;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Menggairahkan Bursa Karbon

22 May 2024

Sudah lebih dari enam bulan sejak peluncuran bursa karbon, namun bursa ini belum memperlihatkan perannya dalam membantu mencapai target penurunan emisi karbon nasional. Kesimpulan ini terlihat dari sepinya transaksi di bursa karbon yang berakibat tidak terjadinya proses pembentukan harga. Keberadaan bursa karbon seharusnya tidak hanya memenuhi formalitas sebatas cheklist kelengkapan terkait perangkat dalam mencapai tercapai  penurunan karbon nasional.

Bursa karbon memiliki peran strategis dalam mendorong pelaku usaha (terutama pada sektor penghasil emisi karbon kelas berat) untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari aktivitas  operasinya. Peran strategis tersebut dapat terpenuhi jika bursa karbon yang aktif terbentuk. Logika pembentukan bursa karbon sangatlah sederhana  dan mudah dipahami. Masalah perubahan iklim yang saat ini terjadi merupakan bentuk kondisi eksternalitas. Secara sederhana eksternalitas terjadi saat pihak yang melakukan tindakan negatif tidak menanggung konsekuensi secara langsung dampak negatif dari tindakannya. (Yetede)

Jumlah BPR IPO Diperkirakan Masih Sedikit

22 May 2024
Industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) mendapat jamu manis berdasarkan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan (UUP2SK), salah satunya bisa go public. Namun, diperkirakan belum banyak BPR dan BPRS yang melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).  Hal tersebut lantaran BPR dan BPRS masih terus berbenah diri dari sisi kelola, transparansi laporan keuangan. Sehingga, tidak sembarangan BPR dan BPRS bisa IPO, ini juga langkah otoritas untuk perlindungan para investor. Ketua Umum Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Tedy Alamsyah mengatakan, IPO merupakan salah satu pemanis yang diberikan pemerintah dan regulator kepada industri BPR/BPRS untuk memiliki daya saing dan memiliki ruang pertumbuhan lebih besar. (Yetede)

Saham Vale Indonesia Kian Berkilau

22 May 2024

PT Vale Indoenesia Tbk (INCO) makin yakin menatap masa depan, setelah adanya kepastian divestasi 14% saham ke MIND ID, yang membuat pemerintah Indonesia akhirnya memberikan restu perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) hingga 28 Oktober 2035. Dorongan tambahan juga datang dari harga nikel dunia yang mencapai posisi tertinggi selama setahun terakhir. Tak ayal, saham perseroan berkode INCO ini telah melesat 12,47% dalam satu pekan terakhir, dan diperkirakan berlanjut menuju Rp5.850. "Kami meningkatkan rekomondasi untuk saham INCO  dari hold menjadi buy dengan target harga yang lebih tinggi di Rp 5.850," kata Analis Indo Premier Sekritas Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan.

Ryan mengungkapkan, harga nikel di London Metal Exchange (LME) naik menjadi US$ 21 ribu per ton, yang merupakan posisi tertinggi dalam setahun. Lonjakan harga komoditas ini disebabkan sangsi terhadap nikel Rusia dan kerusuhan sosial yang terjadi baru-baru ini di Kaledonia Baru, pemasok 2% nikel global. "Kerusuhan itu cukup menyulitkan, sehingga menurut kami harga komoditas (termasuk nikel) akan tetap kuat, karena kita berada dalam fase siklus akhir komoditas akhir, dengan nikel LME sebagai preferensi utama kami," ujar dia. (Yetede)

Libur Panjang Bisa Gerus Minat Investor Asing

22 May 2024
Jumlah libur pekerja di Indonesia yang mencapai 27 hari dalam setahun dinilai dapat mengganggu aktivitas dan produktivitas usaha. Daya saing industri Tanah Air juga berpotensi tergerus di mata investor asing. Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, ada sejumlah faktor yang memengaruhi keputusan investor asing  berinvestasi di suatu negara. Salah satu faktor itu adalah menyangkut produktivitas kerja. "Menurut saya, memang tidak disebutkan para investor  melakukan protes terhadap isu  mengenai libur, tetapi sedikit banyak pasti bersinggungan dengan kenaikan upah yang tinggi dibandingkan produktivitas yang dihasilkan," ujar Tauhid. Apalagi, kata dia, produktivitas pekerja Indonesia dinilai lebih rendah dibandingkan pekerja di negara Asean lainnya. Produktivitas pekerja Indonesia disebut berada diangka US$ 23.890 per pekerja, bahkan lebih rendah dibanding rata-rata Asean yang berada di angka US$ 24.270. (Yetede)

Merger Nobu dan MNC Bank Tetap Terwujud

22 May 2024
OJK meyakini aksi penggabungan (merger) antara PT Bank Nationalnobu Tbk dan PT Bank MNC International Tbk tetap akan terwujud. Hal ini semakin terlihat usai adanya cross ownership dari masing-masing pemegang saham kedua bank. Kepala Ekskutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menilai, transaksi cross ownership yang dilakukan pemegang saham dari NOBU dan BABP menjadi titik terang bahwa aksi korporasi keduanya tetap akan terjadi, meskipun mundur dari waktu yang awalnya diprediksikan. Menurut Dian, aksi silang saham  akan memudahkan kedua  bank yang memiliki kultur berbeda agar bisa saling paham. Sehingga masing-masing direksi dari kedua bank itu akan masuk ke bank baru hasil dari merger nantinya. "Karena konsekuensi cross ownership ini masin-masing akan memiliki direktur dimasing-masing bank tersebut. Jadi kita lihat perkembangannya nanti," ujar Dian. (Yetede)

RI Bidik Pasar Timur Tengah

22 May 2024
Pasar tekstil dan produk tekstil (TPT) di kawasan Timur Tengah diperkirakan  akan terus tumbuh signifikan  sampai 5 tahun ke depan. Pertumbuhan tahunan sebesar 7%, dan nilai pasar fesyen diperkirkaan sebesar US$ 89 miliar atau Rp 1,42 kuadriliun. Pelaksana tugas (Plt) Direktur jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKTF) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Taufiek Bawazier menjelaskan, Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi menyumbang hampir setengah dari pasar industri fesyen di Timur Tengah, serta Qatar yang terus meningkat  konsumsinya. Kemenperin mencatat, Indonesia mengeskpor tekstil dan pakaian ke negara-negara Timur Tengah sekitar 5,4% dari total ekspor  TPT nasional atau senilai US$ 753 juta. "Artinya baru memiliki market share 1,5%. Oleh karena itu, upaya peningkatan ekspor  di negara-negara Timur Tengah menjadi sebuah langkah yang penting." ucap dia

Kemenhub Pacu Penggunaan Bus Listrik

22 May 2024
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mendorong percepatan penggunaan bus listrik untuk transportasi publik  di wilayah perkotaan mengingat masih  tingginya pengguna kendaraan  berbahan bakar fosil. Hal tersebut disampaikan Menhub Budi Karya Sumadi pada acara 'Sustainable E-mobility Event: Upscaling Bus Electrification NationWide' yang diselenggarakan oleh Institute for Transportation and Development Policy (IDTP) Indonesia di jakarta. "Kementerian Perhubungan selalu memprioritaskan  pengadopsian transportasi yang rendah emisi dan peningkatan kualitas udara. Karena itu, kami mendorong percepatan elektrifikasi tranportasi publik yakni penggunaan bus listrik untuk kawasan perkotaan," ujar Menhub. Dia menjelaskan, penggunaan kendaraan pribadi di Indonesia masih tinggi dibanding pengguna transportasi umum, terutama yang berbasis bahan bakar fosil. (Yetede)

7 Startup Indonesia Masuk Daftar Unicorn Global

22 May 2024

Sebanyak tujuh usaha rintisan berbasis teknologi (startup) asal Indonesia yang punya valuasi minimal US$ 1 miliar (unicorn) masuk dalam daftar global yang disusun  oleh CB Insights, berdasarkan data hingga Maret 2024. Jumlah tersebut berkurang satu  dibandingkan delapan startup pada September 2023. Di tengah masa sulitnya  pendanaan, mereka terus berusaha untuk berinovasi dan mengembangkan bisnisnya agar tetap tumbuh berkelanjutan.

Tujuh startup yang bertahan pada daftar CB Insight hingga akhir kuartal 1 tahun ini terdiri atas Traveloka (financial services), eFishery (indsutrial agritech), DANA (financial), Kopi Kenangan (cosumer & retail beverage), Ajaib (financial services), dan Xendit  (finansial). Semua startup tersebut mempunyai nilai/valuasi perusahaan sekitar US$ 10,43 miliar. Terjadi penurunan valuasi cukup dalam karena pada September 2023 masih US$ 32,43 miliar. Penyebabnya, J&T Express/J&T Forwarder's (HK) Cp Ltd  telah dikeluarkan dari daftar.  (Yetede)

Smelter Ceria Gunakan Pembangkit Ramah Lingkungan

22 May 2024
Produksi Smelter Ceria Group menggunakan listrik ramah lingkungan. Setiap tahap produksi nikel Ceria didukung oleh energi yang ramah lingkungan, dengan sumber energi listrik sebagian besar berasal dari pembangkit listrik tenaga air, angin, mesin gas, dan lainnya. Ceria Group merupakan salah satu produsen utama bahan baterai kendaraan listrik  di Indonesia dengan Izin Usaha Pertambangan  (IUP) dan fasilitas pemurnian, yang berbasis di Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Green nikel product dihasilkan melalui proses pyrometallurgy dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) yang menghasilkan Ferronickel dengan kadar nikel sebesar 22%, Nickel Matte Converter menghasilkan kadar nikel yang lebih tinggi diatas 73% dan proses hydrometallurgy melalui teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitate. (Yetede)

Suplai Pekerja Terampil Belum Bisa Dipenuhi

22 May 2024

Pergeseran industri padat karya ke padat modal yang membutuhkan suplai pekerja berketerampilan tinggi belum bisa dipenuhi, karena angkatan kerja masih didominasi lulusan SMP ke bawah, yakni 55,4 % pada tahun 2022. Artinya, ada 79,6 juta orang berpendidikan paling tinggi SMP dari total angkatan kerja 143,7 juta orang. Angkatan kerja adalah penduduk yang aktif secara ekonomi; tidak meliputi warga yang masih sekolah atau mengurus rumah tangga. Daya saing lulusan SD/SMP untuk langsung mendapat pekerjaan di sektor kerja formal dalam setahun setelah lulus hanya 2,9 % berdasarkan analisis data mikro Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2022. Sebagai perbandingan, lulusan SMK menyumbang 24 % total fresh graduate yang mendapat pekerjaan formal. Adapun lulusan perguruan tinggi menyumbang proporsi 54,3 %.

Komposisi angkatan kerja seperti ini menjadi tantangan di tengah iklim investasi dan pembukaan lapangan kerja yang kian lama membutuhkan tenaga kerja berketerampilan tinggi. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Teguh Dartanto membenarkan bahwa struktur tenaga kerja Indonesia masih didominasi oleh lulusan SD dan SMP. Padahal, saat ini ada tren investasi menuju industri padat modal. Ini membuat masyarakat berpendidikan rendah berada di posisi lemah dalam persaingan pasar kerja. Industri padat modal, mensyaratkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan khusus. Di sejumlah sektor, seperti ekonomi digital atau hilirisasi logam dan mineral, kebutuhan tenaga kerjanya hanya bisa dipenuhi oleh mereka yang tergolong high-skilled labour atau tenaga kerja berketerampilan tinggi.

”Tenaga kerja kita banyak yang masih SMP ke bawah. Bagaimana mau kerja di sektor tersebut,” kata Teguh, Rabu (8/5), di Jakarta. Penyelesaiannya hanya bisa dilakukan secara jangka panjang, yakni melalui perbaikan sistem pendidikan. Lulus SMA, Winna (22) memutuskan melamar kerja setelah gagal masuk perguruan tinggi. Namun, tidak ada lamarannya yang dijawab. Pencarian pekerjaan juga tidak mudah bagi lulusan perguruan tinggi. Sejak lulus S-1 ilmu komunikasi sekolah tinggi di Jakarta, awal tahun lalu, Citra Imelda (21) belum pernah bekerja. Sudah ratusan lamaran dikirim. Hanya dua perusahaan yang memanggil, tetapi berakhir kandas. (Yoga)