;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

Kredit Macet Properti Cenderung Meningkat

25 Mar 2024

Pemulihan dampak pandemi Covid-19 belum sepenuhnya dialami masyarakat,terutama mereka yang berada pada kelas menengah bawah, tecermin dari rasio kredit macet sektor properti periode Januari 2024 yang meningkat dibandingkan dengan beberapa tahun terakhir. Mengutip data Statistik Sistem Keuangan Indonesia yang dikeluarkan BI, rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) sektor properti per Januari 2024 berada pada level 2,63 %. Tingkat kredit bermasalah tersebut meningkat, baik dibandingkan dengan bulan sebelumnya maupun dengan periode Januari 2023, masing-masing 2,47 % dan 2,46 %.Peningkatan rasio kredit bermasalah itu terjadi di tengah bertumbuhnya penyaluran kredit sektor properti pada Januari 2024 sebesar 7,05 % secara tahunan menjadi Rp 856,31 triliun.

Dari jumlah tersebut, porsi terbesar penyaluran kredit sektor properti berasal dari kredit pemilikan rumah (KPR) tapak yang mencapai Rp 664,035 triliun atau 77,54 % total kredit properti. Pengamat perbankan Paul Sutaryono mengatakan, pe- ningkatan NPL sektor property terutama didorong oleh KPR dan kredit pemilikan apartemen. Hal ini disebabkan sesungguhnya masyarakat menengah ke bawah belum pulih benar pascapandemi Covid-19. ”Bahkan, mungkin ada nasabah yang terpapar pandemi, misalnya di-PHK (pemutusan hubungan kerja). Artinya, misalnya, kini sudah mulai bekerja lagi, tetapi belum stabil untuk mampu membiayai seluruh kebutuhan keluarga sehari-hari. Celakanya, ada nasabah yang belum dapat pekerjaan baru sehingga mereka makan tabungan dari pesangon yang diperoleh ketika di-PHK dulu,” katanya, Minggu (24/3). (Yoga)

Ekonomi Baru di BSD dan PIK

25 Mar 2024

Pemerintah menetapkan Bumi Serpong Damai (BSD) dan Pantai Indah Kapuk (PIK) sebagai proyek strategis nasional baru. Kedua kawasan yang sudah berkembang ini diyakini menjadi pusat pertumbuhan baru. Namun, muncul pertanyaan apakah tetesan ekonomi (trickle down effect) akan terdistribusi ke kawasan sekitar yang tertinggal. Pemerintah mengumumkan 14 PSN baru dengan pembiayaan swasta atau tanpa APBN, di antaranya Kawasan Terpadu BSD dan PIK Tropical Coastland, Senin (18/3). Pengumuman disampaikan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang didampingi Menteri PUPR Rakyat Basuki Hadimuljono serta Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono, seusai rapat internal terkait percepatan PSN di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Kemenko Perekonomian dalam siaran pers, Minggu (24/3), menyebut pengembangan Kawasan Terpadu BSD menyerap investasi Rp 18,54 triliun dan didukung Menkes yang menerbitkan surat rekomendasi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di BSD City, Kota Tangsel. KEK akan mengembangkan pendidikan, riset kesehatan, ekonomi digital, pengembangan teknologi, layanan kesehatan, dan biomedical. Selain itu, pengembangan kawasan terpadu tidak berjalan pada keseluruhan BSD, tetapi hanya seluas 59,6 hektar. Pengembangannya fokus pada pendidikan-biomedical–digital. Proyek ini juga sejalan dengan rencana pengembangan Biomedical Campus di BSD City untuk mendukung pengembangan kualitas pendidikan dan kualitas penanganan kesehatan secara nasional sampai 30 tahun ke depan.

Keseluruhan proyek akan menyerap 10.065 tenaga kerja langsung ataupun tidak langsung, estimasi penghematan devisa Rp 10,1 triliun, dan perolehan devisa Rp 5,6 triliun dari pengembangan layanan kesehatan dan biomedical. Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyambut BSD sebagai PSN baru dengan keyakinan akan lebih memajukan Tangerang Selatan. Baik dari infrastruktur, SDM, lingkungan, ekonomi, maupun sosial budaya. Peningkatan daya saing ini agar warga Tangsel tak jadi anak tiri dari Kawasan Terpadu BSD. Mereka bisa terserap sebagai tenaga kerja ataupun mendapatkan tetesan ekonomi. (Yoga)

Pasar Tekstil Tanah Abang

25 Mar 2024
Pasar Tekstil Tanah Abang, Jakarta, mulai dipadati warga yang hendak berbelanja pakaian untuk dikenakan saat hari raya, pada hari Minggu (24/3/2024). Adanya tradisi mengenakan pakaian baru saat Lebaran menjadikan  Pasar Tekstil Tanah Abang selalu diserbu pengunjung saat puasa hingga menjelang Lebaran, terutama di hari libur dan di hari Minggu. (Yoga)

Menyalakan Kembali Alarm Kebijaksanaan Ekspor Pasir

25 Mar 2024

Kebijakan yang mendapat respons publik secara luas adalah potensi pembukaan keran ekspor pasir laut yang dilarang sejak 2003, yaitu PP No 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut.  Pemerintah tidak menganulir kebijakan tersebut meski kritik dan penolakan bermunculan. Kebijakan ini bukan hanya akan mengancam ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil. Proses penyusunannya juga tidak melalui konsultasi publik yang memadai. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bahkan telah menunjuk tujuh lokasi yang pasir lautnya boleh dikeruk: Surabaya, Demak, Cirebon, Indramayu, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan di sekitar Pulau Karimun, Pulau Bintan, dan Pulau Lingga di Kepulauan Riau (Ambarwati, 2024). Pengumuman tersebut mengindikasikan kebijakan yang lahir di era pemerintahan Presiden Jokowi ini bakal berlanjut ke pemerintahan Prabowo Subianto, sebagai pemenang Pemilu 2024.

Pemerintah beralasan peraturan ini ditujukan untuk pemulihan ekosistem pesisir dari sedimentasi dan menjamin tidak akan ada kerusakan lingkungan. Ekspor pun dapat dilakukan sepanjang kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi. Nyatanya, penambangan semakin masif, dan pasir kita, terutama dari Kepulauan Riau, menjadi komoditas ekspor penting ke Singapura yang sedang gencar melakukan proyek reklamasi.

Retraubun (2023) menyebutkan pembukaan kembali ekspor pasir laut justru menjadi sebuah “tragedi negara kepulauan”. Pelarangan ekspor pasir pada masa lalu justru meningkatkan posisi tawar Indonesia dengan Singapura, terutama dalam perundingan batas wilayah laut kedua negara. Karena itu, banyak kritik terhadap kebijakan ini bermunculan, bahkan dari Tim Reformasi Hukum Kemenko Polhukam yang merekemondasikan pemerintah mencabut PP tersebut (Koran Tempo, 2024).

Penambangan pasir laut tidak hanya mengancam ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil Indonesia, tapi juga mengancam keamanan dan kedaulatan negara. Dua provinsi, yakni Riau dan Kepri yang sebelumnya menjadi lokasi utama penambangan dan pengiriman pasir pada masa lalu ke Singapura, masih memiliki beberapa wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang belum sepenuhnya dipulihkan pascatambang. Bahkan, dampak penambangan pasir yang dilakukan dalam rentang waktu tiga dekade (1970-an hingga 2000-an), sebelum kemudian dimoratorium pada 2003, masih dirasakan hingga saat ini (Arianto, 2023). Ironisnya lagi, dalam pengumuman KKP tersebut, Kepulauan Riau kembali menjadi salah satu dari tujuh lokasi yang diizinkan untuk aktivitas penambangan pasir laut. (Yetede)

Aturan Pemberian THR

25 Mar 2024
Kementerian Ketenagakerjaan mengimbau perusahaan aplikasi memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada pengemudi taksi, ojek, dan kurir daring. Hal tersebut sejalan dengan dikeluarkannya Surat Edaran Menaker Nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2024 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Koordinator Dewan Buruh Nasional Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos mengatakan THR bagi pengemudi taksi, ojek, ataupun kurir logistik daring perlu diberikan karena adanya ikatan hak dan kewajiban. “Pihak aplikator juga mendapat keuntungan yang besar dari para pengemudi,” kata Nining kemarin.

Laporan keterbukaan informasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menyebutkan layanan on-demand memberikan kontribusi pendapatan terbesar bagi perusahaan. Layanan on-demand itu terdiri atas kelompok mobilitas (GoRide, GoCar, dan GoBluebird), pesan antar makanan (GoFood), serta logistik (GoSend dan GoKilat). (Yetede)

Menyalakan Kembali Alarm Kebijakan Ekspor Pasir

25 Mar 2024
Jauh sebelum hiruk-pikuk pilpres, salah satu kebijakan yang mendapat respons publik secara luas adalah potensi pembukaan keran ekspor pasir laut yang dilarang sejak 2003. Kebijakan tersebut adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut.  Pemerintah tidak menganulir kebijakan tersebut meski kritik dan penolakan bermunculan. Kebijakan ini bukan hanya akan mengancam ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil. Proses penyusunannya juga tidak melalui konsultasi publik yang memadai.  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bahkan telah menunjuk tujuh lokasi yang pasir lautnya boleh dikeruk: Surabaya, Demak, Cirebon, Indramayu, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan di sekitar Pulau Karimun, Pulau Bintan, dan Pulau Lingga di Kepulauan Riau (Ambarwati, 2024). 

Pengumuman tersebut mengindikasikan kebijakan yang lahir di era pemerintahan Presiden Joko Widodo ini bakal berlanjut ke pemerintahan Prabowo Subianto, yang dalam rekapitulasi resmi KPU diumumkan sebagai pemenang Pemilu 2024. Pemerintah beralasan peraturan ini ditujukan untuk pemulihan ekosistem pesisir dari sedimentasi dan menjamin tidak akan ada kerusakan lingkungan. Ekspor pun dapat dilakukan sepanjang kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi. Alasan serupa sebetulnya pernah digunakan pemerintah untuk mendorong penambangan pasir laut. Nyatanya, penambangan semakin masif, dan pasir kita, terutama dari Kepulauan Riau, menjadi komoditas ekspor penting ke Singapura yang sedang gencar melakukan proyek reklamasi. (Yetede)

Mengapa Jumlah Pekerja Informal Tetap Tinggi

25 Mar 2024
Layanan ojek online, pemesanan makanan-minuman, hingga kurir paket logistik sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Hal ini terjadi berkat perusahaan teknologi yang membuka kesempatan bermitra dengan tenaga kerja untuk menawarkan jasa layanan tersebut.

Kemitraan ini membantu penyerapan tenaga kerja dan mengurangi pengangguran. Khusus untuk pengemudi ojek online saja, Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia mencatat jumlahnya sudah lebih dari 4 juta orang. Masalahnya, status mereka adalah pekerja informal.

Merujuk pada definisi Badan Pusat Statistik, pekerja informal adalah pekerja yang berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap, atau pekerja tidak dibayar. Pekerja informal bisa juga pekerja bebas, seperti pengemudi ojek online yang bisa menentukan waktu kerja serta jumlah pendapatan yang diinginkan.

BPS mencatat, jumlah pekerja informal per Agustus 2023 mencapai 82,6 juta orang atau sekitar 59,11 persen dari total tenaga kerja yang sebanyak 139,8 juta orang. Sisanya merupakan pekerja formal yang merupakan karyawan atau orang yang berusaha dengan dibantu buruh tetap. (Yetede)

Rupiah Kian Kuat, Biaya Dana Lebih Murah

25 Mar 2024
Penegasan kepastian soal tiga kali penurunan suku bunga acuan The Fed, Fed fund rate (FFR), pada tahun ini diyakini bakal berdampak positif ke perekonomian Indonesia. Dari sisi moneter, hal itu bisa membuat nilai tukar rupiah  makin kuat dan arus modal masuk (capital inflow) ke Tanah Air kian deras. Sedangkan dari sisi fiskal, biaya dana (cost of fund) untuk pembiayaan defisit APBN, bisa menjadi lebih murah. Bahkan, pada tahap berikutnya, penegasan The Fed tersebut  akan berdampak pada suku bunga di perbankan, baik simpanan maupun kredit. Meski demikian, transisi untuk sampai ke tahap itu membutuhkan waktu yang tidak singkat yaitu 3-4 bulan setelah Bank Indonesia (BI) merespon penurunan  FFR dengan memangkas BI rate. Sementara respons BI itu baru akan diberikan dalam 1-2 bulan kemudian. (Yetede)

Februari, Perbankan Himpun DPK Rp 8.193 Triliun

25 Mar 2024
Dalam dua bulan pertama tahun ini, perbankan nasional telah menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 8.193 triliun, tumbuh 5,4% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan  posisi Januari yang naik 5,8% (yoy). Berdasarkan data uang beredar yang dirilis BI, perkembangan DPK dipengaruhi oleh pertumbuhan DPK korporasi yang meningkat 8,6% (yoy) menjadi Rp3.712,6 triliun per Februari 2024. Simpanan tersebut tumbuh lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang hanya naik 6,2% (yoy).  Sementara itu DPK perorangan  mengalami perlambatan, dari 5,4% (yoy) per Januari menjadi naik 3,2% (yoy) per Februari dengan nilai Rp 4.072,7 triliun. Bahkan, DPK lainnya yang mencakup pemda, koperasi yayasan, dan swasta lainnya mengalami kontrasksi 0,3% (yoy) menjadi Rp 407,7 triliun. DI sisi lain, berdasarkan jenisnya, hanya tabungan yang mengalami peningkatan  lebih tinggi di Februari 2024, dari 4,2% (yoy) per Januari 2024.

Beri Nilai Tambah Sebesar Rp 157 Triliun, HGBT Layak Dilanjutkan

25 Mar 2024
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menekankan pentingnya kepastian berlanjutnya program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT). Total nilai HGBT yang dikeluarkan termasuk untuk listrik  dari 2021 hingga 2023 sebesar Rp51,04 Triliun. Sedangkan nilai tambahnya bagai perekonomian nasional sebesar Rp157,20 Triliun. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat, transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Dirgen ILMATE Kemenperin) Taufiek Bawazier mengatakan, nilai tambah yang dihasilkan tersebut meningkat hampir tiga kali lipat  dari yang dikeluarkan pemerintah. Ini artinya manfaat dan mulitplier effect-nya sangat besar bagi eskpor, pendapatan pajak, pengurangan subsidi pupuk dan investasi. (Yetede)