Ekonomi
( 40600 )Mudik Lebih Awal, Pemerintah Tawarkan Diskon Tarif Tol
Pemerintah berencana memberikan potongan tarif untuk ruas tol
tertentu di Indonesia. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran arus
mudik lebaran 2024. Anggota BPTJ (Badan Pengatur Jalan Tol) dari unsur
masyarakat, Tulus Abadi mengatakan, potongan tarif tol atau diskon merupakan
kompetensi badan usaha jalan tol (BUJT).
Namun begitu pihak asosiasi tol telah bersurat ke menteri
PUPr, menginformasikan aka nada diskon tarif tol dengan besaran maksimum 20 %,”
kata Tulus di Jakarta, Minggu (31/03). Tulus mengungkapkan belum ada informasi
resmi dari BPTJ, namun dia memastikan akan ada diskon tarif tol dengan besaran
maksimal 20 % untuk ruas tol Jawa. (Yetede)
Libur Lebaran, Penumpang InJourney Airport Naik 10 %
Holding
BUMN Pariwisata dan Pendukung, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau
InJourneybersama anak usahanya siap memeberikan pelayanan terbaik bagi para
pemudik dan juga wisatawan yang akan merayakan Hari Idul Fitri 1445 Hijriah.
Direktur Pemasaran dan Program InJourney Group, Maya Watono mengatakan, Seluruh
anggota InJourney Group mulai dari airport, airport service, retail,
hospitality hingga pengelolaan destinasi pariwisata telah mempersiapkan sebaik-baiknya
berbagai fasilitas dan layanan untuk masyarakat,” kata Maya di Jakarta, Jumat (29/3).
Berdasarkan
proyeksi InJourney Airport, pada lebaran 2024, sebanyak 7,9 juta penumpang
diperkirakan beragkat melalui 58.000 penerbangan di 35 bandara InJourney
Airports. Jumlah Penumpang dipresiksi meningkat 10 %, sementara jumlah
penerbangan naik 7 %. Pada bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I dan II,
diperkirakan puncak arus mudik pada 5 April dan puncak arus balik pada 14 April
2024. (Yetede)
2028, Nilai Pasar Komputer RI Tembus USD 961 Juta
Total
nilai pendapatan/pasar/omzet komputer yang didesain untuk penggunaan
harian disatu tempat/meja (personal komputer/PC deskstop) Di Indonesia
diperkirakan mencapai USD 961,87 juta pada 2028 dari tahun 2023 masih US$
861,99 juta. Nilainya meningkat US$ 99,9 juta atau bertumbuh 11,59 % dalam lima
tahun kedepan. Atau tumbuh dan rata-rata 2,22% setiap tahun (compound growth
rate/CAGR).
Data
pasar computer desktop dari Statista,lembaga konsultan dan riset global untuk
berbagai industri tersebut tidak memasukkan laptop dan notebook. “Makin
populernya perangkat laptop dan selular yang bisa dibawa kemana-mana
mengakibatkan permintaan PC di Indonesia menurun,” ungkap Departemen Riset
Statita, Minggu (31/3). (Yetede)
Generasi Milenial
Generasi milenial yang saat ini berada pada kondisi prime atau
masa terpenting karier dan kehidupannya merupakan penentu bagi masa depan
bangsa ini. Mereka adalah orang yang kreatif dan berada di tampuk kepemimpin sejumlah
bisnis, budaya, ekonomi, dan politik. Meski memimpin berbagai sektor kehidupan,
termasuk politik nasional dan daerah, generasi milenial ini adalah kelompok
yang paling sering tak dipahami atau disalahpahami, terutama oleh generasi yang
lebih tua. Inilah yang sering disebut sebagai ”intergenerational gap” atau
perbedaan pemahaman antargenerasi.
Perbedaan antargenerasi bisa dilihat dari sikap generasi
milenial ini terhadap cryptocurrency dan non-fungible tokens (NFT). Mereka adalah
pelaku utama bisnis ini dengan logika keagamaan yang berbeda dengan fatwa MUI, NU,
dan Muhammadiyah. Meski ketiga lembaga pemegang otoritas keagamaan di Indonesia
itu mengharamkan cryptocurrency, anak-anak muda lebih memilih logika margin
keuntungan dari bisnis ini dan kalaupun ada dosanya, itu bisa dibersihkan dengan
melakukan donasi dari keuntungan yang didapatkan (Garadian dan Arrasyid 2024). Selain
soal bisnis dan politik, generasi milenial ini juga tak menjadikan pernikahan
sebagai prioritas. Hebatnya, terdapat 20 generasi milenial yang terpilih
sebagai kepala daerah pada Pilkada 2020. Sayangnya, 13 dari jumlah tersebut
adalah bagian dari politik dinasti. (Yoga)
SEKTOR KONSUMEN : MASA DEPAN CERAH BISNIS FURNITUR
Bisnis furnitur di Indonesia menunjukkan prospek yang menjanjikan, didorong oleh meningkatnya jumlah pasangan muda pemilik rumah yang berburu furnitur untuk menciptakan hunian nan estetis dan nyaman. Tren positif bisnis furnitur terjadi sejak pandemi Covid-19 dan terus berlangsung sampai saat ini. Sejak pagebluk melanda, banyak orang memberikan perhatian lebih untuk menciptakan hunian yang nyaman, agar betah berlama-lama di rumah. Data Statista Market Insights menunjukkan pada 2024 pendapatan di pasar furnitur di Indonesia diprediksi mencapai US$3,29 miliar dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 6,55% (CAGR 2024-2028). Pada 2028 pasar furnitur di Tanah Air diproyeksi mencapai US$4,24 miliar.Segmen terbesar di pasar ini adalah segmen furnitur ruang tamu, yang diproyeksi memiliki volume pasar sebesar US$1,06 miliar pada 2024, disusul home decor US$0,98 miliar dan mebel kamar tidur US$0,52 miliar.
Pertumbuhan pasar furnitur ini dibenarkan oleh National Head of Marketing, Merchandising and Support Atria Oktavianus Kusuma. “Kenaikan bisnis [furnitur] di Atria rata-rata 10% per tahunnya selama lima tahun terakhir ini. Tapi fluktuasi bisa kadang-kadang 18% atau 20%, yang jelas di atas 10%,” kata pria yang akrab disapa Oki itu kepada Bisnis.
Sementara itu, National Head of Sales, Distribution and System Atria Dick Chandra menambahkan saat ini penjualan furnitur baik secara daring maupun toko fi sik sama-sama masih mengalami pertumbuhan yang positif. Bahkan, lanjutnya, konsumen kini justru lebih gencar untuk datang ke toko secara langsung untuk melihat dan menjajal produk.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Co-founder & CEO of Dekoruma Dimas Harry Priawan. Dia menyebut pasar konsumen furnitur terus mengalami peningkatan sejalan dengan angka pernikahan yang bertumbuh setiap tahun.“Untuk produk furnitur yang paling banyak dicari oleh konsumen untuk saat ini cukup bervariasi. Namun untuk kategori yang paling banyak dicari adalah furnitur ruang tamu atau keluarga yaitu sofa, dan ruang makan yaitu meja dan kursi makan,” kata Dimas.
Oki mengatakan pihaknya terus berupaya menarik minat konsumen dengan pelayanan yang ideal plus memberikan berbagai kemudahan, di samping menawarkan kualitas produk yang baik. Mulai dari jaminan kualitas produk, fasilitas gratis jasa desain interior untuk transaksi minimal Rp10 juta, gratis penitipan barang, dan gratis kirim dan pasang.Dia mengatakan berbagai fasilitas dibuat untuk tetap menjaga kemudahan konsumen dalam memenuhi kebutuhan furnitur di tengah daya beli masyarakat yang kini relatif mulai menurun.
STRATEGI PELAKU USAHA : KEJAR BERKAH LIBUR LEBARAN
Momentum Lebaran tahun 2024 menawarkan potensi pada sektor jasa pariwisata, sejalan dengan ekspektasi peningkatan kunjungan wisatawan nusantara. Kalangan pengusaha pun berancang-ancang mengejar berkah pada libur Idulfi tri kali ini. Mendekati musim libur Idulfi tri, sektor pariwisata bersiap untuk memaksimalkan layanan. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk., misalnya berupaya mengantisipasi lonjakan pengunjung. Hal ini bertolak pada kondisi tahun lalu kala perusahaan menarik 78.000 pengunjung. Direktur Operasional Pembangunan Jaya Ancol Eddy Prastiyo menjelaskan Ancol membuat skema operasional khusus selama pekan Lebaran mulai 11—13 April 2024. Dari segi keamanan, Ancol akan bekerja sama dengan pihak kepolisian.”Rencananya mereka (pihak kepolisian) akan standby sekitar 200—250 orang untuk menjaga lingkungan sekaligus memberikan pelayanan ke masyarakat di sini,” kata Eddy dalam acara Ancol Press Conference Rayakan Kemenangan Penuh Keajaibanpada Kamis (28/3).Ancol juga menyediakan skema untuk mengantisipasi antrean mengular saat pengujung hendak memasuki atau keluar dari gerbang Ancol. Eddy mengatakan, Ancol akan menyiapkan sistem parkir terpusat yang akan berlaku mulai hari kedua hingga hari keempat Lebaran. Senada, Holding BUMN Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney bakal memanfaatkan potensi lonjakan penumpang selama momentum mudik 2024. Berdasarkan proyeksi dari InJourney Airport, pada bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, diperkirakan puncak arus mudik pada 5 April dan puncak arus balik pada 14 April 2024. Pada Lebaran 2024, sebanyak 7,9 juta penumpang diperkirakan berangkat melalui 58.000 penerbangan di 35 bandara InJourney Airports. Jumlah penumpang diprediksi meningkat 10%, sementara jumlah penerbangan naik 7%. Adapun, unit usaha perhotelan yang dikelola InJourney Hospitality atau PT Hotel Indonesia Natour (HIN) yang diprediksi mengalami peak season pada 10—11 April 2024. Kemudian, tingkat okupansi InJourney Hospitality diperkirakan mencapai 61,2% atau meningkat 8% dibandingkan dengan 2023. Melalui unit usaha retail, PT Sarinah diperkirakan menikmati puncak penjualan pada 26 Maret hingga 5 April 2024. Pada Midnight Sale, diberikan program diskon 50% dan program buy one get one untuk brand tertentu. Dari sisi destinasi, InJourney Destination Management atau PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (TWC) yang mengelola sejumlah tempat rekreasi pariwisata memperkirakan musim puncak terjadi pada 11—15 April, yang merupakan puncak libur Lebaran 2024. Sementara itu, InJourney Tourism Development Corporations atau ITDC memperkirakan peak seasonpada 11—14 April 2024. ITDC tak ketinggalan mempersiapkan berbagai destinasi pariwisata.
Berbagai program diselenggarakan seperti promo dan juga Ramadan Festive di The Nusa Dua & The Mandalika. ITDC, The Mandalika diperkirakan menarik 60.000 pengunjung selama 12 hari libur Lebaran 2024. “Persiapan ini penting untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan jumlah pemudik terutama yang menggunakan transportasi udara dan juga pengunjung di sejumlah destinasi pariwisata di InJourney Group,” kata Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono, dalam keterangan resmi Jumat (29/3).
Sejalan dengan upaya pelaku usaha, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta seluruh pemangku kepentingan dan pelaku usaha terkait untuk meningkatkan perhatian, utamanya pada lokasi—lokasi yang menjadi daya tarik wisata di tiap destinasi. “Kemenparekraf akan mengeluarkan surat himbauan menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024 kepada seluruh pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata di Indonesia untuk memastikan kesiapan destinasi dan lokasi Daya Tarik Wisata (DTW) agar dapat memberikan pelayanan yang prima,” kata Menparekraf Sandiaga dalam agendaThe Weekly Brief With Sandi Uno pada Senin (18/3). Dihubungi terpisah, Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, mengatakan, pertumbuhan sektor pariwisata diprediksi akan tumbuh 10%—11,3% secara tahunan pada momen Lebaran tahun ini. Kenaikan tersebut salah satunya didorong dari besarnya permintaan jasa akomodasi dan penyediaan makan minum serta jasa transportasi. Adapun, untuk memastikan tercapainya target pergerakan wisnus sebanyak 35% dari target 1,2 miliar tahun ini, setidaknya ada beberapa tahap yang harus dilakukan. Pertama, memastikan arus mudik Lebaran lancar dengan berbagai rekayasa lalu lintas.
Kedua, meningkatkan promosi pariwisata unggulan di daerah tujuan mudik. Khususnya untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan di daerah-daerah tujuan mudik. Ketiga, memastikan stabilitas jaringan internet dan layanan perbankan selama momen Lebaran. Keempat, mendorong agar swasta dapat tepat waktu dalam menyalurkan THR.
Selain dari sisi target pergerakan wisnus, para pelaku usaha wisata disarankan untuk mulai melakukan sejumlah persiapan dalam menyambut momen libur Lebaran. Mulai dari tingkat okupansi, hingga manajemen kerumunan di tempat wisata yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman dari para pelancong.
KONSENTRAT TEMBAGA : Relaksasi Ekspor Belum Dapat Sinyal Perpanjangan
Pemerintah belum memberikan sinyal untuk melakukan perpanjangan relaksasi ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia yang berakhir Mei 2024. Presiden Joko Widodo mengatakan percepatan proses perpanjangan relaksasi ekspor konsentrat tembaga baru diurus setelah pembahasan perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK). Belakangan, Freeport diketahui melobi pemerintah untuk memperpanjang relaksasi ekspor konsentrat tembaga sampai Desember 2024. Hal ini lantaran smelter baru Freeport di Gresik, Jawa Timur diklaim membutuhkan waktu untuk dapat berproduksi dengan kapasitas penuh setelah beroperasi secara komersial pada Mei 2024.
Lebih lanjut, Presiden Ke-7 RI itu mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang menyiapkan revisi regulasi untuk mengakomodasi percepatan perpanjangan IUPK Freeport. Relaksasi izin ekspor konsentrat tembaga Freeport, menurut Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas, penting karena menyangkut potensi pendapatan negara yang hilang. Dia berujar negara bisa kehilangan pendapatan hingga US$2 miliar atau sekitar Rp31,7 triliun (asumsi kurs Rp15.872 per dolar Amerika Serikat) bila izin ekspor konsentrat tembaga Freeport tidak diperpanjang hingga Desember 2024. Berdasarkan laporan Freeport-McMoRan Inc. (FCX) kuartal III/2023, izin ekspor konsentrat tembaga PTFI sebesar 1,7 juta metrik ton yang diperoleh pada 24 Juli 2023, hanya berlaku hingga Mei 2024.
Sebelumnya, perwakilan Freeport hadir menemui Kepala Negara. Chairman & CEO Freeport McMoran Inc (FCX) Richard C Adkerson, President Freeport McMoran Kathleen Quirk, dan Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas melakukan diskusi dengan Presiden. Tony menjelaskan bahwa dalam pertemuan berdurasi sekitar 40 menit itu, mereka membahas mengenai perkembangan terkini dari situasi pertambangan dan penghiliran. Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kepada orang nomor satu di Indonesia itu, pihaknya turut menyampaikan terkait dengan perkembangan pembangunan smelter Freeport di Gresik Jawa Timur. Progres pembangunan smelter mencapai 92% yang diharapkan beroperasi dalam waktu dekat dan mencapai kapasitas penuh pada akhir 2024.
PROYEKSI EKONOM : Inflasi Maret Bakal Melaju
Kalangan ekonom memproyeksi inflasi Maret melaju dengan estimasi tengah atau median sebesar 2,91% secara tahunan. Berdasarkan data Bloomberg, konsensus yang terdiri dari 25 ekonom memperkirakan bahwa inflasi tahunan periode Maret 2024 mencapai 2,91% atau lebih tinggi dari realisasi pada Februari 2024, yakni 2,75% YoY. Dari proyeksi tersebut, estimasi inflasi tertinggi sebesar 3,3% YoY dan terendah 2,1% YoY.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni P. Joewono mengatakan bahwa tingkat inflasi umum di dalam negeri masih terkendali, terutama ditopang oleh laju infl asi inti yang rendah.Di sisi lain, Doni menyoroti tingkat inflasi harga bergejolak atau volatile food yang masih mengalami peningkatan. Per Februari 2024, inflasi volatile food tercatat sebesar 8,47%. Doni mengatakan sejumlah tantangan, terutama menjelang Ramadan perlu terus diantisipasi dalam rangka mengendalikan harga pangan. Tantangan tersebut baik dari sisi pasokan, distribusi, kondisi curah hujan yang tinggi, maupun pemenuhan pasokan komoditas pangan impor agar tidak memberikan tekanan terhadap inflasi lebih lanjut.
Mengutip dari Panel Harga Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), kemarin, (29/3) pukul 09.35 WIB, rata-rata harga bawang merah naik 0,35% menjadi Rp34.110 per kilogram. Begitu pula dengan harga bawang putih bonggol naik 0,74% menjadi Rp41.970 per kilogram. Selain itu, rata-rata harga daging sapi murni kemarin naik 1,17% menjadi Rp137.130 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras naik 0,8% menjadi Rp31.590 per kilogram. Harga cabai rawit merah kemarin terpantau naik Rp2.170 menjadi Rp47.870 per kilogram. Senasib, harga minyak goreng kemasan sederhana kemarin naik tipis 0,17% menjadi Rp17.840 per liter dan rata-rata harga tepung terigu curah kemarin naik 0,6% menjadi Rp10.650 per kilogram. Terkait kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Isy Karim menyampaikan, lonjakan harga pangan yang terjadi saat ini lebih dipengaruhi oleh faktor psikologis.
Adapun, Kemendag melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan di berbagai kota terus melakukan pemantauan di lebih dari 600 pasar tradisional di 500 lebih kabupaten/kota.
TARGET 2024 : WOMF Incar Laba Moderat
Perusahaan pembiayaan atau leasing PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOM Finance/WOMF) mengincar pertumbuhan laba bersih moderat, sebesar 4% secara tahunan pada 2024 sehingga menutup tahun dengan capaian Rp246 miliar. Direktur Keuangan Wahana Ottomitra Multiartha Cincin Lisa Hadi mengatakan bisnis pembiayaan pada tahun ini masih prospektif. “Target kami tahun 2024 yang kami target ke OJK [Otoritas Jasa Keuangan] itu sebesar Rp246 miliar atau naiknya sebesar 4%,” katanya dalam konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (28/3).
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar mengakui bahwa tahun ini membawa sejumlah tantangan, tetapi masih memberikan ruang pertumbuhan. Perusahaan pun berhati-hati dalam merespons perkembangan pasar. “Perseroan akan terus menjaga kualitas aset yang sehat. Namun, terus bertumbuh seiring dengan upaya kami melakukan ekspansi ke wilayah baru ke depannya,” kata Djaja. Perusahaan berencana melakukan ekspansi ke luar Pulau Jawa dengan membuka 13 cabang baru. Perusahaan memperkuat proses penagihan untuk memaksimalkan capaian di wilayah yang sudah ada.
Sejalan dengan capaian itu, perusahaan pun mengumumkan pembagian dividen tunai sebanyak Rp70,92 miliar untuk tahun buku 2023 yang mencerminkan 30% terhadap laba bersih perusahaan. Nilai tersebut setara dengan Rp20,37 per saham. Selain pembayaran dividen, perolehan laba bersih tahun 2023 digunakan untuk dana cadangan umum sebanyak Rp2,5 miliar dan Rp162 miliar akan dicatat sebagai laba ditahan.
Memacu Penjualan SBN Ritel
Sebagai salah satu instrumen investasi, penerbitan surat berharga negara ritel tidak pernah sepi peminat. Setiap kali diluncurkan, selalu kelebihan permintaan meskipun di tengah kondisi ekonomi yang belum membaik. Sukuk ritel seri SR020, misalnya, yang diterbitkan berdekatan dengan Ramadan, Idulfitri, dan ketika harga kebutuhan pokok meningkat, ternyata tak menurunkan minat masyarakat untuk membeli produk investasi tersebut. Sebagaimana yang disampaikan oleh Kementerian Keuangan, masa penawaran seri SR020 berlangsung dari 1-27 Maret, dan diterbitkan dalam dua seri yakni SR020-T3 tenor tiga tahun dengan kupon 6,3% dan SR020-T5 tenor lima tahun memiliki kupon 6,4% per tahun. Pemerintah, di awal penerbitannya, menyebutkan kuota penerbitan surat utang itu mencapai Rp15 triliun. Di akhir pemasarannya, pemerintah ternyata berhasil menggalang dana sebesar Rp21,45 triliun atau melampaui dari yang ditetapkan. Meski lebih rendah dari pencapaian SBN ritel sebelumnya yaitu penerbitan obligasi negara ritel seri ORI025T3 dan ORI025T6 yang mencapai senilai Rp23,92 triliun, permintaan SR020 masih bisa disebut berhasil, mengingat pada bulan ini kebutuhan dana meningkat.
Realisasi DPK kelompok nasabah ritel menyentuh Rp4.027,7 triliun pada Februari 2024 atau tumbuh 3,2% secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan ini lebih landai dibandingkan dengan realisasi pada Januari 2024 yang tumbuh 5,4% YoY.
Setelah sukuk ritel, akan keluar sukuk tabungan dengan masa penawaran pada April hingga Mei, selanjutnya diikuti dengan penerbitan savings bond ritel (SBR) pada Juni hingga Juli, begitu seterusnya hingga pengujung tahun. Pada 2023 pemerintah berhasil meraup dana dari surat berharga negara ritel senilai Rp147,42 triliun, pada tahun ini diharapkan bisa mencapai di kisaran Rp140 triliun hingga Rp160 triliun. Di tengah kian gencarnya pemerintah dalam meraih dana dari masyarakat, terdapat tantangan yang dapat menjadi penghambat dalam mencapai target yang ditetapkan. Tantangan penerbitan SBN ritel datang dari likuiditas di pasar yang akan semakin terbatas dibandingkan tahun lalu. Selain itu, dengan kondisi ekonomi RI yang semakin pulih, maka tren investasi masyarakat di SBN ritel juga akan beralih.
Bila melihat karakter pembeli SBN ritel seri sebelumnya, diketahui bahwa kelompok masyarakat pembeli berada pada usia generasi milenial, diikuti generasi X, baby boomers, dan generasi Z. Dengan masuknya generasi Z, meski secara persentase belum terlalu besar, menandakan bahwa produk investasi itu sudah merambah ke beragam usia.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









