Pedoman Pengupahan Marbot Masjid Akan Segera Diterbitkan
Marbot masjid perlu mendapatkan perhatian dan kesejahteraan,
khususnya dari pemerintah, meski pekerjaan mereka bersifat sukarela. Pemerintah
melalui Kemenag berupaya menyejahterakan mereka, salah satunya dengan
menerbitkan pedoman pengupahan bagi marbot masjid. Guru Besar Bidang Sosiologi
Agama UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Jember, Khusna Amal menyampaikan, marbot
umumnya merupakan orang-orang yang mampu mengisi sektor pekerjaan informal.
Sama dengan pekerjaan informal lainnya, jaminan kesejahteraan marbot rendah.
”Menjadi marbot bersifat sukarela dan tidak ada tekanan.
Namun, marbot adalah pekerjaan informal yang kurang strategis karena upahnya
tergantung dari kemampuan masjid dan jemaahnya. Untuk masjid di kota besar,
kesejahteraan marbot lebih bagus,” ujarnya, Jumat (29/3). Khusna menilai,
marbot sebenarnya pihak yang lemah dan tak punya hak untuk menuntut kesejahteraan
mereka karena tidak ada kontrak dan bersifat sukarela. Namun, secara
sosiologis, idealnya pihak-pihak tertentu harus memperhatikan kesejahteraan
marbot mengingat mereka sudah merawat masjid sehingga menjadikan ibadah jauh lebih
nyaman.
Dirjen Bina Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengakui,
kesejahteraan marbot masjid masih menjadi pekerjaan rumah bersama. ”Partisipasi,
kontribusi, dan kolaborasi masyarakat menjadi keharusan,” ujar Kamaruddin saat
diwawancara Kompas TV beberapa waktu lalu. Mengingat perannya amat besar, Kemenag
akan terus berupaya menyejahterakan marbot, dengan merancang dan akan segera
menerbitkan pedoman pengupahan atau honorarium bagi marbot masjid. Pengupahan
bagi marbot bisa berasal dari berbagai sumber, antara lain APBN, APBD di
tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, serta sumber lain, seperti Baznas dan
warga. Besaran jumlah honorarium bagi marbot nantinya akan disesuaikan dengan
tipologi masjid, seperti masjid negara, masjid raya, masjid agung, masjid besar,
dan masjid jami. Selain itu, honorarium disesuaikan dengan pendapatan kas
masjid bulanan. (Yoga)
Postingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023