;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Edi Susanto Pelestari Ukiran Penuh Makna

13 Jul 2024

Cinta Edi Susanto (44) ikut menyelamatkan seni ukir Kalimantan. Ukiran dianggapnya mampu menghadirkan masa lalu yang hilang sekaligus merefleksikan perjalanan hidup ke depan. Sebanyak 13 potong kayu ulin atau belian sepanjang 60-80 cm dan lebar 8 cm berjajar di halaman rumah Edi di Kelurahan Akcaya, Pontianak, Kalbar, Selasa (9/7). Potongan kayu itu diukir Edi dengan beragam motif, mulai dari wajah manusia, bunga terong, hingga puncak pakis yang melengkung. Potongan kayu itu diklaim bukan hasil pembalakan liar yang hingga kini masih membelit Kalimantan. Kayu langka itu adalah sisa bahan pembuatan rumah warga tahun 1990-an di kampungnya yang terletak di Kabupaten Landak. Masih berstatus ASN, Edi mengukir sepulang kerja, pukul 16.00 hingga malam.

Motif ukirannya biasa digunakan sebagai pantak di subsuku Dayak Balangin. Pantak merupakan orang yang dituakan atau mempunyai pengaruh di suatu kampung yang telah meninggal. Sosoknya dihadirkan lewat patung. Dulu, pantak menjadi jembatan untuk meminta bantuan kekuatan dan panen yang bagus. Namun, ukiran patung yang dibuat Edi tidak memiliki spiritualitas seperti itu. Ia melihatnya sebagai karya seni dan pengingat warisan budaya. Ketertarikannya pada seni ukir muncul sejak kuliah di Jurusan Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak, pada 2000-2003. Kala itu, Edi aktif di sanggar seni di Rumah Betang, Pontianak. Di sana, dia kerap melihat berbagai kegiatan budaya, salah satunya mengukir. Edi baru mulai mengukir pada 2012. Ide mengukir muncul saat melihat ukiran pada dua tiang kayu ulin di depan Gereja Katedral Pontianak yang bermotif burung ruai dan manusia.

Edi mengukir agar budaya itu tidak putus sebagai salah satu identitas dan karya seni. Ketika ada ukiran di depan rumah, hal itu diharapkan menjadi identitas khas rumah orang Dayak. Ia rela melakukan apa saja untuk melestarikan budaya ukir. Ia juga memberi kenang-kenangan ukiran kepada teman-temannya sesama orangtua murid di sekolah. Bahkan, rekan kerjanya dalam tim pemadam kebakaran diberi ukiran kayu secara cuma-cuma berbentuk kepala naga pada 2018. Belasan teman yang memiliki minat khusus pernah meminta Edi membuat ukiran untuk hiasan rumah, dengan sejumlah uang sebagai tanda terima kasih kendati uang bukan tujuan Edi dalam mengukir. Ukiran, kata Edi, menjadi medium merefleksikan hidup. Salah satu ukiran di teras rumahnya, dijadikan bentuk refleksi perjalanan hidupnya.

Hal itu tertuang pada ukiran setinggi 4 meter dengan lebar 15 cm. Di bagian atas ada manusia yang berdiri dengan agung simbol kesuksesan. Lalu, di bawahnya ada sekelompok orang menopang motif manusia. Pesannya, di balik kesuksesan ada orang-orang yang jungkir balik mendukung seseorang, entah keluarga atau siapa pun. Edi menyadari, melestarikan budaya ukir menghadapi tantangan. Terlebih bahan baku sudah tak mudah ditemukan. Transfer ilmu juga sulit. Sebab, diperlukan minat karena mengukir bagi sebagian orang melelahkan. Beberapa anak muda yang mencoba belajar mengukir di rumahnya tidak bisa konsisten sehingga berhenti. Tapi, Edi pantang menyerah. Selain terus berjejaring dengan pengukir lain di media sosial, tangannya tetap terbuka untuk berbagi ilmu pada siapa saja. (Yoga)


KAI Terlilit Utang Rp 56 T, Negara Wajib Hadir

13 Jul 2024

PT Kereta Api Indonesia (Persero) membukukan pembengkakan utang menjadi Rp 56 triliun kuartal I-2024 dibandingkan akhir 2023 sebesar Rp 50 triliun. Sejumlah kalangan mendesak pemerintah  hadir untuk membantu KAI mengatasi masalah tersebut. Lonjakan utang KAI dipicu megaproyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh dan LRT Jabodetabek. Sejalan dengan itu, KAI memutuskan tidak membagikan dividen ke pemerintah. KAI mengajukan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 1,8 triliun pada tahun anggaran 2025 untuk mendukung pengaduan sarana KRL Jabodetabek, termasuk mendatangkan 11 rangkaian kereta baru dari luar negeri. Selain KAI, BUMN transportasi lainnya industri Kereta Api (PT INKA) mengajukan PMN Rp 976 miliar, PT Pelayaran nasional Indonesia (Pelni) Rp 2,5 triliun, dan Perum Damri Rp 1 triliun. Dengan demikian, total pengajuan BUMN transportasi Rp 6,27 triliun PMN. Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana mengatakan, wajar penugasan pemerintah dijalankan oleh BUMN. Dalam konteks ini, pemerintah perlu memberikan dukungan BUMN yang diberikan penugasan misalnya mellaui PMN. (Yetede)

Menanti Sinyal Positif Emiten Semen di Paruh Kedua 2024

13 Jul 2024
Industri semen nasional belum juga menunjukkan indikasi perbaikan di semester I-2024, dengan kinerja yang diperkirakan masih dibawah estimasi konsensus. Di paruh kedua tahun ini, emiten semen papan atas seperti PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) diharapkan mampu membalikkan kinerja ke arah positif, yang didorong kenaikan harga dan ekspektasi  peningkatan volume penjualan. "Kami memperkirakan baik SMGR maupun INTP akan menunjukkan pembalikan arah volume penjualan di semester II-2024, yang didorong lebih banyaknya hari kinerja dan history kinerja yang lebih baik di paruh kedua  setiap tahunnya," kata Analis BRI Danareksa Sekuritas Richard Jerry dan Christine Sitorus dalam riset terbarunya. (Yetede)

Kenapa Mitigasi Pusat Data Nasional Berjalan Lamban

13 Jul 2024
KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyiapkan tiga strategi untuk memulihkan layanan publik yang terimbas peretasan. Pelaksana tugas Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo, Ismail, mengatakan tiga strategi tersebut disiapkan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Strategi jangka pendek adalah memulihkan data yang terimbas peretasan. Proses tersebut dilakukan sejak Juli hingga Agustus mendatang. "Strategi ini bertujuan mengoptimalkan kembali layanan publik yang menjadi prioritas," ujar Ismail kepada Tempo pada Jumat, 12 Juli 2024. 

Ismail menyebutkan salah satunya adalah pemulihan layanan keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Strategi jangka pendek ini juga menjadi bagian dari forensik yang tengah dilakukan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta kepolisian. Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) II Surabaya, Jawa Timur, yang dikelola Kemenkominfo dan BSSN diretas sejak 20 Juni 2024 oleh data ransomware LockBit 3.0. Ransomware merupakan istilah untuk jenis malware yang menyerang sistem data. PDNS yang ada di Surabaya itu mengelola data 73 kementerian/lembaga serta ratusan pemerintah daerah.

Kepada pemerintah, peretas meminta uang tebusan US$ 8 juta atau setara dengan Rp 131 miliar. Pemerintah menyatakan tidak akan membayar uang tuntutan tersebut. Setelah dua pekan, kelompok peretas Brain Cipher mengklaim telah memberikan decryptor atau kunci untuk membuka data pada PDNS yang diretas. (Yetede)

Salah Obat BUMN Sakit

13 Jul 2024
KEPUTUSAN pemerintah menyuntikkan modal baru bagi badan usaha milik negara yang merugi berpotensi sia-sia. Sudah lama kebijakan serupa tidak pernah menyehatkan perusahaan negara yang sakit selama akar masalah yang menggerogotinya tidak diatasi lebih dulu. Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat yang mengurusi keuangan telah menyetujui penyertaan modal negara (PMN) tunai dan nontunai senilai Rp 44,24 triliun untuk 16 BUMN. Nilai PMN untuk anggaran 2025 itu hampir dua kali lipat dibanding anggaran PMN 2024 yang sebesar Rp 27,4 triliun untuk 17 BUMN. Artinya, beban anggaran yang mesti dipikul negara juga makin besar.

Namun persoalan utama bukan semata bertambahnya beban anggaran. Masalah yang lebih serius adalah tidak ada jaminan bahwa suntikan modal tersebut bakal membuat BUMN memiliki kinerja lebih baik. Apalagi sejumlah BUMN yang mendapat tambahan dana tersebut dalam kondisi tidak sehat. Kementerian Badan Usaha Milik Negara selalu berdalih bahwa suntikan PMN itu untuk meningkatkan kinerja perusahaan agar kembali sehat. Faktanya, selalu saja ada BUMN yang sakit meski setiap tahun anggaran PMN yang disuntikkan cenderung meningkat.  Tengok saja pada 2023, terdapat 15 BUMN yang sakit dan tujuh BUMN yang bubar. Padahal, sepanjang 2021-2022, pemerintah menyuntikkan PMN hingga Rp 109,7 triliun. Alih-alih menyehatkan, PMN itu justru membuat pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. (Yetede)

Muncul Gugatan Setelah Peretasan Pusat Data Nasional

13 Jul 2024
ERSAMA sejumlah pegiat digital dan ahli hukum, Nenden Sekar Arum kerap berdiskusi selama sekitar dua jam. Diskusi rutin tersebut dilakukan Direktur Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) itu sejak Jumat pekan lalu. Pada 5 Juli 2024, SAFEnet, organisasi masyarakat sipil yang memperjuangkan hak-hak digital, mengajukan permohonan keterbukaan informasi kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi alias PPID Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

SAFEnet mengajukan permohonan ke PPID itu setelah terjadi peretasan Pusat Data Nasional Sementara atau PDNS. Nenden mengatakan pengajuan keterbukaan informasi tersebut menjadi hal penting untuk memastikan kebijakan pemerintah di masa mendatang, khususnya jaminan keamanan siber data publik. “Diberi atau tidak jawaban oleh PPID nanti, kami tetap melayangkan gugatan,” kata Nenden saat dihubungi pada Jumat, 12 Juli 2024.

Jika permohonan ke PPID tidak digubris atau jawabannya tak memuaskan, Nenden menyebutkan mereka akan menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Dasar gugatan itu adalah adanya dugaan kelalaian dan pengabaian oleh pemerintah dalam menjaga keamanan data masyarakat di ruang siber. Peretasan PDNS menyebabkan banyak layanan publik terganggu. “Peretasan tidak hanya terjadi dalam konteks PDNS, tapi juga peristiwa lain yang sebelumnya terjadi,” ujarnya.

Salah satu peristiwa yang dimaksudkan, kata Nenden, adalah bocornya akses data Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) yang dikelola Komisi Pemilihan Umum atau KPU pada November tahun lalu. Dari peristiwa itu, pemerintah semestinya mengevaluasi celah keamanan siber, alih-alih langsung melakukan program transformasi dengan menyatukan semua data ke dalam satu server. “Ini yang kami sebut pemerintah melakukan pengabaian,” ucapnya. (Yetede)

Rumah Kontainer yang Makin Diminati

12 Jul 2024

Tiny house, yaitu konsep bangunan mungil yang dibangun atas gerakan sosial dan arsitektur yang mempromosikan ruang hidup sederhana, mulai diadaptasi banyak orang di dunia, termasuk pebisnis dan miliarder dunia asal AS, Elon Musk. Ia dikabarkan menjual rumah hingga vila mewahnya, lalu pindah ke rumah kubus seluas 37 meter persegi seharga 50.000 USD (Rp 800 juta dengan kurs Rp 16.000). Konsep konstruksi prefabrikasi atau prefab ini sudah ada di Indonesia dan banyak peminatnya. Spesialis modifikasi kontainer PT Baskoro Cahaya Continindo (BCC), yang eksis sejak 2018, belakangan banyak menerima permintaan produk tiny house yang dijual kurang dari Rp 100 juta. Segmen ini mengalahkan permintaan pembuatan stan kuliner yang mulanya menjadi fokus produksi mereka.

Presdir BCC Reynaldo Faula Baskoro berkata, dari tiny house yang marak di luar negeri. Mereka berimprovisasi menawarkan solusi konstruksi rumah minimalis hingga akomodasi pariwisata yang unik dan modern untuk pasar Indonesia. ”Awalnya kami desain agar kontainernya punya nilai lebih. Kami bikin konsep rumah, vila, glamping atau kemah mewah,” kata Aldo, awal Juli. Di lahan seluas 2.000 meter persegi di kawasan Sagara Makmur, Tarumajaya, Bekasi, Jabar, BCC mengolah kontainer yang hanya ada dua ukuran, volume 6 m x 2,5 m x 2,5 m dan 12 m x 2,5 m x 2,5 m, menjadi bangunan layak tinggal sesuai pesanan pembeli. Kontainer itu juga bisa dilengkapi kamar mandi atau set dapur. Untuk meredam panas, kontainer dilapisi cat tahan panas serta lapisan insulator di sekeliling kontainer. Penyejuk ruangan dapat dipasang untuk menyejukkan ruangan ketika ditinggali.

Debby (46), asal Bali, menjajal inovasi bangunan prefab setelah mengamati iklan dan presentasi di media sosial. Ia membeli satu unit bangunan prefab untuk usaha sewa penginapan di kawasan wisata Canggu pada 2023. Ia membeli produk berukuran studio 36 meter persegi yang berisi tempat tidur, lengkap dengan dapur dan kamar mandi. Produk itu jadi dalam waktu 45 hari dan terinstalasi dalam sebulan. Untuk produk dan seluruh jasa pengerjaan, dihargai sekitar Rp 400 juta. ”Aku mikir-nya praktis, kalau bangunan konvensional banyak pusingnya, mesti cari mandor yang ngerjain, harus disupervisi. Ini lebih efisien karena tinggal terima beres aja, dibanding pengalaman kami beberapa tahun sebelumnya membangun kos-kosan dengan bangunan konvensional,” tuturnya, Kamis (11/7). (Yoga) 

Kilas Balik BSI dan Mimpi Besar Indonesia Menjadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

12 Jul 2024

Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbanyak kedua di dunia, Indonesia memiliki mimpi bisa menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia, tak lepas dari kontribusi sektor perbankan syariah, salah satunya PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI yang terbentuk dari Masterplan Ekonomi Syariah 2019-2024 pada Mei 2019. Target masterplan ini ialah meningkatkan skala usaha ekonomi dan keuangan syariah. Dimana perbankan syariah diharapkan dapat menopang pembiayaan bagi ekonomi syariah dan industri halal. Namun, pertumbuhan perbankan syariah domestik belum mampu meningkatkan pangsa pasarnya secara signifikan.

Keterbatasan aspek permodalan perbankan syariah membuat upaya-upaya ekspansi, memperbesar aset, menyalurkan pembiayaan, serta menghimpun dana pihak ketiga lebih lambat ketimbang perbankan konvensional. Guna mendukung masterplan itu, pemerintah merancang langkah merger bank syariah milik Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yang diikuti PT Bank BRI Syariah Tbk atau BRIS, PT Bank Syariah Mandiri, serta PT Bank BNI Syariah. Merger tersebut diharapkan dapat meningkatkan permodalan secara anorganik serta pangsa pasar perbankan syariah, juga menjadi respons atas integrasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) untuk sektor jasa keuangan pada 2020, sekaligus diharapkan dapat bersaing dengan bank syariah kawasan lain, seperti Maybank Syariah dan CIMB Syariah.

Berdasarkan laporan keuangan 2020, total aset dari tiga bank tersebut Rp 214,7 triliun. Ketiga entitas tersebut menjadi entitas baru bernama BSI dan diresmikan oleh Presiden Jokowidodo pada 1 Februari 2021 di Istana Negara, Jakarta. Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan, Kementerian BUMN terus mendorong BSI agar menjadi bank syariah terbesar dan berskala global (go global). Adapun keberadaan kantor cabang BSI di Dubai, Uni Emirat Arab, menjadi langkah awal menghubungkan perbankan Indonesia dengan pusat-pusat keuangan syariah dunia. (Yoga) 

BUMN Tekstil di DIY Rumahkan Karyawan

12 Jul 2024

PT Primissima (Persero) BUMN bidang tekstil di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, menghentikan operasinya sementara karena kekurangan modal kerja. Akibatnya, ratusan karyawan perusahaan tersebut dirumahkan. Dirut PT Primissima (Persero) Usmansyah menyatakan, aktivitas operasional perusahaan itu berhenti sejak 1 Juni 2024, karena Primissima kekurangan modal kerja sehingga tidak memiliki uang untuk menggaji karyawan, membayar listrik, dan membeli bahan baku. Mulai 12 Juni 2024, sebanyak 425 karyawan Primissima dirumahkan. Selain itu, dua anggota direksi dan satu komisaris juga berstatus dirumahkan.

”Semua karyawan, termasuk direksi dan manajemen, dirumahkan karena ketidakmampuan kami membayar gaji,” kata Usmansyah, di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (11/7). Dua bulan terakhir, seluruh karyawan, manajemen, dan direksi Primissima belum dibayar gajinya. Ada pula kekurangan gaji beberapa bulan sebelumnya yang belum dibayar. Selama karyawan dirumahkan, perusahaan berjanji memberi 25 % gaji mereka. Namun, pembayaran 25 % gaji itu tidak bisa dilakukan sekarang karena Primissima masih kesulitan keuangan. Primissima merupakan perusahaan patungan pemerintah dan Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI), karena itu, perusahaan tekstil yang berdiri sejak tahun 1971 tersebut berstatus BUMN.

Produk utama Primissima adalah kain cambric atau kain mori yang biasa digunakan untuk membuat batik. Primissima sebenarnya tidak kekurangan pembeli karena kain mori produksi perusahaan tersebut masih diminati sejumlah usaha batik. Meski pesanan banyak, Primissima kekurangan modal kerja karena masalah yang terjadi beberapa tahun sebelumnya. Pada 2011 Primissima menjalin kontrak jangka panjang untuk membeli kapas dari negara lain sebagai bahan baku, baru tiga bulan jalan, harga kapas jatuh. Primissima tetap harus membeli kapas dengan harga lebih tinggi, akibatnya, kondisi keuangan perusahaan turun. Pada 2011-2013, banyak karyawan Primissima generasi awal yang pensiun.

Manajemen membayar pesangon mereka sekaligus. ”Dalam tiga tahun, Rp 40 miliar keluar untuk membayar pesangon. Akibatnya, cash flow (arus kas) perusahaan jatuh. Mulai saat itulah kami kesulitan modal kerja,” ungkap Usmansyah. Primissima tidak bisa berutang kepada bank karena seluruh aset perusahaan telah menjadi jaminan utang sejak beberapa tahun lalu. Saat ini Primissima dalam proses penyehatan, oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Sejumlah langkah dilakukan, misalnya efisiensi operasionalisasi dan restrukturisasi utang. Talangan modal kerja dari PPA diharapkan cair 20 Juli 2024. Setelah dana cair, Primissima diharapkan bisa beroperasi kembali meskipun belum dalam kapasitas penuh. (Yoga) 

Injeksi BUMN Karya untuk Apa

12 Jul 2024
PEMERINTAH bakal menyuntikkan modal sebesar Rp 44,24 triliun untuk 16 badan usaha milik negara (BUMN) pada tahun depan. Empat di antaranya merupakan perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang usaha konstruksi atau BUMN karya. Total penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 19,51 triliun bakal mengalir ke PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Penyuntikan modal ini antara lain bertujuan memperbaiki struktur permodalan perusahaan. Wijaya Karya, misalnya, bakal menerima PMN sebesar Rp 2 triliun untuk menambah modal mereka yang terkikis oleh tingginya beban keuangan. Perusahaan harus mendanai sejumlah proyek penugasan pemerintah, seperti kereta cepat Jakarta-Bandung, pengembangan bisnis properti dengan konsep transit-oriented development, serta ekspansi bisnis ke luar negeri.

Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin, 8 Juli 2024, Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito mengatakan proyek-proyek penugasan itu dijalankan dengan dana pinjaman. Jumlah pinjamannya tumbuh lebih besar dari pertumbuhan aset. Hal ini terlihat pada rasio utang terhadap EBITDA perusahaan yang hanya 1,91 kali pada 2014. Namun pada 2022 rasionya mencapai 14,64 kali dan naik menjadi 31,5 kali pada 2023. Aset konsolidasi tercatat naik dari Rp 15,9 triliun pada 2014 menjadi Rp 65,9 triliun pada 2023.

Agung menyatakan utang perusahaan secara konsolidasi mencapai Rp 56 triliun pada 2023. "Ditambah beban bunga dan beban pencadangan, kami mengalami kerugian yang cukup besar," katanya. Total rugi bersih Wijaya Karya mencapai Rp 7,8 triliun pada periode tersebut. Hingga kuartal I 2024, perusahaan masih membukukan kerugian Rp 1,1 triliun. (Yetede)