;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Ujung Jalan Penyelesaian Sengketa Pemilu

17 Feb 2024
Pemungutan suara yang berlangsung pada Rabu, 14 Februari lalu, baru saja selesai. Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi salah satu lembaga yang berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir memutuskan sengketa perselisihan tentang hasil pemilu. Pakar hukum tata negara dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Solo, Agus Riewanto, menjelaskan, pemohon gugatan sengketa hasil pemilu atau perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke MK harus membuktikan adanya selisih antara hasil penghitungan yang diajukan pemohon dan hasil rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selisih tersebut bisa menjadi pintu masuk untuk membatalkan perolehan suara atas kemenangan pasangan calon presiden dan wakilnya dalam kontestasi pemilihan presiden. "Harus ada selisih. Tak cukup hanya mendalilkan adanya pelanggaran dan kecurangan. Gugatan tak akan diterima kalau tak bisa membuktikan adanya selisih," ujar Agus saat dihubungi pada Jumat, 16 Februari 2024. Kontestasi pemilihan presiden 2024 diikuti tiga pasangan calon. Hasil hitung cepat atau quick count, pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan perolehan suara di atas 50 persen. Hitung cepat bukanlah hasil sah karena para peserta kontestasi tetap harus menunggu hasil akhir penghitungan dari KPU.

Tim hukum pasangan nomor urut 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar; dan pasangan nomor 03, Ganjar Pranowo-Mahfud Md., tengah bersiap menggugat hasil penghitungan. Pasal 466 Undang-Undang Pemilu menyebutkan definisi sengketa proses adalah sengketa yang terjadi antarpeserta pemilu atau antarpeserta dengan penyelenggara pemilu sebagai akibat dikeluarkannya keputusan KPU. Kubu 01 dan 03 yang mempersoalkan hasil penghitungan suara masih mengumpulkan bukti kecurangan sambil menunggu hasil akhir penghitungan KPU yang diumumkan paling lambat pada 20 Maret 2024. (Yetede)

Keajaiban China Berakhir, Bagaimana Nasib RI?

17 Feb 2024

Era keajaiban China yang ditandai pertumbuhan ekonomi tinggi diperkirakan segera berakhir. China bakal memasuki era steady-state economy. Indonesia perlu mewaspadai dampak sekaligus menangkap peluang ekonomi dari kondisi itu. Pertumbuhan ekonominya sempat melejit menjadi 8,45 % pada 2021 seusai terpuruk minus 2,24 % pada 2020. Namun, anjlok menjadi 2,99 % pada 2022 dan hanyatumbuh 5,2 % pada 2023. Setelahnya, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi China bakal terus merosot dari 4,6 % pada 2024 menjadi 3,38 % pada 2028. Harga barang dan jasa di tingkat konsumen dan produsen juga mengalami deflasi terburuk. Hal itu merupakan cerminan pelemahan daya beli masyarakat, sekaligus tertahannya geliat industri domestik China. Pada Januari 2024, China mengalami deflasi 0,8 % secara tahunan. Harga barang dan jasa di tingkat produsen juga deflasi 2,5 % secara tahunan.

Indeks Harga Produsen (IHP) tersebut masih melanjutkan tren deflasi selama 16 bulan berturut-turut sejak Oktober 2022. Yiping Huang, Guru Besar Bidang Pembangunan Universitas Peking, dalam artikelnya, ”Has the Chinese Economy Hit The Wall?” mengupas keresahan tersebut. ”Apakah keajaiban ekonomi Tiongkok sudah berakhir? Jawabannya mungkin, ya, karena tidak ada keajaiban yang bertahan selamanya,” tulisnya dalam artikel yang dimuat dalam East Asia Forum, 10 Oktober 2023. Ia menjelaskan, pendapatan yang lebih tinggi dan biaya tenaga kerja yang lebih tinggi, serta kondisi eksternal yang memburuk dan populasi yang menua, semuanya merupakan hambatan jangka panjang yang serius terhadap tingginya pertumbuhan. Perang dagang dengan AS, pandemi Covid-19, dan krisis properti semakin memperkuat tantangan perlambatan ekonomi China.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani, Jumat (16/2) juga berpendapat sama. Dengan PDB per kapita lebih dari 12.000 USD, ekonomi China sudah berada di ambang batas negara berpendapatan tinggi. Jadi cukup sulit bagi China untuk memiliki tingkat pertumbuhan tinggi seperti 10-15 tahun terakhir. Ekonomi China yang tumbuh 5,2 % pada 2023 saja sebetulnya sudah fantastis. Hal itu lantaran sejumlah negara yang memiliki PDB per kapita yang setara, seperti Brasil, hanya tumbuh 3,4 % pada 2023. Menurut Shinta, perlambatan pertumbuhan ekonomi China perlu dilihat sebagai pertumbuhan yang ”new normal”. Apalagi, sejak muncul tren diversifikasi rantai pasok nilai global China, perang dagang dengan AS dan penuaan penduduk, kinerja ekonomi China sudah tidak seperti sebelumnya.

China merupakan mitra dagang terbesar dan investor utama Indonesia. Kontribusi ekspor ke China pada 2023 dan Januari 2024 terhadap total ekspor Indonesia sebesar 25,09 % dan 23,09 %. Penanaman modal asing (PMA) China di Indonesia sejak 2018 hingga 2022 tumbuh dari 2,37 miliar USD menjadi 8,22 miliar USD. Per triwulan III-2023, PMA tersebut sebesar 1,8 miliar USD. Menurut Shinta, berakhirnya pertumbuhan ekonomi tinggi China itu bisa berdampak buruk sekaligus baik bagi Indonesia. Dampak negatifnya, ekspor Indonesia ke China berpotensi turun, sedangkan impor dari China berpotensi naik lantaran harga produknya semakin murah. Deflasi yang terjadi di China pada Januari 2024 turut memicu penurunan kinerja ekspor Indonesia. BPS mencatat, kinerja ekspor Indonesia ke China pada Januari 2024 hanya 4,57 miliar USD atau turun 20,73 % secara bulanan dan 12,92 % secara tahunan. Kondisi ekonomi China tersebut bisa menjadi peluang bagi investasi Indonesia, terutama di sektor industri manufaktur, yang hanya terjadi bila Indonesia  memiliki iklim usaha yang kompetitif di kawasan dan meningkatkan partisipasi dalam rantai pasok nilai global. (Yoga) 

Pilihan Kian Beragam, Konsumen Diuntungkan

17 Feb 2024
Pilihan variasi mobil listrik (electric vehicle/EV) bagi konsumen di pasar otomotif Tanah Air bakal kian beragam. Pasokan pilihan mutakhir datang lewat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dari 15 hingga 25 Februari 2024 mendatang. Setidaknya sebanyak 13 model mobil listrik  dari berbagai merk akan diluncurkan pada ajang tahunan yang dikelola oleh Dyandra Promosindo itu.  Dari informasi yang dihimpun Investor Daily, produsen mobil asal Korea Selatan, Hyundai, di jadwalkan bakal meluncurkan tiga model mobil listrik EV sekaligus, MG dua model, Wuling satu, Toyota satu, dan paling banyak adalah Vinfast yakni hingga enam model mobil listrik. Sedangkan BYD, produsen mobil listrik dari China, telah terlebih dahulu merilis tiga model EV beberapa saat sebelum perhelatan IIMS 2024 resmi dibuka. (Yetede)

United Tractors Tetap Ekspansi ke Bisnis Mineral

17 Feb 2024
Emiten tambang dan alat berat Grup Astra, PT United Tractors Tbk (UNTR) tetap mempertahankan rencananya untuk ekspansi ke portfolio komoditas mineral, kendati ditengah tren pelemahan harga komoditas  seperti emas, nikel, dan tembaga secara global. Padahal jika menilik pergerakan harga komoditas mineral seperti emas, nikel, dan tembaga (copper) secara real time di pasar global, harga komoditas-komoditas  meniral tersebut  kompak penurunan secara baik secara mingguan maupun year-to-date (ytd). Harga emas misalnya, komoditas ini mengalami pelemahan harga sebesar 1,00% secara mingguan dan minus 2,58% secara ytd. Tren serupa juga terjadi pada harga nikel yang menurun sebanyak 1,89% secara ytd dan 36,84% secara yoy. Tanpa terkecuali, harga tembaga  yang menyusut 2,54% secara ytd di pasar US dan memerah sebesar 1,95% di pasar London. (Yetede)

Bank Muamalat Targetkan Penyaluran KPR Rp 5,3 Triliun

17 Feb 2024
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menargetkan pembiayaan kepemilikan rumah  pada tahun ini menjadi Rp 5,3 triliun. Kesenjangan kebutuhan  hunian atau backlog juga masih cukup tinggi, hal ini menjadi faktor optimisme perseroan mencapai target. SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, pihaknya optimistis target tersebut dapat mencapai mengingat kebutuhan perumahan di Indonesia masih sangat besar. "Strategi bisnis kami tetap fokus pada segmen retail individual  dimana KPR akan menjadi  salah satu kontributor terbesar. Tahun ini kami targetkan bisnis KPR tambah dua digit dengan target booking naik tujuh kali lipat dibanding pencapaian tahun lalu," ujar Dedy dalam keterangannya. (Yetede)

Telkom Terus Perkuat Bisnis Satelit

17 Feb 2024
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui anak usaha PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), terus memperkuat portfolio bisnis satelit. Terkini, Telkomsat akan meluncurkan  satelit Merah Putih 2 atau yang kesebelas ada 21 Februari 2024 setelah sebelumnya mengoperasikan satelit Starlink pada pertengahan 2022. Potensi bisnis satelit untuk internet masih berprospek bagus karena melengkapi kekurangan layanan internet berbasis menara telekomunikasi (mobile broandband) dan kabel fiber optik (fixed broadbrand). Telkom optimistis, kerja sama yang terjalin melalui Telkomat dengan Starlink, perusahaan satelit internet  milik konglomerat Amerika Serikat Elon Musk, akan memperkuat portfolio bisnis satelitnya. (Yetede)

Pupuk Mahal dan Langka Picu Lonjakan Harga Beras

17 Feb 2024
Harga beras merangkak naik dalam beberapa  pekan terakhir, sehingga membuat masyarakat cemas. Bahkan, dibeberapa daerah, harga beras premium sudah menembus Rp 18.000 per kilogram (kg), sedangkan beras medium mencapai Rp15.000 per kg. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan, penyebab lonjakan harga beras adalah fenomenena El Nino 2023 yang berdampak pada waktu tanam dan ongkos produksi tinggi, akibat harga pupuk mahal dan langka. "Jadi, ongkos produksi beras meningkat, mengikuti kenaikan harga pupuk. Adapun EL Nino memicu kekeringan, sehingga produksi beras menurun," kata Sekretaris Bapannas Sarwo Edhy di Bandung. Sarwo menegaskan, kenaikan harga beras tidak ada kaitannya dengan menjelang Ramadhan. Faktor pemicunya lebih ke dampak waktu tanam yang mundur akibat El Nino. Bapanas kata dia menyebut tidak ada penimbunan dan diharapkan dalam waktu dekat harga beras bisa normal kembali. (Yetede)

Ogah Tercekik Musim Paceklik

17 Feb 2024
DAPUR Veronika Uto sudah tak pernah lagi mengepulkan aroma Patei Silaita, pangan lokal yang biasa dikenal sebagai jagung titi. Mama Vero, sapaan akrab Veronika, lalu menunjukkan karung-karung kosong yang teronggok di sudut dapur itu. Hanya satu karung yang masih terisi jagung pulut atau jagung ketan, bahan baku utama Patei Silaita. Itu pun hanya tersisa separuh. “Kami gagal panen! Bencana datang bertubi-tubi, salah satunya El Nino,” kata petani yang kini berusia 63 tahun itu ketika ditemui di rumahnya, Desa Pajinian, Pulau Adonara, Selasa, 6 Februari 2024. 

Patei Silaita merupakan kudapan warisan leluhur suku Lamaholot, masyarakat adat yang mendiami Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Disebut jagung titi karena, untuk membuatnya, jagung pulut ditumbuk hingga bentuknya serupa dengan emping melinjo. Olahan jagung ini biasa disajikan sebagai makanan pokok bersama sayuran dan ikan. Masyarakat juga menjadikannya sebagai bagian penting dalam upacara adat perkawinan, kematian, dan menjamu tamu. Ketika pasokan jagung pulut di rumahnya menipis, Vero tak bisa senyampang itu mengganti bahan baku Patei Silaita dengan jenis hibrida. Sebab, varietas hibrida lebih keras dan rentan remuk ketika ditumbuk. Sedangkan olahan Patei Silaita membutuhkan biji bertekstur empuk dan lengket. Karakteristiknya hanya ditemukan pada jagung pulut.

Pulau Adonara merupakan penghasil jagung pulut alias waxy corn. Jagung ketan ini memiliki ciri unik dengan rasa manis, aroma khas, dan tampilan mencolok. Hanya, produksi varietas lokal tersebut hanya 2 ton per hektare, jauh lebih rendah dibanding jenis hibrida yang mampu menghasilkan 7-10 ton per hektare. Fenomena El Nino, yang dampaknya mulai terasa di sebagian wilayah Indonesia pada pertengahan tahun lalu, memukul petani di Flores Timur. Curah hujan pada musim kemarau kering berkepanjangan turun drastis dan memicu kekeringan. Stok jagung di rumah Vero, juga masyarakat adat di Adonara atau warga Flores Timur lainnya, pun berkurang. Kabupaten dengan jumlah penduduk 287 ribu jiwa tersebut kini tak memiliki cadangan pangan yang cukup akibat krisis pangan. (Yetede)

Divestasi Vale Indonesia Ditargetkan Tuntas Pekan Depan

17 Feb 2024
Pemerintah menargetkan divestasi 14% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ke MIND ID rampung pada Senin (19/2/202). Harga pelaksanaan  transaksi itu mencapai Rp 3.000 per saham, diskon dibandingkan penutupan perdagangan kemarin Rp 3.690. Setelah kabar ini mencuat, saham INCO terpangkas 7,7% dari sebelumnya Rp 4.000. Kesepakatan harga transaksi itu terjadi dipengujung batas waktu kesepakatan umum (head of agreement/HoA) antara MIND ID, Vale Canada Limited, dan Sumitomo Metal Mining Co. Ltd selaku pemegang saham. HoA itu ditandatangani pada 18 November 2023 di San fransisco, Amerika Serikat (AS). Perjanjian ini memiliki batas  waktu selama 90 hari. Artinya, pada 18 Februari 2024, kesepakatan harus dicapai ketiga pihak. Penyelesaian divestasi ini berkorelasi dengan pemberian perpanjangan konsensi Vale selama 20 tahun. (Yetede)

Ekonomi Melambat di 2023

17 Feb 2024
Produk domestik bruto (PDB) Malaysia di sepanjang 2023 tumbuh 3,7%. Angka ini lebih rendah dibandingkan perkiraan awal 3,8%. Secara tahunan, PDB Malaysia pada 2023 anjlok dibanding 2022 sebesar 8,7%. Namun, data yang dirilis Bank Sentral Malaysia (BNM) Jumat (16/2) menunjukkan, pada kuartal IV-2023 PDB Negeri Jiran masih tumbuh 3% secara tahunan. Menurut BNM, salah satu pemicunya adalah melambatnya perdagangan global, siklus penurunan teknologi global, ketegangan geopolitik, dan kebijakan moneter yang lebih ketat. "Sektor manufaktur lesu akibat berlanjutnya pelemahan pada industri listrik dan elektronik," kata BNM, seperti dikutip dari Bloomberg, kemarin. Pada 2024, perekonomian Malaysia diproyeksi membaik dan tumbuh 4,8%. "Ini didukung permintaan domestik dan pemulihan aktivitas perdagangan global," kata dua orang Ekonom di Hong Leong Investment Bank Bhd, Felicia Ling dan Nurul Athira Salith.