Ekonomi
( 40465 )Arwana Citramulia Incar Laba Bersih 461 Mikiar
PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) menargetkan laba bersih 2024
tumbuh 3,6 % menjadi Rp 461,32 miliar dari tahun lalu di Rp 445,29 miliar.
Peningkatan laba tersebut sejalan dengan ekspektasi penjualan yang akan naik
7,8 % menjadi 2,64 triliun dibanding sebelumnya Rp 2,44 triliun. Optimisme itu,
kata Chief Operating Officer Arwana Edy Suyanto didasari harga jual rata-rata
keramik yang meningkat menjadi Rp 39.735 per meter persegi (m²).
Perseroan juga akan memperluas jaringan pemasaran dengan
membuka enam depo baru yang berlokasi di Dumai, Probolinggo, Aceh, Singkawang,
Pangkalan Bun dan di Kaltara. “Dengan adanya enam depo baru ini, diharapkan
meningkatkan kemampuan pelayanan kami di 38 ribu outlet kami di seluruh
Indonesia,”kata Edy dalam paparan public yang digelar Arwana di Aula Nuansa
Plant II, Serang, Banten. (Yetede)
Laba Bumi Resources Terjun 97 %
Emiten Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik
entitas induk USD 10,9 juta sepanjang 2023. Angka itu turun 97,9 % dari USD 525,3
juta pada 2022. Pendapatan Bumi Resources (BUMI) secara konsolidasian (termasuk
PT Kaltim Prima Coal/KPC) sebesar USD 6,57 miliar pada 2023, turun 23 % dari
USD 8,53 miliar pada periode FY 2022.
“Pendapatan bruto sebesar USD 6,57 miliar periode FY 2023 vs
USD 8,53 miliar periode FY 2022 atau turun tajam 23 % dikarenakan kondisi pasar
dan harga batubara yang turun sebesar 33 % yoy,” jelas Direktur dan Sekretaris
Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava dalam keterangan resmi, Jumat
(29/3). (Yetede)
BI Catat Capital Outflow Rp 1,36 Triliun
BI melaporkan aliran modal asing keluar bersih (capital outflow) di pasar keuangan domestik mencapai Rp 1,36 triliun dalam periode 25-27 Maret 2024. Dalam keterangan tertulis Kamis (28/3) Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan, nilai modal tersebut berasal dari aliran modal asing masuk bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp 0,97 triliun dan modal asing keluar di pasar saham dan Sekuritas Rupiah BI (SRBI) masing-masing sebesar Rp 1,59 triliun dan Rp 0,74 triliun. (Yetede)
Bank Muamalat Siapkan Uang Tunai Rp 736 Miliar
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyiapkan uang tunai senilai
Rp 736 miliar untuk melayani kebutuhan transaksi selama Ramadhan dan Idufitri
tahun ini. Dirut Bank Muamalat Indra Falatehan mengatakan, uang tersebut
disiapkan untuk penukaran uang baru dan
penarikan tunai di ATM dan kantor cabang. Persiapan ini sekaligus mendukung
program BI untuk memastikan kesiapan uang tunai layak edar selama Ramadhan dan
Idulfitri 1445 Hijriah
Menurut dia, menjelang libur lebaran, kebutuhan transaksi
perbankan masyarakat seperti pengiriman dan penarikan uang meningkat. “Oleh
karena itu sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini kami kembali
berpartisipasi dengan menyiapkan uang
tunai. Hal ini sekaligus wuhjud kontribusi kami dalam melayani umat,” ujarnya,
Jumat (29/3). (Yetede)
Anggaran Subsidi Pupuk Jadi 34 Triliun Tahun Ini
Kanada Gugat Induk Tiktok dan Facebook
Dewan sekolah pada empat distrik di Ontario, Kanada,
menggugat perusahaan induk Tiktok hingga Facebook dan Instagram karena dinilai
membahayakan pelajar. Meta, Bytedance, dan Snap diminta membayar ganti rugi
2,96 miliar USD. Gugatan diajukan dari Distrik Toronto, Peel, Katolik Toronto,
dan Ottawa-Carleton. Dalam pernyataan pada Kamis (28/3) penggugat menyebut tiga
perusahaan media sosial tersebut merancang produk yang mendorong penggunaan kompulsif.
Produk itu juga mengubah cara anak-anak belajar, berperilaku, dan belajar. Penggunaan
media sosial menyebabkan krisis pembelajaran dan kesehatan mental pada siswa.
Dampaknya, sekolah harus berinvestasi lebih banyak untuk menyusun program-program
dukungan.
Gugatan diajukan ke Facebook dan Instagram yang dibawahkan
Meta. Tiktok yang dibawahkan Bytedance serta Snapchat juga menjadi sasaran gugatan.
Meta dan Bytedance belum menanggapi gugatan itu. Sementara jubir Snap Inc, Tanya
Johnson, mengatakan, Snapchat membantu pengguna tetap terhubung dengan
teman-temannya. ”Snapchat terbuka langsung ke kamera, bukan unggahan konten,
dan tidak memiliki tombol tanda suka atau komentar publik,” katanya. Johnson
menyebut, Snapchat senantiasa siap membantu remaja menghadapi aneka tantangan.
Anggota Dewan Sekolah Distrik Toronto, Rachel Chernos, mengatakan
bahwa guru dan orangtua menyimak masalah anak-anak kurang bergaul dan mudah
cemas di media sosial. Selain itu, ada masalah perundungan dan kecenderungan mencari
perhatian dengan cara tidak lazim lewat unggahan di media sosial. Tidak kalah
penting, ada masalah mental pada anak-anak yang kecanduan media sosial. ”Perusahaan-perusahaan
ini secara sadar telah menciptakan program-program yang bersifat adiktif yang
ditujukan dan dipasarkan pada kaum muda. Hal ini menyebabkan kerugian yang signifikan
sehingga kami tidak bisa diam begitu saja dan tidak angkat bicara mengenai hal
ini,” kata Chernos. (Yoga)
Pedoman Pengupahan Marbot Masjid Akan Segera Diterbitkan
Marbot masjid perlu mendapatkan perhatian dan kesejahteraan,
khususnya dari pemerintah, meski pekerjaan mereka bersifat sukarela. Pemerintah
melalui Kemenag berupaya menyejahterakan mereka, salah satunya dengan
menerbitkan pedoman pengupahan bagi marbot masjid. Guru Besar Bidang Sosiologi
Agama UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Jember, Khusna Amal menyampaikan, marbot
umumnya merupakan orang-orang yang mampu mengisi sektor pekerjaan informal.
Sama dengan pekerjaan informal lainnya, jaminan kesejahteraan marbot rendah.
”Menjadi marbot bersifat sukarela dan tidak ada tekanan.
Namun, marbot adalah pekerjaan informal yang kurang strategis karena upahnya
tergantung dari kemampuan masjid dan jemaahnya. Untuk masjid di kota besar,
kesejahteraan marbot lebih bagus,” ujarnya, Jumat (29/3). Khusna menilai,
marbot sebenarnya pihak yang lemah dan tak punya hak untuk menuntut kesejahteraan
mereka karena tidak ada kontrak dan bersifat sukarela. Namun, secara
sosiologis, idealnya pihak-pihak tertentu harus memperhatikan kesejahteraan
marbot mengingat mereka sudah merawat masjid sehingga menjadikan ibadah jauh lebih
nyaman.
Dirjen Bina Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengakui,
kesejahteraan marbot masjid masih menjadi pekerjaan rumah bersama. ”Partisipasi,
kontribusi, dan kolaborasi masyarakat menjadi keharusan,” ujar Kamaruddin saat
diwawancara Kompas TV beberapa waktu lalu. Mengingat perannya amat besar, Kemenag
akan terus berupaya menyejahterakan marbot, dengan merancang dan akan segera
menerbitkan pedoman pengupahan atau honorarium bagi marbot masjid. Pengupahan
bagi marbot bisa berasal dari berbagai sumber, antara lain APBN, APBD di
tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, serta sumber lain, seperti Baznas dan
warga. Besaran jumlah honorarium bagi marbot nantinya akan disesuaikan dengan
tipologi masjid, seperti masjid negara, masjid raya, masjid agung, masjid besar,
dan masjid jami. Selain itu, honorarium disesuaikan dengan pendapatan kas
masjid bulanan. (Yoga)
PPN dan Kesejahteraan Masyarakat
Beberapa waktu lalu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
menyatakan pemerintah memastikan akan menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai atau
PPN menjadi 12 % pada 2025. Secara undang-undang (UU), pemerintah dapat menaikkan
tarif PPN hingga 15 % sebagaimana Pasal 7 Ayat 1 UU Harmonisasi Peraturan
Perpajakan. Kenaikan PPN telah dimulai pada 1 April 2022, saat pemerintah
menaikkan tarifnya menjadi 11 % dengan tujuan mencapai target penerimaan pajak
Rp 1.510 triliun sekaligus sebagai upaya percepatan pemulihan Covid-19. Mengingat
kontribusinya yang begitu besar pada penerimaan pajak, maka wajar bagi pemerintah
menjadikan PPN sebagai komponen penerimaan pajak yang perlu dioptimalkan. Sepanjang
masa pandemi, tepatnya sejak 2020, kinerja PPN terus mengalami peningkatan.
Menkeu Sri Mulyani saat itu mengatakan, penerimaan PPN
sepanjang 2021 mencapai Rp 551,0 triliun atau 106,3 % dari target awal Rp
518,55 triliun. Untuk 2023, penerimaan PPN Rp 764 triliun. Meskipun menaikkan tariff
PPN akan menaikkan penerimaan pajak, kenaikan PPN juga punya efek lain dan yang
paling niscaya adalah kenaikan pada harga barang konsumsi. Pada 2022, Centre
for Indonesia Strategic Actions (CISA) merilis laporan mengenai tanggapan
masyarakat ketika tarif PPN naik menjadi 11 %, melibatkan 800 responden di 40
provinsi, hasilnya 77,37 % responden menolak kenaikan tarif PPN, karena
kenaikan tarif PPN bisa menghambat pemulihan ekonomi yang berakibat pada meningkatnya
angka kemiskinan. Menaikkan tarif PPN saat pemulihan ekonomi belum maksimal
berpotensi memukul masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah. Efek
dominonya, angka kemiskinan bertambah, berujung pada semakin melebarnya jurang
kesenjangan ekonomi. (Yoga)
Ironi Limbah Makanan
Limbah makanan jadi masalah global. Setiap tahun, miliaran
ton makanan terbuang. Hal ini jadi ironi di tengah kelaparan yang dihadapi
ratusan juta orang. Laporan PBB mencatat 1,05 miliar ton makanan terbuang. Volume
sampah makanan mencapai 19 % makanan yang diproduksi secara global. Di sisi lain,
783 juta orang mengalami kelaparan pada 2022 dan sepertiga umat manusia
menghadapi kerawanan pangan. Dalam Laporan Indeks Limbah Makanan 2024 yang disusun
Program Lingkungan PBB (UNEP) bersama Waste and Resources Action Program (WRAP)
terungkap, jumlah sampah makanan naik drastis di negara-negara berpendapatan rendah
dan menengah (Kompas.id, 28/3/2024).
Limbah makanan merugikan perekonomian global dan memicu
perubahan iklim dan polusi. Laporan UNEP terbit menjelang Hari Tanpa Sampah
Internasional yang diperingati setiap 30 Maret dan memberi perkiraan global
paling akurat mengenai limbah makanan di tingkat ritel dan konsumen. Menurut
Direktur Eksekutif UNEP Inger Andersen dalam keterangan di laman UNEP, sampah
makanan adalah tragedi global. Jutaan orang kelaparan di tengah banyak makanan terbuang
sia-sia di seluruh dunia. Dari analisis yang dilakukan, setiap orang membuang rata-rata
79 kg makanan per tahun, setara 1 miliar porsi makanan terbuang per hari di
seluruh dunia. Sekitar 60 % sampah makanan berasal dari rumah tangga, 28 % dari
jasa makanan, dan 12 % dari ritel.
Tingginya volume sampah makanan itu terkait perilaku masyarakat.
Selain kebiasaan tidak menghabiskan makanan, sebagian warga makan tidak sesuai
porsi makanannya, membeli atau memasak makanan yang tidak disukai, serta gengsi
menghabiskan makanan di depan banyak orang. Pengurangan limbah pangan berperan
penting dalam transformasi sistem pertanian berkelanjutan dengan meningkatkan produksi
pangan, berkontribusi pada ketahanan pangan, dan pola makan sehat. Upaya ini
juga menjadi salah satu strategi utama mengurangi
emisi gas rumah kaca. Selain itu, pengurangan limbah makanan membantu negara dan
dunia usaha memitigasi dampak perubahan iklim. Aksi ini sekaligus bisa
melestarikan dan melindungi ekosistem serta sumber daya alam, yang jadi
sandaran masa depan pangan. (Yoga)
Rumah Kecil Makin Menjadi Pilihan
Harga rumah berukuran kecil mengalami pertumbuhan yang
signifikan selama triwulan I-2024. Data Flash Report Maret 2024 yang dirilis
Rumah123 mengidentifikasi pergerakan harga hunian tumbuh signifikan untuk rentang ukuran
di bawah 60 meter persegi hingga 90 meter persegi. Head of Research Rumah123
Marisa Jaya mengatakan, pertumbuhan harga median tertinggi untuk rumah dengan
luas di bawah 60 meter persegi terdapat di Bandung, tumbuh 34,1 % dengan median
harga Rp 590 juta per unit. Sementara rumah dengan rentang luas 60-90 meter
persegi mengalami pertumbuhan harga tertinggi di Denpasar, yakni 38,2 %, dengan
median harga mencapai Rp 1,3 miliar per unit.
Pertumbuhan signifikan harga rumah berukuran di bawah 60
meter persegi juga terjadi di Jakarta Barat, yakni naik 25 % dengan harga
rata-rata Rp 1,25 miliar per unit, Medan naik 17,5 % dengan median harga Rp 470
juta per unit, Bekasi tumbuh 15 % dengan median harga Rp 575 juta per unit, dan
Tangerang naik 12,9 % dengan median harga Rp 789 juta per unit. Selain itu,
harga rumah ukuran di bawah 60 meter persegi juga meningkat di Bogor sebesar
11,1 % dengan rata-rata harga Rp 500 juta per unit, Surakarta tumbuh 9,3 % dengan
median harga Rp 470 juta per unit, dan Jaksel naik 7,3 % dengan median harga Rp
750 juta per unit.
Marisa menambahkan, kenaikan signifikan harga rumah berukuran
kecil dengan luasan di bawah 60 meter persegi dan rentang 60-90 meter persegi
dikarenakan permintaan yang tinggi, terutama di perkotaan yang strategis karena
didukung fasilitas dan layanan umum yang memudahkan akses ke tempat kerja,
pusat perbelanjaan, sekolah, hingga transportasi. ”Bagi sebagian konsumen,
harga tetap menjadi salah satu faktor penting dalam memilih rumah. Meskipun
mereka mencari rumah yang sesuai dengan anggaran, mereka juga mengharapkan
rumah kecil dengan nilai tambah dan kualitas yang baik,” kata Marisa dalam
keterangan tertulis, Jumat (29/3). (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









