;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Margaretha Subekti, Mengabdi pada Kaum Marjinal

10 Jul 2024

Jejak Margaretha Subekti (62) dalam gerakan pemberdayaan perempuan dan difabel yang terpinggirkan sudah terbentang selama 40 tahun. Saat dihubungi di Labuan Bajo, Sabtu (22/6) ia menceritakan, awalnya ia terlibat mengurus kaum perempuan di Kali Code, Yogyakarta, bersama Romo YB Mangunwijaya pada 1980-an. Setelah menikah, Margaretha diboyong suaminya, ASN Larantuka, Flores Timur. Ia bergabung dalam gerakan solidaritas perempuan luhur Lamaholot atau Sedon Senaren pimpinan Bibiana Rianghepat atau Ina Bibi. Mereka fokus mengurus kaum perempuan yang ditinggalkan suami ke luar negeri menjadi buruh migran, perempuan mantan buruh migran ilegal, perempuan korban KDRT dan anak-anak buruh migran yang kurang perhatian. Pada 2008, ketika suaminya pensiun dini, Margaretha ikut ke Labuan Bajo. Ia melanjutkan pengabdiannya pada gerakan solidaritas perempuan dan kaum marjinal.

Fokusnya sama, mengurus perempuan mantan buruh migran ilegal, perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga, ditambah ibu tunggal dan kaum difabel. Margaretha berjuang sampai kaum perempuan dan kaum difabel yang terpinggirkan ini mandiri secara ekonomi dengan dukungan anggota keluarga, dengan membangun usaha rumahan, seperti beternak ayam dan babi serta membuat tenun ikat. Ia juga mendirikan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sampah Rumah Pekerti. Sekitar 300 perempuan menjadi anggotanya. Usahanya, memanfaatkan aneka jenis sampah yang berserakan di Labuan Bajo. Bersama KSP Sampah Rumah Pekerti, para perempuan tersebut bisa mandiri secara finansial setelah dua-tiga tahun terlibat. Setelah mandiri, mereka bisa menyekolahkan anak-anak sampai perguruan tinggi, memperbaiki atau membangun rumah layak huni.

Setelahnya, perempuan kelahiran Nanggulan, Sleman, DI Yogyakarta itu, membimbing 75 perempuan disabilitas dan anak-anak telantar yang sebagian besar tinggal di Rumah Pekerti yang dibangun secara swadaya. Ia juga berusaha mencukupi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Tak mudah bagi Margaretha melakukan itu karena ia juga kerap kesulitan secara ekonomi. Di Rumah Pekerti, Margaretha berusaha memberdayakan mereka dengan membekali aneka keterampilan, seperti memasak, menjahit, dan menenun. Ia mengajarkan tata krama, kebersihan lingkungan, dan perawatan diri. Ia mengajar kebersihan secara bertahap pada kaum difabel telantar. Awalnya, ia mengajak mereka memungut sampah di sekitar Rumah Pekerti, kemudian di permukiman penduduk, pantai, dan ruang publik sejak 2010, biasanya pada pagi dan sore ketika sampah mulai berserakan di sejumlah titik di Labuan Bajo. Semua sampah mereka ambil, tidak sebatas sampah bernilai ekonomi.  

Seiring waktu, anggota Rumah Pekerti mampu mendaur ulang sampah yang mereka pungut menjadi barang bernilai ekonomi, seperti tas, gantungan kunci, keranjang belanja, topi, dompet, sandal, dan lainnya. Bahkan, mereka bisa mengolah sampah pembalut. Kini, Rumah Pekerti menjadi rujukan pengelolaan sampah. Sejumlah pegiat sampah dari Maumere, Ende, dan Ruteng datang ke Rumah Pekerti untuk belajar mengolah sampah yang sulit diolah. Gerakan Rumah Pekerti telah merambah ke pelestarian wilayah pantai, bekerja sama dengan WWF menanam mangrove di beberapa bibir pantai yang rawan abrasi,terutama yang berbatasan dengan permukiman penduduk. Sudah ribuan mangrove yang ditanam Rumah Pekerti selama 20 tahun terakhir. Belakangan, Rumah Pekerti bekerja sama dengan pengelola hotel untuk mempromosikan pangan lokal, seperti singkong, ikan bakar, pisang, sayur-mayur, dan umbi-umbian kepada tetamu. (Yoga)


Terancam Delisitng 50 Emiten

10 Jul 2024
BURSA Efek Indonesia (BEI) mengumumkan ada 50 saham yang berpotensi dicoret pencatatannya dari lantai bursa atau delisting. Peringatan dari otoritas bursa ini diumumkan pada 30 Juni 2024. BEI membeberkan penyebab perusahaan-perusahaan itu terancam delisting lantaran sudah lama mengalami suspensi atau penghentian sementara. "Suspensi perdagangan saham atas perusahaan tercatat telah mencapai enam bulan berturut-turut per 28 Juni 2024," tulis BEI.

Perusahaan yang masuk daftar BEI itu bergerak di bidang properti, perindustrian, hingga infrastruktur. Termasuk di antaranya emiten perusahaan pelat merah PT Waskita Karya Tbk. BUMN di bidang konstruksi dan pengembang infrastruktur itu telah mengalami suspensi sejak 8 Mei 2023 atau selama 13 bulan. Penyebabnya, BEI menilai emiten berkode WSKT tersebut terkena kondisi atau peristiwa negatif, baik secara finansial maupun hukum, yang mempengaruhi kinerja perusahaan.

Risiko delisting semakin menghantui Waskita bila tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai. Sebelumnya, perdagangan saham Waskita dibekukan karena gagal membayar bunga dan pokok obligasi atau surat utang. Saham WSKT didepak sementara dari perdagangan karena adanya penundaan pembayaran bunga ke-11 atas Obligasi Berkelanjutan IV Waskita Karya Tahap I Tahun 2020, yang jatuh tempo pada 6 Mei 2024. (Yetede)

Minim Emiten Baru di Bursa

10 Jul 2024
JUMLAH emiten baru di Bursa Efek Indonesia anjlok. Pada paruh pertama 2024, hanya ada 25 perusahaan yang melakukan penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan nilai US$ 248 juta. Sementara itu, pada periode yang sama tahun lalu, terdapat 44 perusahaan dengan total penggalangan dana sebesar US$ 2,28 miliar. 

Hasil analisis Deloitte dalam laporan bertajuk Southeast Asia Mid-Year IPO Snapshot 2024 yang terbit pada Juli ini menunjukkan bahwa penurunan jumlah emiten dipicu oleh sikap investor dan perusahaan yang memilih menahan diri. Mereka menanti perubahan kebijakan ekonomi pemerintah. Pasalnya, pada paruh pertama 2024, Indonesia menghadapi kenaikan suku bunga yang sekarang mencapai 6,25 persen serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang sudah menembus level Rp 16 ribu. 

Meski begitu, pasar saham Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan sejumlah negara di Asia Tenggara dari sisi jumlah IPO. Namun, dari sisi nilai yang diraih, Malaysia mengantongi dana lebih besar dengan total US$ 450 juta dari 21 IPO. Selain itu, ada Thailand dengan total penggalangan dana US$ 427 juta dari 17 IPO. 

Assurance Advisory Partner Deloitte Konsultan Indonesia, Jasmin Maranan, mengatakan performa bursa saham Indonesia tahun ini mungkin tak akan sebaik pada 2023. Saat itu banyak perusahaan melantai dengan dana jumbo. Rata-rata penggalangan dana pada semester I 2023 mencapai US$ 50 juta, sedangkan pada periode yang sama tahun ini hanya US$ 10 juta. "Tapi Indonesia tetap menjadi pilihan untuk perusahaan dengan pertumbuhan tinggi di bidang teknologi, pertanian, dan energi terbarukan," katanya. (Yetede)

Keabsahan Gelar Profesor dan Doktor para Pesohor

10 Jul 2024
BOLEHKAH gelar profesor dan doktor (kehormatan) diberikan kepada tokoh yang bukan dari kalangan akademikus, peneliti, atau dosen? Tentu saja boleh dan hal itu bukanlah masalah selama proses serta pemberian gelar tersebut didasarkan pada alasan yang masuk akal. Pebisnis Cina pendiri Alibaba Group, Jack Ma, misalnya, diangkat menjadi profesor tamu University of Tokyo. Pengangkatan ini tak terlalu menuai kontroversi. Kapasitas Jack Ma sebagai pemimpin raksasa bisnis digital global membuat orang tak menyangsikan kapasitas dan kemampuannya. Sebagai profesor tamu, Jack Ma menyampaikan kuliah tentang filosofi manajemen, kewirausahaan, dan inovasi; serta memberikan supervisi perihal topik penelitian, terutama dalam bidang pertanian berkelanjutan dan produksi pangan.

Demikian halnya ketika Nelson Mandela, mantan Presiden Afrika Selatan dan ikon perlawanan apartheid, dianugerahi gelar doctor of laws honoris causa oleh Harvard University pada 1998. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas perjuangan Mandela dalam mempromosikan hak asasi manusia, keadilan sosial, dan demokrasi. Pemberian gelar kehormatan semacam ini dilakukan karena karya tokoh penerimanya dianggap melebihi karya akademik para doktor atau profesor dalam bidang hukum dan HAM di Harvard.

Kredibilitas dan reputasi yang diakui publik, ditambah karya para tokoh yang menginspirasi masyarakat global, membuat Jack Ma dan Nelson Mandela dianggap tak cuma layak diberi gelar profesor dan doktor honoris causa. Kita juga bisa melihat fenomena pesohor Oprah Winfrey yang menerima gelar doctor of laws honoris causa dari Harvard University. Gelar tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam bidang pendidikan dan filantropi. Oprah dianggap berkontribusi besar terhadap berbagai inisiatif pendidikan, termasuk mendirikan Oprah Winfrey Leadership Academy for Girls di Afrika Selatan. (Yetede)

Ekonomi Masih Berpeluang Tumbuh 5,2%

10 Jul 2024
Target pertumbuhan ekonomi sebesar 5% yang ditetapkan dalam APBN 2024 masih bisa tercapai, meski APBN tengah dalam tekanan serius dinamika global. Syaratnya, suku bunga acuan BI atau BI Rate yang saat ini berada di level 6,25% diturunkan guna memberi ruang ekspansi besar-besaran bagi pelaku industri. Di sisi lain pemerintah juga harus mendorong sektor industri dan perdagangan industri-industri yang berkontribusi nyata dan tinggi ke perekonomian, seperti otomotif, baja dan besi, serta petrokimia, perlu dipacu dan dibantu. Sedangkan perdagangan ke luar negeri dari kegiatan usaha yang berbasis produk  lokal dan hasil UMKM, wajib digenjot. Perekonomian Indonesia tak bisa menghindar dari pengaruh dinamika global, seperti suku bunga The Fed yang bertahan di level 5,5% sejak Juli 2023 dan pertumbuhan ekonomi dunia stagnan di level 3,2% selama dua tahun terakhir. (Yetede)

OJK Beri Sanksi Keras Pemain Judi Online

10 Jul 2024
OJK bakal memberikan sanksi  yang keras bagi pelaku judi online yakni akan masuk dalam layanan jasa keuangan, seperti tidak bisa membuka rekening lagi. Hal ini dilakukan sebagai pengingat agar tidak ada lagi yang melakukan judi online. Kepala Eksekutif Pengawas  Perbankan OJK Dian Edianan Rae menjelaskan, dengan memasukkan nama-nama para pemain atau bandar judi onlie (judol) ke dalam daftar hitam, maka akan terdampak besar terhadap kehidupannya. Diharapkan dapat memberikan efek jera dan tidak diikuti oleh orang lain. "Kami akan bertindak lebih keras terhadao mereka yang sudah terbukti melakukan pelanggaran, mungkin sebagai fasilitator dan lain sebagainya ada  konsekuensi tidak boleh lagi membuka rekening di bank. Dan saya kira kalau mereka dikeluarkan dari sistem keuangan Indonesia sekarang, mereka tidak akan bisa hidup dan melakukan kegiatan secara normal," jelas Dian. (Yetede)

Grup Astra Kuasai 60% Pasar Otomotif, Sahamnya Menjanjikan

10 Jul 2024
PT Astra Internasional (Tbk) (ASII) mencatatkan penjualan 231.792 unit mobil pada semester I-2024, atau mencapai 60% dari total penjualan mobil nasional yang sebesar 408.012 unit. Pengusaha  pasar (marker share) yang meningkat dari periode sama tahun lalu yang sebanyak 56% tersebut, menjadi indikasi kian kokohnya posisi Grup Astra di industri otomotif Tanah Air. Saham pun, diyakini perseroan yang sekarang bercokol di Rp 4.560 tersebut pun, diyakini bisa terkerek hingga Rp 6.500 di tahun ini. Berdasarkan data penjualan  mobil domestik Grup Astra, perseroan mencatatkan penjualan 43.908 unit pada bulan Juni Mei 2024, naik 6,3% dibandingkan bulan Mei 2024 yang sebanyak 41.314 unit. Sementara sepanjang Januari-Juni 2024, Grup Astra meraup penjualan 231.792 unit atau turun -16,59% dibanding semester I-2023 yang sebanyak 277.924 unit. (Yetede)

BPKP Didorong Audit Komprehensif PDNS 2

10 Jul 2024
BPKP didorong untuk melakukan audit komprehensif terhadap tata kelola Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya yang telah diserang oleh ransomware Lockbit 3.0 ulah dari kelompok Brain Chiper pada Kamis (20/7/2024). Audit ini diharapkan bisa mencakup tata kelola semua aspek terkait PDNS tersebut dari mulai proses pembuatan konsep , tender, peran Kemenkominfo dan Telkom Sigma (anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk), hingga teknis operasional. Hal tersebut menjadi benang merah  diskusi bertema 'Anggaran Rp 700 miliar, Pusat Data Mudah Dijebol' di BeritaSatu TV yang mengundang narasumber Pakar Keamanan Siber dan Information Technology Security Specialist Vaksincom Alfons Tanujaya dan Anggota Komisi  I DPR Sukamta yang disirakan secara langsung, Selasa (9/7/2024). (Yetede)

Bea Masuk Impor untuk Lindungi Pasar Dalam Negeri

10 Jul 2024
Industri manufaktur membutuhkan perlindungan seperti penerapan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMPT) dan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD). Hal ini karena dampak dari penerapan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 8 Tahun 2024. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, dampak dari Permendag tersebut cukup dalam, dengan terjadi banyak penutupan industri yang membuat banyak PHK. Dia mengaku telah menghadap Presiden Joko Widodo untuk menyuarakan kegelisahan industri. Presiden, lanjut Agus, telah memimpin langsung rapat terbatas menanggapi persoalan tersebut. Alhasil akan segera diterbitkan BMTP dan BMD untuk melindungi produk lokal. "Alhamdulillah, bahwa dalam ratas tersebut kami memperjuangkan dan disetujui oleh Bapak Presiden untuk menetapkan BMTP dan BMAD, tentu dalam rangka kita melindungi industri dalam negeri," kata Menperin. (Yetede)

Cegah Korban Investasi Ilegal

09 Jul 2024

Kasus penawaran investasi tidak berizin kembali terjadi, melibatkan pemengaruh (influencer) investasi di media sosial, Ahmad Rafif Raya, yang juga pengurus dan pemegang saham PT Waktunya Beli Saham. Ia gagal mengelola investasi Rp 71 miliar milik 34 warga Makassar, Sulsel. PT Waktunya Beli Saham juga tak memiliki izin OJK untuk bertindak sebagai manajer investasi dan penasihat investasi. Pada 2022-2023, kasus penyalahgunaan dana yang melibatkan pemilik dan pemegang saham sejumlah perusahaan, antara lain PT Jouska Financial Indonesia, mencuat. PN Jakpus yang dikuatkan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan MA, menghukum Aakar Abyasa Fidzuno dan Tias Nugraha Putra sebagai manajer investasi.

MA menyebutkan, keduanya terbukti berkegiatan pasar modal sebagai penasihat investasi tanpa izin usaha dan melakukan tindak pidana pencucian uang. Kerugian Rp 5,6 miliar, dana milik 16 orang. Kisah investasi ilegal belum berakhir. Bentuknya kian beragam: investasi emas ilegal, memutar uang ala skema Ponzi, hingga di pasar keuangan dan pasar saham. Korbannya dari berbagai kalangan, melibatkan receh hingga miliaran rupiah. Pelaku umumnya mengiming-imingi korban dengan keuntungan dan kecanggihan dunia investasi. Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2022 oleh OJK, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia 49,68 %. Survei dilakukan terhadap 14.634 responden di 34 provinsi.

Di sisi lain, informasi perihal investasi melalui konten di media sosial dan media lain mudah disebarkan. Bukan hal yang salah jika konten tersebut memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi publik. Namun, menjadi salah jika pemengaruh yang menyebarkan konten tersebut lantas bertindak melampaui kemampuan dan izin yang ia miliki. OJK mesti bertindak tegas kepada pemengaruh yang menyalahgunakan pengaruhnya sehingga menjerumuskan pemilik dana, juga menginformasikan investasi legal yang bisa diikuti dan investasi ilegal yang mesti dijauhi masyarakat. Literasi keuangan pun mesti dipacu. Jangan tunggu jatuh korban (Yoga)