Ekonomi
( 40473 )ADU MONCER SAHAM TAIPAN
Fluktuasi harga saham emiten-emiten milik para konglomerat mewarnai perjalanan pasar modal sepanjang 2023. Taipan pemilik emiten di sektor energi baru terbarukan (EBT), konsumer, dan perbankan mendulang cuan yang tebal. Sedikitnya ada 25 grup konglomerasi yang telah membawa sejumlah entitas bisnisnya untuk melantai di Bursa Efek Indonesia sebagai perusahaan tercatat. Enam nama besar di antaranya ialah Grup Salim, Grup Sinar Mas, Grup Djarum, Grup Astra, Grup Lippo, dan Grup MNC. Emiten-emiten milik crazy rich juga mendominasi daftar perusahaan tercatat dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI. Misalnya, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang memiliki market cappaling jumbo di BEI sebesar Rp1.147 triliun ternyata terafi liasi dengan Grup Djarum. Posisi kedua ditempati oleh emiten milik taipan Prajogo Pangestu PT Barito Renewable Energy Tbk. (BREN) dengan market cap Rp1.027 triliun. Sementara itu, emiten milik Low Tuck Kwong PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) eksis di posisi keempat dengan kapitalisasi pasar Rp661 triliun. EI mencatat top leaders IHSG pada 2023 ialah saham BREN.
Sejak melantai di BEI pada 9 Oktober 2023, BREN meroket 883,97% ke level Rp7.675 per saham dan berkontribusi 267,13 poin terhadap kenaikan IHSG secara year-to-date (YtD). Lonjakan harga saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang terafi liasi dengan keluarga Panigoro juga berkontribusi signifi kan terhadap kinerja indeks komposit tahun ini. Saham AMMN sudah lompat 274,63% sejak listing pada 7 Juli 2023. Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan kinerja saham emiten-emiten grup konglomerasi besar cukup beragam pada 2023. Hal itu akibat terjadinya pengetatan kebijakan moneter. Kiwoom Sekuritas merekomendasikan beberapa emiten dari grup konglomerat, seperti INDF, ICBP, dan BBCA.Terpisah, Pengamat Pasar Modal dan Founder WH Project William Hartanto mengatakan moncernya saham-saham milik Prajogo Pangestu pada tahun ini terdorong katalis positif dari tren EBT. Bloomberg Billionaires Index menempatkan Prajogo Pangestu di posisi pertama orang terkaya Indonesia dan berada di posisi ke-47 orang paling tajir sejagat dengan estimasi kekayaan US$32 miliar.
Terpisah, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menuturkan saham BREN masih dapat mencetak rekor all-time-high (ATH).
Sementara itu, Nafan menilai penguatan harga saham emiten-emiten Grup Tanoko seperti CLEO, DEPO, dan AVIA dalam sepekan terdorong oleh trading jangka pendek. Salah satu sentimennya, CLEO berencana mengoperasikan pabrik air minum di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Sementara itu, Nafan menilai penguatan harga saham emiten-emiten Grup Tanoko seperti CLEO, DEPO, dan AVIA dalam sepekan terdorong oleh trading jangka pendek. Salah satu sentimennya, CLEO berencana mengoperasikan pabrik air minum di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Dari Grup Harita, Direktur Utama PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) Roy Arman Arfandy mengungkapkan fasilitas pemurnian nikel HPAL kedua berkapasitas 65.000 ton per tahun diharapkan mulai operasi pada pertengahan 2024.
PENGEJARAN ASET : TEKA-TEKI MASA BAKTI SATUAN TUGAS BLBI
Teka-teki perihal masa depan Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia masih tak pasti. Perpanjangan yang diharapkan pun belum mendapat lampu hijau dari Kepala Negara, meski urgensi untuk menambah napas kinerja petugas sangatlah tinggi. Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Satgas BLBI) yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 6 Tahun 2021 jo. Keputusan Presiden RI Nomor 16 Tahun 2021, dan berakhir pada 31 Desember 2023.Berdasarkan informasi yang diperoleh Bisnis, di tingkat kementerian teknis yang mencakup Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM telah mencapai kata sepakat untuk memperpanjang masa tugas Satgas BLBI.Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menjadi mitra kerja dari satgas pun memberikan dukungan penuh agar masa bakti tim khusus tersebut diperpanjang. Apalagi, kinerja Satgas BLBI sejauh ini masih terbilang biasa-biasa saja. Dari total hak tagih negara yang harus dikejar senilai Rp110 triliun, satgas baru berhasil mengeksekusi senilai Rp34 triliun atau sektar 30%.Inilah kemudian yang mendasari tingginya urgensi dari perpanjangan masa tugas tersebut. Terlebih, pemanggilan yang dilakukan terhadap obligor/debitur tak sepenuhnya berjalan mulus. Banyak pula yang mangkir atau tidak diketahui keberadaannya.
Sejatinya, sejumlah pejabat Satgas BLBI telah aktif bergerilya meminta dukungan perpanjangan. Ketua Satgas BLBI sekaligus Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban, misalnya, telah mengusulkan hal itu ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.Pun dengan Mahfud Md, Menkopolhukam sekaligus Ketua Dewan Pengarah Satgas BLBI, beberapa waktu lalu langsung berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo untuk meminta perpanjangan. Hanya saja, hingga detik ini masih belum ada legalitas hitam di atas putih perihal permintaan tersebut. Sementara itu, masa kerja Satgas BLBI hanya menyisakan 3 hari. Rasanya mustahil dalam 3x24 jam satgas mampu mengeksekusi kekurangan hak tagih negara senilai Rp76 triliun.Kalangan ekonom pun meminta kepada pemangku kebijakan untuk bertindak cepat dan taktis dalam rangka memulihkan hak tagih negara tersebut. Perpanjangan pun menjadi satu-satunya solusi cermat. Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira menilai perpanjangan masa kerja Satgas BLBI memang mendesak sehingga tidak ada pekerjaan rumah ketika terjadi suksesi kepemimpinan. Di sisi lain, Bhima tidak menampik bahwa upaya untuk mengambil alih Rp110 triliun cukup sulit apabila tidak diimbangi dengan optimalisasi instrumen lain. Di sisi lain, perpanjangan masa tugas itu juga patut diimbangi dengan gerak lincah satgas agar pengambilalihan hak negara bisa akseleratif.
Tahun lalu, pemangku kebijakan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 28/2022 tentang Pengurusan Piutang Negara oleh Panitia Pengurusan Piutang Negara (PUPN), yang bisa menjadi pisau untuk senjata perampas aset BLBI.Dalam regulasi itu, pemerin-tah secara sah dapat mengalienasi hak serta keberadaan debitur apabila tidak kooperatif. Tindakan keperdataan meliputi tidak memperoleh hak atau pelayanan dari lembaga jasa keuangan. Berdasarkan catatan Bisnis, ada delapan obligor BLBI yang menetap di negara tersebut. Persoalannya, tidak semua obligor kooperatif dengan Pemerintah Indonesia.Instrumen regulasi lain adalah Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset yang oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak kunjung dibahas meski telah menerima Surat Presiden (Surpres) Joko Widodo.Faktanya, rancangan RUU itu menjadi senjata tambahan yang bisa mempermudah fungsi Satgas BLBI. Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Mukhamad Misbakhun, mendorong pemerintah untuk melakukan penelusuran aset guna mengoptimalisasi hasil kerja satgas.
PERFORMA MANUFAKTUR : Pemilu Picu Optimisme Pengusaha
Juru bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, optimisme pelaku usaha terus mengalami peningkatan pada semester II/2023. Hal tersebut diyakini bakal berlanjut seiring dengan banyaknya momentum yang bisa memacu peningkatan produk manufaktur pada tahun depan. “Mayoritas responden yang menjawab optimistis menyampaikan keyakinannya terhadap kondisi pasar bakal terus membaik, dan kepercayaannya ditopang oleh kebijakan pemerintah yang lebih baik,” katanya, Kamis (28/12). Berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perindustrian tercatat bahwa 62,4% responden menyatakan optimismenya terhadap kondisi usaha di dalam negeri hingga 6 bulan ke depan. Kepercayaan tersebut juga sejalan dengan persentase pelaku usaha yang menyebutkan kondisi kegiatan usahanya meningkat yang mencapai 31,8% pada Desember 2023, dan 46,8% lainnya menyatakan kondisi usahanya stabil. Setidaknya ada 15 subsektor yang mengalami ekspansi pada kuartal III/2023, di antaranya makanan, kendaraan bermotor trailer, minuman, dan tembakau.
PROSPEK SEKTORAL : PELUANG CUAN DARI AJANG PEMILU 2024
Emiten sektor logistik dan konsumer berpeluang mendulang cuan dari gelaran pemilihan umum (Pemilu) 2024 dan kembali bergeliatnya e-commerce. Demikian juga dengan sejumlah saham sektor tersebut yang berpotensi mendaki. Prospek saham logistik akan mengikuti tren positif seiring aktivitas ekonomi yang kembali pulih. Terlebih, momentum pemilihan umum (Pemilu) 2024 akan mendorong kenaikan saham logistik. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan sektor transportasi dan logistik akan mengalami kenaikan. Namun, pada beberapa jenis bisnis utama tertentu. “Karena daya beli dan konsumsi juga berbeda ketika terjadi Pemilu. Untuk saham logistik, sejauh ini kami masih suka dengan ASSA,” ujar Nico kepada Bisnis, Kamis (28/12). Terpisah, analis Kiwoom Sekuritas Vicky Rosalinda mengatakan, menjelang Pemilu 2024 saham-saham logistik memiliki peluang bertumbuh dari segi pendapatan. Beberapa saham pilihan utama atau top picks Kiwoom Sekuritas yakni ASSA rekomendasi ‘buy’ dengan target harga Rp840, WEHA ‘trading buy’ dengan target harga Rp175, dan NELY ‘trading buy’ dengan TP Rp510. Adapun saham GIAA, dan CMPP direkomendasikan jual. Sementara itu, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana merekomendasikan ‘trading buy’ untuk saham SAPX dengan target harga Rp985 hingga Rp1.045 per saham.
Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto menyebut kinerja sektor logistik last mile delivery atau kurir akan terdongkrak tahun depan. Namun, dia lebih menggarisbawahi peran dagang-el atau e-commerce dalam mendongkrak kinerja sejalan dengan kembalinya TikTok Shop di Tanah Air usai resmi menggandeng Tokopedia. “Kerja sama antara TikTok dengan Tokopedia berpotensi meningkatkan pengiriman last mile, dan AnterAja akan siap melayani pengiriman jika harga yang ditawarkan sesuai,” ujar Prodjo kepada Bisnis, Kamis (28/12). Menurut Prodjo, sebagian besar perusahaan masih menggunakan multiple logistic supplier yang secara umum menghasilkan biaya yang lebih tinggi dan tidak terintegrasi. Oleh sebab itu, ASSA menawarkan layanan logistik terintegrasi melalui cargo share untuk solusi efisiensi biaya. “Perseroan sedang fokus untuk mengembangkan mid mile logistic yang berfokus kepada konsumen B2B, itu menghasilkan profitabilitas yang secara umum lebih baik daripada last mile di e-commerce,” imbuhnya. Langkah serupa juga diambil oleh emiten jasa kurir SAPX Express, PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAPX) yang menyiapkan menyiapkan belanja modal sebesar Rp7 miliar—Rp10 miliar tahun depan. Corporate Secretary SAPX Denny Parhan mengatakan dana capex akan dialokasikan untuk memperkuat operasional, pemasaran, transportasi dan IT. Adapun target volume pada 2024 SAPX Express sebesar 60—70 juta kilogram kiriman. Analis Maybank Sekuritas Indonesia Willy Goutama dalam risetnya menyebut ICBP dan MYOR bakal menerima efek positif pemilu., sementara MAPI akan menjadi proxy utama ritel gaya hidup.
Rendah Realisasi Penyaluran Kredit
Investasi Manufaktur Ditarget Rp 630 T
IHSG Kembali Cetak Rekor
LSJ Prediksi Pilpres Satu Putaran
Garudafood Caplok Seluruh Saham Greatwall di Suntory
Manufaktur Ekspansif selama 2023
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









