;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Permendag 36/2023 Berpotensi Ganggu Sektor Pariwisata

27 Mar 2024
Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 36/2023 yang penerbitannya ditujukan untuk memperkuat efektivitas pengendalian impor dinilai justru berpotensi mengganggu pemulihan  sektor pariwisata di Tanah Air pascapandemi Covid-19. Potensi ini bisa benar-benar terwujud bila pembatasan impor  oeh permendag tersebut  mengganggu proses operasional berbagai kegiatan untuk aktivitas  pariwsata di dalam negeri. Misalnya, terkait aktivitas pariwisata  yang membutuhkan impor minuman beralkohol dengan merk tertentu  yang hanya tersedia  di luar negeri. Ketika kehadiran permendag itu kemudian membuat pelaku usaha  pariwisata kesulitan  maupun kebingungan menjalankan  kebijakan ini,  hal ini akan berdampak ke sektor pariwisata terutama dengan segmen wisatawan mancanegara (wisman). "Jika hal ini menjadi kasus, maka fungsinya akan  ada persepsi yang muncul dari wisatawan mancanegara terkait ekspektasi mereka ketika melakukan kunjungan wisata. Dan sebaliknya jika tidak terlalu bermasalah, maka saya kira persepsi negatif dari permendag ini terhadap wisman itu sendiri relatif kecil," ujar peneliti Reform of Center on Economics (Core) Indonesia Yusuf  Rendy manilet kepada Investor daily. (Yetede)

Papan Pemantauan Khusus Lindungi Kepentingan Investor

27 Mar 2024
Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan papan pemantauan khusus (PPK) tahap II (full periodic call auction) mulai Senin (25/3/2024). Ini menimbulkan kegaduhan di kalangan pelaku pasar. Sebab, begitu aturan itu berlaku, saham yang tadinya ada dibatas bawah, Rp50 bisa terjun lagi hingga ke Rp 1. Ini memicu aksi jual besar-besaran para pemodal demi mencatat selamat.  Pada tahapan full call auction, saham pada papan pemantauan khusus dapat diperdagangkan sampai harga minimum Rp1. Autorejection untuk saham dengan harga Rp 1-10 sebesar Rp1, sedangkan untuk saham dengan harga diatas Rp10 sebesar 10%. Dengan demikian, saham yang masuk papan pemantauan khusus full call auction harga minimumnya tak lagi Rp 50 alias gocap, melainkan Rp 1 dengan ketentuan auto rejection sebagaimana disebutkan diatas. (Yetede)

Pegadaian Proyeksikan Laba Tumbuh 30,77 %

27 Mar 2024
PT Pegadaian memproyeksikan laba maupun outstanding loan (OSL) tumbuh dua digit pada tahun ini. "Target 2024 tumbuh dua digit, baik secara laba maupun OSL. Adapun besaran laba tumbuh sebesar 30,77 menjadi Rp5,3 triliun, dan OSL tumbuh  sebesar 15,75% menjadi Rp 76,4 triliun," kata Sekretariat perusahaan PT Pegadaian Zulfan Adam, di Jakarta. Sementara di 2023, perseroan mencatatkan kinerja  positif dimana laba bersih tumbuh sebesar 32,7% menjadi Rp 4,38 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp3,30%.  Hal ini ditopang oleh pedapatan perusahaan  sebesar Rp 24,43 triliun di 2023 atau naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp 22,87 triliun. Segmentasi product yang mendominasi bisnis PT Pegadaian  hingga saat ini masih di produk gadai, dimana  presentase OSL sepanjang 2023 yaitu sebesar Rp 67,6 triliun. (Yetede)

Februari, Kredit Konsumer Tumbuh Melambat

27 Mar 2024

Perbankan nasional telah mengucurkan kredit consumer senilai Rp 2.017,6 triliun per Februari 2024, tumbuh 9,3 % secara year on year (yoy). Pertumbuhan ini sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 9,5 % (yoy). BI dalam data uang beredar mencatat, kredit konsumer didorong oleh pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 12,6 % (yoy) dalam dua bulan pertama ini menjadi Rp 723,6 triliun dan kredit kendaraan bermotor yang naik 12,7 % (yoy) menjadi Rp 135,3 triliun didukung momen Ramadhan dan Idulfitri.

 

Kredit multi guna mengalami perlambatan dari 7,3 % (yoy) per Januari 2024, menjadi tumbuh 7,1 % (yoy) dengan nilai kredit Rp 1.158,8 triliun. “Kredit terutama didorong oleh perkembangan KPR, KKB dan kredit multiguna,” ujar Asisten Gubernur, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryanto, dikutip Selasa (26/3). (Yetede)

Sektor Residensial Topang Penjualan Indocement

27 Mar 2024

Properti residensial menjadi tulang punggung penjualan semen PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (Indocement) pada 2023, hal serupa diprediksi terjadi tahun ini. “Residensial masih sangat penting untuk Indocement, terlihat dari penjualan semen kantong kami pada 2023 yang porsinya mirip dengan pasar nasional,” ujatr Christian Kartawijaya, Dirut PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk di Jakarta, baru-baru ini.

 

“Volume semen kantong Indocement 70 % dari total penjualan. Kantong semen dimanfaatkan konsumen untuk pembangunan atau renovasi sektor residensial,” kata Christian. Komposisi itu mirip dengan pasar semen secara nasional. Karena itu, digulirkannya insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) bagi sektor property, dinilai akan berimbas positif terhadap penjualan semen pada 2024. (Yetede)

Permintaan Minyak Sawit di Pasar ekspor Lesu

27 Mar 2024

Permintaan minyak sawit di pasar ekspor masih lesu, indikasinya realisasi ekspor minyak sawit sebagai imbalan atas pemenuhan wajib pasok dalam negeri (domestic market obligation/DMO) minyak goreng untuk Januari dan Februari tahun ini lebih rendah dari persetujuan yang dikeluarkan pemerintah. Hal ini disebabkan penurunan pembelian dari negara imporir serta persaingan harga dengan minyak nabati lain.

 

Dalam laporan yang dikeluarkan Kemendag pada Januari 2024, persetujuan ekspor (PE) minyak sawit dan produk turunannya yang diterbitkan dalam kerangka DMO minyak goreng sebanyak 1.904.123 ton, namun realisasinya hanya 1.893.932 ton, sehinga berdampak pada DMO Januari 2024 di 212.116 ton (70 % target 300 ribu ton). Konsekuensinya masih terdapat hak ekspor 5,58 juta ton yang belum direalisasikan.  (Yetede)

Proxy of Indonesia Islamic Economic

26 Mar 2024
Pesatnya perkembangan Global Islamic Economiy tentu melahirkan pertanyaan kepada Indonesia  sebagai sebuah negeri dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Misalnya posisi Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Itulah yang dilakukan oleh DinarStandard sejak 10 tahun yang lalu melakukan kajian dan menerbitkan State of Global Islamic Economy Report (SGIER) yang didukung oleh Salam Gateway dan Pemerintah Dubai, sebuah city-state yang memposisikan diri sebagai the capital of Global Islamic Economy. Sejak pertama kali dibuat, kajian tersebut berfokus  pada sektor-sektor industri dimana muncul kesadaran kuat pada kepatuhan kehalalan proses produksi dan konsumsi atau secara  umum dikenal sebagai  sharia compliance. (Yetede)

Transaksi Muamalat DIN Capai Rp 76,5 Triliun

26 Mar 2024
Aplikasi mobile banking PT Bank Muamalat Indonesia Tbk yaitu Muamalat DIN berhasil menembus angka setengah juta pengguna aktif. Oleh karena itu, pionir bank syariah di Tanah Air ini terus menambah fitur baru untuk memenuhi kebutuhan dan referansi nasabah. Saat ini Muamalat DIN telah memiliki 198 fitur sejak pertama kali diluncurkan pada November  2019, dengan jumlah transaksi mencapai 56,7 juta dan volume transaksi mencapai Rp76,5 triliun sampai akhir 2023. Selain itu, Bank Muamalat juga mendorong peningkatan pembukaan rekening secara online melalui fitur digital customer on board. Saat ini pembukaan rekening via Muamalat DIN telah mencapai rata-rata meningkat lebih dari tiga kali lipat. Direktur Operasi dan Digital Bank Mualamat telah memasuki era superapp melalui berbagai  fitur dan layanan yang ada di Muamalat DIN. (Yetede)

Kredit Mikro Perbankan Melesat 23,6 %

26 Mar 2024
Industri perbankan pada dua bulan pertama tahun ini telah mengucurkan kredit UMKM sebesar Rp 1.364 triliun Nilai tersebut tumbuh 9,4 secara tahunan (year on year/yoy) per Februari 2024, lebih tinggi dibandingkan sebulan sebelumnya 7,9% (yoy). Merujuk data uang beredar yang dirilis Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit UMKM skala mikro mencapai Rp 633,1 triliun per Februari 2024. kemudian skala menengah naik 3,5% (yoy) menjadi Rp303,5 triliun, serta skala kecil tumbuh negatif 3,1% (yoy) menjadi Rp427,4 triliun. Di sisi lain, berdasarkan jenis penggunaannya, kredit UMKM untuk investasi melesat 23,1% (yoy) per Februari 2024 menjadi Rp 366,4 triliun. Sementara itu, kredit UMKM untuk modal kerja  tumbuh 5,1% (yoy) menjadi Rp997,6 triliun dalam dua bulan tahun ini. (Yetede)

Pemerintah Sudah Salurkan Rp 13,4 Triliun Untuk THR ASN

26 Mar 2024
Pemerintah sudah mengucurkan anggaran sebesar Rp13,4 triliun untuk pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)/TNI,Polri dan pensiunan per 24 Maret 2024. Nilai ini terbagi dalam pembayaran THR untuk ASN/TNI/Polri sebesar Rp3,2 triliun  dan untuk pensiunan dan manfaat pensiunan sebesar Rp 10,2 triliun. "Ini artinya, untuk ASN/TNI/Polri pemerintah pusat itu sudah 625.112 pengawai dari 4.722 satuan kerja yang sudah menyampaikan  surat perintah pembayarannya dan sudah kita proses sehingga THR  sudah bisa dibayarkan Rp 3,2 triliun," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Komponen THR untuk ASN/TNI/Polri adalah gaji pokok, tunjangan jabatan/umum, tunjangan yang melekat pada gaji pokok (tunjangan keluarga dan tunjangan pangan), 100% tunjangan kinerja  bagi ASN pusat atau dengan nama lain bagi ASN daerah. (Yetede)