;

SIASAT MASYARAKAT HADAPI EKONOMI 2024

Ekonomi Yoga 13 Jan 2024 Kompas
SIASAT MASYARAKAT
HADAPI EKONOMI 2024

Sejumlah lembaga menyebutkan, ekonomi tahun 2024 belum tentu akan lebih baik dari tahun lalu, bahkan diprediksi cenderung melemah. Hasil jajak pendapat Kompas pada 3-5 Januari 2024 menunjukkan, lebih dari separuh responden (54,4 %) mengkhawatirkan gejolak kenaikan harga kebutuhan pokok. Kekhawatiran lain responden ialah ancaman krisis global dan ketersediaan lapangan kerja. Meski sempat membayangi perlambatan ekonomi, inflasi Indonesia kini relatif terkendali. Inflasi Desember 2023 masih terjaga sebesar 2,61 % dan dalam rentang target yang ditetapkan pemerintah berkisar 3±1 %. Angka inflasi ini lebih rendah dibandingkan November 2023. Terkendalinya inflasi tersebut belum mampu menekan harga menjadi lebih terjangkau. Sejumlah harga riil kebutuhan terpantau mengalami kenaikan sepanjang tahun lalu. Beras, pada awal tahun 2023 harganya rata-rata Rp 10.550 per kg, tetapi di pengujung tahun 2023 harganya naik 18 % menjadi Rp 12.500 per kg. Kenaikan harga ini juga terjadi pada kebutuhan pokok rumah tanga lainnya, seperti gula pasir, minyak goreng, bawang putih, hingga cabai.

Kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan itu berpotensi menimbulkan kekhawatiran, terutama dari golongan sosial ekonomi menengah ke bawah. Menyikapi sejumlah kekhawatiran perekonomian Indonesia akibat gejolak ekonomi global, publik pun mengatur strategi guna tetap bertahan di tahun ini. Hal yang paling banyak persiapkan adalah mencari sumber pendapatan lain atau sampingan sebagai persiapan jika sewaktu-waktu harga kebutuhan naik tak terkendali. Nita (34), karyawan swasta di Semarang, Jateng, Ibu anak satu itu berjualan buku anak sebagai upaya memperoleh pendapatan sampingan. Ide itu berawal dari kegemaran anaknya pada buku cerita dan menggambar. Sembari berbelanja untuk hobi anaknya, Nita membeli buku lebih dari yang dibutuhkan dan dijual kepada teman-temannya. Selain kepada teman kerjanya, Nita rutin memasarkan usaha sampingannya melalui media sosial. Di era serba digital saat ini, mencari pendapatan sampingan relatif lebih mudah. Selain dapat menjadi ruang untuk pemasaran, media digital bisa menjadi tempat meraup rupiah. Misalnya, membuat konten yang dibagikan melalui kanal-kanal media sosial. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :