tahun 2023. Di Singapura, saham SembCorp Industries menjadi top gainers dengan kenaikan 61,46%. SembCorp merupakan perusahaan konglomerasi yang bergerak di berbagai sektor mulai dari utilitas, energi, pengolahan air, dan energi terbarukan. Sedangkan di China, Jepang, dan Korea, saham-saham dari industri manufaktur lebih unggul. Misalnya di Jepang, saham perusahaan baja Kobe Steel memberi return hingga 197,69%. Bahkan, di Korea Selatan, saham TCC Steel melaju hingga 528,52% sejak awal tahun ini. 

Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia (UI), Budi Frensidy mengamati, sektor saham yang unggul juga tak lepas dari dukungan kebijakan pemerintah masing-masing negara. Misalnya, Jepang dan Korea Selatan yang memang lebih maju di bisnis manufaktur. "Sementara, di Indonesia justru tengah terjadi deindustrialisasi," ujar Budi kepada KONTAN, kemarin. Di dalam negeri, saham emiten yang menyasar bisnis hijau cenderung digemari belakangan. Karena itu, saham BREN melaju pesat dan menjadi salah satu saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa lokal. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo mengatakan, pergerakan saham di bursa domestik tidak bisa dibandingkan dengan bursa luar negeri. Menurut dia, masing-masing negara punya sektor unggulan. Di sisi lain, sejumlah saham lapis kedua dan ketiga juga menjadi saham top gainers di bursa saham Indonesia. Misalnya, saham PT Pani Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) yang mencetak return 413,09%. Untuk tahun 2024, kinerja pasar saham global akan lebih menarik, terdorong oleh kebijakan moneter sejumlah negara yang diperkirakan lebih longgar. Sementara, Budi lebih optimistis. Dia memproyeksikan, IHSG bisa naik 10% ke level 8.000 di akhir tahun 2024. Kinerja sektor perbankan, infrastruktur, telekomunikasi, barang konsumsi, dan properti akan punya peluang bagus di tahun 2024.

PERFORMA MENTERENG PASAR SAHAM

30 Dec 2023

Meski diselimuti oleh volatilitas tinggi, pasar saham menutup 2023 di zona hijau. Rekor jumlah emiten baru dan kapitalisasi pasar, serta peningkatan jumlah investor mewarnai performa bursa efek pada tahun ini. Pada penutupan perdagangan 2023, indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,43% ke level 7.272,79 setelah menyentuh level tertinggi tahun ini 7.303,88 pada Kamis (28/12). Secara kumulatif, IHSG menguat 6,16% year-to-date (YtD). Sejalan dengan penguatan IHSG dan rekor penambahan 79 emiten baru pada 2023, kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah yang menyentuh Rp11.762 triliun pada Kamis (28/12). Pada saat yang sama, dua emiten memiliki kapitalisasi pasar ribuan triliun, yakni PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp1.147 triliun dan PT Barito Renewable Energy Tbk. (BREN) Rp1.000 triliun. Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan jumlah perusahaan tercatat saham di BEI telah melampaui 900 pada November 2023 dan bertambah menjadi 903 emiten hingga saat ini. “Kalau secara jumlah IPO di Indonesia year-to-date untuk 2023 itu 79 emiten, atau 6% dari total global IPO, itu nomor 6 di dunia,” ujar Iman dalam konferensi pers peresmian penutupan perdagangan 2023 di Gedung BEI, Jumat (29/12). Tiga emiten baru dengan nilai initial public offering (IPO) paling jumbo pada 2023 ialah PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) Rp8,75 triliun, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) Rp9,06 triliun, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) Rp10,73 triliun. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Indonesia, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi menuturkan terdapat berbagai tantangan yang dihadapi pasar modal Indonesia selama 2023, mulai dari pengetatan suku bunga global, konflik geopolitik di Eropa hingga Timur Tengah, serta momentum persiapan tahun politik domestik. Berbekal kinerja yang ciamik pada 2023, BEI mematok sejumlah target dan terobosan untuk memacu pasar saham pada tahun depan. Di sisi pencatatan efek baru, BEI menargetkan 230 pencatatan baru pada 2024 yang terdiri atas pencatatan saham, efek bersifat utang dan sukuk (EBUS), serta rights issue. Saat ini, BEI masih mengantongi 30 calon emiten dalam pipeline IPO. Sementara itu, transaksi saham juga didorong untuk meningkat menjadi rata-rata Rp12,25 triliun per hari pada 2024 setelah sempat turun menjadi Rp10,75 triliun pada tahun ini. Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat menambahkan investor pasar modal bertambah 1,8 juta investor baru menjadi 12,13 juta. Pada 2024, otoritas pasar modal menargetkan tambahan 2,5 juta investor baru. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy menambahkan diskusi bersama dengan OJK terkait dengan aturan market maker sedang berlangsung dan diharapkan dapat diterapkan sebelum semester II/2024. Analis memperkirakan pasar modal masih akan bergerak fluktuatif pada tahun pemilu 2024. Head of Research InvestasiKu (Mega Capital Sekuritas) Cheril Tanuwijaya mengatakan beberapa sentimen negatif yang akan membayangi pasar modal pada 2024 a.l. ketidakpastian dari Pemilu, perlambatan ekonomi global, dan penurunan daya beli masyarakat domestik. Sementara itu, beberapa saham yang disoroti BNI Sekuritas pada 2024 a.l. BBCA, TLKM, JSMR, ADRO, UNTR, ASII, KLBF, LPPF, HMSP, dan BBRI. Memasuki 2024, SEVP Research BNI Sekuritas Erwan Teguh mengatakan optimisme pasar akan kembali naik. IHSG pun berpotensi meningkat menuju 8.400.

BEI Cetak Prestasi Dunia

30 Dec 2023
Sejak diaktifkannya kembali pasar modal 46 tahun yang lalu, Bursa Efek Indonesia(BEI) berhasil mencatatkan 903 perusahaan terbuka. Perusahaan ini berhasil membawa BEI menduduki peringkat ke-6 dari segi jumlah initial public offering (IPO), serta peringkat ke-9 dari segi total fund-raised di antara bursa-bursa global. Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, sepanjang tahun 2023 pencatatan  efek baru di BEI meliputi 79 saham, 120 emisi obligasi, 3 ETF, 2 EBA-SP, dan 182 waran struktur dengan total fund-raised saham sebesar Rp54,14 triliun dan obligasi sebesar Rp126,97 triliun. Penambahan catatan sebanyak 79 saham baru pada tahun 2023 ini merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia. Pencapaian positif itu, lanjut Iman tercermin dari meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.  Investor pasar saham yang terdiri  dari investor saham, obligasi dan reksa dana meningkat 1,85 juta investor menjadi   12,16 juta investor. (Yetede)

Restrukturisasi Tuntas, Jiwasraya Dilikuidasi

30 Dec 2023
Pemerintah telah berhasil merestrukturisasi sebanyak 99,7% polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) hingga akhir Desember 2023 dan selanjutnya dialihkan ke PT Asuransi  Jiwa IFG (IFG Life. Setelah proses pengalihan itu rampung, pemerintah memastikan bakal melikuidasi perusahaan asuransi yang telah berdiri sejak 1859 atau 164 tahun silam tersebut. Proses likuidasi diperkirakan memakan waktu 1-15 tahun. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pihaknya sedang berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan terkait persyaratan-persyaratan yang harus yang harus dipenuhi agar proses likuidasi  itu bisa dilakukan. Setelah dilikuidasi, perusahaan asuransi yang 100% sahamnya dikuasai oleh pemerintah  tersebut akan menjadi entitas yang tidak lagi berbadan hukum. "Untuk Jiwasraya kami  sedang berdiskusi dengan OJK. Memang kalau Jiwasyara itu nanti arahnya akan dilikuidasi itu ada di tangannya OJK kira-kira apa yang harus terpenuhi hingga akhirnya akan ada likuidasi Jiwasraya ini," kata Kartika. (Yetede)

Antam Tuntaskan Seluruh Transaksi dengan CBL

30 Dec 2023
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Ningho Contemporary Brump Lygend Co.Ltd melalui anak usahanya, Hongkong CBL Ltd. (HKCBL), menuntaskan serangkaian transaksi hilirisasi nikel untuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (electric Vehicle/EV battery) di Indonesia. Sera ngkaian transaksi tersebut meliputi penyelesaian divestasi 39,75 juta saham atau 49% kepemilikan Antam di anak usahanya, PT Sumberdaya Arinda (SDA) kepada HKCBL pada 28 Desember 2023. Jual saham senilai US$ 416,5 juta untuk ekuivalen Rp6,41 triliun ini bertujuan untuk membentuk SDA sebagai Mining JVCO yang akan melaksanakan proyek pertambangan. Dalam waktu bersamaan, Antam juga menentukan diversifikasi sebanyak 12,29 juta atau 10% saham  di PT Feni Haltim (FTH) kepada HKCBL dengan nilai transaksi  sebesar Rp130 miliar. (Yetede)

Ekonomi Tumbuh Kencang, Dunia Usaha Berjalan Kondusif

30 Dec 2023
Pada semester II-2024, periode wait and see dunia usaha sudah berakhir dan diperkirakan laju investasi akan lebih kencang dan penerimaan negara meningkat. Jika pertumbuhan ekonomi bisa dijaga di level 5% sepanjang tahun, dunia usaha bisa berjalan kondusif ditengah tahun politik yang dimulai sejak pertengahan 2023 hingga 2024. Pemilihan umum (pemilu) yang akan berlangsung  pada 2024 dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi domestik. Namun, sumbangan pemilu terhadap pertumbuhan ekonomi 2023 relatif lebih kecil dibandingkan pada 2024, seperti untuk calon presiden  dan calon wakil presiden, serta legislatif daerah dan nasional. Untuk itu, optimalisasi belanja pemerintah dan realisasi transfer dana ke daerah pada kuartal IV-2023 akan bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi 2023. (Yetede)

Pekan Terakhir Desember, Modal Asing Masuk Rp 4,28 Triliun

30 Dec 2023
Bank Indonesia (BI) mencatat, aliran modal asing masuk bersih  bersih ke pasar keuangan  domestik mencapai Rp4,28 triliun dalam periode  27-28 Desember 2023. Dalam keterangan tertulis Jumat (29/12/2023), Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan, perkembangan nilai tersebut berasal dari aliran modal asing masuk bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp0,30 triliun, di pasar saham Rp 2 triliun, dan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp 1.98 triliun. Sejak awal tahun 2023 sampai dengan 8 Desember 2023, total modal asing masuk bersih  di pasar SBN senilai Rp80,45 triliun dan di SRBI Rp 52,81 triliun. Sementara, modal asing keluar bersih di pasar SBN tercatat sebesar Rp10,74 triliun. Lebih lanjut, premi resiko investasi atau premi resiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun per 28 Desember 2023 sebesar 68.92 basis poin (bps), naik terbatas dibandingkan per 22 Desember 2023 yang tercatat sebesar 68,72 bps. (Yetede)

Bantuan makin Sulit Masuk ke Gaza

30 Dec 2023
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengingatkan akan makin sulit untuk memasukkan bantuan yang sangat dibutuhkan ke Jalur Gaza. Kepala bantuan Kemanusiaan  PBB Martin Griffiths mengatakan pada Jumat (29/12/2023) situasi mustahil yang dihadapi masyarakat di Gaza dan orang-orang yang berusaha membantunya. Pasalnya, kondisi di lapangan menunjukkan kondisi kemanusiaan yang memburuk dan laporan menyebutkan  ada puluhan warga sipil tewas terbunuh dalam serangan Israel. "Anda pikir memasukkan bantuan ke Gaza itu mudah? Pikirkan lagi,"  ujar Griffiths dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, yang dilansir Al-Jazeera. "Lembaga Independen Doctors Without Borders (Medicins Sans Frontieres) mengingatkan bahwa epidemi tidak bisa dihindari. Dengan sebagian besar rumah sakit dan klinik tidak beroperasi, ketika orang jatuh sakit mereka tidak punya tempat untuk pergi (mendapat perawatan)," demikian laporan wartawan Al-Jazeera Hani Mahmoud dari Raffah di selatan Gaza. (Yetede)

Kecelakaan Berulang Bisa Hambat Hilirisasi

30 Dec 2023

Perhatian serius perlu diarahkan pada insiden ledakan tungku smelter nikel milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel atau ITSS di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park, Sulawesi Tengah, Minggu (24/12/2023), yang menewaskan 19 orang. Apalagi, kecelakaan di sektor industri berisiko tinggi ini bukan kejadian pertama. Jika tanpa kesungguhan dalam evaluasi dan audit, cita-cita hilirisasi produk tambang bisa terancam. Praktisi pertambangan dan industri Andi Erwin Syarif, di Jakarta, Jumat (29/12), berpendapat, secara prinsip, hilirisasi adalah proses peningkatan nilai tambah. Apabila produksi terhenti akibat kecelakaan kerja, ada sederet dampak ikutan negatif yang merugikan. ”(Itu) termasuk beban biaya yang ditanggung  perusahaan akibat jatuhnya korban, kerusakan infrastruktur, dan waktu yang hilang.

Di sisi lain, pendapatan negara akan berkurang dari pajak, retribusi, dan lainnya. Penerapan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja)tak sekadar tanggung jawab etis, tapi juga memastikan produksi berjalan aman,” ujarnya. Menurut dia, penerapan K3 adalah bagian dari peningkatan produksi, bukan beban biaya. Penerapan K3 di lingkungan kerja smelter perlu diaudit atau diinvestigasi segera guna memastikan efektivitas sistem keselamatan serta konfigurasi teknologi tepercaya dan andal. Dengan begitu, kompetensi sumber daya manusia tersertifikasi. Yang jadi pelajaran, kata Erwin, investasi smelter di Indonesia mesti menerapkan standar K3 internasional yang terkualifikasi, agar tercipta budaya K3 yang kuat di organisasi perusahaan, termasuk peningkatan pengelolaan lingkungan hidup. (Yoga)

Tidak Pasti, Timpang, lalu Apa?

30 Dec 2023

Bank Dunia menyebut 2022 sebagai tahun ketidakpastian dan 2023 sebagai tahun ketimpangan. Pada 2024, perjuangan negara-negara untuk lepas dari dampak buruk pandemi Covid-19 terhadap perekonomian tak mudah. Ada tambahan krisis yang harus dihadapi, antara lain konflik dan kekerasan serta perubahan iklim. Akibatnya, dunia masih sulit untuk pulih seperti sedia kala. Beban semakin berat saat utang negara membengkak. Perubahan iklim juga berakibat buruk, antara lain panen bahan pangan yang anjlok serta banjir dan longsor yang memaksa penduduk untuk mengungsi. Kondisi ini menambah tekanan bagi warga dunia, terutama warga miskin. Berdasarkan data Bank Dunia, sekitar 700 juta orang dari 8 miliar penduduk dunia, dalam kondisi miskin ekstrem atau hidup dengan pengeluaran kurang dari Rp 33.190 per hari. Harga barang yang naik ditambah kondisi ekonomi yang belum pulih membuat pengeluaran membengkak.

Sebagian masyarakat merogoh kocek lebih dalam atau mengikis tabungan demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Sebagian masyarakat berutang guna memenuhi kebutuhan hidup, yang kerap kali salah jalan, yakni meminjam uang ke pinjaman daring ilegal. Adapun masyarakat yang pengeluarannya berkurang selama pandemi karena mengurangi aktivitas bisa menambah investasi. Hal ini yang, antara lain, membuat ketimpangan kian tajam selama pandemi. Data BPS, rasio gini Indonesia pada Maret 2023 sebesar 0,388 atau tertinggi setidaknya sejak Maret 2020. Rasio gini mendekati satu menunjukkan kondisi ketimpangan pendapatan yang makin sempurna. Menjelang tahun yang baru, 2024, api harapan siap dinyalakan. Kendati krisis geopolitik di beberapa wilayah dunia tak kunjung usai dan ancaman krisis iklim masih mendera, keinginan untuk menuju perbaikan kondisi ekonomi tetap mesti dipelihara. (Yoga)