;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

OJK Proyeksikan Pertumbuhan Kredit Lebih Lambat

21 Feb 2024
Otoritas jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan kredit tahun ini tumbuh 9-11% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan target OJK dan juga proyeksikan Bank Indonesia (BI) tahun sebelumnya yang sebesar 10-12% (yoy).  Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengungkapkan, stabilitas sektor jasa keuangan nasional terjaga didukung  oleh permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, dan profil risiko  yang terjaga sehingga mampu menghadapi potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi global. "Mencermati berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi, serta kebijakan-kebijakan yang akan diambil, OJK optimis tren positif kinerja sektor keuangan akan berlanjut. Kredit perbankan diproyeksikan tumbuh sebesar 9-11%, didukung pertumbuhan dana ketiga sebesar 6-8%" ungkap Mahendra. (Yetede)

Presiden Ajak Industri Jasa Keuangan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

21 Feb 2024
Presiden RI Joko Widodo mengajak pelaku industri jasa keuangan untuk terus menjaga ekonomi Indonesia agar inklusif dan berkelanjutan ditengah situasi geopolitik yang masih belum kondiusif. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa keuangan Tahun 2024, Selasa (20/2/2024). "OJK harus terus memperkuat inklusi  dan literasi keuangan. Ini catatan saya disini, tingkat inklusi keuangan kita  diangka 75% dan tingkat literasi keuangan kita masih di angka 65% di 2023," ujarnya. Pada kesempatan itu Presiden mengapresiasi resilensi industri keuangan di tingkat permodalan perbankan yang  mencapai 27,69%, atau diatas sejumlah negara di kawasan. Selain itu, Presiden juga mengapresiasi pertumbuhan ekonomi nasional yang berjasa di kisaran 5,05%, inflasi yang terkendali di 2,57%, cadangan devisa sebesar 145 triliun Dolar AS, neraca perdagangan yang surplus  sekitar Rp570 triliun, serta current account dificit yang surplus di 0,16%. (Yetede)

PT DI Perluas N129 di Singapore Airlines

21 Feb 2024
PT Dirgantara Indonesia atau PT DI pengembangkan pasar ke wilayah global untuk produksi pesawat penumpang jenis N219, serta produk pertahanan CN235 dan NC235 dan NC212i. Pada pameran terbesar di Asia, Singapore Airshow 2024 yang berlangsung 20-25 Februari 2024 di Changi Exhibition Centre, PT DI memamerkan beragam produknya sekaligus  kesempatan untuk menggaet konsumen komersial global. Direktur Utama PT Dirgantara  Gita Aperiawan mengatakan Singapore Airshow 2024 merupakan salah satu ajang penting bagi PT DI untuk memamerkan sekaligus memperluas pasar unggulan produksi Indonesia, khususnya pesawat N219 dan CN235. "Tahun lalu, Kementerian Pertahanan RI sudah menyepakati pembelian pesawat N219 untuk mendukung misi TNI AD, dan kami percaya bahwa momentum di Singapore Airshow 2024 ini akan menjadi tonggak penting bagi PT DI untuk perluasan  pasar N219 dan memperoleh kontrak yang lebih tinggi di tahun 2024," kata Gita. (Yetede) 

Tarif Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi I Resmi Naik

21 Feb 2024
PT Cinere-Serpong Jaya (CSJ) sebagai pengelola ruas Jalan Tol Serpong-Cinere akan memberlakukan penyesuaian tarif untuk Seksi I Serpong-Pamulang dan pemberlakuan tarif pada Seksi 2 Pamulang-Cinere mulai Rabu (21/2/2024) pukul 00.00WIB. General Meneger Keuangan dan Administrasi PT Cinere Serpong Jaya Ronald Reagen Alexander Pardede mengatakan pemberlakuan penyesuaian  dan pemberlakuan tarif berdasarkan Keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP) Nomor 254/KPTS/M/2024 tanggal 2 Februari 2024 Tentang Penyesuaian Tarif Tol Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 1 (Serpong-Pamulang), dan Penetapan  Jenis Golongan  Kendaraan Bermotor dan Besaran tarif Tol dan Jalan Serpong-Cinere Seksi 2 (pamulang-Cinere). "Sistem transaksi di Jalan Tol Serpong-Cinere menggunakan sistem transaksi tertutup, sehingga akan digunakan tarif proposional berdasarkan jarak tempuhnya sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR dimaksud," kata Ronald. (Yetede) 

Distribusi Pupuk Subsidi Picu Krisis Beras

21 Feb 2024
Distribusi pupuk subsidi yang tidak efisien dinilai menjadi salah satu penyebab lonjakan harga beras dalam setahun terakhir. Ditengah keterbatasan itu, penyaluran pupuk subsidi juga bermasalah, sehingga menambah parah krisis beras. Selama ini, sistem distribusi pupuk bersubsidi tidak efisien dan seringkali gagal mencapai sasaran. Tak jarang juga ditemukan penyimpangan dan penyelewengan penyaluran pupuk subsidi. Itu sebabnya, pemberian subsidi langsung kepada petani lebih efektif ketimbang melalui sistem distribusi yang rumit. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), kebutuhan pupuk subsidi untuk sembilan komoditas, seperti padi, jagung, kedelai, dan tebu rakyat, secara nasional berkisar 22,57-26,18 juta ton per tahun. namun, alokasi pupuk subsidi jauh dari angka itu. (Yetede)

Presiden Jokowi Harap Investasi Masuk Kembali

21 Feb 2024

Seusai hari pencoblosan Pemilu 2024, Presiden Jokowi mengharapkan arus modal kembali masuk sehingga mampu membuat iklim investasi semakin lebih baik. ”Banyak pelaku bisnis yang kemarin masih menunggu pemilu. Wait and see karena agak khawatir dengan politik yang memanas menjelang pelaksanaan pemilu. Tetapi, sekarang, alhamdulillah, pemilu berjalan dengan lancar, masyarakat berbondong-bondong ke TPS juga dengan riang gembira,” kata Presiden saat memberikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2024 di Jakarta, Selasa (20/2). Dengan terjaganya stabilitas politik dalam negeri, Presiden berharap para investor kembali masuk sehingga iklim investasi dapat menggeliat lagi. Selain kondisi politik, industri jasa ke uangan dalam negeri juga turut menunjukkan daya tahan di tengah perlambatan ekonomi global.

Pada industri perbankan, permodalan tetap terjaga 27,69 % atau diatas negara-negara tetangga di ASEAN. Kredit perbankan juga tumbuh hingga 10,38 % secara tahunan atau melebihi level prapandemi. Ekonomi Indonesia selama 2023 mampu tumbuh 5,05 % secara tahunan dengan inflasi 2,57 %. Pada periode sama, cadangan devisa tercatat 145 miliar USD dan neraca perdagangan mencatatkan surplus 36 miliar USD atau Rp 570 triliun. Transaksi berjalan surplus 0,16 %. Dengan berbagai catatan positif tersebut, Presiden optimistis terhadap laju pertumbuhan ekonomi nasional pada 2024. Kendati demikian, ia mengingatkan kepada semua pihak di industri jasa keuangan untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap pergerakan ekonomi global dan disrupsi teknologi. (Yoga) 

Mandiri Pangan ala Suku Boti

21 Feb 2024

Harga beras di seluruh wilayah Indonesia meroket sebulan terakhir. Di Kota Kupang, NTT, harganya Rp 17.000 per kg untuk beras medium. Harga termurah Rp 14.000 per kg dengan kondisi beras yang tak layak dikonsumsi manusia. Selain berkutu, beras paling murah itu juga banyak kerikil dan beraroma tidak sedap. Menurut data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, konsumsi beras NTT sebanyak 117,189 kg per kapita per tahun. Angka tersebut berada di atas rata-rata nasional, sedangkan produksi beras setempat masih jauh dari total kebutuhan. Pada tahun 2022, produksi beras di NTT hanya 430.948,5 ton, jauh di bawah kebutuhan setempat yang mencapai 642.367,53 ton. Perum Bulog sebagai penyalur beras pemerintah pun tak bisa berbuat banyak. Operasi pasar yang diklaim dapat mengatasi kenaikan harga beras seakan sia-sia..

Di tengah gonjang-ganjing harga beras, ada kelompok masyarakat yang tidak terdampak karena memiliki kemandirian pangan lokal. Salah satunya adalah kemandirian pangan suku Boti di Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Komunitas adat itu berada 150 km timur laut dari Kota Kupang. Pada Agustus 2023, ketika musim kemarau panjang, persediaan makanan di komunitas yang dipimpin Usif (Raja) Namah Benu itu cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka. Suku Boti yang menganut kepercayaan lokal Halaika terdiri atas 76 keluarga dengan jumlah anggota 329 jiwa. Makanan di lumbung mereka tersedia sepanjang tahun karena mereka mempraktikkan pangan beragam dalam sistem pertanian lahan kering yang mengandalkan hujan. Dalam satu areal lahan, mereka menanam padi, jagung, umbi-umbian, pisang, dan kacang-kacangan. Setelah padi habis, mereka punya cadangan jagung dan makanan lain.

Kala itu Usif Namah mengatakan, sepanjang komunitas suku Boti ada, nyaris tidak ada cerita mengalami kelaparan. Padahal, wilayah sekitar dan NTT pada umumnya pernah mengalami kelaparan selama beberapa kali dalam kurun waktu 60 tahun terakhir. Di luar itu, rawan pangan terjadi hampir setiap tahun di NTT. ”Kami tidak kelaparan karena kami punya banyak jenis makanan,” ucapnya. Kelimpahan makanan itu yang menjadi alasan bagi komunitas suku Boti menolak menerima bantuan sosial berupa beras untuk warga miskin (raskin) dari pemerintah. Usif Namah juga mengajarkan rakyatnya agar tidak bermental pemalas dengan menunggu bantuan pemerintah. ”Kami tanamkan kepada mereka kerja keras. Kerja baru bisa makan. Makanya, anak-anak semenjak kecil selalu kami ajak ke kebun untuk melihat orangtuanya bekerja,” ujarnya. (Yoga) 

Daya Tarik Mandalika Menjadi Magnet Pariwisata NTB

21 Feb 2024

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Kuta, Pujut, Lombok Tengah, NTB, semakin menjadi magnet bagi pariwisata daerah setempat sekaligus NTB. Namun, penambahan paket wisata harus terus dilakukan untuk memberi banyak pengalaman baru bagi wisatawan yang datang. Sepanjang Februari 2024, kawasan Mandalika masih ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada akhir pekan. Wisatawan domestik dan mancanegara terlihat menyebar ke berbagai area di kawasan Mandalika. Selain di area sirkuit, kawasan pantai menjadi favorit, seperti Pantai Kuta Mandalika.

”Mandalika saat ini menjadi magnet wisatawan yang  berkunjung ke Lombok. Khususnya sirkuit, baik itu yang ingin masuk ke dalam maupun cukup di area luar sirkuit,” kata pemandu wisata dari Himpunan Pramuwisata Indonesia DPC Lombok Tengah, Hanatan Sugiono, saat dihubungi dari Mataram, Selasa (20/2). Menurut Hanatan, awal bulan ini, wisatawan yang datang ke Lombok terpantau ramai. Dalam sehari pernah ada tujuh bus wisatawan yang datang via Bandara Lombok. Belum lagi wisatawan yang datang dengan kapal dari Pelabuhan Lembar di Lombok Barat. Kunjungan ke Mandalika sampai saat ini, lanjut Hanatan, masih menjadi bagian dari paket wisata yang ditawarkan agen wisata ke wisatawan untuk dikunjungi. ”Selain ke Mandalika, biasanya juga ada paket wisata ke Gili dan tur di kota,” kata Hanatan.

Daya tarik Mandalika secara langsung tidak hanya berdampak pada usaha jasa pariwisata, seperti perjalanan wisata dan akomodasi, tetapi juga UMKM di Mandalika. Edi Suharto (58), juru parker sekaligus penyedia penyewaan toilet di Mandalika, mengatakan, di hari normal, ia mendapat pendapatan Rp 150.000. ”Jika libur panjang, terutama Sabtu dan Minggu, sehari, bisa sampai Rp 300.000,” kata Edi yang sudah sejak dua tahun terakhir berada di Mandalika. Menurut Edi, Pantai Kuta Mandalika yang berada di sisi barat KEK Mandalika menjadi salah satu favorit wisatawan. Ada berbagai aktivitas yang bisa mereka lakukan dari bersantai di pantai hingga berenang, berkeliling kawasan dengan berjalan kaki atau menyewa sepeda listrik. (Yoga) 

Menggendong Problem Beras

21 Feb 2024

Tahun ini, beban pemerintah menggendong problem beras bertambah berat. Di tengah kenaikan harga sejumlah pangan pokok lain, persoalan beras justru semakin pelik. Harganya makin melambung, jenis premium sulit didapat, dan produksi dihantui perubahan cuaca. Perubahan cuaca akibat El Nino menjadi sumber utama produksi beras. Musim paceklik beras bertambah panjang dari enam bulan pada 2022/2023 menjadi delapan bulan pada 2023/2024. Puncak panen raya padi mundur dari biasanya Maret menjadi April. Musim hujan tahun ini juga diperkirakan berlangsung singkat, hanya selama Januari-Maret. Fenomena cuaca itu menyebabkan musim hujan di Indonesia tidak merata. Ada daerah yang frekuensi dan curah hujannya tinggi, serta ada pula yang sedang, bahkan rendah sekali. Tidak mengherankan jika ada sejumlah daerah yang kebanjiran dan ada yang belum tanam padi.

BNPB merilis, pada 2024, sejumlah pemda terdampak banjir mengusulkan bantuan stimulan akibat puso terhadap lahan seluas 26.995,94 hektar (ha) dengan petani sebanyak 35.500 orang. Khusus Jateng, luas lahan pertanian yang gagal panen 16.321 ha dengan petani terdampak 6.439 orang. Kementan menyebut areal persawahan yang belum ditanami padi atau bera per Februari 2024 seluas 2,67 juta ha. Dari jumlah itu, 2 juta ha sama sekali belum diolah dan belum diolah, sedang 670.000 ha dalam tahap pengairan dan pengolahan. Faktor-faktor itulah yang membuat harga beras semakin membubung tinggi pada tahun ini. Apalagi, hal itu terjadi menjelang Ramadhan-Lebaran, periode ketika permintaan terhadap sejumlah pangan pokok, termasuk beras, biasanya meningkat.

Berdasarkan Panel Harga Bapanas, per 20 Februari 2024, harga rerata nasional beras medium Rp 14.110 per kg, naik 5,67 % secara bulanan dan 16,65 % secara tahunan. Kementan tengah berupaya mengakselerasi percepatan tanam hingga 2 juta ha pada Februari-Maret 2023. Upaya itu akan dilakukan baik di areal persawahan yang masih bera maupun yang bekas kebanjiran. Direktur Serealia Direjen Tanaman Pangan Kementan Mohammad Ismail Wahab mengungkapkan, pada Februari 2024, Kementan menargetkan menanam padi seluas 2 juta ha. Namun, realisasinya hingga pertengahan bulan baru 576.000 ha. Dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (19/2) Kantor Staf Presiden (KSP) menyampaikan, tantangannya tidak hanya perubahan cuaca, tetapi juga infrastruktur. Berdasarkan verifikasi lapangan tim KSP pekan lalu di Kabupaten Bogor, Sukabumi, Majalengka, Jabar, terjadi kekurangan pasokan air sehingga ada daerah yang sudah mengolah lahan dan ada daerah yang sama sekali belum melakukan hal itu. Sementara di Sumedang, banjir melanda sejumlah daerah sehingga menyebabkan gagal panen atau puso. (Yoga) 

Sistem Rantai Dingin Jadi Hambatan

21 Feb 2024

Minimnya efektivitas program tol laut menjadi salah satu sumber tidak optimalnya pemanfaatan sektor perikanan laut. Upaya mengoptimalkan sektor perikanan terganjal oleh masalah sistem rantai dingin hingga logistik. Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Bidang Infrastruktur, Energi, dan Investasi Febry Calvin Tetelepta mengemukakan, tidak optimalnya ekonomi perikanan laut disebabkan lemahnya infrastruktur logistik dan ekonomi antarpulau. Kesimpulan itu diperoleh dari penelusuran tim KSP di pulau-pulau kecil dan terluar Indonesia tahun 2023. Dari hasil pantauan trayek transportasi laut barang, trayek barang dari Indonesia bagian barat ke timur umumnya penuh, tetapi sebaliknya trayek dari timur ke barat minim muatan bahkan kosong. Pemda dinilai belum memaksimalkan tol laut untuk mendukung keunggulan komparatif daerah sehingga kapal bisa kembali ke barat membawa penuh angkutan.

”Kita lihat tol laut itu jaringannya ke timur sangat baik, tetapi kapal kembali (ke barat) dalam kondisi kosong. Muatan balik tidak imbang. Pemda tidak memaksimalkan fasilitas tol laut dengan baik sehingga harga-harga tetap semakin mahal,” ujarnya dalam Forum Hukum Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang digelar KKP secara hibrida, Selasa (20/2). Febry menambahkan, ketimpangan bongkar dan muatan balik tol laut membuat subsidi besar yang digelontorkan pemerintah menjadi tidak efektif. Kondisi itu diperparah dengan minimnya ketersediaan kontainer berpendingin (reefer container). Data kontainer berpendingin milik Pelni tahun 2022, menunjukkan, total produksi perikanan yang mencapai 16.920 ton hanya ditangani kapal tol laut berkapasitas 846 TEUs.1TEUs setara dengan 10-12 ton barang. Hambatan logistik itu dinilai mengganggu pengembangan usaha perikanan nasional. (Yoga)