;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Indonesia Jaga Ekspor Minyak Sawit ke Pakistan

13 Jan 2024

Ekspor minyak sawit Indonesia ke Pakistan mencapai hampir 3 juta ton setiap tahun. Suplai ini untuk memenuhi 90 % kebutuhan minyak nabati mereka sebagai bahan baku industri. Indonesia ingin menjaga, bahkan meningkatkan pasokan minyak sawit ke Pakistan ini untuk mengantisipasi dampak persyaratan nondeforestasi, terutama ke Uni Eropa, Inggris, dan AS. Di sisi lain, Pakistan juga menginginkan hubungan imbal balik, seperti keseimbangan neraca perdagangan mereka dengan Indonesia ataupun kerja sama lain. Dari total 4,3 miliar USD nilai impor Pakistan dari Indonesia, sekitar 3,1 miliar USD berupa komoditas minyak sawit. ”Dalam pertemuan dengan Kadin dan pemerintah di sini selalu muncul soal kepastian pasokan (minyak sawit). Muncul juga permintaan mengapa tidak ada nilai lebih di sini,” kata June Kuncoro Hadiningrat, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Karachi, Pakistan, Kamis (11/1/2024), di Karachi.

Ia saat itu menerima rombongan peserta dari Indonesia yang akan hadir dalam Konferensi Minyak Nabati Pakistan (Pakistan Edible Oil Conference/PEOC) 2024 yang berlangsung di Karachi, Sabtu (13/1). Ajang tahunan ini diikuti para produsen dan industri sawit sejumlah negara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Pakistan. Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam Menko Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud, yang juga turut dalam rombongan, mengatakan, Pakistan pasar ekspor minyak sawit penting bagi Indonesia. Pakistan di peringkat ketiga setelah China dan India dalam hal tujuan ekspor sawit dari Indonesia. ”Menghadapi pasar lain yang semakin banyak cerewetnya, jangan sampai terjadi penurunan (ekspor sawit) ke Pakistan,” tuturnya. (Yoga)

Panen Melimpah, Saatnya Berburu Durian Murah di Palembang

13 Jan 2024

Bulan Januari-Maret merupakan masa panen durian di Susel. Sejumlah daerah di Sumsel dibanjiri durian, termasuk di Palembang. Para penggemar berburu ”si raja buah” yang enak dengan harga murah. Dede (29) memilih durian yang kulitnya mulai kecoklatan, lalu mencium aromanya. Kalau kurang harum, dipilihnya durian yang lain, kemudian durian itu diketuk-ketuk dengan pisau milik penjual durian. Suara ”nyaring” karena ada rongga antara isi dan kulit di dalam durian akan menandakan buahnya sudah matang. ”Ini teknik dasar memilih buah durian yang enak,” ujar warga Kertapati, Palembang itu, saat membeli durian di Pasar Durian Kuto, Palembang, Kamis (11/1/2024) malam. Isinya sesuai yang diharapkan. Ada durian berwarna putih dengan rasa manis pahit, ada yang berwarna kuning dengan rasa manis legit. Ada yang dagingnya tebal, ada juga yang tak terlalu tebal.

”Dengan harga Rp 25.000 per buah, kualitas dan ukuran durian ini sesuai harapan,” ucapnya. Dede dan keluarganya sangat menggemari durian. Kalau musim panen di Sumsel tiba, mereka pasti berburu durian. Sejak pekan pertama tahun ini, durian mulai berdatangan ke Palembang. Tak heran, penjual durian dadakan bermunculan di sejumlah pinggiran jalan. Untuk memancing pembeli, mereka memasang plang harga durian, mulai dari yang termurah Rp 5.000 per buah, Rp 10.000, dan Rp 15.000. Pemilik kios durian Aduhai di Pasar Durian Kuto, Aman (63), menuturkan, musim durian di Sumsel biasanya berlangsung selama Januari-Maret. Namun, masa puncak panen baru terjadi pada Februari. ”Sekarang masih tergolong masa awal panen sehingga buah yang dihasilkan belum terlalu banyak,” ujar Aman yang ikut orangtua berjualan durian di Pasar Kuto sejak 1974.

Sebagian besar durian yang masuk ke Palembang berasal dari Kabupaten Muaraenim. Kalau sudah puncak panen, durian yang masuk berasal dari banyak daerah, antara lain Kabupaten Lahat, Lubuklinggau, Ogan Komering Ulu, dan Musi Banyuasin. Aman menerima 1.100-1.300 buah durian per hari yang tiba setiap pukul 05.00. Durian dijual sesuai ukuran, yang kecil Rp 10.000-Rp 25.000 per buah, yang sedang Rp 35.000 per buah, dan yang besar Rp 50.000 per buah. Ada pula durian montong lokal seharga Rp 70.000-Rp 150.000 per buah. Pasar Kuto adalah pusat lapak pedagang durian yang eksis sejak tahun 1970-an. Di sana, durian dijual sepanjang tahun. Melihat fenomena itu, Pemkot Palembang meresmikan lokasi itu menjadi destinasi wisata durian dengan nama Pasar Durian Kuto pada awal 2020. (Yoga)

SIASAT MASYARAKAT HADAPI EKONOMI 2024

13 Jan 2024

Sejumlah lembaga menyebutkan, ekonomi tahun 2024 belum tentu akan lebih baik dari tahun lalu, bahkan diprediksi cenderung melemah. Hasil jajak pendapat Kompas pada 3-5 Januari 2024 menunjukkan, lebih dari separuh responden (54,4 %) mengkhawatirkan gejolak kenaikan harga kebutuhan pokok. Kekhawatiran lain responden ialah ancaman krisis global dan ketersediaan lapangan kerja. Meski sempat membayangi perlambatan ekonomi, inflasi Indonesia kini relatif terkendali. Inflasi Desember 2023 masih terjaga sebesar 2,61 % dan dalam rentang target yang ditetapkan pemerintah berkisar 3±1 %. Angka inflasi ini lebih rendah dibandingkan November 2023. Terkendalinya inflasi tersebut belum mampu menekan harga menjadi lebih terjangkau. Sejumlah harga riil kebutuhan terpantau mengalami kenaikan sepanjang tahun lalu. Beras, pada awal tahun 2023 harganya rata-rata Rp 10.550 per kg, tetapi di pengujung tahun 2023 harganya naik 18 % menjadi Rp 12.500 per kg. Kenaikan harga ini juga terjadi pada kebutuhan pokok rumah tanga lainnya, seperti gula pasir, minyak goreng, bawang putih, hingga cabai.

Kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan itu berpotensi menimbulkan kekhawatiran, terutama dari golongan sosial ekonomi menengah ke bawah. Menyikapi sejumlah kekhawatiran perekonomian Indonesia akibat gejolak ekonomi global, publik pun mengatur strategi guna tetap bertahan di tahun ini. Hal yang paling banyak persiapkan adalah mencari sumber pendapatan lain atau sampingan sebagai persiapan jika sewaktu-waktu harga kebutuhan naik tak terkendali. Nita (34), karyawan swasta di Semarang, Jateng, Ibu anak satu itu berjualan buku anak sebagai upaya memperoleh pendapatan sampingan. Ide itu berawal dari kegemaran anaknya pada buku cerita dan menggambar. Sembari berbelanja untuk hobi anaknya, Nita membeli buku lebih dari yang dibutuhkan dan dijual kepada teman-temannya. Selain kepada teman kerjanya, Nita rutin memasarkan usaha sampingannya melalui media sosial. Di era serba digital saat ini, mencari pendapatan sampingan relatif lebih mudah. Selain dapat menjadi ruang untuk pemasaran, media digital bisa menjadi tempat meraup rupiah. Misalnya, membuat konten yang dibagikan melalui kanal-kanal media sosial. (Yoga)

OJK: Proposal BTN Akuisisi Bank Muamalat Segera Diterima

13 Jan 2024
Proposal rencana PT bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang hendak mengakuisisi  pionir bank syariah, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, diperkirakan tidak lama lagi akan diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Diskusi pihak terkait sih sudah lama, tapi proposal belum kami terima. Mungkin enggak lama lagi ya," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. Dian menegaskan bahwa saat ini belum ada permohonan perizinan terkait rencana aksi korporasi dimaksud. Namun demikian, kedua pihak telah melakukan komunikasi dengan OJK. "Dalam hal terdapat bank mengajukan permohonan kepada  OJK, maka kami akan segera mengevaluasi dan memproses sesuai ketentuan yang berlaku," sambung dia. (Yetede)

Bank Optimistis Capai Target Penyaluran KUR

13 Jan 2024
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator  Bidang Perekonomian RI telah menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 300 triliun di 2024. Perbankan nasional meyakini dapat memenuhi target penyaluran kredit kepada segmen usaha UMKM tahun ini. Sebagai bank portfolio UMKM terbesar di Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mendapatkan alokasi KUR terbesar untuk tahun 2024, yakin senilai Rp 165 triliun. Jatah tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan target  tahun 2023 sebesar Rp 194,4 triliun. "Ya karena target nasionalnya juga turun," ujar Direktur Bisnis mikro BRI Supari kepada Investor Daily, Jumat (12/1/2024). Supari mengungkapkan bahwa alokasi KUR harus senilai  dengan pagu anggaran subsidi  KUR 2024  dari APBN. Senilai Rp 47,7 triliun.  BRI berkomitmen untuk dapat memenuhi target tersebut  mengingat  saat ini BRI sudah memiliki infrastruktur  yang memadai serta sumber pertumbuhan baru melalui  ekosistem ultramikro bersama PT Pegadaian Nasional Madani (PNM). (Yetede)

Prabowo: Hilirisasi Ekonomi Dapat Majukan UMKM

13 Jan 2024
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan, pembenahan perekonomian melalui hilirisasi dapat membantu pemerintah memajukan pelaku UMKM. Hilirisasi ekonomi perlu dilakukan  agar pendapatan negara dari seluruh sektor usaha bisa bertambah. Setelah penerimaan negara bertambah, lanjut prabowo, maka Pemerintah perlu melakukan kehendak politik atau political will agar anggaran tersebut bisa dialokasikan untuk pengembangan UMKM. Pada kesempatan itu, Mantan Danjen Kopassus itu mengatakan, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri  berjasa dalam pembangunan negara. "Dengan pondasi yang dibangun pemerintah seperti ini Presiden Jokowi termasuk berhasil  mengelola ekonomi, negara perdamaian," kata dia. Karena itu dia meyakini bahwa pembangunan ekonomian akan terus berlanjut sesuai dengan cita-cita para presiden sebelumnya dan pendiri bangsa. (Yetede)

RI Berpotensi Jadi pemain Utama Industri Halal Dunia

13 Jan 2024
Indonesia memiliki potensi  besar sebagai produsen utama dalam industri halal dunia. Indonesia juga memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia sejumlah 240 juta penduduk Indonesia beragama Islam pada 2023. Potensi ini tidak hanya  sisi konsumen tetapi juga sisi produsen. "Artinya, penduduk Indonesia  memiliki peluang sangat besar  untuk produksi barang yang bersifat halal sehingga bisa ekspor ke 8 miliar penduduk dunia. Jadi perspektifnya harus melihat keluar (outward looking) dari 240 juta penduduk Indonesia ke 8 miliar penduduk dunia," kata Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Izzudin Al Faras Adha.  Saat ini, 46 lembaga penelitian halal di Indonesia yang bergerak di bidang tersebut masih menghadapi tantangan  dalam mencari data penelitian, memiliki dan memelihara  laboratorium yang layak, serta keterbatasan sumber daya manusia. (Yetede)

Bertahap Melebarkan Bisnis Kargo

13 Jan 2024
LAIN cerita dengan badan usaha milik negara (BUMN) galangan kapal yang nyaris pailit, BUMN pelayaran dan penyeberangan justru sedang menggenjot peluang bisnis yang semula hanya bersifat sampingan. PT Pelayaran Indonesia (Persero) atau Pelni, misalnya, yang akan menambah jumlah kapal untuk bisnis kargo yang sedang berkembang. Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Evan Eryanto mengatakan penjadwalan operasional kapal Pelni yang tepat waktu telah menarik minat pengusaha logistik. Layanan yang ramai dipakai adalah kargo titipan di kapal penumpang. “Dengan jadwal reguler, kapal penumpang mengantar barang lebih cepat dibanding kapal kontainer,” ujarnya kepada Tempo, kemarin.  

Tiga tahun lalu, di tengah ketatnya pembatasan mobilitas, Pelni menjadi salah satu operator transportasi yang menjadikan bisnis kargo sebagai sumber pendapatan utama. Pada Oktober 2021, kontribusi kargo terhadap total pendapatan Pelni naik 115 persen secara tahunan. Saat itu, armada penumpang Pelni mengangkut barang sebanyak lebih dari 30 ribu ton per meter kubik. Volume itu naik 29 persen dibanding pada periode yang sama 2020.  Perusahaan sempat memakai ruang atas kapal untuk membawa red pack atau barang penumpang yang beratnya melampaui kapasitas bagasi gratis 40 kilogram. Pada periode yang sama, hasil angkut kapal kontainer Pelni pun mencapai 10.519 TEUs (satuan ukuran peti kemas), naik 18,7 persen dibanding 8.858 TEUs pada 2020.  Per Agustus 2023, volume pengangkutan kargo Pelni sudah menembus 62.166 ton per meter kubik. Adapun volume layanan kargonya menembus 11.908 TEUs. Meski kontribusi per segmen barang belum dirinci, Pelni membukukan pendapatan Rp 2,65 triliun, dengan laba bersih Rp 113,32 miliar, pada paruh pertama tahun lalu. (Yetede)

Nihil Pilihan Selain Melebur

13 Jan 2024
Penyatuan badan usaha milik negara (BUMN) bidang galangan kapal sudah di depan mata. Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Pongky Afriandita mengatakan tiga perusahaan pelat merah yang melayani jasa perawatan dan pembangunan kapal harus dileburkan agar pulih dari tekanan bisnis masing-masing. “Peleburan ini demi meningkatkan sinergi bisnis dalam melayani seluruh titik strategis pelayaran,” ujar Pongky kepada Tempo, kemarin, 12 Januari 2023. Ketiga perusahaan yang akan dilebur adalah PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) atau DKB, PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) atau DPS, dan PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau IKI.

Rencana merger galangan kapal digaungkan Menteri BUMN Erick Thohir sejak pertengahan 2023. Rencana ini menjadi salah satu prioritas Kementerian yang beriringan dengan target peleburan kluster BUMN lain, salah satunya perusahaan negara di bidang konstruksi alias BUMN karya. Setidaknya ada 14 BUMN bermasalah yang sedang direstrukturisasi oleh PT PPA. Menurut Pongky, restrukturisasi menyasar semua aspek vital dalam BUMN, dari karyawan, sistem operasional, keuangan, hukum, hingga arah kebijakannya. Anak usaha Danareksa ini sebelumnya sudah menyiapkan obligasi senilai Rp 2 triliun untuk membiayai restrukturisasi dan revitalisasi BUMN-BUMN yang menjadi pasien PT PPA. (Yetede)

Ekspor Benih Lobster Masih Tuai Kontroversi

12 Jan 2024

Pemerintah berencana menuntaskan regulasi terkait dengan ekspor benih bening lobster pada akhir Januari 2024. Kebijakan membuka keran ekspor benih itu sempat menuai kontroversi publik berkaitan dengan keberlanjutan sumber daya atau plasma nutfah, serta terpukulnya budidaya lobster dalam negeri. Salah satu program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam periode 2021-2024 adalah perikanan budidaya berkelanjutan dengan fokus pada pengembangan komoditas unggulan, yakni udang, lobster, kepiting, rumput laut, dan nila. Guru Besar Sumber Daya Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan IPB University Luky Adrianto berpendapat, ekspor berupa benih sumber daya ikan, termasuk di dalamnya benih bening lobster, seharusnya memperhitungkan aspek neraca sumber daya ikan dan bukan hanya neraca ekspor dalam perspektif ekonomi.

”Neraca sumber daya ikan sangat penting dalam perspektif spasial dan temporal,” katanya, saat dihubungi, Kamis (11/1/2024). Benih bening lobster memiliki karakteristik spasial berupa ruang yang terbatas serta temporal dalam kaitan siklus hidup. Dengan demikian, stok lobster di suatu lokasi tidak selalu berlimpah sepanjang tahun serta bergantung pula pada kualitas ekosistem. Pengelolaan berbasis wilayah perikanan dinilai sangat penting untuk memastikan keberlanjutan stok benih lobster. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dalam konferensi pers ”Outlook dan Program Prioritas Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2024”, Rabu (10/1), memaparkan, payung hukum terkait dengan kebijakan ekspor benih bening lobster sedang disusun agar keran ekspor benih itu bisa dibuka dan memberikan manfaat bagi negara. ”Targetnya akhir bulan ini aturan bisa selesai,” ujarnya. 

Penasihat Himpunan Budidaya Laut Indonesia (Hibilindo) Effendy Wong mengingatkan, sewaktu keran ekspor benih bening lobster dibuka pada 2020, penyelundupan benih lobster itu masih tetap berlangsung. Sementara itu, kewajiban bagi eksportir benih lobster untuk mengembangkan budidaya lobster di dalam negeri terindikasi praktik manipulasi. Effendy meminta komitmen pemerintah untuk mendorong hilirisasi perikanan dengan tidak mengeksploitasi benih atau plasma nutfah untuk diekspor. Budidaya lobster sebagai komoditas unggulan perikanan Indonesia harus didorong untuk berdaya saing dan menghasilkan nilai tambah. Kebijakan ekspor benih merupakan langkah mundur budidaya lobster di Indonesia dan, sebaliknya, hanya akan menguntungkan pembudidaya lobster di Vietnam. (Yoga)