Kenaikan Biaya Dana Tekan Profitabilitas Perbankan
OJK mencatat adanya kontraksi pertumbuhan profitabilitas perbankan. Di mana per Februari 2024 laba bersih perbankan nasional sebesar Rp39,36 triliun, terkoreksi 1,77% dibandingkan dari periode Februari 2023 sebesar Rp40,07 triliun. Kepala Ekskutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, penurunan laba tersebut terlihat karena biaya dana perbankan yang mengalami tren peningkatan. "Meningkatnya dana biaya yang tidak diimbangi dengan peningkatan suku bunga kredit. Namun demikian, ROA (return on aset) dan NIM (net interest margin) masih tergolong cukup tinggi," ujar Dian.
Adapun ROA perbankan per Maret 2024 berada di level 2,62%, angka ini lebih rendah dibandingkan posisi tahun lalu di angka 2,77%. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh penurunan NIM dari sebesar 4,77% pada Maret 2023 menjadi 4,59% per Maret 2023 menjadi 4,59% per Maret 2024. Menurunnya NIM perbankan lantaran bank menahan suku bunga kreditnya yang berdampak pada profitabilitas perbankan yang akan ada dalam tren melambat. (Yetede)
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023