;

Waspadai ”Banjir” Produk Impor Murah China

Ekonomi Yoga 19 Feb 2024 Kompas
Waspadai
”Banjir” Produk
Impor Murah
China

Indonesia perlu mewaspadai dan mengantisipasi ”banjir” produk impor murah China ditengah perlambatan ekonomi negara tersebut. Pengawasan dan penyelidikan atas barang impor itu perlu lebih ditingkatkan agar tidak merugikan pelaku usaha di dalam negeri. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani, Minggu (18/2) mengatakan, saat ini, industri manufaktur di China tengah kelebihan hasil produksi. Pasar domestik tidak mampu menyerap produk-produk itu lantaran daya beli masyarakat melemah. ”Dalam kondisi itu, China bisa saja menerapkan dumping atau menjual barang ke luar negeri dengan harga lebih murah dibandingkan dengan di dalam negeri,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta. Harga barang dan jasa di tingkat konsumen serta produsen tengah mengalami deflasi terburuk. Hal itu merupakan cerminan pelemahan daya beli masyarakat, sekaligus tertahannya geliat industri domestik China.

Biro Statistik Nasional China mencatat, pada Januari 2024 China mengalami deflasi 0,8 % secara tahunan. Penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) itu merupakan penurunan terbesar dalam 14 tahun terakhir atau sejak September 2009. Harga barang dan jasa di tingkat produsen juga deflasi 2,5 % secara tahunan. Indeks Harga Produsen (IHP) tersebut masih melanjutkan tren deflasi selama 16 bulan berturut-turut atau sejak Oktober 2022. Pemerintah Indonesia perlu mewaspadai potensi ”banjir” produk impor China. Strategi, mekanisme, dan kapabilitas penyelidikan serta penegakan antidumping terhadap impor dari China perlu ditingkatkan. Upaya itu, ujar Shinta, sangat penting dan krusial untuk melindungi pasar dan industri dalam negeri. (Yoga) 

Tags :
#Impor #Tiongkok
Download Aplikasi Labirin :