Ekonomi
( 40600 )Ekonomi Prorakyat & Probisnis
Memasuki awal 2024, sejumlah ekonom sibuk melempar statement, asumsi dan prediksi dalam meneropong ekonomi di 2024. Pernyataan mereka ada yang bersifat optimis dan ada yang bersifat pesimis. Bahkan pakar ekonomi memprediksi arah ekonomi 2024 menjadi dua cerita yaitu berat di awal dan ringan di akhir. Proyeksi pertumbuhan ekonomi global akan berada diangka 2,4% secara rata-rata. Angka pertumbuhan ekonomi misalnya Bank Dunia menyebut PDB global akan naik 21,1% per tahun, walaupun Bank Dunia memangkas perkiraan menjadi 2,4% menjadi 2,7%. Namun, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan global pulih menjadi 3,0% di 2025. Internasional Monetetary Fund (IMF) menjelaskan ekonomi China akan melambat dengan pertumbuhan hanya 4,5 % di tahun 2024. Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) juga akan mengalami perlambatan ekonomi. Suku bunga yang tinggi akan menjadi penghambat ekspansi aktivitas ekonomi AS. Seharusnya AS berupaya mengarahkan kebijakan fiskal yang akomodatif tetapi tetap berhati-hati. Sedangkan pertumbuhan ekonomi kawasan Eropa di tahun 2024 diperkirakan mampu bertahan di level positif meskipun lemah. Pertumbuhan ekonomi meningkat di kawasan ini didukung oleh inflasi yang sudah lebih terkendali dan efektifnya kebijakan moneter dari European Central Bank (ECB). Situasi negara-negara pemodal (investor) dalam kondisi limbung karena mereka kebanyakan melakukan aktivitas transaksi derivatif, beberapa narasi terkenal dikembangkan oleh penganjur gagasan globalisasi, seperti Keinichi Ohmae yang menganalogikan sebagai dinosaurus yang menunggu mati dengan kegagalan negara dalam mengontrol dan melindungi nilai mata uang sehingga tidak melakukan aktivitas ekonomi riil. Penelitian para ekonom dunia memang menjelaskan bahwa situasi negara investor (pemodal) bukan dalam kondisi baik baik saja, namun penuh dengan kegalauan yang tidak menentu.
Para ekonom menjelaskan bahwa pada 2024 masih memiliki potensi pertumbuhan investasi sebesar 30% secara tahunan (YoY) pada kuartal ini atau hampir Rp400 triliun. Proyeksi tersebut lebih rendah dari realisasi kuartal III/2022 yang tumbuh hingga 42,1% (YoY) senilai Rp307,8 triliun. Bersanding lurus dengan realisasi semester I/2023 baru mencapai Rp678,7 triliun atau 48,5% dari target. Sehingga nantinya realisasi investasi di kuartal III/2023 masih akan bertumpu pada komoditas olahan primer yang berorientasi ekspor. Sementara itu pada tahun 2024, tingkat inflasi dalam negeri diperkirakan oleh para Bankir akan meningkat menjadi sebesar 3,20% dalam rencana anggaran tahunan BI (RATBI). Proyeksi tersebut lebih tinggi dari proyeksi inflasi 2023. Sedangkan inflasi global akan mencapai di angka 3,8 %. Pada Maret 2023, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur dengan menggunakan gini rasio adalah sebesar 0,388. Angka ini meningkat 0,007 poin jika dibandingkan dengan gini rasio September 2022 yang sebesar 0,381 dan meningkat 0,004 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2022 yang sebesar 0,384. Data ini menjelaskan ketimpangan pendapatan jaraknya kian melebar bukan kian mengecil. Dapat dikatakan juga bahwa pertumbuhan ekonomi belum menjadikan pembangunan sebuah bangsa yang produktif berdikari secara ekonomi. Bahkan Eric Maskin dan Kaushik Basu, dua Guru Besar Ekonomi Universitas Cornell, Amerika Serikat, penerima penghargaan Nobel Ekonomi tahun 2007 bependapat jika hanya mengandalkan angka PDB, pemerintah tidak akan menyelesaikan ketimpangan, meskipun pertumbuhan ekonomi tinggi. Maskin dan Basu menyebutkan globalisasi salah satu penyebab ketimpangan kesejahteraan terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Globalisasi akan meningkatkan pendapatan rata-rata, tetapi globalisasi akan menimbulkan masalah distribusi pendapatan karena hanya menguntungkan tenaga terlatih dan terdidik, yang tidak terlatih akan tertinggal bahkan pendapatan mereka akan tergerus.
Minim Dampak Proyek Unggulan
Kebijakan Penghiliran Minim Kontribusi
Kebakaran Smelter di Morowali Terindikasi Pidana
Richard Ferryanto: Industri Asuransi Harus Manfaatkan Bonus Demografi
Euforia Menyambut Tahun Baru Geliatkan Ekonomi
Semarak masyarakat menyambut pergantian tahun menunjukkan geliat
perekonomian di Tanah Air. Pemerintah pun menyiapkan sejumlah langkah untuk melancarkan
perayaan Tahun Baru 2024. Tingginya antusiasme publik, terekam di kawasan Monas,
DKI Jakarta, Jumat (29/12). Di sana, sejumlah warga menyaksikan 11 pikap yang
dihias beragam karakter kekayaan intelektual karya anak bangsa. Misalnya,
karakter Sayuti Koboi Betawi, maskot Jakarta-JeKaTe, Si Juki, Si Unyil, dan Sri
Asih. Mobil itu bakal ditampilkan dalam parade bertajuk ”Jakarnaval” saat malam
pergantian tahun, Minggu (31/12). Parade itu bagian dari Malam Muda Mudi,
Jakarta Kota Global.
Selain pengunjung, pedagang di sekitar Monas juga antusias menyambut
pergantian tahun, Umairoh (35), pedagang di Lenggang Jakarta, misalnya, mengaku
bisa meraup uang Rp 1 juta dari hasil berjualan telur gulung di Monas. ”Alhamdulillah
beberapa minggu ini pembelinya banyak. Monas sedang ramai pengunjung selama
masa liburan,” ucap perantau asal Madura, Jatim, ini. Geliat ekonomi menjelang pergantian
tahun juga tampak dalam Big Bang Festival di Jakarta International Expo Kemayoran.
Ajang cuci gudang aneka produk dengan harga murah ini berlangsung sejak 22 Desember
2023 hingga Senin (1/1). Okta Wibisono (26), pendiri Baper Store (salah satu
tenant yang berpartisipasi), mengaku bisa menjual 400-500 pasang sepatu setiap
hari. ”(Omzet) hampir tembus Rp 150 juta sehari. Kalau biasa paling satu hari
Rp 10 juta-Rp 15 juta digabung dari dua toko,” ujarnya.
Tri Septiadi (28), kepala toko mainan milik PT Agata Promar yang
juga terlibat di festival itu, menyebut pendapatannya mencapai Rp 50 juta
sehari. Ia menargetkan selama 11 hari cuci gudang bisa meraup Rp 1 miliar. Kemeriahan
pergantian tahun juga terlihat di sejumlah hotel di Jakarta. Director of
Marketing Services The Langham Jakarta Malinda Yasmin mengatakan, pemesanan
kamar di hotelnya mendekati 90 %. Ia optimistis okupansi hotel saat malam Tahun
Baru menyentuh 100 %. Tingginya okupansi hotel juga dirasakan Raffles Hotel. ”Untuk
tingkat hunian hotel selama 31 Desember 2023-1 Januari 2024 sudah 91 %,” kata Mirah
Marhaendra, Director of Marketing Communications Raffles Jakarta. (Yoga)
Bertahan Hidup dengan Terus Bekerja
Saat menghadiri Pertemuan Menteri Tenaga Kerja dan
Ketenagakerjaan (Labour and Employment Ministers’ Meeting) G20, di India, 20-21
Juli 2023, Director General ILO, Gilbert F Houngbo mengatakan, dunia terus bergulat
dengan guncangan dan risiko global. Situasi ini memperlambat kemajuan pembangunan
berkelanjutan dan menantang keadilan sosial bagi para pekerja. Pada skala
global, tingkat pengangguran tahun 2023 turun di bawah tingkat sebelum pandemi
Covid-19, yaitu lebih kurang 5,3 %. Namun, tingkat pengangguran di
negara-negara berpenghasilan rendah dikhawatirkan belum akan pulih seperti sebelum
pandemi. Kendati sejumlah kawasan, seperti Amerika Latin dan Karibia, Asia Tengah,
serta Asia Barat, berusaha mengurangi tingkat pengangguran, ILO menemukan bahwa
penciptaan lapangan kerja yang malahan muncul justru berasal dari sektor
informal.
Masalah berikutnya adalah kesenjangan lapangan kerja atau jobs
gaps yang ternyata terjadi secara global, mencakup semua individu yang ingin
bekerja,tetapi belum tentu aktif mencari pekerjaan karena ketidakcocokan
keterampilan. Negara-negara berpendapatan rendah memiliki tingkat jobs gaps
tertinggi pada 2023 di 21,5 %, sedang negara-negara berpendapatan tinggi rendah
di 8,2 %. Sedang di Indonesia, dengan situasi perekonomian dan perburuhan yang
semakin menantang akibat inflasi global dan dampak perang Rusia – Ukraina serta
perang Gaza, baik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said
Iqbal maupun Direktur Eksekutif Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS)
Syarif Arifin berpendapat, opsi terbaik bagi pekerja hanyalah bertahan hidup
sembari tetap bisa bekerja. Pekerjaan sampingan yang kini mulai marak diambil
pekerja tetap hanya akan membuat waktu istirahat mereka berkurang. (Yoga)
Manufaktur Ditargetkan Tumbuh 5,8 Persen pada 2024
Kemenperin menargetkan produk domestik bruto (PDB) industri
manufaktur pada 2024 bertumbuh 5,8 % dan berkontribusi 17,9 % terhadap total
PDB nasional. Untuk mencapai target tersebut, tiap subsektor Industri akan
didorong tumbuh signifikan. Dalam lokakarya wartawan di Denpasar, Bali, Kamis (28/12)
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, tahun depan pihaknya
menargetkan pertumbuhan industri manufaktur sebesar 5,8 %, lebih tinggi
dibandingkan proyeksi tahun 2023 di 4,81 %. Adapun kontribusi industri manufaktur
terhadap PDB nasional pada 2024 ditargetkan 17,9 %, meningkat dibandingkan proyeksi
tahun 2023 di 16,91 %.
Menurut Agus, untuk mencapai target pertumbuhan itu, pihaknya
telah menetapkan target pertumbuhan untuk tiap subsektor industri yang berada
di bawah binaan tiap direktorat jenderal (ditjen). Pada 2024, subsektor industri
agro ditargetkan tumbuh 6,14 %; industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT) 4,76
%; industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika (ILMATE) 6,87 %;
serta industri kecil, menengah, dan aneka (IKMA) ditargetkan tumbuh 4,25 %. (Yoga)
Evaluasi Keuangan Akhir Tahun
Evaluasi keuangan adalah hal yang penting dilakukan saat
terjadi perubahan dalam tahapan kehidupan atau saat memasuki babak waktu yang baru,
sehingga akhir tahun menjadi momen yang sangat baik untuk melakukan evaluasi
keuangan. Evaluasi keuangan atau financial checkup adalah pemeriksaan keuangan
pribadi, mulai dari perjalanan arus kas saat ini, potret utang dan aset, hingga
perkembangan investasi untuk pensiun dan lainnya. Evaluasi dapat dilakukan
sendiri atau dengan bantuan pakar keuangan. Pertama, evaluasi jumlah penambahan
aset dan pinjaman. Aset dalam neraca keuangan pribadi terbagi menjadi tiga komponen,
yaitu aset kas, asset investasi, dan aset konsumsi. Area pertama
mengidentifikasi saldo berbagai aset yang dimiliki sejak awal tahun 2023 hingga
saat ini. Berikutnya, buat daftar saldo pinjaman yang belum lunas. Sangat disarankan
untuk menjaga arus kas rumah tangga agar tetap positif. Selisih antara jumlah
aset dan jumlah pinjaman merupakan kekayaan bersih.
Kedua, evaluasi saldo dana darurat. Dana darurat untuk rumah
tangga yang ideal jumlahnya setara 12 bulan dikalikan pengeluaran rutinnya, contoh,
bila pengeluaran rutin keluarga Rp 5 juta setiap bulan, dana darurat minimal
yang perlu dimiliki adalah Rp 60 juta. Ketiga, evaluasi kondisi dan situasi
sumber pemasukan. Bagi mereka yang mengalami penurunan penghasilan, perlu
menghemat dan merubah gaya hidup. Keempat, evaluasi apakah pengeluaran
bertambah atau dapat dihemat. Kelima, evaluasi penambahan jumlah tabungan dana darurat
serta aset investasi secara khusus. Selain melakukan evaluasi terhadap proses
dan kedisiplinan dalam menabung dan investasi, sebaiknya mengevaluasi apakah sudah
meluangkan waktu berkualitas bersama keluarga di tahun ini. (Yoga)
Parade Berkah Tahun Baru
Malam Muda Mudi Jakarta Kota Global jadi tema utama pesta malam
Tahun Baru di Ibu Kota. Ada begitu banyak acara yang digelar untuk merayakan kegembiraan
warga. Monas menjadi salah satu tempat perayaan tersebut, seperti tahun-tahun
sebelumnya. Pada Jumat (29/12) Kompas melihat persiapannya. Tenda-tenda sudah
dibangun, kendaraan taktis aparat kepolisian pun ikut berbaris. Pesta itu
disambut gembira oleh pembuat properti karnaval hingga pedagang kaki lima. Bagi
mereka, pesta Tahun Baru kali ini berbeda karena tahun-tahun sebelumnya masih
ada pembatasan pandemi Covid-19. Kebahagiaan itu, terpancar dari wajah Jukiyono
(45) bersama puluhan pekerja tim artistik yang sedang berjibaku mendekorasi 11 mobil
hias peserta parade dengan beragam karakter kekayaan intelektual karya anak
bangsa. Beberapa di antaranya Sayuti Koboi Betawi, Maskot Jakarta-JeKaTe, Si
Juki, Si Unyil, dan Sri Asih. Jukiyono cukup sering berkeliling Indonesia untuk
mengerjakan dekorasi, tetapi baginya Jakarta memberikan upah paling besar, Rp 200.000-Rp
250.000 per hari. Jika pekerjaan lebih rumit, bayarannya ditambah menjadi Rp
150.000.
Umairoh (35), pedagang kaki lima di pusat kuliner Lenggang Jakarta,
juga bersyukur karena kawasan Monas ramai pengunjung. Ia mengaku bisa mendapatkan
uang Rp 1 juta dari hasil berjualan telur gulung di kawasan Monas. ”Alhamdulillah
beberapa minggu ini pembelinya banyak. Monas sedang ramai pengunjung selama
masa liburan,” ucapnya. Kegembiraan juga bisa jadi dirasakan para pelaku UMKM
yang akan terlibat di Malam Muda Mudi. Sebanyak 84 UMKM akan ikut andil dalam
bazar UMKM. Mereka akan berada dalam 42 tenant berbentuk warung listrik. Perayaan
Tahun Baru juga digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Hari
itu, gelaran cuci gudang Big Bang Festival memasuki hari ketujuh. Acar digelar
sampai Tahun Baru usai, total 11 hari. ”Pecah banget! Menurut saya ini di luar
prediksi, di luar ekspektasi sampai segede ini!” seru Okta Wibisono (26) pendiri
Baper Store, toko busana bekas, sepatu, hingga kemeja beken di Aula B1 JIExpo,
Kamis (28/12). Sebagian dijual dengan harga diskon besar dari normalnya Rp 350.000
menjadi Rp 200.000. Tak heran kiosnya ramai. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









