;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Potongan Wajib Tapera Mulai Diberlakukan

28 May 2024

Pemerintah mulai melaksanakan program tabungan perumahan rakyat atau tapera guna mendorong pembiayaan perumahan secara gotong royong. Program ini mewajibkan pegawai menyisihkan pendapatan atau penghasilan bulanan untuk iuran tabungan perumahan, yang diatur dalam PP No 21Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP No 25/2020 tentang Tapera yang ditetapkan pada 20 Mei 2024. Berdasarkan ketentuan ini, simpanan peserta tapera berasal dari pekerja penerima gaji, seperti pegawai negeri, BUMN, dan swasta serta pekerja mandiri. Komisioner Badan Pengelola Tapera (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho, dalam keterangannya, Senin (27/5) menyatakan, beberapa hal pokok yang diatur, antara lain, soal kewenangan pengaturan kepesertaan oleh kementerian terkait serta pemisahan sumber dana antara dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dari dana Tapera.

Proses pengelolaan tapera dilakukan melalui penyimpanan dari peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu, yang hanya dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan perumahan atau dikembalikan pokok simpanan berikut hasil pemupukannya setelah  kepesertaan berakhir. BP Tapera berperan dalam penyaluran pembiayaan perumahan berbasis simpanan. Peserta yang termasuk  masyarakat berpenghasilan rendah dapat memperoleh manfaat berupa kredit pemilikan, bangun, dan renovasi rumah dengan tenor hingga 30 tahun dan suku bunga tetap di bawah suku bunga pasar. Masyarakat yang masuk kategori berpenghasilan rendah dan belum memiliki rumah pertama dapat mengajukan manfaat pembiayaan tapera setelah menjadi peserta Tapera. Peserta yang tidak memanfaatkan pembiayaan perumahan akan menyimpan dana sebagai simpanan yang bisa diambil setelah kepesertaan berakhir.

Berdasarkan PP No 21/2024, besaran simpanan peserta 3 % dari gaji atau upah untuk peserta pekerja dan penghasilan untuk pekerja mandiri. Besaran simpanan untuk peserta pekerja ditanggung bersama oleh pemberi kerja sebesar 0,5 % dan pekerja sebesar 2,5 %. BP Tapera juga akan menunjuk manajer investasi dan bank kustodian. BP Tapera dibentuk berdasarkan UU No 4 Tahun 2016 tentang Tapera. BP Tapera dibentuk untuk menghimpun dan menyediakan dana murah yang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan layak dan terjangkau bagi peserta serta berfungsi melindungi kepentingan peserta. Saat ini, tingkat kekurangan rumah di Indonesia sekitar 12,71 juta unit. Tiap tahun laju kekurangan rumah bertambah 600.000-800.000 unit. Sebagian besar merupakan rumah bagi masyarakat menengah bawah dan berpenghasilan rendah. (Yoga)


APBN April 2024 Surplus Rp 75,7 Triliun

28 May 2024

Para awak media terlihat sedang mendokumentasikan penjelasan Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama jajarannya menjelang konferensi pers Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kita edisi April 2024 di Jakarta, Senin (27/5/2024). Dalam keterangannya  Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan mengenai kondisi APBN April 2024. yang Surplus Rp 75,7 Triliun. (Yoga)

Pelantikan Pegawai dengan Perjanjian Kerja di Medan

28 May 2024

Sebanyak 679 guru dan tenaga kesehatan terlihat sangat gembira setelah dilantik menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, pada hari Senin (27/5/2024). Pengangkatan menjadi PPPK menjadi solusi di tengah banyaknya tenaga honorer pemerintah yang tidak mendapat gaji layak dan jaminan masa depan. (Yoga)

Borobudur Marathon Naik Kelas

28 May 2024

Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 bakal digelar pada 1 Desember 2024 di Kabupaten Magelang, Jateng. Lomba yang digelar atas kerja sama Pemprov Jateng, Bank Jateng, Yayasan Borobudur Marathon, dan harian Kompas itu mengambil tema ”Run On, Mark It”. Lomba itu diluncurkan dalam acara Borobudur Marathon Menyapa di Kota Semarang, Senin (27/5) malam. Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An, dan Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo. Adi mengatakan, Borobudur Marathon mendapatkan predikat ”Label” dari World Athletics (nama baru Asosiasi Federasi Atletik Internasional/IAAF) setelah mengajukan diri untuk diasesmen kelayakannya.

Aspek yang dinilai mulai dari pelaksanaan tes antidoping, jumlah nominal hadiah, standardisasi kenyamanan dan keselamatan pelari, hingga kepatuhan terhadap seluruh regulasi lomba yang ditetapkan World Athletics. World Athletics membagi klasifikasi perlombaan lari jalan raya menjadi empat predikat. ”Label” merupakan tingkatan paling dasar, disusul ”Elite Label”, ”Gold Label”, dan ”Platinum Label”. Dengan predikat dari World Athletics, sebuah perlombaan akan masuk ke dalam kalender dari asosiasi atletik dunia itu. ”Dengan label itu, penyeenggaraan Borobudur Marathon akan ditingkatkan menjadi lebih baik. Rutenya lebih steril, hadiah lebih menarik, dan waste management-nya lebih teratur,” kata Adi.

Jumlah pelari dibatasi 10.000 orang. Mereka akan memperebutkan total hadiah Rp 2,6 miliar. Pengelolaan limbah berkaitan dengan menjaga kebersihan selama lomba diselenggarakan, termasuk di lintasan lari. Adi menuturkan, akan ada tiga kategori lomba yang digelar tahun ini, yaitu marathon (42 km), separuh marathon (21 km) dan 10 km. Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana berharap, penyelenggaraan Borobudur Marathon 2024 menjadi sarana memasyarakatkan olahraga. Selain itu, menumbuhkan perekonomian dan menggeliatkan sektor pariwisata di Magelang dan Jateng. (Yoga)


Pengembangan Ekonomi Syariah Harus Fokus

28 May 2024
Potensi keuangan dan ekonomi syariah Indonesia sangat besar, terutama karena negara ini memiliki jumlah penduduk muslim  terbesar di dunia. Namun pengembangan industri syariah masih tertinggal, karena dalam pelaksanaanya masih menemui sejumlah tantangan dan kendala. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Indonesia harus fokus dalam  mencari potensi unggulan untuk dikembangkan.  The Global Islamic Economy Indicator (GIEI) dalam State of the State of Global Islamic Economy (SGIE) Report 2023 yang diluncurkan DinarStandart di Dubai, Uni Emirat Arab, akhir tahun lalu, menepatkan Indonesia di peringkat ke-3 setelah Malaysia dan Arab Saudi dalam hal potensi pengembangan ekonomi syariah. (Yetede)

DPK Perbankan Tumbuh Pesat

28 May 2024

Perkembangan dana pihak ketiga (DPK) perbankan pada April 2024 tumbuh pesat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Ini ditopang terutama oleh pertumbuhan DPK korporasi.  Pertumbuhan DPK itu tercermin dari data uang beredar yang disampaikan BI. "Penghimpunan DPK pada April 2024  tercatat sebesar Rp8.376,1 triliun atau tumbuh 8,1% secara year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya 7,4% yoy,"   kata Asisten Gubernur/Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono.

Adapun perkembangan DPK dipengaruhi oleh pertumbuhan DPK (berdasarkan segmentasi) korporasi 15,3% yoy dan perorangan 2,3%. Pada April 2024, (berdasarkan jenis) giro tumbuh sebesar 11,2% yoy setelah bulan sebelumnya tumbuh 8,6 yoy atau sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya tumbuh 5,8% yoy. Berikutnya, simpanan berjangka tumbuh 8,7% yoy, di atas pertumbuhan bulan sebelumnya 7,8% yoy. (Yetede)

Nelayan Kecil Mengeluhkan Limbah

27 May 2024

Pudding terlihat sedang memperbaiki jaring seroknya di Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (26/5/2025). Bermata pencarian utama sebagai nelayan, Pudding mengeluhkan seringnya dia bertemu limbah dari darat yang terbawa ke Teluk Jakarta. Menurut Pudding, kondisi itu membuat ikan menjauh dari jaring yang ia tanam sekitar 2 kilometer dari daratan sehingga hasil tangkapannya menjadi semakin berkurang. (Yoga)

Geliat Pundi-pundi Pariwisata

27 May 2024

Di tengah kondisi ekonomi global yang tak menentu, sumber pertumbuhan alternatif diharapkan berkontribusi optimal, diantaranya  adalah pariwisata. Keindahan Nusantara dan berbagai pergelaran acara skala global diharapkan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman). Melalui kantong para wisman, ekonomi domestik diharapkan lebih menggeliat. Merujuk laporan Mastercard Economic Institute bertajuk ”Travel Trends 2024: Breaking Boundaries”, sektor pariwisata global berkembang pesat seiring meningkatnya pengeluaran konsumen di sektor ini dan lonjakan lalu lintas penumpang. Momen ini diperkirakan berlanjut,karena konsumen di seluruh dunia lebih mengutamakan pengalaman yang tak terlupakan dan mengalokasikan lebih banyak anggaran perjalanan. Setahun terakhir, Jepang jadi destinasi wisata terfavorit wisatawan di seluruh dunia.

Asia Tenggara tak kalah popular, ditandai masuknya Malaysia dan Indonesia ke dalam 10 besar destinasi global teratas selama 12 bulan terakhir. Secara global, para wisatawan juga cenderung menghabiskan waktu di negara dengan iklim yang lebih hangat. Destinasi Asia Tenggara, seperti Malaysia, Vietnam, Indonesia, Thailand, dan Filipina, mengalami masa kunjungan yang panjang, yaitu lebih dari tujuh hari per kunjungan.  Per Maret 2024, wisatawan di seluruh dunia menghabiskan rata-rata 5,5 hari sekali liburan, lebih lama dibanding periode sebelum pandemi Covid-19 yang hanya 4,5 hari. Di Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara dengan kunjungan wisatawan terlama, yakni rata-rata 8,9 hari atau lebih tinggi dibanding sebelum pandemi yang 7 hari.

Para wisman tinggal lebih lama karena kenaikan tarif hotel yang lebih rendah dibanding negara lain.    Apabila wisatawan menghabiskan waktu lebih lama, besar kemungkinan mereka membelanjakan uang sehingga positif bagi perekonomian lokal. Secara umum, para wisatawan dari AS dan Eropa memilih Asia Tenggara sebagai destinasi dan menetap lebih lama lantaran iklim yang lebih hangat serta harga yang lebih terjangkau, didukung nilai tukar yang lebih menguntungkan. Mastercard Economic Institute juga menemukan, para wisman lebih memprioritaskan pengalaman serta hiburan malam saat berlibur, terutama mereka yang berasal dari Australia, yang menghabiskan 19 % pengeluarannya untuk kegiatan itu.

Wisatawan asal China juga makin gencar, menghabiskan 10 % anggaran liburan mereka untuk kegiatan tersebut pada 2024, naik dari 7 % pada 2023. Secara keseluruhan, rata-rata pengeluaran wisatawan untuk pengalaman dan hiburan malam mencapai 12 % dari total alokasi pengeluaran selama berwisata, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Ke depan, tren pariwisata di seluruh dunia dan Asia Tenggara diproyeksikan terus bertumbuh. Sebagian besar dari mereka cenderung mencari pengalaman tak terlupakan, termasuk destinasi wisata dan kuliner. ”Bagi otoritas pariwisata, sektor ritel, perhotelan, dan food and beverages (makanan dan minuman), biaya itu penting. Nilai tukar mata uang asing dan daya beli jadi komponen penting saat merencanakan perjalanan mereka (wisatawan global),” ujar Chief Economist, Asia Pacific, Mastercard, David Mann, dalam keterangan tertulis, Kamis (16/5/2024). (Yoga)


Fenomena Pemutusan Hubungan Kerja Masih Marak

27 May 2024

Jumlah pekerja yang mengalami PHK meningkat. Pemerintah diharapkan menjaga iklim usaha dalam negeri yang kondusif di tengah perekonomian global yang menantang. Laman satudata.kemnaker.go.id menyebut, jumlah pekerja yang mengalami PHK di 34 provinsi sepanjang 2022 mencapai 25.114 orang. Sementara pada Januari-Desember 2023 angkanya melonjak menjadi 359.858 orang. Pada Januari-Maret 2024 jumlah pekerja yang di-PHK mencapai 23.421 orang. Angka PHK periode yang sama tahun 2023 yang berjumlah 20.393 orang. Kemenaker merekap data jumlah pekerja ter-PHK itu dari dinas tenaga kerja di provinsi dan kabupaten/kota. Namun, angka PHK yang diterbitkan tidak menyebut secara detail asal sektor dan penyebab PHK.

Plt Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Kemenaker Heru Widianto saat dikonfirmasi, Sabtu (25/5) di Jakarta hanya menyebut jumlah kasus PHK selama triwulan I-2024 mencapai lebih dari 1.000 kasus. Menaker Ida Fauziyah seusai rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Senin (20/5), menjelaskan, ada sejumlah perusahaan di Indonesia yang tidak mampu bersaing dengan dinamika pasar dan tidak mampu menyesuaikan produknya dengan permintaan konsumen. Akibatnya, perusahaan seperti itu tidak mampu bertahan lalu melakukan PHK. ”Terkait fenomena PHK akhir-akhir ini yang marak di Jabar khususnya, itu memang ada beberapa perusahaan yang tidak mampu bersaing dengan dinamika pasar,” ujar Ida. ”Jika PHK terpaksa diambil, kami mendorong agar hak-hak pekerja ter-PHK dipenuhi sesuai regulasi,” ujarnya. (Yoga)


Pameran Busana di Kota Lama

27 May 2024

Para model atau peragawati tampak dari pintu kaca saat akan memeragakan busana pada acara Heritage Fashion Show di Gedung Monod Huis, Kota Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (26/5/2024). Peragaan busana bertema batik di salah satu bangunan tua tersebut merupakan upaya menjual pesona Kota Lama untuk mengembangkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif, yang diharapkan dapat meningkatkan penjualan batik di tanah air khususnya di kota Semarang. (Yoga)