Warga Eks Kampung Bayam Diintimidasi
Warga eks Kampung Bayam yang kini tinggal di Kampung Susun
Bayam yang berada di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakut,
kembali diintimidasi dengan beragam berita bohong di media sosial. Mulai dari
kabar warga telah menerima kompensasi hingga menunggangi masalah untuk
keuntungan pribadi. Kelompok Tani Kampung Bayam Madani yang dipimpin Muhammad
Furkon, Minggu (18/2) menuturkan, sejak menempati Kampung Susun Bayam,
intimidasi dan fitnah tak pernah usai. ”Setelah dikriminalisasi, sekarang beragam
berita bohong terus berdatangan agar kami segera hengkang dari rumah susun
ini,” katanya. Salah satu berita bohong yang santer terdengar adalah tudingan
warga Kampung Susun Bayam telah menerima kompensasi dari pembangunan JIS.
Padahal, warga tidak pernah mendapatkan kompensasi sepeser pun. ”Yang diterima
adalah uang kerahiman sebesar Rp 47,5 juta yang ditujukan untuk kelompok tani,
bukan individu,” kata Furkon.
Uang tersebut digunakan untuk membangun hunian sementara di
atas lahan seluas 2.000 meter persegi untuk 50 unit. Hunian sementara berlokasi
di Jalan Tongkol X Pergudangan Krapu, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, di
lahan aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas peminjaman PT Jakarta
Propertindo. Furkon menjelaskan, dirinya telah memiliki dasar yang jelas penggunaan
uang tersebut, yakni untuk membangun hunian sementara selama rumah susun
dibangun. Selain itu, dirinya menerima kabar jika ada pihak yang menganggap
warga yang menempati rumah susun saat ini bukanlah warga Kampung Bayam.
Padahal, mereka yang tinggal di rumah susun merupakan warga asli Kampung Bayam.
”Itulah sebabnya, kami tetap bertahan untuk tinggal di sini karena inilah
satu-satunya ruang hidup yang kami punya,” kata Furkon. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023