Ekonomi
( 40554 )Akal-akalan Merombak Dewan Pertimbangan Presiden
BUANG-BUANG waktu saja Dewan Perwakilan Rakyat mengusulkan revisi Undang-Undang Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Selain tidak penting bagi publik, usulan revisi tersebut lebih didorong oleh motif bagi-bagi kekuasaan ketimbang niatan memperbaiki struktur ketatanegaraan. Usulan revisi itu bergulir melalui keputusan Badan Legislasi DPR pada Selasa, 9 Juli 2024. Prosesnya berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan hari, tanpa ada perdebatan dari sembilan fraksi di DPR yang menyetujui inisiatif ini. Selanjutnya, nasib usulan tersebut berada di tangan presiden. Bila gayung bersambut, presiden akan menerbitkan surat untuk menentukan wakil pemerintah selama proses pembahasan.
Revisi kali ini tidak banyak mengubah hal substantif selain urusan penamaan dan struktur personalia. Wantimpres nantinya berganti nama menjadi Dewan Pertimbangan Agung (DPA). Namun dewan tersebut tidak sama dengan konsep DPA pada masa Orde Baru, yang kedudukannya setara dengan lembaga tinggi negara. Nomenklatur DPA tak ubahnya Wantimpres yang dibentuk sebagai organ pendukung kerja presiden.
Draf revisi hanya mengubah ketentuan jumlah anggota yang sebelumnya dibatasi delapan orang. DPR mengusulkan agar jumlah anggota DPA edisi revisi diserahkan sepenuhnya kepada presiden. Adapun tugas dan kewenangan lama mereka tetap dipertahankan. Orang-orang yang ditunjuk presiden menduduki posisi tersebut diberi ruang untuk memberikan saran kebijakan kepada presiden. (Yetede)
Lompatan Lamine Yamal ke Puncak Euro 2024
SENYUM Lamine Yamal membuncah setelah mencetak gol pada menit ke-21 dalam laga semifinal Euro 2024 di Allianz Arena, Muenchen, Rabu dinihari WIB, 10 Juli 2024. Tendangan keras pemain muda tim nasional Spanyol itu melengkung dari luar kotak penalti dan menusuk pojok kiri gawang Prancis yang dijaga Mike Maignan. Yamal berlari ke arah bangku cadangan Spanyol dan melakukan selebrasi knee slide. Rekan-rekannya berhamburan dan mengerubutinya. Gol itu begitu spesial, bukan hanya karena membawa La Furia Roja menyamakan kedudukan setelah tertinggal lewat gol Randal Kolo Muani pada menit ke-9, tapi juga menciptakan rekor bagi sang pemain. Yamal tercatat menjadi pemain termuda yang mencetak gol di putaran final Piala Eropa pada usia 16 tahun 362 hari.
Pemain sayap FC Barcelona itu tidak banyak berpikir sebelum melepaskan tendangan. Ia hanya berusaha bermain simpel dan tidak terbebani oleh gol cepat yang dibuat Prancis. "Saya senang dan puas atas kemenangan ini. Saya ingin menang, menang, dan menang," ujar Yamal seusai pertandingan, dikutip dari Sports Illustrated. Timnas Spanyol akhirnya memenangi duel melawan Prancis dengan skor 2-1. Gol Dani Olmo pada menit ke-25 memastikan tiket final untuk tim asuhan Luis De La Fuente. Mereka bakal menghadapi Inggris yang mengalahkan Belanda 2-1 pada Kamis dinihari WIB, 11 Juli 2024. Keberhasilan Spanyol melenggang ke final, ditambah satu gol spektakuler, menjadi kado ulang tahun yang sempurna untuk Yamal. Pemain bernama lengkap Lamine Yamal Nasraoui Ebana itu lahir di Mataro, Spanyol, pada 13 Juli 2007. Artinya, dia bakal menjalani pertandingan final Euro 2024 pada Ahad mendatang ketika berusia 17 tahun.
Perjalanan Yamal untuk sampai ke puncak kariernya sangat singkat. Pada 2014, kala usianya masih 7 tahun, Yamal bergabung dengan akademi FC Barcelona, La Masia, setelah belajar di klub lokal di tanah kelahirannya, CF La Torreta. Ia mampu melewati persaingan di level tim kelompok umur dengan cepat. Pada 2021, Yamal dipromosikan ke tim U-16 Barcelona. Setahun berselang, dia naik ke tim U-19, dan satu tahun berikutnya, kesempatan debut bersama tim senior didapatkan. (Yetede)
Banjir Produk Impor, Industri Petrokimia Butuh Perlindungan
Industri petrokimia nasional juga membutuhkan perlindungan dari serbuan bahan baku plastik impor seperti halnya industri tekstil dan produk tekstil (TPT) pasca berlakunya Permendag 8/2024. Ini penting demi menjaga keberlangsungan industri dalam negeri dan memberikan kepastian bagi perusahaan yang berencana ekspansi besar-besaran untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Peneliti Pusat Industri Perdagangan dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ahmad Heri Firdaus, mengatakan industri ini tengah memikul beban berat karena banjir barang-barang impor di pasar petrokimia akibat revisi Permendag No.8/2024. "Dibutuhkan kepastian berusaha terkait peraturan yang tidak dengan mudah berubah atau direvisi. Hal ini karena karakter industri petrokimia cukup spesifik, butuh bahan baku, teknologi dan SDM dengan skill yang sesuai. Karenanya, industri petrokimia perlu dijaga dan difasilitasi agar ekosistem ini benar-benar bisa terwujud," ungkap Heri. (Yetede)
Pelaku Usaha Tunggu Langkah Konkret Pemerintah
30 Layanan Publik Pengguna PDNS 2 Sudah Pulih
Ikhtiar BSI Menjadi Raksasa Bank Syariah Global
Mega merjer tiga bank syariah Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mematahkan stigma negatif yang berkembang sebelum merjer terlaksana. Terbukti, kini BSI tengah berikhtiar untuk bisa menjasi raksasa bank syariah global dari sisi kapitalisasi pasar dalam kurun 10 tahun mendatang. Berdasarkan data 23 Maret 2024, Al Rajhi Bank asal Arab Saudi memimpin perbankan syariah global di urutan nomor wahid dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 92,67 miliar.
Posisi kedua adalah Kuwait Finance dengan kapitalisasi pasar US$ 41,03 miliar. Serta, peringkat ketiga ada Alinma Bank dengan kapitalisasi pasar US$ 23,41 miliar. Sementara itu, BSI di usianya yang baru menginjak tiga tahun ini sudah berhasil masuk 10 besar bank syariah global dengan market cap US$ 8,68 miliar. Diharapkan peringkat tersebut akan terus naik hingga berada di jajaran bank syariah global raksasa. (Yetede)
Stock Split Akhiri Predikat Dian Swastatika Sebagai Saham Termahal
PT Dian Swastika Sentosa Tk (DSSA) akan melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:10. Aksi ini mengakhiri predikat emiten batu bara Group Sinar Mas ini sebagai saham termahal di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebagai analis memberikan proyeksi beragam terkait masa depan DSSA selepas stock split. Founder Stocknow.id Hendra Wardana mengestimasi, saham DSSA setelah stoc split akan mengalami perubahan signifikan, terutama menyangkut peningkatan likuiditas saham.
Soalnya, harga saham DSSA akan lebih menjadi terjangkau bagi para investor ritel. "Dengan harga yang lebih rendah. Volume perdagangan saham DSSA akan meningkat yang membuatnya lebih likuid di pasar," kata Hendra. Ditambah, secara analis fundamental, kinerja DSSA juga memperlihatkan hasil yang cukup positif. Dari sisi profitabilitas misalnya, return on equity (RoE) perseroan mencapai 23,02%, alias lebih tinggi daripada rata-rata industri dan sektornya yang sebesar 20,64%. (Yetede)
Lolos Jerat Papan Pemantauan Khusus
Jumlah emiten yang lolos dari papan pemantauan khusus semakin banyak. Ini terjadi seusai Bursa Efek Indonesia (BEI) merevisi Peraturan Bursa Nomor I-X tentang Penempatan Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus.
Ada 12 emiten yang berhasil lepas dari tato X sejak 21 Juni 2024 lalu. Dari 12 saham tersebut, mayoritas tersandung kriteria 10. Adapun kriteria 10 adalah saham yang disuspensi selama lebih dari satu hari bursa karena aktivitas perdagangan.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, saat ini fokus utama BEI adalah mendorong agar lebih banyak saham keluar dari papan pemantauan khusus. Menurut dia, pada saat yang sama, banyak emiten yang mulai memperbaiki diri agar bisa keluar dari papan pemantauan khusus.
BEI juga menambahkan syarat tambahan seperti pada kriteria 1 dan 7 yang berkaitan dengan likuiditas. Untuk kriteria 1 setelah direvisi adlah mencakup saham dengan harga rata-rata dalam tiga bulan terakhir kurang dari Rp 51 dan dalam kondisi likuiditas yang rendah. Lalu, kriteria 7 adalah saham-saham dengan nilai rata-rata transaksi harian kurang dari Rp 5 juta dan volume transaksi rata-rata harian saham kurang dari 10.000.
Iman Rachman, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia menimpali, sebagian besar saham yang masuk ke papan pemantauan khusus disebabkan oleh kriteria 1 tersebut. Karena itu, BEI merevisi periode saham menjadi tiga bulan dengan syarat lolos adalah jika emiten memiliki rencana membagi dividen.
Nafan Aji Gusta,
Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas mengatakan, saham-saham yang telah keluar dari papan pemantauan khusus harus bisa bangkit dulu dari sisi likuiditasnya.
Menanti Kenaikan Permintaan Semen
Kinerja PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) tahun ini diperkirakan mampu bertumbuh. Pertumbuhan ini seiring permintaan semen yang meningkat. Analis BRI Danareksa Sekuritas Richard Jerry Tambayong memproyeksi, volume penjualan semen INTP akan melemah sekitar 3% secara kuartalan (QoQ) pada kuartal II 2024. Namun, secara tahunan diproyeksi masih akan tumbuh 15% year on year (yoy) di kuartal II 2024. Peningkatan volume pada Mei 2024 dan ekspektasi volume pada Juni 2024 tidak sepenuhnya mengimbangi pelemahan pada April 2024 lalu. Dengan penjualan massal tetap menjadi pendorong dominan untuk volume penjualan. Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas memperkirakan harga jual rata-rata (ASP) meningkat sekitar 1% secara kuartalan kuartal II 2024, seiring kenaikan harga semen kantong INTP dalam dua bulan terakhir di daerah tertentu. Namun, secara tahunan ASP di kuartal II akan tetap lebih rendah 4% karena promosi agresif April tahun ini. Ia berpandangan volume penjualan INTP pada semester II akan meningkat sebesar 36%.
Secara keseluruhan, Richard mempertahankan estimasi penjualan sepanjang tahun ini tumbuh 2% YoY jadi Rp 18,88 triliun dengan laba bersih turun 11% YoY menjadi Rp 1,73 triliun.
Analis Mirae Asset Sekuritas, Andreas Kristo Saragih memaparkan, volume penjualan semen INTP sebesar 1,6 juta ton hingga Mei 2024. Hasil itu tumbuh 71,7% secara bulanan dan 21,4% secara tahunan. Pertumbuhan didorong volume penjualan di Jawa sebesar 1,08 juta ton atau tumbuh 25% yoy, diikuti oleh luar Jawa sebesar 0,52 juta ton atau tumbuh 14,4% yoy.
Pangsa pasar INTP juga semakin luas berkat masuknya Semen Grobogan. Pangsa pasar INTP di Jawa Tengah mencapai 42,4%. Selain itu, kontribusi volume semen dari Jawa Tengah mencapai 18,9% dari total volume.
Secara nasional, pangsa pasar hingga Mei 2024 meningkat menjadi 29,6%. "Secara keseluruhan, volume hingga Mei 2024 menyumbang 35,7% dari proyeksi kami, dibandingkan dengan kisaran historis tiga tahun terakhir sebesar 35%-36%," tulis Andreas dalam riset 28 Juni.
Analis Kiwoom Sekuritas, Miftahul Khaer menilai prospek INTP akan tetap positif. Permintaan semen domestik masih akan meningkat sebesar 65,6 juta ton pada 2024. Di sisi lain, tantangan INTP masih terkait oversupply. Untuk target jangka panjang, Khaer memproyeksikan INTP bisa menyentuh Rp 9.000 per saham dengan rekomendasi akumulasi.
TENAGA EKSTRA BUMN KARYA
BUMN Karya sedang diliputi momentum positif. Sejumlah korporasi pelat merah di sektor konstruksi itu, dipastikan mendapat kucuran dana dari penyertaan modal negara (PMN) 2025. Kabar itu pun turut membawa angin segar bagi kinerja saham mereka di pasar modal yang belakangan moncer. Adapun, sentimen positif lainnya adalah rencana pembentukan holding badan usaha milik negara (BUMN). Dus, beragam kabar baik itu pun diharapkan menjadi katalis pendorong kinerja BUMN Karya di tengah seretnya nilai kontrak baru pada paruh pertama 2024. Dalam rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Rabu (10/7) malam, Komisi VI DPR memberikan lampu hijau PMN 2025 kepada 16 perusahaan pelat merah. Total dana yang disepakati tidak berubah dari usulan, yakni Rp44,24 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp19,51 triliun akan mengalir ke empat BUMN Karya yakni PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), dan PT PP (Persero) Tbk. (PTPP). Faktanya, sampai dengan semester I/2024, nilai akumulasi kontrak baru dari WIKA, ADHI, dan PTPP mencapai Rp30,02 triliun, atau turun 16,84% secara tahunan/year-on-year (YoY). Secara terperinci, WIKA mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp10,17 triliun hingga paruh pertama tahun ini. Di sisi lain, ADHI memperoleh kontrak baru sebesar Rp10,2 triliun, sedangkan PTPP mengakumulasikan Rp9,56 triliun.
Direktur Utama PTPP Novel Arsyad mengatakan latar belakang dan urgensi usulan PMN dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya terkait keterbatasan kapabilitas keuangan.
Sementara itu, PTPP memberikan sinyal adanya perolehan proyek jumbo yang ditaksir mencapai Rp2 triliun pada Juli 2024.
Senada, Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson menyampaikan PMN dibutuhkan perseroan untuk menggarap proyek strategis nasional (PSN) jalan Tol Jogja–Bawen dan Solo–Jogja. “PMN 2025 merupakan opsi terbaik, dengan adanya PMN akan memberikan perbaikan terhadap rasio keuangan ADHI, terutama pada rasio debt to equity. ” Adapun, perihal rencana pembentukan holding BUMN Karya, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan upaya ini akan terus berlanjut. Tujuh BUMN Karya yang akan dilebur yakni Hutama Karya, ADHI, PTPP, WIKA, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT), PT Brantas Abipraya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero).
Sementara itu, Associate Director BUMN Research Group Lembaga Management Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto menilai, momentum positif BUMN Karya, utamanya lantaran kucuran PMN, juga perlu dibarengi dengan perbaikan secara internal. Hal itu bertujuan memupuk kembali kepercayaan publik terhadap perusahaan pelat merah konstruksi.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









